NovelToon NovelToon
Cinta Separuh Masa

Cinta Separuh Masa

Status: tamat
Genre:Romansa
Popularitas:914.1k
Nilai: 5
Nama Author: riena

" Ken, maaf kan aku ! " ucap Jonathan

Kendra tersenyum mencibir.
" Selama aku belum menikah, jangan mimpi kau mendapatkan maafku, dan asal kau tahu, aku tidak gampang menyukai seseorang dan selama aku belum memaafkanmu, kebahagiaan yang kau punya akan kosong dan rapuh seperti cangkang, camkan itu ! " pada kata terakhir, Kendra menunjuk dada Jonathan dengan ujung telunjuknya.

Ig.rii.ena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Terbakar sendiri.

Siapa yang bilang jika mendung tak berarti hujan, ini buktinya hujan, saat motor yang Ken kendarai sampai di depan pagar rumah, hujan turun dengan derasnya.

Niken sudah bersiap membawakan payung, tetapi sudah tidak berguna, Ken sudah basah kuyup.

" Kamu sudah mandi ? " Ken melepas sepatunya.

Penunjuk waktu sudah menunjukkan pukul lima lewat sepuluh menit.

" Sudah mas, mas mandilah, akan membuatkan kopi sebentar "

Meletakkan sepatu dinas Ken dengan terbalik agar air yang masuk kedalam sepatu cepat mengalir keluar.

" Aku tadi sudah ngopi bareng Adnan, sekarang temani aku mandi "

Ken menarik pergelangan tangan Niken membawanya menaiki anak tangga.

" Mas aku sudah mandi "

" Aku sudah mendengarnya tadi Ken ? aku minta di temani, kau bisa juga memandikan aku kalau kau mau "

" Eh, tunggu dulu, mas tidak salah memanggil aku ? " Niken menahan langkah kakinya di depan pintu kamar mandi"

" Enggak, mulai sekarang aku memanggilmu Ken, jadi ketika orang akan memanggil Ken, kita bisa sama sama menjawab " tangan Ken sudah mulai melepaskan seragamnya.

" Itu konyol "

" Biarkan "

" Itu kekanakan Mas " Niken keberatan.

Ken sudah melepas seluruh pakaiannya, hanya tersisa boxer nya saja.

" Ya, dan sekarang kita akan melanjutkan proses pembuatan anak "

Ken sudah menarik kuat tangan Niken sehingga tubuhnya menghempas dada Ken yang keras.

Niken tidak bisa melakukan protes apa apa karena Ken sudah membungkam mulut Niken ke dalam bibirnya sendiri.

Semula Ken menciumnya dengan kasar dan terburu buru, Niken memukul dadanya berulang kali sebagai isyarat agar Ken melakukannya dengan lembut.

Ken mengikuti maunya Niken, ia mencium Niken dengan lembut dan dalam, secara alami Niken melingkarkan kedua tangannya ke leher Ken.

Hujan deras diluar rumah sama derasnya dengan hujan peluh di dalam kamar mandi Ken sore itu.

Niken yang sudah mandi menjelang ashar tadi harus mau mandi kembali, semua itu akibat obrolan yang bermaksud memprovokasi Adnan, tetapi justru Ken yang terbakar sendiri.

Jo yang juga sampai ke rumah lima belas menit kemudian, bermaksud mengetuk pintu kamar Ken, ada sesuatu yang hendak ditanyakan tentang Adnan temannya.

Sebelum tangan Jo terangkat, Rai segera menarik tangan suaminya masuk ke kamarnya sendiri

" Jangan menganggu ! "

" Kenapa ? apa dia sedang ..."

Raisa senyum senyum.

" Tadi dia pulang kehujanan, terus ia menggeret Niken masuk ke dalam kamar "

" Teruusss ..." Jo menggoda istrinya

" Tau ach....Abang pasti sudah tahu kelanjutannya " Raisa memalingkan wajahnya malu

" kamu sudah pintar sekarang ya ? Abang mau seperti mereka " Jo mulai melepaskan pengait kancing kemeja kerjanya, semakin mendekat ke arah Rai

" Bang, belum boleh " Rai mengingatkan anjuran dokter jika untuk sementara mereka harus berpuasa dalam hal berintim intim.

" Masa mandi gak boleh " Jo menahan tawanya.

" Abang menyebalkan "

Jo terkekeh.

" Setelah itu mereka kan akan mandi, Rai sayang, Abang cuma mengikuti mandinya saja " Jo tergelak kencang sembari berjalan masuk ke dalam kamar mandi.

Raisa mencebikkan bibirnya karena keisengan suaminya.

Setelah keluar dari kamar mandi, Niken sedikit kedinginan karena terlalu lama berada di dalam kamar mandi.

Ken membawa Niken naik ke atas kasur lalu membungkus badan Niken dengan selimut.

" Masih dingin ? "

" Enggak, yang ada sebentar lagi aku keringetan mas, terlalu tebal kamu melilitkan selimut di tubuh ku "

Ken memang membungkus tubuh Niken dengan rapat sehingga Niken sudah seperti ulat daun.

" Kan biar tidak dingin "

" Tapi bukan juga seperti ini mas "

" Kamu dari tadi protes terus, setelah itu kamu menikmatinya juga " Ken membuka lilitan selimut yang menutupi tubuh Niken.

" Kamu ngomong apa sih mas ? "

Niken masih memakai handuk yang melilit sebatas dadanya, beranjak ke arah lemari untuk mengambil pakaian.

" Buktinya tadi, berontak... pura pura menolak, setelahnya...." Ken menaik turunkan alisnya lucu.

Niken menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya sendiri.

Ken terkekeh

Entah kenapa hari ini Ken sangat ingin mengusili istrinya.

Semakin Niken ngamuk semakin Ken bersemangat.

*

*

*

🌹🌹🌹🌹🌹

1
Mini Amora
novelmu tuhhh yaa thor
baru awal bab aja udah terasa bedanya... 👍👍👍
Syam
kak riie novelnya selalu keren dan aku suka ceritanya/Heart//Heart//Heart/
Ran Aulia
Luar biasa, ceritanya bagus, romantic comedy😍😍😍😍😍😍

terimakasih ya kak ❤️❤️❤️❤️
Onin Ajah
ken marah sama semuannya
Onin Ajah
kasian juga raisa
Onin Ajah
ceritanya bagus banget
Onin Ajah
mampir thor
pipi gemoy
keduluan baca yg ini Thor 😂
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂👏🏼🙏🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
pipi gemoy
selamat Ken👏🏼
pipi gemoy
jodoh nga kemana ya Ken 😂👍🏼🌹
pipi gemoy
mantul Ken😂😂😂😂😂👍🏼🌹
pipi gemoy
hadir Thor
setelah baca mengejar cinta suamiku & menikah dengan sahabat
Saftanierni Erni
Luar biasa
Mryn
😍😍😍
Mryn
ckckckck
Mryn
😍😍😍
Mryn
🤔🤔🤔
Mryn
😍😍😍
sri dartuti
keren ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!