JADILAH PEMBACA YANG CERDAS. NIKMATI ALURNYA YANG BERBEDA, BERSIAP-SIAPLAH TERTAWA, BAPER PARAH DAN PENUH TANGIS AIR MATA, YANG SIAP MENGOBRAK-ABRIK JIWA ANDA. DI BUMBUI KISAH CINTA 21++ JADI HARAP BIJAK MEMBAYANGKANYA 😃
SALAM RAFA REFA RAFI ❤❤❤❤❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CINTA YANG RUMIT ( & )
Budayakan like sebelum membaca.
Bagi Vote seihklas anda.
Dan komentarlah sesuai alurnya.
Mari membagi bahagia dengan membaca.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
🎀Selamat Membaca🎀
Air mata di wajah wanita cantik itu jatuh dengan derasnya. Tak ada yang bisa mengungkapkan betapa sakit hatinya. Dia merasa bahwa kedua orang tua Rafa telah mempermainkan dirinya dan suaminya.
Ya. Wanita yang mendengar pembicaraan antara Tama dan Arka adalah RANY yang tak lain adalah mertua Rafa(Emaknya Refa). Wanita paruh baya itu benar-benar terkejut dengan apa yang baru saja di dengarnya.
"Jadi, selama ini Rafa sakit?" Tanya si mama(Rany) dengan berderai air mata.
"Maafkan aku, Rany!" Pinta Arka lirih. "Aku bisa jelaskan padamu," ucapnya lagi.
"Kau telah membohongi, aku dan Alvian(Papa si Refa). Kau benar-benar tega!" Amarah Rani tak terbendung lagi.
"Aku hanya ingin anakku bahagia." Jawab Arka.
"Dengan cara mengorbankan perasaan anakku," ucap Rany kesal.
Diam Arka hanya diam begitu pun Tama tak ada yang bisa di belanya. Kedua orang yang sama-sama menyayangi anaknya itu hanya mampu terdiam sendu.
"Aku akan meminta Refa bercerai dari Rafa, sebelum anak gadisku itu benar-benar jatuh cinta kepada anakmu. Dan aku yakin, suamiku pun akan melakukan hal yang sama jika dia nanti mengetahui keadaan Rafa yang sebenarnya.
"Tidak, mah! Aku tak akan pernah bercerai dari Rafa." Tegas Refa tiba-tiba yang hadir di tengah-tengah perdebatan antara sang mama dan papa mertua.
"Refa." Rany, Arka dan Tama menatap tajam ke arahnya.
"Jangan beri tahu, papa! Tentang keadaan, Rafa, aku mohon, mah!" Pinta Refa seraya mendekati ke beradaan si mama.
"Tapi sayang. Kau akan terluka jika kau benar-benar jatuh cinta kepada Rafa. Karna cepat atau lambat, Rafa akan meninggalkanmu, dan mama tak mau kau merasakan hal sesakit itu,"
"Tidak, mah. Akan ku pastikan Rafa tak akan pernah pergi kemana-kemana.
"Maksudmu?"
"Aku akan mencari cara dan melakukan apa pun untuk, menyembuhkan Rafa.
Rany terdiam seribu bahasa, ada binar tak biasa saat dirinya menatap wajah anaknya. Wanita paruh baya itu merasa, anak gadisnya telah jatuh cinta kepada Rafa.
"REFA. Apa yang di katakan oleh mamamu itu benar. Kau harus pergi dari sisiku sebelum kau jatuh cinta padaku, sebab jika itu terjadi kau pasti akan sakit hati," ucapan itu keluar dengan sadarnya dari mulut Rafa yang juga tiba-tiba sudah ada di antara mereka.
Refa menatap nanar ke arah Rafa, sorot matanya kian tajam menghujam ke wajah suaminya. "Tidak bisa!" Tegas Refa.
"Kenapa tidak bisa? Bukankah, kau mencintai Rafi dengan begitu kau bisa bersama denganya lagi. Terima kasih kau sudah benar-benar membuatku bahagia beberapa hari ini, karna kau benar-benar memperlakukanku sebagai suami," ucap Rafa sendu.
"Sayangnya___!" Ucapan Refa tertahan.
"Kenapa?" Tanya Rafa heran.
"Sayangnya. Aku telah benar-benar jatuh cinta padamu!" Ucap Refa dengan lantangnya hingga membuat Rafa menatapnya tak percaya.
DEEEEEEGGGGGG.
Bagai di hujam pisau yang tajam, kata-kata Refa benar-benar menusuk hati Rafi. Tak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan betapa sakit hatinya kini. "TEGA__!" Cetus Rafi kesal dan berlalu meninggalkan keberadaan mereka.
Dengan sigap Rafa mengejarnya dan berusaha menghentikan langkah Rafi. Namun Refa tiba-tiba mengapai tangan suaminya. "Biarkan saja!" Larang Refa. "Biarkan Rafi menenangkan hatinya." Tambah Refa lagi.
Tak ada pilihan bagi Rafa kecuali menatap langkah Rafi yang memilih pergi sementara Refa kian erat menggengam tanganya kini.
"KETERLALUAN!" Cetus Tama penuh amarah, nampak kekesalan yang luar biasa dari wajahnya. Papa si Rafi itu pun memilih pergi dan mengejar langkah anaknya.
Sementara Arka hanya mengelus dada melihat keadaan yang kini ada di hadapanya. Keadaan yang membuat Arka merasa serba salah.
Sedangkan Rany mentap wajah anaknya dengan tatapan tak mengerti. "Apa kau benar-benar, sudah tak mencintai, Rafi?" Tanya si mama lirih seraya menatap wajah Refa.
"Entahlah, mah! Tapi aku yakin sekali bahwa yang tumbuh di hatiku ini, sebuah cinta untuk, Rafa." Ucap Refa yang membuat Rafa menatap tak percaya ke arahnya.
"Tapi kau tak boleh mencintaku," Rafa melepas paksa genggaman Refa dari tanganya.
"BOHONG! Kau berharap bahkan benar-benar berharap agar aku membalas cintamu,' ucap Refa tanpa Ragu.
"Sayang. Tapi bagaimana jika kau menjanda di usia muda, jika Rafa benar-benar akan tiada, mama tak mau itu terjadi padamu," ucap si mama sendu.
"Itu tak akan pernah terjadi, mah. Aku tak akan membiarkan, Rafa meninggalkanku." Tegas Refa dengan segenap keyakinanya.
Apa yang di ucapkan Refa, membuat si papi tersenyum lega. "Aku, rasa aku tak salah menikahkan Refa dan Rafa, karna aku yakin mereka akan sama-sama saling menjaga!" Batin Arka dalam hatinya.
Begitu pun Rafa, dia sendiri tak mengerti, harus bagai mana dirinya bersikap. Bahagiakah, karna Refa telah berusaha mencintainya, atau terluka karna Rafi saat ini pasti sedang sakit hati. Entahlah, hanya Rafa sendiri yang mengerti isi hatinya.
.
.
.
Kejadian hari itu benar-benar membuat kacau keadaan. Tama dan Arka kian tak mau saling bicara. Rany yang susah payah menyimpan Rahasia pernikahan Refa dari suaminya. Rafi yang memilih berhenti dari kantor Rafa tanpa mengajukan surat pengunduran diri. Semua keadaan sulit itu terjadi karna sebuah CINTA, yang hadir begitu saja di hati Refa untuk Rafa. Hingga membuat semua keadaan berubah, Dan benar-benar menimbulakan Rasa penuh kebencian dari Rafi untuk Rafa. Karna cintanya yang begitu besar untuk Refa membuat Rafi gelap hati.
Dan begitulah ungkapan CINTA ITU BUTA sebab yang baik bisa di buat jahat karnanya atau pun sebaliknya. Begitulah keadaan yang terjadi antara Rafa dan Rafi kini, Sebab Rafi benar-benar membenci Rafa hingga melupakan pengorbanan besar yang Rafa lakukan untuk keluarganya.
BENCI! SAYANG ITU KINI BERUBAH BENCI.
________________________
Malam mulai menyapa, keheningan mulai datang menyerang, bintang menampakan sinar terang, hingga membuat tenang saat mata memandang.
Begitu pun Refa, gadis cantik itu masih saja terjaga, bahkan dirinya enggan menutup mata.
Dirinya memandangi wajah Rafa. Laki-laki yang satu bulan ini telah SAH menjadi suaminya.
Ada rasa yang tak biasa saat Refa menatap wajah Rafa dengan seksama. Laki tampan itu semakin terlihat begitu pucat.
"Aku mencintaimu, walau akhir-akhir ini kau begitu dingin padaku, aku tak akan pernah merubah rasa cintaku untukmu, karna aku tau sikap dingin yang kau tunjukan padaku, hanya pembatas yang kau lakukan agar aku tak semakin mencintaimu." Ucap Refa lirih seraya mengecup kening Rafa.
Namun seketika saja, bayangang Rafi memenuhi fikiran Refa, hingga gadis itu merasa cukup gundah.
"Maafkan aku, Rafi! Aku juga tak mengerti jika kita semua akan terjebak dalam cinta yang tak biasa. Aku menyayangimu tapi sungguh cinta di hati ini benar-benar sudah terbagi." Tangis Refa perih yang begitu lirih bahkan terdengar begitu menyayat hati.
Rafa yang hanya pura-pura memejakan matanya, mendengar rintihan Refa dengan sempurna
🍀
😢😢
🍀
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa bahagia buat kalian semua
Salam damai dari 3R.
-RAFA
-RAFI
-REFA
🌱TERIMA KASIH🌱
harusnya.rafa jujur aja sama org tuanya refa