"Dasar soang!" pekik seorang gadis yang masih terkejut akibat ulah anak baru yang sengaja menciumnya tiba-tiba.
Bagaimana bisa, ada lelaki yang begitu kurang ajar padanya. Baru pertama kali bertemu, sudah berani menciumnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ketika papa Pusing!
...Makan malam...
"Mah, besok malem Felli mau undang temen temen Felli yah?" tanya Felly saat makan.
"Mau ngapain lo ngundang anak anak curut?" kata Sam seperti biasa.
"Anak kambing, mana tau asiknya kumpul sama temen temen," ucap Felli ketus.
"Anak curut!" cibir Sam.
"Apa anak kambing!" kata Felli tak kalah ketus.
"Cukup !" kata Riko tegas. "Sam diem," imbuhnya saat Riko menatap Sam.
"Felli, mau ngapain ngundang temen kamu, mau ada acara apa sayang?" tanya Riko lebih lembut saat berbicara kepada Felli membuat Sam berdecak sebal.
"Besokkan malam minggu pah, Katty ngajakin nginep di rumah nya tapi kan gak mungkin Felly nginep di sana, papa sama kakak pasti gak akan ngizinin." jelas Felli sambil pasang wajah memelas.
"GAK!" saut Ken dengan tegas.
"Nah makanya itu, Felli mau ngadain Barbeque an di taman belakang, kita mau kumpul kumpul malam mingguan. Daripada kita nongkrong di luar kan mending nongkrong di taman belakang, iya kan pah?" kata Felli menatap wajah papanya."Boleh yah pahhhh." imbuh Felli memasang wajah Puppy eyes nya.
"Siapa saja sayang?" tanya Riko.
"6 orang pah, Katty, Putri, Raffael, Reza, Rangga, sama Dicky." kata Felli bersemangat.
"Katty, Putri, Raffael, papa kenal mereka lalu siapa tadi Rangga, Reza, Dicky siapa itu sayang?" tanya Riko mengerutkan dahinya.
"Oh itu sahabatnya Raffael pah,"
"Apa apaan lo ngundang cowok segitu banyaknya ke rumah! gak cukup apa gue abang sama papa!" Pekik Sam tak suka.
"Dasar anak Kambing! bisa gak sih gak usah ikut campur, mereka kan sahabat nya Raffael berarti juga temen Felli." kata Felli kesal
"Apa hubungan nya anak curut, temen Raffael sama temen lo beda, temen lo cukup Curut 2 itu. kalian itu sesama Curut!"
"Anak kambing ngeseliiiin!" pekik Felli
"Diam!" Bentak Riko dan Ken bersamaan.
Sukma hanya diam saja menikmati makan malamnya sambil menonton drama keluarganya, inilah yang dia rindukan saat di luar negri, melihat anak anaknya berdebat adalah hiburan tersendiri untuknya. Baginya malah lucu asal debatnya masih dalam hal wajar. Karena Sukma tau meskipun kedua anaknya itu tak pernah akur tapi jauh di dalam Lubuk hatinya mereka saling menyayangi, terbukti saat Felli menginap di rumah Katty dulu, Sam semaleman ga bisa tidur pules, selalu keluar masuk kamar dan saat di tanya kenapa gak tidur hanya bilang gerah. Tentu saja Sukma gak bodoh percaya begitu saja, karena gak mungkin sam ke gerahan di dalam kamar yang ada AC nya.
"Bisa gak sih kalian itu sehari aja gak ribut, papa pusing." geram Riko sambil memegang kepalanya.
Mata Felli berkaca kaca karena habis di bentak papa nya, tentu saja Riko tak menyadari itu karena dia menutup matanya sambil memijit pelipisnya.
Melihat mata Felli berkaca kaca Ken segera tersadar dan segera menghampiri adiknya.
"Ssssttt sorry sweety sorry," ucap Ken sambil memeluk dan mencium kepala adiknya.
Felli menahan isak tangisnya di pelukan Ken.
Riko yang mendengar ucapan Ken baru tersadar karena telah membentak putrinya. Dia segera berdiri dan akan menghampiri putrinya namun Felli segera melepaskan pelukannya dari Ken dan berlari ke dalam kamar.
Sam, hanya diam begitupun Sukma.
Ken dan Riko menghela nafas panjang, menyesal karena telah membentak Felli.