Adelia Azzahra seorang gadis mandiri yang mampu mendirikan perusahaannya sendiri dari nol. Dia gadis yang cantik dan akan bertemu dengan Adam Wijaya seorang pembisnis handal yang dingin. Dulu Adam adalah seorang pria yang baik dan ramah. Dia berubah dingi karena saat hari pertunanganya gadis yang ia cintai tak kunjung datang. Dia sangat marah karenan ada seseorang yang mengirimkan foto gadis yang ia cinta tengah tidur bersama seorang pria. Sejak saat itu Adam tidak percara kepada wanita. Dan dia bersikap dingin kepada siapa saja yang mendekatinya.
Bagaimanakah kisah cinta antara mereka bisa berjalan
Yuk ikuti ceritanya.
happy reading 😊😊
by Diyah Nur Arroyan❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diyah nur arroyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
Adel baru sampai di rumah saat ini. Adel masuk ke dalam rumah lalu menyalakan lampu rumah. Adel di kaget kan oleh seseorang yang telah lama ia rindukan namun juga seseorang yang telah menyakiti hatinya. seseorang yang telah membuka luka lama sembuh namun terbuka kembali karena penghianatan yang telah di perbuat nya.
" sayang aku sudah lama menunggu mu pulang" ucap Adam mendekati Adel
" aku sangat merindukan mu" ucap Adam memeluk Adel
Adel hanya diam menahan amarah nya sekarang. Adel membebaskan apapun yang di lakukan Adam pada nya.
Sudah cukup lama Adam memeluk Adel namun tidak ada balasab apa pun dari Adel. Adam mulai melepas kan pelukanya.
Adam berfikir mungkin Adel marah padanya karena sering meninggalkan nya untuk bekerja. Adam memang bilang ke Adel bahwa dirinya tidak bisa pulang karena ada pekerjaan di luar.
Adam juga tidak tau bahwa Adel telah mengetahui semuannya. Adel telah tau bahwa Adam berbohong pada nya. dan itu pula yang membuat Adel sakit hati.
Adam mulai mencium kening Adel lalu turun ke mata dan sekarang ke bibir Adel. namun tetap saja tidak ada belasan apa pun dari Adel.
" sayang apa kau tidak merindukan ku?" tanya Adam
" sayang apa kau marah pada ku?" ucap Adam
" sayang maaf kan aku. aku samapai tidak memperhatikan mu karena pekerjaan ku sangat banyak dan itu membuat ku sangat sibuk" imbuh Adam
Namun Adel tetap tidak bergeming sama sekali. mendengar ucapan Adam yang terahir membuat Adel tersenyum sinis ke Adam karena memang Adel telah mengetahui semuannya.
" sayang ayo lah maaf kan aku" ucap Adam
" apa kau sudah puas memeluk ku?" Adel
" apa yang kau bicarakan sayang?" tanya Adam
" aku tanya apa kau sudah puas memeluk? apa kau sudah puas mencium ku? apa kau sudah selesai dengan kata maaf mu itu?" tanya Adel tegas
" sayang aku tau aku salah aku minta maaf karena pekerjaan ku sangat mendesak sayang maaf kan aku" ucap Adam
" aku tanya padamu Adam. apa kau sudah puas?" bentak Adel
" Adel kau membentak ku?" tanya Adam mulai mundur sedikit menjauh Adel. Adam merasa marah karena Adel membentak nya.
" aku tanya sekali lagi pada mu apa kau puas?" tanya Adek sedikit melunak
"aku tidak akan puas dengan sentuhan mu Adel aku mencintai mu" Adam
" kalau begitu lakukan lah " Adel
Adel mulai melepaskan hils yang ia pakai melempar nya ke sembarang arah. lalu mulai membuka jas kerja nya berganti kemeja nya. Adel mulai membuka satu persatu kancing baju yang ia pakai. lalu ke celana kain yang masih menempel pada kaki jenjang nya. sekarang Adel hanya memakai dalaman saja.
" Adel apa yang kau lakukan?" ucap Adam
"kenapa bukan kah kau tidak pernah puas dengan sentuhan ku. itu kan yang kau bilang tadi. ayo sekarang aku akan memuaskan mu" ucap Adel mulai berjalan mendekati Adam
" sayang tenang lah kau kenapa?" tanya Adam heran
Adam lalu naik ke atas mengambil kan jubah mandi untuk Adel. dan memakaikan jubah mandi yang ia bawa ke tubuh Adel.
" kalau memang kamu tidah ingin tidur dengan ku. sekarang kamu pergi dari rumah ini" ucap Adel tegas
"Adel apa kau mengusir ku? sayang aku tau aku salah aku minta maaf ayo kita bicarakan lagi" ucap Adam mencoba menenangkan Adel
" kau pergi atau aku yang pergi dari rumah ini" Adel mulai marah Adel berbicara dengan Adam dengan berteriak.
" kalau kau tidak mau pergi biar aku yang perhi. dan besok aku akan mengirimkan surat cerai kita" Adel mengambil tas nya kembali lalu ingin keluar dari rumah nya.
" Adel Adel tunggu aku tau aku salah tolong maafkan aku" ucap Adam memegang tangan Adel
" lepaskan." Adel melepas tangan Adam dengan kasar dan dengan suara yang meninggi
Adel membuka tas yang ia bawa lalu mengambil foto foto Adam yang di berikan Andre padanya. lalu melempar foto foto itu ke arah Adam.
" apa ini yang kau sebut bekerja?" ucap Adel membentak Adam
" kau tega Adam. tega kau membuat ku hancur. mulai sekarang jangan pernah hubungi aku lagi jangan pernah temui aku lagi dan jangan pernah muncul di hadapan ku lagi. jika tidak kau akan tau sendiri akibatnya". ucap Adel dengan penekanan di setiap katanya.
" Adel tolong jangan tinggal kan aku aku mohon Del. aku tau aku salah. aku mohon jangan tinggalkan aku Adel" Adam yang mengetok ngetok pintu mobil Adel.
Adel keluar dari rumah Adam menuju mobil nya lalu melajukan mobil nya. saat di pinggir taman yang sudah sepi saat ini karena jam menunjukkan waktu tengah malam. Adel memberhentikan mobil nya lalu menangis sejadi jadinya di dalam mobil.
Adel meluap kan tangisanya yang ia tahan tadi di depan Adam. Adel tidak ingi Adam tau bahwa dirinya saat ini sangat lah rapuh.
Di rumah Adam.
Adam mulai menggila di rumah nya dia terlihat frustasi. Adam melempar semua yang ada di hapannya.
" argh Adel" teriak Adam di rumah nya.
" Adel maaf kan aku Del" teriak Adam
" kenapa gue sebodoh ini. kenapa gue harus mementingkan orang lain dari pada orang yang gue sayang" Adam yang masih berteriak di rumah nya.
" agrh Adel maafin aku" Adam kembali berteriak
Adam mulai mengacak ngacak rambut nya. Adam masuk ke dalam kamar nya lalu melihat foto mereka yang berada di atas meja samping tempat tidur.
" Adel maafn aku sayang" ucap Adam yang terduduk di lantai dengan penampilan yang sudah sangat kacau.
" adel aku mohon kembalilah di pada ku" ucap Adam mulai menangis
" aku nggak bisa hidup tanpa kamu sayang" ucap Adam
" aku nggak bisa hidup tanpa kamu Del" Adam
" tolong kembalilah sayang" Adam
Di dalam mobil Adel masih menangis. lalu dia melajukan mobil nya kembali menuju rumah lama Adel.
Adel masuk ke dalam rumah lama nya. dan ada bik Wati yang membuka pintu rumah nya.
" non Adel pulang?" tanya bik Wati
" iya bik aku masuk ke kamar dulu ya bik tolong jangan ada yang ganggu dulu ya bik" ucap Adel.
" baik non" jawab bik Wati
Adel masuk ke dalam kamar nya. di dalam kamarnya Adel mulai menangis lagi menangisi perjalan hidup nya yang penuh luka. pertemuan pertamanya dengan Adam memang dengan cara yang tidak baik namun semakin dia menjalaninya perasaan sayang perasaan cinta mulai tumbuh dalam hatinya. dan itu pula yang mampu membuat Adel sangat terluka untuk kesekian kalinya
# udah dulu ya kak
# maaf ya kalau ada salah tulis
# jangan lupa di like ya kak
# selamat membaca
# terima kasih banyak
😊😊😊🙏🙏🙏
mulai deh pelakor nya
sebagai tokoh cep gak memiliki karakter yg kuat
terlalu lemah mudah di jebak.. maaf thor... bye bye
seharusnya sebagai ceo
punya bodyguard atau orang kepercayaan. biar bisa jd tameng gak mudah tersentuh
ini sekretaris nya malah gak ikut di acara penting
kita greget cerita nya
sabah serawak NKRI hartoni 8000aplikasi.