NovelToon NovelToon
Chef Cantik Pilihanku 3

Chef Cantik Pilihanku 3

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:692.8k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Amila Pranadja adalah anak ketiga dari pasangan terkenal Amora dan Dion Pranadja. Di usianya yang masih muda, ia harus menangani bisnis hotel keluarganya. Bahkan ia pun sudah mandiri dengan tinggal di salah satu rumah milik keluarganya.

Kesibukan Amila dengan bisnis, membuatnya melupakan masalah pribadinya terutama soal pasangan hingga membuat orang tuanya khawatir.

Suatu saat ia bertemu dengan pria berkebangsaan Inggris bernama Louis. Pria itu adalah teman dari kakak iparnya Veronica Jukler.

Pada pandangan pertama, Louis langsung jatuh cinta pada Amila. Namun tidak dengan wanita itu, ia justru berusaha menjauhi Louis karena tak ingin menjalin hubungan dengan pria berkewarganegaraan asing.

Lika liku cinta mereka akan menjadi hal menarik karena Louis akhirnya berinvestasi pada bisnis Novotel, yang membuatnya harus terus kembali ke Indonesia. Investasi yang Louis lakukan salah satu alasannya adalah Amila.

Akankah cinta mereka terwujud...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

Anyalir kembali menemui mereka. Ia kembali duduk di samping Amora. Karena tak ingin mendapat perlakuan seperti tadi, ia pun segera membicarakannya dengan Amora detail makanan yang akan dihidangkan saat acara pernikahan Amila.

Saat serius seperti itu, Kairo tanpa sadar terus memperhatikannya. Cara wanita itu berbicara, tersenyum dan terkadang ia terkekeh saat Amora menggodanya. Yang lebih menarik bagi Kairo saat wanita itu merona. Ia terlihat lebih cantik saat seperti itu.

Dion memperhatikan putranya yang tak berkedip dan terkadang tersenyum tanpa sadar saat menatap Anyalir.

"Kau bahkan tak sadar sedang menatap seorang wanita Kai. Apa yang membuatmu tak ingin berpacaran apalagi menikah? Bahkan kau selalu berada dekat dengan keluargamu yang harmonis." pikir Dion sambil menatap putranya.

"Apa ada lagi yang anda inginkan nyonya?" tanya Anyalir.

"Panggil aku tante saja Anya, itu akan membuat kita lebih dekat. Bagaimanapun kau adalah putri dari kolega bisnisku. Dan aku rasa sudah cukup, kau memang pintar. Aku tak meragukan lagi. Oh ya kemungkinan ada chef dari Inggris, selain menu menu tadi. Mungkin ia akan mengambil alih dapur untuk memasak menu menu andalannya." jawab Amora.

"Dengan senang hati, kalau begitu aku tak akan mengganggu waktu kalian lagi dan kebetulan restoran akan mulai sibuk untuk makan malam para tamu." ujar Anyalir.

"Tentu Anya, justru kamilah yang telah mengganggu waktumu. Kalau begitu sampai jumpa lusa cantik." jawab Amora lagi.

Anyalir berdiri lalu tersenyum pada Dion. "Aku permisi om, tante." ujarnya tanpa melihat sedikitpun pada Kairo lalu meninggalkan ruangan.

Kairo terkejut karena wanita itu sama sekali tak menyapanya. "Apa aku sebuah patung?" tanya Kairo kesal saat wanita itu sudah pergi.

"Ah..." ujar keduanya.

"Lupakan saja, kita lebih baik pulang sekarang." ajak Kairo.

"Pangeran berhati dingin tak suka diabaikan wanita cantik rupanya." ejek Amora.

"Ck..." jawab Kairo lalu berdiri.

Dion hanya terkekeh, mereka pun keluar ruangan. Amora membayar makanannya di kasir, seketika bu Yulia menghampirinya dan menolaknya dengan keras.

"Kami tak bisa makan gratis, bisnis adalah bisnis bu. Ini bisnis putriku, aku tak ingin ia mengalami kerugian hanya karena keluarganya datang dan makan disini." ujar Amora

"Tapi nyonya, hotel ini juga milik anda."

"Tidak apa apa terima saja. Terima kasih untuk semuanya, kami pulang sekarang." jawab Amora.

Bu Yulia merasa tidak enak tapi ia juga tak bisa menolaknya. "Baiklah nyonya, berhati-hatilah di jalan, dan terima kasih telah mengunjungi kami." jawabnya.

"Oh ya tak perlu mengantar kami." sahut Dion.

Bu Yulia menganggukkan kepalanya tapi ia segera menghubungi pak Ary untuk menunggu mereka di pintu lift.

*****

Mereka kembali ke rumah besar Pranadja, ternyata Kevin dan yang lainnya sudah kembali. Mereka segera masuk ke dalam rumah.

"Kalian sudah kembali?" tanya Amora setelah melihat Kevin dan yang lainnya.

"Mami darimana?" tanya Kevin.

"Hotel Kurnia bertemu chef Anya." jawab Amora sambil bergabung bersama mereka.

Kevin menatap wajah adiknya yang terlihat kesal. "Kenapa kau?"

"Tak lucu, kalian tak bisa memaksaku." jawab Kairo.

"Ia sudah tahu?" tanya Kevin lagi.

"Tidak mudah membohonginya." jawab Dion. "Bagaimana perasaan kalian setelah berkeliling?" tanyanya pada Hilton dan Celine.

"Kami sangat senang, kota ini sangat indah." jawab Hilton.

"Makanannya juga enak enak tuan." sahut Celine.

"Syukurlah jika kalian senang, semoga bisa betah selama berada disini." ucap Dion.

"Bagaimana rupanya Kai?" tanya Kevin masih sangat penasaran.

"Tidak lebih cantik dari mami dan berhenti membahasnya, aku sama sekali tidak tertarik. Aku pulang sekarang." jawab Kairo seraya berdiri. "Oh ya aku hampir lupa menyapa kalian, aku Kairo Pranadja anak kedua dari keluarga ini, selamat datang di Indonesia. Semoga kalian selalu bersenang senang selama disini. Dan maaf aku harus pulang sekarang." sambungnya sambil tersenyum pada Hilton dan Celine.

Hilton dan Celine tersenyum dan mengangguk tapi Celine tak bisa mengalihkan pandangannya pada Kairo yang sangat tampan itu. Sayang sekali pria itu lebih diam dan dingin, bahkan melihat punggungnya saja saat beranjak keluar membuat siapapun akan bergidik.

"Begitulah putra keduaku, maaf jika tidak sopan." ujar Amora memecahkan keheningan.

"Tidak nyonya, keluarga ini benar benar sangat baik." jawab Hilton dan mendapat anggukan dari Celine.

"Hari semakin sore, tamu juga butuh istirahat. Jangan pulang terlalu malam. Aku ke kamar sekarang karena ingin mandi." pamit Dion.

"Tentu pi." jawab Kevin.

Dion meninggalkan mereka semua, hanya tinggal Amora dan Kevin yang menemani tamunya.

"Dimana Vero?" tanya Amora.

"Mungkin sedang memandikan Nathan." jawab Kevin. "Mi... jadi bagaimana rupanya?"

"Ck...kau penasaran sekali. Bukankah kau sudah melihat fotonya."

"Bisa saja berbeda kan."

Amora mengangguk. "Sangat berbeda, wanita itu lebih cantik dari foto."

"Benarkah? Apa Kai sama sekali tidak tertarik?"

Amora menggeleng. "Sulit sekali sayang, tapi ia sempat kesal karena diabaikan."

"Diabaikan?"

"Ya... karena perlakuan Kai buruk, akhirnya chef Anya lebih memilih untuk mengabaikan keberadaan Kairo." jawab Amora.

"Wanita yang cerdas. Lalu bagaimana dengan chef Anya? Apakah ia tertarik pada Kai?"

"Belum sejauh itu Kev, kami hanya membicarakan soal masakan yang akan dihidangkan saat acara pernikahan Amila. Pertemuan ini juga tidak disengaja. Saat kami akan berangkat, Kai datang. Kami memintanya untuk mengantarkan kami ke hotel." ujar Amora. "Oh ya chef Hilton, aku izinkan kau untuk memasak di hari itu dan mengambil alih dapur restoran untuk menyiapkan makanan khas Inggris, apa kau setuju?" tanyanya pada Hilton.

Hilton terkejut, ia tak menyangka akan ikut berpartisipasi pada acara pernikahan atasannya. Ia segera mengangguk dan wajahnya sangat ceria.

"Puji Tuhan, terima kasih nyonya." jawab Hilton.

"Aku melakukan ini karena Louis pernah bercerita tentang bisnisnya dan juga Veronica sering mengatakan soal kau. Sepertinya kau adalah chef terbaik disana." kata Amora.

"Aku tak sehandal anda nyonya." jawab Hilton malu.

"Kau berlebihan, setiap chef memiliki kelebihan masing-masing dengan menu andalannya." ujar Amora.

"Mami benar, terkadang chef Hilton tak percaya diri." ujar Veronica menghampiri mereka dengan menggendong Nathan yang sudah tampan.

"Oh cucuku, kemarilah sayang." ujar Amora seraya mengambil Nathan dari tangan Veronica.

Dengan lucunya Nathan menciumi wajah Amora hingga membuat wanita itu terkekeh geli.

"Apa kau juga sudah mandi?" tanya Kevin pada istrinya.

Veronica menggelengkan kepalanya. "Aku tak membawa pakaian ganti sayang, lebih baik kita pulang sekarang."

"Tunggullah sebentar, mami belum puas bermain dengan Nathan." ujar Amora.

"Ini hampir petang mi, kami akan kemari besok lagi. Oh ya kapan oma dan opa kembali?" tanya Kevin.

"Besok sore mungkin, opa mu harus menjalani pengobatan yang intensif. Tapi mereka tak ingin melewatkan pernikahan Amila. Oh baiklah, kalian lebih baik pulang. Kasihan juga mereka pasti sangat lelah." ujar Amora.

Veronica mengambil Nathan dari gendongan mertuanya. Mereka pun berpamitan untuk pulang ke rumah.

*****

Happy Reading All...😘😘😘

ditunggu crazy up nya ya...🙏🤗

1
HSL
ya benar
HSL
nah kan beneran jd bumerang kelak 🤦🏻‍♀️
emul
bagus
Septi Wulansari
andai dulu aku dan mantanku seberani itu
Athallah Linggar
ketidak sukaan amila thadap orang asing beralasan,kr pgaulan tg bebas disana jg sex bebas tdk dilarang Sering celap celup,bkiin ilfell kan ami? kamu benar ami
Athallah Linggar
caramu terlalu extrim louis,bkn hanya kevin klo aku jd kk'y amila pun udh kubunuh kau louis😡😡
raaquenn__
bagus
Farhah Ali basebe
terima kasih Miss....
Love You
Yulianaerikakendar
Seru
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
sungguh luar biasa ciptaan karya mu Miss.. terimakasih untuk kerja keras mu membuat novel ini.. aku bener" terhibur karena lelah dengan rl.
sukses dan sehat terus untuk Miss 🤗🤗🤗
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
sukur deh Gabby sembuh , kayaknya Anya hamil.juga deh
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak ada kenyang nya kalau yang satu itu mah 🙈🙈🙈
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
semoga secepatnya ada kai junior.. biar barengan hamil nya sama amila deh..
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
ikutan merinding disko deh aku 😂😂😂😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
selamat ya buat kai dan Anya
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kai kai🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️ beneran nih nggak sabaran banget y 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
senyum" sendiri kan jadi nya 🙈
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak sabaran nih kai🙈
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
emak" kan gitu.. kalau ada apa" rempong pingin yang terbaik buat anak nya ..
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
biar sudah tua. tapi tak mau kalah sama yang masih muda ya Dion 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!