NovelToon NovelToon
My Hot Lawyer

My Hot Lawyer

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Playboy / Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Kasus perceraian yang sering dia tangani membuatnya trauma saat mendengar kata pernikahan.

Menjalin hubungan dengan banyak wanita namun tidak pernah berpikir untuk menikahi mereka. Itu adalah salah satu sifat bajingan yang di miliki oleh Antonio Dexter. Pengacara muda yang tidak pernah mengenal kata cinta, lalu bagaimana reaksinya saat ada seorang wanita muda datang dan meminta bantuannya, untuk lepas dari jeratan suaminya?

Apa dia akan berkerja secara profesional atau akan ada kisah baru dalam hidup mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MHL Bab 34

"Aku menginginkannya!"

"Aku sangat menginginkannya, Ken!" tambahnya lagi.

Kenny mengernyit dalam, pria itu menatap rekannya penuh tanya. Kenny bahkan merasa aneh melihat perilaku rekannya itu hari ini, pria berkepala tiga itu meringis dan sesekali menggelengkan kepalanya.

"Maksudmu apa, Nio?" tanyanya heran.

Dia masih belum mengerti apa yang tengah dipikirkan dan di bicarakan oleh Dexter, otak Kenny berjalan lambat setelah melihat sikap aneh yang rekannya itu tunjukan.

Tidak seperti biasanya?

"Aku menginginkannya, Ken!" cetusnya lagi.

Kali ini dibarengi dengan senyuman serta kekehan kecil yang kian membuat Kenny menggelengkan kepalanya heran.

"Sebenarnya apa yang sedang kau bicarakan? memangnya kau ini sedang menginginkan a-,"

"Aku menginginkannya, aku menginginkan Luciana!" selanya cepat.

Kali ini Dexter menatap serius pada Kenny, kedua pria yang memiliki profesi yang sama itu saling tatap. Kenny nampak terkejut dibuatnya, sementara Dexter terlihat menampilkan ekspresi yang serius.

Tapi ekspresi serius itu mendadak hilang saat Dexter mendengar kekehan keluar dari bibir Kenny, bahkan Dexter melihat pria itu tertawa geli sembari menepuk kedua tangannya.

"Astaga! apa aku tidak salah dengar? apa katamu tadi? kau menginginkan Luci? apa aku tidak salah dengar, seorang Antonio Dexter menginginkan seorang wanita?" Kenny terus saja terkekeh, bahkan sekarang dia sudah memegangi perutnya.

Sialan!

Dexter mengumpat dalam hati kala melihat respon yang ditunjukan rekan sekaligus sahabatnya itu, dia kira Kenny akan mendukungnya atau memberikan semangat untuknya setelah memberanikan diri mengungkapkan apa yang dia rasakan.

"Sejak kapan kau menginginkan seorang wanita? bukankah katanya wanita yang selalu menginginkanmu, sebenarnya apa yang terjadi dengan mu, Nio? apakah pesona seorang Luciana sudah mengalahkan sosok bajingan yang selama ini bersarang di kelaminmu? atau ada hal lain yang-,"

"Shut up, Ken!" bentaknya.

Bukannya tersinggung, marah atau takut, Kenny justru semakin tertawa kencang di buatnya. Dia puas melihat wajah murka Dexter, bahkan bukan hanya murka tapi juga kesal, geram, dan tidak tahu harus berbuat apa.

"Sudahlah lupakan! harusnya aku tahu dari awal kalau kau tidak bisa diandalkan." cetus Dexter lagi.

Dia bangkit, Dexter berlalu keluar dari ruang kerja Kenny dengan wajah datar. Bahkan saat Kenny memanggilnya dia menulikan kedua pendengarannya.

"Hei Nio, kau mau kemana hei?! bukankah kau belum selesai menceritakan semua isi hatimu itu, sobat!" Kenny semakin menjadi, kapan lagi dia menggoda seorang pengacara yang terkenal panas dan sexy untuk para klien wanita.

Sementara di tempat lain

Luciana terus saja mondar mandir di dalam kamarnya, setelah pekerjaannya beres dia tidak tahu lagi harus berbuat apa. Jujur sebenarnya Luciana ingin sekali pindah dan keluar dari apartemen ini, tapi dia teringat kembali dengan ucapan Dexter beberapa waktu yang lalu.

Kalau dirinya keluar dari apartemen ini diam diam, sama saja dengan kabur dan tidak tahu diri. Tapi Luciana juga tidak bisa terus menerus tinggal bersama pengacara sexy itu, apa lagi mereka sudah tidak ada urusan lagi dan hubungan apa pun.

Sepertinya Luciana harus kembali bertanya pada Dexter, kapan tepatnya waktu kerjanya berakhir? dia tidak mungkin selamanya disini bukan?

Luciana mengigit ujung kukunya gugup, wanita itu menarik napasnya berulang kali. Dia bingung harus apa, bahkan sekarang semua pekerjaan berat yang biasa dia lakukan sudah diambil alih oleh robot pembersih. Dirinya hanya mengelap meja, memasak untuk dirinya sendiri, lalu setelah itu hanya diam dan menonton televisi atau bermain ponsel.

Apa ini yang di sebut sebagai asisten rumah tangga?

Tapi entah kenapa Luciana malah merasa seperti tuan rumah, bukan pembantu di apartemen ini. Lalu apa gunanya dia disini? bahkan Dexter jarang sarapan di apartemennya, hanya sesekali dan itu berupa kopi hitam yang cepat dan mudah, bukan sarapan roti isi atau sereal dan yang lainnya.

Luciana merasa tidak berguna sedikit pun, lalu kenapa Dexter masih mempertahankannya disini? apa yang sang pengacara inginkan darinya sebenarnya?

"Aku harus bertanya saat Tuan Dexter pulang nanti!" tekadnya bulat.

HALLO DOKTER CINTA, BISA BANTU AKU?

DEXTER MAUNYA ELU KATANYA

1
Zul Denayu
lhooo2,emang siapa itu yg bergelantungan tidak sopan 🤔🤣🤣🤣
Konok Neng
gk sabaran amat thorr end nya.. berasa nanggung bacanya
Konok Neng
bangs** banget jadi ayah,, biarkan saja luci blokir saja
Konok Neng
sycopat gila,,
Konok Neng
hah kau di jual oleh ayahmu sendiri,, aku curiga jika luci bukan anak kandung..
Dari
makanya jujur jan diem2 bae 🤭🤣🤣
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
thor kalau bisa jangan terus pasang foto visualnya di tiap bab jadi kesannya menurutku menggaggu saat baca... karna maaf bukan aku munafik tapi cukup 1 kali saja pasang visualnya biar lebih bagus ke ceritanya.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga Luciana bisa cepat terbebas dari Marcho.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya ampuuunnn ternyata semengerikan itu Marcho memperlakukanmu, tapi ayahmu bahkan lebih condong padanya ketimbang kamu anaknya...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baguslah se ngga'nya keberanianmu muncul ngelawan Marcho dan semoga kamu dapat cepat terbebas dari pernikahan toxic Liciana.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laahh percuma kamu kabur tapi masih takut berhadapan dengan Marcho, Luciana... di kirain bakal ngelawan.. malah mlempem.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
halaaahhh.. sekarang bilang nolaak ga bakal tergoda sama Luciana tapi tar juga kamu yg bakal malu dan menelan ludahmu sendiri Dexter
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baca awal bab malah di suguhin adegan h0t sam author.🫣🫣
fahri lampung
ceritanya bagus👍👍👍👍
Yuli wiji Rahayu
Luar biasa
@Al**
/Good/
Nety
menyusut cnh /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful/
Nety
seru
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
dwi'x
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!