NovelToon NovelToon
Dua Sisi Sangkar Emas

Dua Sisi Sangkar Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elara Tulus

Lampu kristal yang menggantung di ruang tengah kediaman keluarga Arkatama tidak pernah benar benar mampu menghangatkan dingin yang membeku di antara Kyna dan Julian. Lima tahun pernikahan seharusnya menjadi perayaan tentang kesetiaan namun bagi Kyna itu adalah lima tahun pengabdian dalam sunyi yang mencekam. Tepat pada malam peringatan pernikahan mereka sebuah kebenaran pahit terkuak melalui celah pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Di sana di bawah kucuran air yang menderu Kyna mendengar suaminya menggumamkan satu nama yang selama ini menjadi hantu tak kasat mata dalam hidup mereka yakni Elara sang cinta pertama yang baru saja menginjakkan kaki kembali di tanah air.

Julian adalah pria yang membangun tembok es di sekeliling hatinya namun bagi Elara pria itu bersedia menjadi api yang menghangatkan. Setiap kali Julian pergi dengan alasan membantu seorang teman yang sedang kesulitan Kyna hanya mampu menjawab dengan seulas senyum tipis dan kata kata pendek yang menyembunyikan luka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elara Tulus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

Kyna mengepalkan jemarinya di bawah meja makan, menahan rasa muak yang sudah mencapai ubun-ubun. Kode-kodean murahan antara Robert dan Amelia sama sekali tidak luput dari pandangannya. Benar saja, baru beberapa suap nasi masuk ke mulut, Amelia berdehem keras, memasang senyum paling manis yang ia punya untuk diarahkan kepada Aldrian.

"Aldrian, menantuku yang hebat..." Amelia membuka suara dengan nada yang sengaja dibuat sehalus mungkin. "Begini, bisnis jaringan internet milik Robert kan sekarang sedang berkembang pesat. Kemarin dia bilang, ada peluang bagus untuk membuka cabang baru di pusat kota. Tapi, ya tahu sendirilah, sewa ruko di sana tidak murah. Belum lagi biaya operasionalnya."

Robert segera menyambar ucapan ibunya dengan wajah tanpa dosa, "Iya, Kak Aldrian. Ini kesempatan emas. Kalau Kakak bisa menyuntikkan modal tambahan sekitar lima miliar saja, aku yakin dalam dua tahun bisnisku bisa go public. Kakak juga akan dapat pembagian saham yang menguntungkan."

Lima miliar. Kalimat itu meluncur begitu saja dari mulut adiknya seolah-olah uang itu hanyalah remah-remah biskuit.

Kyna menatap adiknya dengan pandangan tidak percaya, lalu beralih menatap ibunya yang mengangguk-angguk setuju. Kemarahan yang sejak tadi ia tekan di dalam dada kini mendidih, siap meledak. Baru tadi siang ibunya menghinanya sebagai orang pincang yang tidak berguna, dan sekarang, dengan tidak tahu malunya, mereka menggunakan dirinya sebagai jembatan untuk memeras suaminya lagi.

"Lima miliar?" Kyna memotong pembicaraan dengan tawa hambar yang terdengar dingin di tengah keheningan meja makan. "Robert, perusahaan yang Aldrian buatkan untukmu dua tahun lalu saja sampai sekarang masih disubsidi oleh Wibowo Group karena manajemenmu yang berantakan. Sekarang kamu minta lima miliar lagi untuk membuka ruko di pusat kota? Kamu mau berbisnis atau mau pamer pada teman-temanmu?"

Wajah Robert seketika menggelap. "Kak Kyna! Kamu ini kenapa sih? Sejak datang tadi siang selalu saja ketus. Aku ini adik kandungmu, aku sedang berusaha maju! Kenapa Kakak malah menjatuhkan mentalku?"

"Kyna! Jaga mulutmu di depan suamimu!" Raka, ayahnya, ikut menggebrak meja makan dengan pelan namun penuh penekanan. "Adikmu sedang bicara bisnis dengan Aldrian, kenapa kamu yang sibuk ikut campur? Benar-benar tidak tahu diuntung!"

Amelia pun tidak mau kalah, dia mencibir ke arah Kyna, "Aldrian saja belum bicara apa-apa, kamu sudah berlagak seperti pemilik uang. Aldrian, jangan dengarkan Kyna ya. Dia memang tidak mengerti dunia bisnis."

Kyna hanya bisa mencengkeram pinggiran kursi makan dengan erat hingga kuku-kukunya memutih. Dia menoleh ke arah Aldrian, ingin melihat bagaimana reaksi pria itu. Namun, seperti biasanya, Aldrian tetap duduk dengan tegap, wajahnya datar tanpa ekspresi, seolah-olah drama keluarga di hadapannya ini hanyalah sebuah tontonan yang membosankan.

Aldrian menyesap teh hangatnya perlahan, lalu melirik Robert. "Kirimkan proposal resminya ke kantor sekretarisku besok, Robert. Tim analisis Wibowo Group yang akan menilai apakah proyekmu layak menerima pendanaan atau tidak."

Mendengar jawaban diplomatis namun memberi harapan itu, wajah Amelia dan Robert kembali cerah. "Wah, terima kasih banyak, Kak Aldrian! Kakak memang yang terbaik!" seru Robert penuh kemenangan, sambil memberikan tatapan mengejek ke arah Kyna.

Kyna memalingkan mukanya, memandang keluar jendela di mana kegelapan malam mulai turun. Rasa asing dan terisolasi menyergapnya dengan begitu kuat. Di rumah ini, dia tidak lebih dari sebuah komoditas, dan di mata Aldrian, dia adalah sebuah utang yang harus dicicil dengan uang seumur hidupnya.

‘29 hari,’ Kyna mengingatkan dirinya sendiri dalam hati. ‘Hanya tinggal 29 hari lagi, dan aku bersumpah kalian semua tidak akan pernah bisa menyentuh sepeser pun uang dari pria ini atas namaku.’

Setelah makan malam yang penuh kepalsuan itu selesai, Aldrian dan Kyna akhirnya berpamitan untuk pulang. Amelia dan Raka mengantar mereka sampai ke pintu lift dengan lambaian tangan yang teramat ramah, mengabaikan Kyna sepenuhnya dan hanya fokus pada Aldrian.

Begitu pintu lift tertutup dan mereka hanya tinggal berdua di dalam ruang sempit itu, keheningan yang mencekam langsung menguar. Sinar lampu lift yang terang benderang menyoroti wajah Aldrian yang tampak lelah, sementara Kyna berdiri di sudut terjauh, memeluk tubuhnya sendiri karena merasa dingin.

"Kenapa kamu harus menjanjikan uang itu pada Robert?" tanya Kyna akhirnya, suaranya terdengar serak namun sarat akan kekecewaan. "Kamu tahu persis dia tidak bisa berbisnis, Aldrian. Kamu hanya sedang memanjakan keserakahan mereka."

Aldrian tidak menoleh, matanya menatap lurus ke arah angka lantai lift yang bergerak turun. "Bagi Wibowo Group, lima miliar bukan jumlah yang besar jika itu bisa membuat orang tuamu berhenti mengganggumu, Kyna."

"Menggangguku?" Kyna mencibir, air mata yang sejak tadi ia tahan kini mulai menggenang di pelupuk matanya. "Kamu membelikan mereka rumah, mendirikan perusahaan untuk Robert, memberikan mereka kemewahan ini... Kamu pikir kamu sedang melindungiku? Tidak, Aldrian! Kamu sedang menyiksa jiwaku! Kamu membuatku terlihat seperti pelacur mahal yang dibeli dengan seluruh fasilitas ini!"

Ting.

Pintu lift terbuka di lantai parkir bawah tanah. Kyna langsung melangkah keluar terlebih dahulu tanpa memedulikan kakinya yang sakit. Namun, baru beberapa langkah berjalan, pergelangan tangannya dicengkeram dengan kuat dari belakang oleh Aldrian, memaksa Kyna untuk berbalik dan menghadap suaminya.

"Kyna, jaga bicaramu!" desis Aldrian dengan mata yang berkilat marah di bawah temaram lampu parkiran. "Aku melakukan semua ini demi memenuhi kewajibanku sebagai suamimu! Demi menebus apa yang terjadi lima tahun lalu! Kenapa kamu selalu menganggap niat baikku sebagai sesuatu yang menjijikkan?!"

Kyna menepis cengkeraman tangan Aldrian dengan sentakan kasar, lalu menatap lurus ke dalam sepasang mata gelap suaminya dengan senyuman paling sinis yang pernah ia tunjukkan. Sambil menunjuk ke arah mobil mewah Aldrian, Kyna berujar dengan nada suara yang bergetar namun terdengar sangat tajam: "Niat baik? Berhentilah berbohong pada dirimu sendiri, Pak Aldrian! Kamu melakukan semua ini bukan karena kamu peduli padaku atau keluargaku, tapi karena kamu ketakutan! Kamu takut jika kamu berhenti memberi mereka uang, ibuku akan membongkar ke media tentang apa yang sebenarnya terjadi di malam kecelakaan lima tahun lalu... tentang bagaimana mobilmu sengaja menabrakku demi menyelamatkan Anara yang sedang melarikan diri dari kejaran musuh bisnis bisnismu!"

1
falea sezi
sejauh ini. muter doank ini novel🤣 pret rugi baca nya gue😒
falea sezi
jahat bgt si bangsat😒
falea sezi
bukannya Julian kok jd andrian
Emi Sudiarni
bgusvsib ceritanya. tpi bingung bacanya kerna bolak balik dsk beraturan
Emi Sudiarni
sdih bngat ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!