Tiara, dia gadis cantik jelita. hidupnya sederhana, tinggal bersama ayahnya.
Keseharian nya dia habiskan di binatu. tempat usahanya, walau kecil, tapi cukup lancar, pelanggannya pun sudah banyak.
Hidupnya berubah saat bertemu pria tampan, bertubuh atletis, sebut saja pria tampan itu David.
Di balik penampilannya yang macho, wajahnya yang tampan, jasnya yang mahal dan rapi, David mempunyai segudang misteri dalam hidupnya. Hingga tidak ingin berdekatan dengan wanita manapun. Kecuali Tiara.
Tiara mengingatkannya pada masa lalunya yang kelam. Tiara bagaikan secercah harapan.
Mampukah David menguak misteri masa lalunya? Apakah dia bisa menemukan apa yang sedang ia cari?
Cari jawaban cerita David di dalam novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiga Puluh Empat
Syussshhh......
Angin bertiup. David yang tidak siap dengan datang nya angin kencang tersebut, payung nya pun terlepas dari genggaman nya dan terbang.
Tiara memandangi payung David yang terbang terbawa angin. Ia hendak menyusul payung tersebut.
Tapi tiba tiba tangan David menggenggam jemari Tiara. Sehingga Tiara tidak jadi mengejar payung David.
Tiara berbalik ke arah David. Dan dia sangat terkejut karena tiba tiba David memeluk tubuh nya.
Tiara meronta-ronta dalam pelukan David, ia ingin terlepas dari pelukan David yang kuat. Tapi Tiara gagal. Karena David memeluk nya sangat erat, seolah tidak akan membiarkan Tiara pergi ke manapun.
"Jangan ke mana mana Ra. Aku mau ngomong sesuatu sama kamu"
Deg deg deg.....
Dada Tiara tiba berdegup keras. Situasi ini, suasana ini, tubuhnya yang menempel erat di tubuh David, seolah menjadi petunjuk bagi Tiara. Ia tahu apa yang akan di katakan oleh David.
Karena Tiara tidak lagi memberontak dalam dekapan nya. Perlahan David melepas pelukannya. Wajah dua insan di bawah hujan tersebut saling berdekatan.
Wajah basah David, rambut basah nya yang berantakan karena guyuran air hujan, dan bajunya yang menempel ketat di tubuhnya. Menampilkan otot otot kekarnya yang indah, mampu membuat Tiara terhipnotis oleh pesona David. Di mata Tiara, David yang apa adanya seperti ini terlihat lebih menarik dan seksi.
Mereka berdua pun sama sama saling menikmati hujan itu. Dingin nya air hujan terasa nikmat bagi ke duanya. Hingga menimbulkan sensasi desiran indah di hati mereka. David dan Tiara berdiri berhadap hadapan di di tengah derasnya hujan. David lalu memegang ke dua tangan Tiara.
"Tiara aku mencintaimu, maukah kamu jadi kekasih ku? Sekarang, besok, besok nya lagi, dan sampai seterus nya, maukah kamu mendampingi ku? Menemaniku dan merawat ku di sepanjang hidup ku?"
David memandang mata Tiara dalam dalam. Mata nya terlihat serius. Genggaman nya terasa hangat di tangan Tiara. Tiara menggelengkan kepalanya.
"Jangan salah faham kak, menurutku perasaan mu itu bukan cinta, tapi.... Nafsu"
Ucap Tiara lirih, sambil menundukkan kepalanya. Dan David mendengar nya.
David lalu menarik Tiara di bawah pohon yang tumbuh di halaman. David menyandarkan Tiara di batang pohon yang besar. Dan ia mengungkungkan tubuh nya di depan Tiara.
"Kamu bilang ini nafsu? Sok tahu kamu Tiara.
Justru kau lah yang nggak pintar, nggak peka, dan pelupa"
Tiara cemberut. David ternyata mengerti benar bagaimana sifat Tiara.
"Kenapa kamu nggak bisa mengenaliku Kasih kecil ku?"
Wajah David merunduk dan sangat dekat wajah Tiara. Tiara pun menelan saliva nya. Terpana dengan ekspresi wajah David, yang penuh harap.
Namun tetap tampan sempurna. Bibir nya yang basah terkena tetesan hujan dari rambut nya, membuat dia terlihat seksi.
'Aaa.... Mikir apa kamu Tiara? Kamu harus berhenti menyukai pria dengan gaya hidup bebas ini'
Tiara memejamkan mata nya dan menggeleng gelengkan kepalanya.
David tersenyum melihat tingkah Tiara yang merem sambil geleng geleng. Dia lalu memegang dagu Tiara
Tiara pun membuka matanya. Dia mendongak, melihat David yang sedang menatap dirinya dengan tajam.
Tiara ingin menundukkan wajah nya tapi tidak bisa, karena David sedang memegangi dagunya. Ia tidak sanggup melihat wajah David dengan jarak sedekat ini, dan hembusan nafas mereka saling bertubrukan. Wajah Tiara pun jadi merah, karena malu.
"Kamu masih nggak bisa mengenaliku Kasih? Aku adalah anak yang dulu kamu tolong"
Tiara mencoba mengingat siapa yang pernah ia tolong. Kalau dia memanggil nya Kasih itu artinya dia masih tinggal di Jakarta.
Tiara pun ingat. Dan dia langsung menutup mulutnya yang ternganga.
"Kakak adalah kak David yang dulu?"
Tiara merasa bodoh, karena tidak pernah membayangkan kemungkinan ini. Karena bagi Tiara, David sudah menghilang, dan tidak mungkin bisa bertemu dengan nya.
"Maaf Tiara, aku baru mengatakan nya sekarang. Terima kasih karena waktu itu, kamu telah menyelamatkan ku.
Dan Apa kau tahu? Sejak kejadian itu. Aku mulai selalu teringat dirimu. Dan sejak saat itu aku benci dengan diriku yang masih kecil. Karena tubuh kecilku itu aku tidak bisa mencarimu. Apa kamu tahu Kasih? Aku selalu mencarimu. Dan aku hampir saja menyerah mencarimu, Aku nggak pernah menyangka, ternyata kamu ada di dalam tubuh Tiara.
Menurut mu, Apa aku masih terlihat seperti orang yalng penuh nafsu?"
Tanya David.
Dan Tiara menggelengkan kepalanya, air mata nya mengalir, karena sangat terharu bisa bertemu dengan David lagi.
David sudah tidak seperti dulu, yang terlihat lemah dan rapuh. Tubuh nya dulu kecil dan lemah. Bagaimana ia bisa membandingkan dengan David yang sekarang? David yang sekarang bertubuh tinggi dan gagah, otot nya menyebar dengan sempurna di setiap tubuh nya. Siapa yang bisa menebak nya coba?
"Maaf kak, aku nggak bisa jadi kekasih mu. Tapi..... Kalau jadi istri mu Aku mau"
Tiara menunduk malu. Baru kali ini, Tiara mengatakan ingin menjadi istri seseorang.
David tersenyum bahagia. Dan tanpa di duga, dia merendahkan tubuh nya. Salah satu lutut nya menempel di lantai halaman. Dia setengah berdiri di hadapan Tiara, dan tangan nya memegang ke dua tangan Tiara.
"Tiara, Will You Marry Me? Please...."
David menggenggam tangan Tiara hangat.
Wajah nya memandang wajah Tiara penuh harap.
Dan Tiara pun menganggukkan kepalanya.
David seketika langsung mencium tangan Tiara lama lama.
"Terima kasih, kekasih ku"
David memeluk pinggang Tiara, dia tetap setengah berdiri. Tiara juga ikut memeluk David.
David berdiri. Dia mengangkat dagu Tiara agar menghadap wajah David, kemudian mencium bibir Tiara yang basah oleh air hujan.
Bibir Tiara yang seksi dan indah membuat David ingin selalu mencium nya. Bibir itu juga terasa nikmat ketika ia mengulum nya.
David menghujani bibir Tiara dengan kecupan kecupan manis dan hangat. David lalu memeluk pinggang Tiara. Merapatkan tubuh Tiara pada tubuh nya.
Tubuh Tiara yang menempel pada David.
Membuat hasrat David muncul. David selanjutnya mencium bibir Tiara dengan penuh hasrat.
Mendapat ciuman yang selalu terus menuntut membuat Tiara malu. Tiara pun melepaskan ciuman David, dan bersandar pada dada nya yang bidang.
"Maaf Kasih. Aku membuatmu takut?"
Tiara hanya diam. Tidak berani mengakui bahwa ia sangat malu. Lagi pula dia merasa berdosa karena sudah berciuman dengan orang yang bukan suami nya.
"Kita masuk Tiara, bibir mu sudah membiru"
David lalu menggenggam jemari Tiara dan menggandengnya masuk ke rumah.
*******
Jam menunjukkan pukul tujuh malam. David dan Tiara bersiap hendak pulang. Mereka sudah ada di depan rumah. David memandangi rok mini Tiara yang di pinjami oleh Winda.
Rok itu berayun ayun karena tertiup angin, membuat Tiara tidak nyaman karena sering memegangi rok nya.
Malam ini Tiara memakai baju Winda yang lumayan seksi. Ketika Tiara protes, Winda beralasan bahwa baju nya tinggal baju seksi seksi seperti ini. Yang lain nya masih basah karena hujan dari tadi siang tidak berhenti juga. Dan untunglah malam ini hujan sudah reda. Dan si Abel juga sudah tidur, jika dia belum tidur. Bisa bisa Abel tidak mengizinkan Tiara pulang. Karena hari sudah malam, dan baju Tiara juga sangat seksi, maka David memutuskan naik mobil orang tuanya.
Setelah berpamitan dengan orang tuanya dan winda. David dan Tiara masuk ke mobil mewah minibus warna merah milik orang tua David. Mereka duduk di belakang, dan mobil mereka di kendarai seorang supir.
Di dalam mobil. David mengambil tangan Tiara dari pangkuan nya. Tidak sengaja, David menyentuh paha mulus Tiara yang terlihat, karena ia memakai rok yang sangat mini. David lagi lagi merasa tersiksa. Ia tersiksa oleh hasrat binatang nya yang tiba tiba muncul lagi.
David kewalahan dengan hasratnya yang selalu muncul setiap kali ia melihat Tiara. Apalagi kini ia bisa dekat dan menyentuh Tiara, walaupun bukan sentuhan intim tapi itu sudah membuat David terpancing. David menggenggam hangat tangan Tiara.
Dingin. Tangan Tiara terasa sangat dingin. Ia ingin mematikan ac, tapi tidak jadi. David tahu apa yang harus dia lakukan.
David lalu melepas jas nya. Dan memakai kan nya di tubuh Tiara. Jas David terlihat kedodoran di pakai Tiara, Dan itu membuat David semakin gemas dengan Tiara.
Ia lalu memeluk Tiara. Menyandarkan tubuh Tiara pada dadanya yang bidang. Tiara yang malu dengan sikap David. Dia memberontak dari pelukan David.
Bagaimana ia bisa berpelukan? Di dalam mobil itu ada juga seorang supir. Dan supir itu sesekali mengintip dari kaca spion yang ada di dalam mobil.
"Tenanglah Tiara aku hanya ingin membuat mu hangat"
David berbisik di telinga Tiara, dan memeluk tubuh Tiara dengan erat.
Kehangatan David membuat Tiara terlena.
Ia pun menikmati nya.
Sepanjang perjalanan. David memeluk tubuh Tiara. Dan kepalanya menyandar di atas rambut Tiara yang harum. Sesekali ia menciumi pucuk kepala Tiara.
Bersambung.......
🙄
belum baca sampe abiss
aku lupa nama tokohnya sich, tp dulu itu ceritanya klw g'salah sicewek mau nyelidikik kasus ayahnya yg dipenjara dan dibantu sm si cowok yg mantan detektif...tp kok malah ilang ceritanya...