NovelToon NovelToon
Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Status: tamat
Genre:Single Mom / Romansa Fantasi / Penyesalan Suami / Janda / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:247.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Itsme AnH

Meninggal dalam kekecewaan, keputusasaan dan penyesalan yang mendalam, ternyata membawa Cassie Night menjalani takdir kehidupannya yang kedua.

Tidak hanya pergi bersama kedua anaknya untuk meninggalkan suami yang tidak setia, Cassie juga bertekad membuat sahabatnya tidak bersinar lagi.

Dalam pelariannya, Cassie bertemu dengan seorang pria yang dikelilingi roh jahat dan aura dingin di sekujur tubuhnya.

Namun, yang tak terduga adalah pria itu sangat terobesesi padanya hingga dia dan kedua anaknya begitu dimanjakan ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsme AnH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Budha Besar

Pagi itu, Aleena kembali ke kediaman Clark dengan tubuh yang bersimbah darah.

Itu bukan darahnya, tetapi darah berharga Arthur Douglass, orang kaya nomor satu di Negara Yangtze. Setiap tetes yang mengenai tubuhnya, seperti membawa pikiran Aleena berkelana menuju dunia lain yang dipenuhi harta benda.

Tuan Clark yang tengah membaca koran di ruang tamu, terkejut melihat keadaan Aleena. Wajahnya yang biasanya cerah kini dipenuhi kepanikan, suara khawatirnya menjalar ke seluruh penjuru ruangan saat dia bertanya, "Aleena, apa yang terjadi? Kenapa kamu berdarah?"

"Ayah, tenanglah," jawab Aleena dengan hati yang sedang berkecamuk.

"Apa Tuan Zhang melukaimu, atau kamu yang mencoba melukainya?" tanya Tuan Clark penuh selidik, dia sama sekali tidak bisa tenang.

Tuan Zhang adalah klien-nya yang menjadi sugar daddy Aleena, dia memiliki banyak jasa dalam kelangsungan hidup keluarga mereka.

Dalam benak Tuan Clark, tidak masalah jika Tuan Zhang yang melukai Aleena. Itu bisa dianggap sebagai cara lelaki mencari kesenangan dari wanitanya.

Namun, jika Aleena yang melukai Tuan Zhang, maka semua mimpi dan harapan mereka bisa sirna dalam sekejap.

Aleena memutar bola matanya dengan jengah. “Aku tidak melukai Tuan Zhang, dia justru .…”

Aleena terhenti, tidak ingin melanjutkan. Dalam pikirannya terbayang momen-momen menyesakkan ketika dia harus berhadapan dengan Tuan yang bernafsyu besar.

Intinya, dia berhasil membuat Tuan Zhang merem-melek keenakan sampai pria tua berperut buncit itu ketagihan pada tubuhnya.

"Ayah, ceritanya panjang," kata Aleena belum berniat menceritakan segalanya pada sang ayah, dia merasa jijik pada dirinya sendiri. "Biarkan aku membersihkan diriku dulu."

Bukan hanya darah berharga Arthur yang sudah mengering di tubuhnya, ada juga sisa-sisa percintaan dengan Tuan Zhang yang membuat tubuhnya terasa lengket dan menjijikkan.

Aleena tahu bahwa membersihkan tubuhnya tidak akan menghapus kenangan yang membekas, tetapi setidaknya, mungkin dia bisa merasa sedikit lebih baik.

Begitu saja, Aleena menghilang dari pandangan Tuan Clark hanya untuk berlari ke kamar mandi. Air dingin meluncur deras dari shower, menangkis semua kotoran yang menempel di tubuhnya dan juga di dalam jiwanya.

Setelah beberapa lama berjuang dengan air dan sabun yang membawa pergi sisa-sisa dari malam mencekam itu, Aleena menenangkan diri sejenak.

Ketika merasa lebih tenang, Aleena mengambil napas dalam-dalam dan mencoba mengumpulkan keberanian hanya untuk berhadapan dengan ayahnya.

"Aleena, apa yang terjadi?" Tuan Clark tampak tak sabar sehingga langsung mendesak Aleena yang belum menjatuhkan bokongnya pada dudukan sofa.

Aleena tertegun sejenak, pikirannya berputar kembali ke malam yang mencekam itu. Dia menghela nafas panjang, berusaha menenangkan jantungnya yang masih berdebar, sebelum akhirnya mulai bercerita. "Ayah, kemarin malam aku menemukan Arthur Douglass di kejar-kejar para pembunuh dan aku menyelamatkannya. Dia ...."

Mata Aleena bersinar oleh semangat saat bercerita, meskipun rasa takut masih membayangi dirinya. Dia kemudian mulai menjelaskan semua detail kejadian itu dengan jelas, tanpa melewatkan satu pun momen penting.

"Apakah itu benar-benar Tuan Muda Douglass?" Tuan Clark bertanya lagi, suaranya menunjukkan keraguan yang mendalam.

Sulit baginya mempercayai kata-kata sang putri, mengingat nama Douglass selalu dikaitkan dengan kekayaan dan kekuasaan. Ditambah, tuan muda seperti Arthur Douglass tidak akan berkeliaran tanpa penjaga.

"Apa kamu tidak salah mengenali orang?" Tuan Clark berusaha meyakinkan dirinya sendiri, harapan dan skeptisisme berganti menyelinap di wajahnya.

Dalam benaknya, Tuan Clark ingin menganggap cerita Aleena hanya khayalan yang dibuat untuk membangkitkan sensasi.

Namun, Aleena tahu sepenuhnya bahwa seluruh pengalaman itu nyata.

"Ayah, itu benar. Mana mungkin aku membohongimu." Sambil menggigit bibir, Aleena menambahkan, "Aku mendengar salah satu dari mereka menyebut 'Presiden Group Douglass.' Itu sebabnya aku mengorbankan diriku untuk menyelamatkannya dari para pembunuh itu dan membantunya mengobati luka. Jika tidak, untuk apa aku menempuh bahaya?"

Tuan Clark terdiam, kepalanya penuh dengan pikiran. Dia tahu betul karakter putrinya—seorang wanita yang egois—terlalu mencintai dirinya sendiri, dan sering mengutamakan keselamatannya.

Namun, jika Aleena berani mengambil resiko sebesar itu, mungkin ada sesuatu yang lebih besar didapatkannya. Sesuatu yang bukan hanya sekadar petualangan gila atau hanya pengakuan semata.

Pikiran tentang keuntungan dan peluang datang berkelebat dalam benak Tuan Clark seperti kilat, dia jadi lebih bersemangat. "Jika itu benar-benar Tuan Arthur, maka kamu akan mendapatkan keberuntungan! Harta berlimpah bisa saja datang ke rumah kita."

Hati Aleena berdebar, dia mengangguk setuju.

Berkat pemikiran seperti ayahnya, dia memberanikan diri untuk mengambil risiko dengan mengorbankan keselamatannya demi menyelamatkan kehidupan Arthur.

“Ayah, dia bilang akan berkunjung ke rumah kita untuk memberikan hadiah ketika dia sudah sembuh,” kata Aleena dengan nada penuh harapan.

Kata-kata itu seperti nyala api yang membakar bayang-bayang keraguan Tuan Clark, dia tersenyum lebar dan matanya berbinar seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru.

“Jika rumah kita kedatangan Arthur, bukankah sama saja seperti kita kedatangan Buddha besar?”

Dalam benaknya, Tuan Clark sudah bisa membayangkan tumpukan harta, kesuksesan, dan status sosial yang selama ini diidam-idamkannya.

"Putriku pembawa keberuntungan!" Tuan Clark memeluk Aleena seakan dia benar-benar menyanyangi sang putri dengan tulus.

Aleena memutar bola matanya dengan jengah, dia jelas tidak merasakan kasih sayang dari pelukan sang ayah.

Tuan Clark berbahagia dan memeluknya erat bukan karena benar-benar menyayanginya, tetapi karena dia berhasil menangkap ikan besar!

'Dasar pria tua munafik dan bermuka dua!'

1
Oi Min
Anna....??? sekretaris Arthur yg di kantor itu bukan y??
Itsme AnH: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Oi Min
dah hamil lagi???
Itsme AnH: hehe iyaaa
total 1 replies
Oi Min
tadi baru aja melahirkan..... sekarang tiba2 dah tambah anak 1 lagi??
Itsme AnH: hehehe 🤣
total 1 replies
Oi Min
di ulang??
Itsme AnH: enggakk
total 1 replies
Oi Min
Felix meningsoy tor??? kok malah sehidup semati kro gundik e
Itsme AnH: biar bertemu di akhirat, reunian🤣
total 1 replies
Oi Min
q rasa kali ini gundik jalangnya Felix akan berakhir hidupnya
Itsme AnH: harus!!!
total 1 replies
Oi Min
elahh..... setelah sekian lama ternyata si gundik masih ada
Itsme AnH: ehehehe
total 1 replies
Oi Min
kwe gur nandur tok Felix..... tp ra mok urusi...... mok gunakan, saiki di openi wong liyo, di panen wong liyo y ojo nesu. wong salah2mu dewe
Oi Min
Arthur bikin terkejut aja..... kirain dia sama bego nya ama Felix
Itsme AnH: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Oi Min
nggak..... klo bneran nikah.... status gundik itu lebih tinggi dri Calsea
Itsme AnH: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
Oi Min
Arthur......??? g mngkin dia g tau Aleena kan????
Itsme AnH: jangan sampaiiii
total 1 replies
Oi Min
emang gundik itu g punya otak dan malu y.... ati jga dah di makan kek nya
Itsme AnH: dilahap anying wkwk
total 1 replies
Oi Min
bethulll.....
Itsme AnH: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Oi Min
yah..... kali ini aq setuju ma kmu Leena
Itsme AnH: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Oi Min
ya ya ya..... kmu sendiri yg memilih gundik..... so.... jgn sok menyesal dan merasa bersalah..... cuih..... preeet
Itsme AnH: pretttt
total 1 replies
Oi Min
ternyata sdah di beri tau sblmnya
Itsme AnH: hehehe
total 1 replies
Oi Min
ckckckckck..... gundik e teko.
Itsme AnH: ckxkxkx
total 1 replies
Oi Min
sajakmu lik..... wingi ono di tipu, di sio2..... saiki di tinggal, meratapi..... cuih..... mbelgedes kwe ki..... jek ono GUNDIK jalang mu miss Lee..... kno puas2 no kro gundik mu kui.
Oi Min
preeet..... rasakno saiki..... cinta mati konon..... tp jek we keno gudo..... mamam tu cinta mati.....
Oi Min
cih..... bulshit cangkemmu Felix
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!