NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Merasa ada yang salah.

​"Loh, Mami kok izinin Aira pulang sama sopir?" protes Leonel dengan wajah dongkol menatap Mami Aulia. Cowok itu langsung menghampiri motornya dengan langkah terburu.

​"Aira bilang kamu lagi mandi dan dia ingin pulang cepat karena takut dicari orang tuanya. Kalau tahu kamu sudah selesai mandi, Mami pasti suruh dia tunggu sebentar," jawab Mami Aulia yang hanya menatap sekilas pada putranya lalu berbalik badan karena saat itu juga Leonel langsung pamit untuk mengejar mobil Aira.

​Wanita itu bukan tidak tahu, dia paham jelas apa yang sedang terjadi. Perkara perasaan anak muda seperti ini sudah pernah ia lewati fasenya. Wajah Aira yang memerah menahan tangis tadi serta sikap Leonel yang tampak sangat gelisah saat keluar dari dalam rumah membuatnya mengerti satu hal, dua remaja itu memang sedang bermasalah. Mami Aulia mengerti bagaimana perasaan Aira tapi dia juga tidak ingin melarang Leonel karena masalah ini memang harus diselesaikan secepatnya sebelum masalah lain datang mengusik.

​Motor Leonel melaju membelah jalanan sore itu dengan kecepatan tinggi. Matanya tidak pernah beralih dari mobil milik keluarganya di depan sana yang juga melaju semakin cepat. Karena menggunakan motor, Leonel dengan mudah berhasil mensejajarkan posisinya tepat di samping jendela mobil tersebut.

​"Pak, berhenti!" teriaknya dari balik helm sambil memberi isyarat tangan agar kendaraan itu segera menepi.

​"Non?" panggil sopir itu ragu.

​"Jalan terus, Pak!" jawab Aira datar yang hanya melihat sekilas ke arah luar di mana Leonel masih bertahan di sisi mobilnya. Gadis itu bersedekap dada sambil memperhatikan jalanan lurus di depannya tanpa benar-benar mau berhenti untuk cowok itu. Bahkan saat mobil terhenti karena lampu merah, dia tetap mengeraskan hati agar tidak luluh oleh usaha nekat Leonel.

​Hingga akhirnya mobil itu perlahan masuk ke area rumah mewah Manggala tepat setelah penjaga membuka pagar besi yang menjulang. "Motor di belakang tidak usah dibukakan pagar!" perintah Aira tegas yang langsung diangguki oleh penjaga rumah.

​Aira dengan terburu-buru keluar dan langsung lari masuk ke dalam rumah setelah berterima kasih pada sopir Mami Aulia. Gadis itu berlari masuk tanpa menghiraukan Mommy Alena yang ternyata sedang duduk di ruang keluarga untuk menunggunya pulang. Ia bergegas menuju lantai atas dan masuk ke dalam kamarnya lalu menggebrak pintu dengan sangat keras hingga dentumannya terdengar jelas sampai ke lantai bawah.

.

.

Sedangkan motor Leonel yang baru saja akan ikut masuk ke dalam harus terhadang oleh penjaga rumah yang berdiri dengan tangan direntangkan lebar. "Pak, izinin saya masuk. Saya ada perlu dengan Aira. Saya temannya Aira," ujar Leonel dengan wajah datar berusaha keras menahan luapan emosi di depan penjaga itu.

​"Maaf, Nona Aira melarang kamu masuk tadi. Silakan pergi. Seingat saya teman Nona Aira hanya Nona Anya, Denada, dan Nathaniel. Kamu siapa?" Satpam itu menatap Leonel dari bawah ke atas sambil memperhatikan wajah asing yang hanya terlihat sekilas karena tertutup kaca helm.

​"Tidak bisa, saya harus bicara sama Aira!" Leonel bersikeras dan menolak pergi begitu saja. Matanya melirik tajam ke arah dalam rumah dengan harapan Aira akan muncul dan menghampirinya. Namun bangunan besar nan megah itu tampak sunyi tanpa ada tanda-tanda kehadiran siapa pun di teras depannya.

​Leonel menatap mobil keluarganya yang masih terparkir di dalam area rumah itu. Pagar besi yang menjulang kini sudah tertutup setengahnya hanya untuk menghalangi akses masuk motornya.

​"Aira! Raa!" Setelah melirik ke sana kemari dengan napas memburu, pria itu akhirnya nekat meneriakkan nama Aira sekuat tenaga hingga membuat penjaga rumah membelalak tidak percaya.

​"Aira, aku mau bicara! Sayang!"

...****************...

​Di atas sana Aira melihat semuanya dari balik kaca balkon kamarnya. Teriakan Leonel memang tidak terdengar sampai ke dalam ruangan yang kedap itu namun gadis itu bisa menangkap gurat frustrasi dan penyesalan yang mendalam di wajah cowok itu. Ada setitik keinginan untuk lari keluar namun lagi-lagi perasaan kecewanya jauh lebih mendominasi hingga sebuah suara lembut memecah keheningan.

​"Kamu boleh marah. Boleh kecewa, Sayang. Beri waktu untuk diri kamu sendiri dan jangan memaksa diri. Biarkan kamu membaca perasaanmu tapi jangan terlalu lama terjebak dalam rasa kecewa dan salah paham. Beri waktu untuk dirimu sendiri itu boleh saja tapi jangan biarkan pertanyaan terus bergejolak di hati tanpa benar-benar kamu keluarkan. Bicaralah sama dia nanti. Mungkin bukan sekarang tapi Mommy tahu kamu masih ingin mendengar alasannya, bukan?"

​Suara Mommy Alena terdengar menenangkan dari arah belakang. Wanita cantik itu melangkah mendekat ke tempat Aira berdiri lalu ikut menatap ke bawah untuk menyaksikan Leonel yang masih tertahan oleh penjaga di sana.

​"Jadi itu cowok yang Aira kejar?" tanya Mommy Alena sambil tersenyum simpul ke arah putrinya. Aira tidak menjawab dan masih bergeming dengan perasaan yang campur aduk di dalam dadanya.

​"Mommy juga dulu begitu. Tapi bedanya adalah Mommy berjuang lebih keras dari Aira. Kamu bayangkan saja bagaimana rasanya mengejar cowok modelan Daddy. Selain otoriter dia juga sangat dominan. Huh, Mommy jadi ingin kembali merasakan euforia saat mengejar batu dulu. Mana kasar banget cowoknya. Sialan si William itu!" dumel Mommy Alena yang diiringi dengan kekehan renyah setelahnya.

​Aira menoleh sebentar lalu menatap wajah Mommy yang sangat cantik itu dengan tatapan sayu. "Tapi aku merasa ada yang salah, Mom," ujarnya kemudian dengan suara yang hampir menghilang.

​"Ada yang salah, kenapa?" tanya sang Mommy lembut.

​Aira menghela napas kasar lalu menatap ke arah Leonel sebentar sebelum kembali menatap ibunya. Ada dorongan kuat untuk bercerita karena Aira merasa tempat paling tepat untuk menumpahkan segalanya adalah sang Mommy. Selama ini Mommy Alena memang selalu bisa menjadi sahabat yang baik untuknya. "Aku merasa lebih takut sekarang, Mom. Apa perasaanku yang salah atau perasaan dia ya?" tanyanya pelan dengan suara bergetar.

​"Iya, tapi ceritakan dulu alasannya. Kenapa kamu takut? Kenapa kamu merasa itu salah?" tanya wanita cantik itu sambil terus memberikan perhatian penuh.

​"Karena barusan aku mendapatkan sesuatu yang membuatku senang sekaligus takut, Mom. Leonel sepertinya menjadi dua orang dalam waktu yang berbeda. Di sekolah dia terlihat sama sekali tidak tertarik dengan Aira. Bahkan lebih dari itu dia sering mempermalukan Aira di depan umum dengan tidak membalas perasaan Aira. Dia dingin dan sering mengatai Aira gadis tidak punya harga diri karena terus mengejarnya. Dia terus menghindar meski belum pernah sekalipun Aira mendengar kalimat penolakan yang tegas darinya. Secara halus dia selalu menolak Aira, Mom," cerita Aira dengan nada yang mulai menggebu.

​Mommy Alena hanya mendengarkan tanpa menyela sedikit pun.

​"Tapi tadi dia bilang kalau dia mencintai Aira jauh sebelum Aira mulai mengejarnya. Sudah lama sekali sampai di kamarnya penuh dengan foto Aira sejak aku masih kecil. Aira senang tapi juga kecewa. Aira takut tapi juga bahagia. Intinya begitu, Mom. Aira bingung sendiri bagaimana sebenarnya perasaan Aira sekarang. Semuanya bercampur jadi satu antara rasa senang, kecewa, dan takut," lanjutnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

​"Hmm, lalu?" tanya sang Mommy singkat.

​"Ya intinya begitu. Menurut Mommy aku harus bagaimana sekarang?" tanya Aira dengan nada buntu.

​Mommy Alena terdiam sejenak sambil menatap lekat manik mata putrinya untuk membaca apa yang sebenarnya sedang dirasakan Aira. "Jadi kamu harus memberi waktu pada diri kamu sendiri. Yakinkan semuanya sampai kamu benar-benar paham dengan perasaan abu-abu itu. Baru setelah itu kamu boleh memutuskan untuk kembali mendekat atau justru menjauh," ujar wanita itu dengan bijak.

​Aira menghela napas kasar sebelum akhirnya beranjak menuju ranjang untuk mempertimbangkan kalimat ibunya masak-masak.

​"Ya sudah, kamu mandi dulu sana. Biarkan air dingin mengguyur tubuh agar pikiran kamu juga ikut mendingin. Nanti Mommy kembali lagi kalau kamu masih butuh teman cerita karena Mommy selalu siap mendengarkan. Oh iya, mangga-mangga yang kalian ambil tadi siang sudah dibawakan oleh teman-temanmu ke sini. Ponselmu juga ada di sana," tunjuk Mommy Alena ke arah meja sebelum wanita itu melangkah keluar untuk memberikan ruang bagi Aira.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
astaga posesipnyaaaaa😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cih dadynya egois😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Betul kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wlekkeke ayok mulai rajin up lagi 🫣 pesan dari outhor yg lbh lama gk up🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣Emang kepala akhir2 ini agak2, mana mau baca sebelah belum up lagi😭
total 1 replies
syiidaa
pliss lanjutt thorr🙏
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wah kiw kiw malu mlau🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee ketemu camer kiw kiw/Slight//Slight/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
healah gadis ajaib😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieeee gunung es meleleh😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!