Ini cerita cinta bagaimana kesabaran seorang gadis yang selalu mencintai idola nya dalam diam,Bahakan rela melakukan apa pun untuk bisa dekat nya.sampai suatu saat dia merasa lelah dengan perjuangan nya mendapatkan cinta laki-laki pujaan nya dan membuat nya pergi jauh.
"Hati aku lelah untuk menantimu, Mencintai sendiri itu Sangat menyakitkan.aku pergi semoga kau bahagia dengan pilihan mu itu.
Anggi
"Aku lah yang akan berjuang merebut hatimu kemabali
Riski
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurleli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Mendengar anak nya berada di rumah sakit membuat mama Riski langsung mematikan telpon nya sebelum nya sudah menanyakan rumah sakit mana anak nya di rawat.
Anggi masih setia menunggu Riski yang belum sadarkan diri,saat Anggi hendak berdiri dari duduknya tiba-tiba saja Riski menahan tangan Anggi.
"Chef apa kau sudah baik-baik saja.ucap Anggi
"Terimakasih sudah menolong aku.jawab Riski
"Tidak perlu berterima kasih chef.ucap Anggi
"Aku akan pulang sekarang tadi aku sudah menghubungi ibu nya chef.sambung Anggi lagi
"Apa kau tidak ingin menemani aku disini.tanya Riski
"Aku akan menemanimu kalau kau minta aku tetap disini.jawab Anggi
"Oh Iyah bagaimana bisa kau mengemudi kan mobil?tanya Riski tiba-tiba ingat saat tadi Anggi membawa mobil nya
"Ah itu dulu aku pernah jadi supir angkot.jawab Anggi sekena nya
"Apa kau tidak membohongi aku.ucap Riski
"Tentu saja tidak.jawab Anggi
Saat mereka tengah asik bicara tiba-tiba saja pintu terbuka dan tampak dua orang wanita masuk kedalamnya.
"Mamah.ucap Riski
"Apa kau sudah baik-baik saja Nak?jawab mama
"Sudah Mah,ini semua berkat Anggi.ucap Riski
"Terimakasih karena sudah membantu anak saya.ucap mama
"Sama-sama bu.jawab Anggi
Nadia tidak suka di abai kan seperti ini apa lagi mama Riski yang seperti nya menyukai Anggi.Nadia Langsung mendekati Riski dan memeluk nya.
"Aku sangat khawatir padamu.ucap Nadia dengan nada yang sangat lembut
"Aku tidak apa-apa NAD.jawab Riski
"Tapi tetap saja aku takut saat tadi mendengar mama Mengabari aku kalau kau dirumah sakit.ucap Nadia
"Bahkan dia sudah sedekat ini dengan mama nya Riski,sampai sebutan nya memanggil Mama Riski sudah sama dengan nya.batin anggi
Riski menatap wajah Anggi yang berubah jadi sedih pun langsung melepas pelukan Nadia,
"Kenapa? apa kau tidak mau aku peluk lagi.ucap Nadia
"Bukan seperti itu NAD tapi ada mama.jawab Riski
Merasa dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi akhirnya Anggi pamit untuk pulang walau pun hati nya sakit menyaksikan drama yang dimainkan oleh Nadia tapi dia berusaha sekuat mungkin agar tidak menagis.
"Maaf chef seperti nya aku harus pulang.ucap anggi padahal dalam hati nya dia ingin Riski menahan nya agar tidak pulang.
"Ya sudah kamu pulang lah dan terimakasih karena sudah membantu Riski tadi.jawab Nadia
Anggi hanya tersenyum mendengar perkataan Nadia,dan langsung berpamitan kepada mama nya Riski
"Bu Anggi pamit pulang.ucap Anggi
"Baiklah hati-hati di jalan dan Terimakasih karena sudah menolong anak ibu.jawab mama Riski
Anggi pun tersenyum dan melangkah pergi sebelum tangan nya menyentuh kenop pintu dia masih berharap Riski menghentikan langkah nya dan Menyuruh nya tetap tinggal disana tapi itu semua hanya lah angan-angan nya aja, kenyataan nya saat ini Riski malah tersenyum pada Nadia yang sedang menyuapi nya makan.
Dengan langkah yang gontai Anggi pun meninggal kan rumah sakit,memori saat Riski tadi mencium nya tiba-tiba terlintas di pikiran nya.anggi tersenyum dan juga menangis di saat bersamaan.Riski memberikan Anggi harapan tapi dia juga tidak bisa melepaskan Nadia.
"Anggi.ucap mas Dani setelah beberapa saat lalu dia meminta untuk di jemput
"Mas udah lama nyampe nya.jawab anggi
"Enggak kok mas baru nyampe.ucap Dani
"Mas kita pulang yuk Anggi udah cape.jawab Anggi
Dani pun hanya menuruti keinginan adik sepupu nya itu karena tidak ingin bertanya untuk saat ini.
Sepanjang perjalanan Anggi hanya diam saja mengingat bagaimana tadi Riski mengabaikan nya begitu Saja tanpa berkata apa-apa saat tadi hendak pulang.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di dalam rumah, Anggi Langsung masuk kedalam kamar nya dan meluapkan emosi nya yang ditahan nya sedari tadi,Anggi sudah tidak bisa menahan nya lagi sendiri ingin rasa nya ia bisa hilang untuk sekejap saja dari dunia yang kejam ini.
Sekuat apa pun Anggi mencoba untuk melupakan Riski tetap ajah hasil akhir nya dia tidak akan pernah mampu,Anggi sudah beberapa kali untuk menghilangkan rasa cinta nya pada Riski tapi lagi-lagi dia kalah saat Riski memberikan nya sedikit perhatian,Iyah begitu lah Anggi dengan hati nya yang lembut dalam sekejap dia bisa melupakan kesalahan Riski.
Anggi tidak pernah marah saat dia dikatain bodoh oleh sahabat nya karena masih bertahan Mencintai Riski yang berulangkali MENYAKITI nya, Anggi tidak bodoh dia juga punya hati tapi untuk saat ini kesabaran nya belum habis sehingga Anggi masih berada di dekat Riski.
jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya kak 🤗 biar aku tambah semangat nulis nya 😊