ini karya novel saya yang pertama, masih banyak kesalahan dan kekurangan jadi saya mohon dukungan dan vote nya dari pembaca semuanya..novel ini mengisahkan nasib seorang istri yang dikhianati suaminya, padahal awalnya luna merasa beruntung bisa menikah dengan rendi dan di beri kepercayaa untuk hamil anak kedua tapi justru disaat dia sedang hamil anak kedua nya saat itu suami nya berubah dan mulai menduakan nya...
apakah luna akan bertahan atau justru meninggalkan suaminya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 32
terasa ini sudah hari ketiga mereka dibali rizal dan luna pun sudah semakin dekat, bahkan sudah terlihat tak canggung lagi begitu pula dengan reno, dia selalu menempel pada rizal karna rizal selalu memanjakannya dan membelikan apa yang diminta oleh reno
hari ini mereka akan berburu oleh-oleh di pasar bali...
rizal, reno, luna dan maya berjalan menelusuri setiap toko, reno yang lebih senang bergandeng tangan dengan rizal sedangkan luna dan maya berjalan di depan mereka memilih-milih pernak pernik yang dirasanya unik untuk dijadikan oleh-oleh.
sedangkan rizal sibuk menemani reno untuk melihat-lihat mainan dan mengambil mainan yang disukai reno.
rizal membelikan mainan cukup banyak untuk reno tanpa sepengetahuan luna, saat luna dan maya sudah selesai dengan belanjaannya mereka melihat rizal dan reno menghampiri mereka dengan menenteng mainan cukup banyak.
" astaga, kenapa bisa sebanyak ini kak, kamu mau buka toko mainan" tanya luna
rizal hanya mengulum senyum nya "sekali-kali beliin reno mainan apa salahnya lun"
" iya tapi gak sebanyak ini juga kak, susah bawanya"
"kan aku yang bawa" rizal dan reno berjalan melenggang mendahului luna
luna hanya menggelengkan kepalanya melihat setumpuk mainan yang dibelikan oleh rizal.
"ayo kita pulang berdebatnya nanti saja gue capek" celetuk maya
mereka akhirnya pulang kehotel, didalam mobil rizal dan reno sudah terlelap dengan rizal memangku reno terlihat wajah bahagia reno tertidur dipangkuan rizal.
sesampainya dihotel luna membangunkan rizal dan rizal menggendong reno menuju kamar hotel dan membaringkan nya diatas kasur, terlihat sekali muka lelah mereka berdua.
" kakak kembali kekamar dulu lun" pamit rizal
"terimakasih ya kak, kamu udah temani kami dan belikan reno mainan sebanyak ini"
"ya lun, sama-sama" rizal keluar dari kamar luna karna ingin segera mengistirahatkan tubuhnya.
mereka sama-sama beristirahat karna hari ini benar-benar melelahkan untuk mereka seharian berkeliling pasar untuk mencari oleh-oleh padahal yang dibeli luna dan maya tak banyak tapi namanya perempuan selalu banyak pilihnya ada saja yang kurang.
sedangkan dijakarta nasib rendi tengah bersedih dia menyendiri didalam rumah nya merasakan sepi tanpa anak dan istri bayangan-bayangan saat bersama istri nya pun terlintas dibenak rendi
rendi tersadar saat ini dia sudah jauh dari tuhan, lebih mementingkan hawa nafsu.
rendi tersadar dari lamunannya dan segera bangkit dan mengambil air wudhu lalu rendi segera sholat, saat ini rendi ingin memohon ampun atas kesalahan yang diperbuatnya.
rendi sangat menyesali perbuatannya dia bertekad akan menemui luna besok untuk membujuk luna agak mencabut gugatan perceraiannya.
esok harinya rendi segera meluncurkan laju mobilnya kearah rumah orangtua luna tapi sesampainya disana rendi sangat kecewa tak dapat menemui luna, karna luna dan reno sedang liburan, rendi berkali-kali menghubungi ponsel luna tapi tak pernah aktif, bapak dan ibu luna tak mau memberi tahu kemana luna pergi liburan.
rendi terlihat panik, dia takut karna gugatan cerai luna sudah berjalan sementara dia tak bisa menemui luna untuk membujuk nya, rendi tak mau kehilangan luna dan reno.
sementara itu dibali rizal, reno, luna serta maya sedang bersiap-siap menuju bandara mereka akan pulang kejakarta, mereka memang berniat untuk pulang bersama-sama, saat ini luna hanya menganggap rizal sebagai sahabatnya.
sesampainya di bandara jakarta mereka berpisah dengan taxsi masing-masing, maya langsung pulang kerumah suaminya, rizal sudah menawarkan luna untuk mengantarkan pulang tapi luna menolak karna tak mau terjadi kesalahpahaman karna bagaimanapun saat ini dia masih berstatus istri sah rendi sampai ketuk palu dilayangkan pengadilan.
soalnya aku suka sama ceritanya