NovelToon NovelToon
The Prince Arrogant

The Prince Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:262.1k
Nilai: 5
Nama Author: RR Maesa

McLaren Valkiry, terlahir sempurna dengan ketampanan dan kekayaannya juga statusnya sebagai putra dari seorang bangsawan Inggris.

Prinsifnya yang tidak mempercayai pernikahan malah membuatnya terpaksa menikah dengan wanita yang tidak dikenalnya.

Maureen adalah seorang gadis cantik yang terpaksa menikah dengan McLaren karena kejadian yang tidak mengenakkan.

Bagaimana kisah selanjutnya apakah mereka bisa lari dari pernikahan? Atau malah jadi saling jatuh cinta?

Follow IG@rr_maesa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR Maesa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH-32 Jadi Istri yang baik

Keesokan harinya…Maureen terlebih dahulu bangun, dan benar saja dengan perkiraannya, pria itu tidur memeluknya. Ditatapnya wajah yang sedang tidur itu. Dengan  ragu-ragu, jari-jarinya menyentuh rambutnya Mac. Meskipun Mac belum menyukainya, pria itu adalah suaminya, dia harus bisa menyayanginya dan membuat Mac juga menyayangi dirinya.

Maureen menatap lekat-lekat wajah itu. Wajah si pria yang ketus itu dan menyebalkan, tapi dia adalah suaminya. Gerakan jarinya terhenti saat mata yang sedang ditatapnya tiba-tiba itu terbuka.

Mac terkejut melihat wajah Maureen lagi-lagi sudah ada didepannya. Apalagi sekarang wanita itu sedang menyentuh rambutnya.

“Apa yang kau lakukan?” tanyanya sambil melirik jarinya Maureen yang ada dirambutnya.

“Menyentuh rambutmu,” jawab Maureen.

“Jangan menyentuh rambutku, awas!” bentak Mac, dia tidak suka tangan wanita itu memainkan rambutnya.

“Kenapa tidak boleh?” tanya Maureen. Dia malah sengaja menyentuh rambut itu dengan telapak tangannya.

Mata Mac melirik lagi pada gerakan tangannya Maureen.

“Menyingkir dari rambutku!” bentaknya.

“Tidak mau!” kata Maureen.

“Kenapa?” tanya Mac, dia heran, wanita itu tidak menurut perkataannya.

“Kau juga seenaknya memelukku. Kenapa aku tidak boleh menyentuh rambutmu?” jawab Maureen.

Mendengar perkataan Maureen, Mac jadi terkejut, diapun melihat pada tangannya yang sedang memeluk tubuhnya Maureen. Diapun langsung mengangkat tangannya, melepas pelukannya dengan wajahnya yang memerah, kenapa setiap bangun dia selalu memeluk wanita itu?

“Sudah aku bilang jangan dekat-dekat,” gerutu Mac, beringsut mundur menjauhi Maureen.

“Aku sudah jauh-jauh, kau yang menarikku, apa kau tidak sadar?” tanya Maureen, sengaja membuat Mac kebakaran jenggot.

“Aku tidak merasa seperti itu, kau mengada-ada,” keluh Mac.

“Serius, begitu!” seru Maureen.

Mac tampak terdiam dia tidak ingat apa-apa kenapa dia selalu memeluk wanita itu.

“Berarati bolehkan gantian?” tanya Maureen.

“Gantian apa?” tanya Mac, meliriknya.

“Memelukmu,” jawab Maureen, dia juga beringsut mendekati.

“Jangan! Jangan! Kau ini kenapa?” larang Mac, dia langsung bangun dan turun dari tempat tidur.

“Sepertinya ada yang salah dikepalamu,” ucap Mac lagi, membuat Maureen ingin tertawa.

“Jangan main-main, aku mau mandi dan berangkat bekerja,” kata Mac sambil beranjak menuju kamar mandi. Tiba-tiba Maureen turun dan mengikutinya.

“Eh eh kau mau apa?” tanya Mac, merasa ada yang mengikutinya jadi dia membalikkan badannya.

“Mau mandi,” jawab Maureen.

“Aku yang mau mandi, aku harus buru-buru ke kantor, banyak pekerjaan,” ucap Mac.

“Aku juga buru-buru,” ucap Maureen.

“Buru-buru mau kemana?” tanya Mac.

“Ikut denganmu ke kantor,” jawab Maureen.

Mac menatap Maureen yang seperti tidak merasa bersalah.

“Kau benar-benar sakit ya, “ ucap Mac. Yang dikatai malah cengengesan.

“Jangan bercanda, aku dulu yang mandi,” keluh Mac, diapun bergegas masuk ke kamar mandi.

Maureen menahan tawa melihat sikapnya Mac itu. Ternyata pria itu sangat lucu kalau dikerjain.

Saat keluar dari kamar mandi, istrinya itu tidak ada disana.

Ditempat tidur sudah disiapkan pakaian kerjanya dengan lengkap. Mac menatap pakaian itu, mengingatkannya pada Mommynya yang selalu melakukan hal yang sama bertahun-tahun untuk ayah tirinya.

Dan sekarang seletah dia menikah, dia merasakan diperhatikan seperti itu oleh istrinya. Ternyata Maureen benar-benar mencoba menjadi istri yang baik, Mac jadi merasa bersalah selalu kasar padanya.

Mac melihat lagi kearah pakaian itu, meraih dasi yang cocok dengan stelan jasnya hari ini. Akhirnya Mac memakai pakaian yang disediakan Maureen untuknya.

Setelah Mac berpakaianpun ternyata istrinya itu tidak muncul-muncul ke kamar. Kemana dia? Katanya dia juga mau mandi, fikirnya. Akhirnya Mac ke ruang makan. Ternyata dimeja makan sudah tersedia banyak makanan yang cocok untuk perutnya yang mempunyai Magh akut.

Terdengar langkah kaki memasuki ruang makan itu. Dilihatnya kearah langkah itu. Istrinya itu sudah berdandan cantik dengan pakaian formilnya.

“Kapan kau mandinya?”tanya Mac.

“Aku mandi di kamar tamu,” jawab Maureen, sambil menatap Mac yang memakai baju yang dia pilih.

“Kau suka dengan pakaian yang aku pilih?” tanya Maureen.

“Ya,” jawab Mac.

“Kau terlihat sangat tampan dengan warna itu,” ucap Maureen memuji suaminya.

Mac tidak menjawab, dia menarik kursinya. Maureen jadi memberengut, bilang terimakasih ke sudah dipuji-puji juga.

“Kau makan yang banyak, aku sekarang kan tau kau memiliki magh jadi aku menyiapkan makanan yang cocok buatmu,” kata Maureen, diapun duduk disebrang Mac.

“Kau sendiri pakai baju itu mau kemana?” tanya Mac, sambil menyantap makanannya.

“Ikut ke kantor denganmu, kemana lagi?” tanya Maureen.

Mac sudah menduganya, istrinya itu akan menempel seperti perangko ikut kemanapun dia pergi. Dia langsung cemberut. Mauuren tidak peduli Mac cemberut juga, yang pasti dia harus membuat Mac terbiasa dengan kehadirannya.

Saat di dalam kendaran, handphone Maureen terus saja berbunyi.

“Siapa sih yang menelpon tidak berhenti-berhenti?”ucap Maureen sambil membuka tasnya lalu mengambil ponselanya. Saat dilihat, dia melihat nomor yang tidak ada namanya.

“Siapa sih?” gumamnya lagi, lalu diapun mengangkatnya.

“Halo sayang,” terdengar suara disebrang telpon, membuat Maureen terkejut, dia hafal suara itu.

“Mau apa kau menelponku?” tanya Maureen dengan ketus.

“Tentu saja aku rindu padamu, aku dengar kau ke Washington, jadi aku segera menelpomu,” kata suara disebrang.

“Aku kan sudah bilang jangan menelpon-nelponku lagi!” bentak Maureen.

“Sayang aku sudah minta maaf padamu, aku ingin kita balikan lagi, aku masih mecintaimu,” kata suara di seberang.

“Simpan saja rayuan gombalmu itu!” bentak Maureen.

Mac yang mendengar percakapan Maureen  itu jadi keheranan. Maureen menerima telpon dari siapa? Ko bilanag rayuan gombal? Jangan jangan ada cowok yang merayu-rayu Maureen?

“Aku tidak mau balikan lagi padamu!” teriak Maureen lagi.

“Ayolah sayang, marahnya jangan  kelamaan, kau tahu kau cinta mati padaku, kita mulai dari awal lagi sayang, atau kalau kau mau kita cepat-cepat menikah, aku bersedia, asal kau kembali padaku, aku benar-benar mencintaimu, aku tidak bisa melupakanmu,” kata suara di sebrang.

“Simpan saja semua rayuanmu itu, dan jangan menelponku lagi!” kata Maureen, diapun mematikan ponselnya, wajahnya langsung berubah kusut, wajahnya memerah kesal.

“Kau kenapa? Siapa yang menelpon?” tanya Mac.

“Mantan pacarku, dia mengajak balikan lagi,” jawab Maureen masih cemberut.

Mendengar nama mantan pacar, tiba-tiba ada perasaan lain yang timbul dihatinya Mac. Mantan pacarnya Maureen mengajak balikan lagi? Kenapa dia jadi cemas?

“Apa mantanmu itu tidak tahu kalau kau sudah menikah?” tanya Mac.

“Tahu, dia juga tahu kita menikah karena kejadian itu, waktu itu aku benar-benar patah hati karena dia berselingkuh, dia tahu aku sangat mencintainya sampai sampai aku selalu dibohonginya,” kata Maureen.

Mac terdiam mendengar, entah kenapa dia menjadi tidak suka ada pria yang menggangu istrinya.

“Aku sudah katakan, supaya jangan menelponku lagi, ternyata dia masih menelponku juga,” keluh Maureen.

“Kalau dia menelponmu lagi, katakan, dia akan berurusan denganku! Aku tidak suka ada pria yang mengganggu istriku!” kata Mac dengan ketus. Harga dirinya merasa tersinggung, pria itu sudah tahu Maureen istrinya masih saja mengganggunya mengajak balikan lagi.

“Nanti aku katakan kalau dia menelponku lagi,” ucap Maureen sambil mengangguk, tapi kemudian dia tersadar sesuatu. Maureen menoleh pada Mac yang sedang menyetir.

“Ternyata kau sangat perhatian padaku!” seru Maureen, tersenyum senang.

Mac juga tersadar dengan ucapannya.

“Bukan, bukan begitu maksudku, biar dia tidak menganggumu lagi,” elak Mac.

“Hemm bilang saja sebenarnya kau perhatian padaku, kau takut aku balikan lagi pada pacarku itu ya?” goda Maureen.

“Kau berisik!” umpat Mac. Maureen malah tertawa.

“Tidak apa-apa, itu artinya kau juga sudah mulai menyukaiku kan?” tebak Maureen.

“Berisik, berisik, kau mengganggu konsentrasiku!” omel Mac.

Lagi-agi Maureen tertawa, apalagi melihat raut muka Mac yang memerah. Pria itu fokus kedepan, Maureen memperhatikannya. Dia mulai tahu sisi kelemahannya Mac. Ternyata benar kata mertuanya, kalau hati Mac itu sebenarnya lembut, hanya dia tidak tahu cara mengekspresikannya karena dalam dirinya sudah terbentuk kekecewaannya pada pernikahan orangtuanya.

Dari sikapnya Mac, Maureen bisa menilai meskipun dia ketus dan kasar tapi Mac bukan pria yang suka mempermainkan perempuan, tidak seperti pacarnya, yang bermulut manis tapi tukang selingkuh. Semakin lama menatapnya semakin membuatnya merasa mulai menyukai suaminya.

*****************

1
Ivana Monica
sedih nih sampe skrg ga daa lanjutannya..
dr awal cerita dr ayah n mama max aku bc.. masa skrg ga da lg cerita nya..
Ivana Monica
sedih bnr ga da lanjutan lg
Ivana Monica
kyk nya ga bakal da lanjutan lg ya??? ceritanya jd lupa nih..
ʕ´•ᴥ•`ʔ
masih menunggu kelanjutan mac sama mauren, hampir satu tahun ni menunggu
UTIEE
🌹🌹🌹🌹🌹
ʕ´•ᴥ•`ʔ
sampai sekarang belum jg next 👉 udh menganti tahun bentar lagi juga mau ganti tahun lagi ni author di lanjut yukk tanggung udh setengah jalan gak pulang" dong 📄
ʕ´•ᴥ•`ʔ
lanjut yuk ini bukan lagi bulan tapi tahun sudah berganti tahun loh blm di lanjut ya 😄
Anisjuliana Zakaria
lanjutt thor sayanggg..ngakk rela mac and maureen Gantung teruss😭
Edy Pamuji
aku rindu Mac dan maureen
Nartyana Gunawan
kak kalo yang di lapak sebelah mistery merrid with rich man gimana kak..masih lanjut kan ??
bigstone: sekarang sudah tamat kok kak.silahkan dilanjutkan bacanya 🥰
aku udah baca sampe tamat.kalo sekarang aku nungguin suami ternyata milyarder karya kak RR Maesa di lapak yg sama dg Mystery married with rich man
total 1 replies
Jenk Retno Hany
lanjutannya mana ini
rossydah96
Lnjut thor nulisnya aku suka
Asrika Alexander
kapan up Thor uda lama ditungguin
jennifer
ini mau hiatus sampai brp lama ya thor?? atau udh gak dilanjut lg ya??
Sungai Panjang
thorrrrr.. lama bgt Ampe 5 bulan kita gak ketemu 🥺🥺🥺🥺🥺🥺


makasih ya karya nya... sehat2 disana...


aku padahal penggemar berat 😭bakalan kangen nih
Siti Harum Munthe
gak suka karakter ceweknya
Siti Harum Munthe
dasar suka tuh mauren. kan ada kamar lain. dasar pengen sekamar mac
nur imamah
kenapa harus dipaksa dijodohkan sih...
nia kurniawati
ditunggu up nya ya
<ᴍᴀʀɪᴀ ʜᴀ ɴᴀ>👑 Ha Na maria💣
bln ramadhan udah lama lewat tp kok blm up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!