NovelToon NovelToon
Devano Pranata Yoga

Devano Pranata Yoga

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:13.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Sequel dari : Mencintai Seorang Bodyguard.

Devano Pranata Yoga, pria yang memiliki senyum dan tatapan hangat yang begitu mempesona. Sayangnya, semua itu mulai memudar setelah kepergian Aurora Jingga, tunangan sekaligus cinta pertamanya.

Kepergian Aurora sangat berdampak buruk pada diri Devano. Devano yang ramah dan baik hati kini berubah menjadi pria berwajah datar tanpa sedikit pun senyum di bibirnya.

Safira Maharani, wanita ceria yang merelakan hidupnya untuk menjadi istri seorang Devano, yang bahkan sama sekali tidak mencintai dirinya.

Ini semua berawal dari permintaan Jessica pada Safira. Entah mengapa, Jessica dan Aldy yakin, bahwa Safira lah wanita yang mampu mengembalikan Devano lama mereka.

Akankah Safira berhasil menaklukkan hati dingin Devano? Atau malah sebaliknya?

IKUTI CERITANYA......

( Ig: Ichaannisaamanda )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Devano & Safira (1)

Pukul 17.30

Dev kembali menaiki tangga, setelah selesai dengan semua urusannya di lantai dasar. Ia membuka pintu kamar, lalu berjalan mendekati kasur. Pria itu menatap lekat-lekat wajah Safira yang masih tertidur pulas.

"Safira, bangulah," ucapnya sambil mengelus pipi Safira dengan ibu jarinya.

Safira hanya tersenyum samar lalu kembali memeluk erat boneka teddy-nya. Sepertinya, ia sangat larut dalam mimpinya.

Dev yang melihat itu, menjadi tidak tega mengganggu Safira, ia pun langsung bangkit dan menatap sekeliling kamarnya yang sudah terlihat berbeda. Karena Dev sudah memindahkan semua lukisan ke lantai dasar. Lebih tepatnya, ia menyimpannya di kamar yang pernah ditempati oleh Laras, yang sekarang tidak ditempati oleh siapapun.

Dering Hp Safira membuat Dev kembali menoleh ke arah kasurnya. Diambilnya benda pipih yang Safira letakkan di dekat bantal itu.

"Leon?" gumam Dev membaca nama pemanggil yang tertera di layar Hp Safira. Karena penasaran, Dev pun memutuskan untuk mengangkatnya.

"Hallo, Sa?" ucap Leon di seberang sana.

"Sa, bolehkah aku meminta bantuanmu? Malam ini, aku ingin mengungkapkan perasaanku kepada Alisha. Bisakah kau membantuku?"

"Hallo, Sa? Apakah kau mendengarku?" tanya Leon, karena tak kunjung mendapat jawaban dari Safira, atau lebih tepatnya Dev, yang ia kira Safira.

"Jangan pernah hubungi istriku lagi! Jika kau masih ingin menghirup udara di dunia ini!" jawab Dev lalu memutuskan sambungan secara sepihak.

Sementara Leon, pria itu seketika merinding mendengar ancaman dari suami Safira, yang tidak lain adalah seorang Devano Pranata Yoga.

"Kak Dev?" panggil Safira pada Dev yang masih menatap layar Hpnya, dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.

"Siapa Leon?"

"Leon? Dia, dia pengunjung setia kafe-ku. Memang ada apa, Kak?" jawab Safira lalu bertanya pada Dev.

Dev tidak menjawab apapun. Ia kembali menarik nafasnya, Dev kini benar-benar menahan dirinya, agar tidak berlaku dingin lagi pada Safira.

"Tidak apa, bangunlah, bukannya kau ingin ke kafe nanti malam? Aku akan menemanimu." Dev tersenyum lalu merapikan rambut Safira, menyelipkannya ke belakang telinga Safira.

"Benarkah? Kak Dev tidak akan marah lagi?" tanya Safira dengan mata yang berbinar.

"Hmmm, cepatlah mandi. Aku akan mengajakmu ke suatu tempat, sebelum kita ke kafe nanti," jawab Dev dengan senyum tipis di bibirnya.

Safira pun turun dari kasur, dan berjalan menuju kamar mandi, sambil tersenyum tak jelas.

15 menit kemudian.

Safira keluar dari kamar mandi. Ia menatap sekeliling kamar, lalu mengerutkan dahinya bingung.

"Ada yang berbeda, tapi apa, ya?" gumam Safira lalu segera mengambil baju gantinya. Dan kembali ke kamar mandi untuk berganti baju.

"Sudah siap?" tanya Dev, setelah Safira keluar dengan tubuh yang dibaluti gaun hitam selutut.

Sungguh, penampilan Safira kali ini, membuat ingatan Dev kembali melayang pada Aurora. Namun, dengan cepat Dev membuang semua itu. Dan menekan pada dirinya sendiri, bahwa yang berdiri di hadapannya saat ini adakah Safira. Bukan Aurora lagi.

"Kak Dev baik-baik saja?" Safira melangkah mendekati Dev.

"Aku baik-baik saja. Ayo!" jawab Dev lalu melangkah mendahului Safira keluar dari kamar.

"Wah, kalian mau kemana?" tanya Davin yang baru saja selesai membersihkan diri, setelah pulang dari kampusnya.

"Ada acara," jawab Dev. Sementara Safira hanya tertunduk malu.

"Jahat! Kak Dev dan Kak Safira akan pergi? Lalu, aku sama siapa di sini?" keluh Davin berpura-pura. Padahal, ia sangat senang melihat Kakaknya dan Kakak iparnya akan pergi berdua.

"Jika kau tidak berani, maka aku akan meminta Nathan untuk menjemputmu, dan mengajakmu ke rumah Bibi Kamila," ucap Dev.

"Tidak! Aku berani, kok. Kak Dev dan Kak Safira tenang saja, aku akan menjaga rumah kalian. Jadi, nikmatilah acaranya," jawab Davin tersenyum tipis.

"Baiklah, diam di rumah. Jangan kemana-mana!"

Dev dan Safira pun melangkah mendekati pintu utama. Meninggalkan Davina sendirian di rumah itu. Safira masuk ke dalam mobil, setelah Dev membukakan pintu mobil untuknya.

'Ya, Tuhan...semoga ini bukan mimpiku saja, atau hanya sebatas halusinasi saja. Sungguh, aku merasa lebih beruntung sekarang, walau aku tau, Kak Dev belum bisa membuka hati untukku, tapi setidaknya, ia mau berusaha untuk itu.' Batin Safira.

Wanita itu pun tersenyum, saat melirik wajah Dev yang sedang fokus mengemudi mobil di sampingnya.

1
Atik Marwati
tak apa zay demi kenyamanan bersama 😅😅😅
Atik Marwati
ilmunya Matius meleset....
ChaManda: Matius : ya kan mana aku tau/CoolGuy/
total 1 replies
Rita
???????
Rita
😅😂😂😂😂😂jawab Zoy
Rita
jomblo sotoy nih matius😆😁😁✌️
ChaManda: Matius : eh kalau ngomong jangan sembarang yaaa!🤨
total 1 replies
Rita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣Rafael 😍😍😍
ChaManda: Genre film favorit Rafael : Zoya😭🤣
total 1 replies
Rita
😅😅😅😅😅😂bucin
ChaManda: Rafael : 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Rita
wajahmu mengalihkan layar bioskop 😂
ChaManda: Rafael : lebih menarik soalnyaaa/Heart/
total 1 replies
Rita
dikerjain matius 😅😂😂😂
Atik Marwati
like pertama
ChaManda: terimakasih kakkk/Heart/
total 1 replies
Atik Marwati
😅😅😅 aamiin...🤭🤭🤭🤭🤭
Rita
😅😂😂😂😂
I am
sweet 🤗
ChaManda: Rafael : untuk Zoya, apapun dehh/Heart/
total 1 replies
Atik Marwati
siap siap melihat keuwuan mereka berdua 🥰🥰🥰🥰
ChaManda: Rafael : bentar, siapin tenaga duluu /Casual/
total 1 replies
Rita
tuh Zoy cm perlu siapin dirimu jgn smpe klepek2😅😅😅😁😁😁😁
ChaManda: Siap sedia ambulance, kalau suatu saat pingsan. hahahaha 😭🤣
total 1 replies
Rita
bukan jodohmu berarti Hito ,tenang jodohmu masih blm nemu hilalnya kkamu lg otw
ChaManda: author. ; masih belum di check out di shoppe /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Rita
waahhhh ternyata surprise
ChaManda: Rafael : 🤏🏻 demi Zoyaaa/Heart//Heart//Heart/
total 1 replies
Rita
mdh2n nepluk dikamu ato Rafael 😊
ChaManda: Rafael :
total 1 replies
Atik Marwati
sabar ya hito author sudah menyiapkan yg lebih baik buat kamu
ChaManda: Hito : semogaa yaaa🙂
total 1 replies
Atik Marwati
ayookk ....🥰🥰🥰🥰🥰
ChaManda: Rafael : 🙂🤝
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!