NovelToon NovelToon
Love Seduction

Love Seduction

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 5
Nama Author: DIANAZ

Love Seduction Season 2

Allison Adair memutuskan ia akan mengakhiri ketakutan dan tekanan yang diterimanya dari Carloz, ayah tiri yang hanya bisa bersikap kasar dan mengerikan pada dirinya dan adiknya. Hanya berbekal sedikit uang dan sebuah cincin, ia pergi meninggalkan rumah peninggalan ayah kandungnya, bertekad menghidupi diri sendiri dan seorang adik laki-laki yang ia bawa serta. Takdir membawanya ke pelukan seorang pria, Lucius Sanchez yang tengah tersesat, seorang pria yang juga punya kengerian dan luka di masa lalu ....


Love Seduction Season 1

Kenangan masa lalu yang berusaha dihapus oleh Regina akhirnya kembali.Keraguan muncul antara menghadapinya dengan berani atau kembali melarikan diri dan menghilang.
Namun keputusan tidak lagi berada ditangannya. Seorang Mike tidak membiarkan ia kembali lari, Tapi mendorongnya ke arah seorang pria yang merupakan ketakutan terbesar dalam hidupnya...kakaknya, Lucius Sanchez!

Follow FB Dianaz & ig dianaz3348. Thanks.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DIANAZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32. Crying

Reggie menunggu Mike pulang dengan hati bahagia. Amy meneleponnya agar ia datang untuk makan malam. Amy ingin membicarakan tentang semua hal menyangkut pernikahannya nanti dengan Derek.

Setelah memastikan dapur Mike bersih dan mengkilat Reggie segera mencuci tangannya di kran wastafel, lalu pergi ke ruang tengah dan menonton TV sambil menunggu Mike pulang.

Sosok Mike yang masuk tiba-tiba dan memandangnya membuat Reggie sangat terkejut. Apakah suara TV yang membuatnya kembali tidak mendengar langkah kaki pria itu.

"Katakan padaku ... bagaimana cara kau melakukannya? " Reggie mengerutkan dahinya penasaran.

"Melakukan apa?" Mike bertanya tidak mengerti. Reggie sangat fokus menonton TV hingga tidak menyadari Mike sudah berdiri di ruangan itu beberapa detik memandanginya.

"Kau masuk dengan tidak bersuara sedikit pun. Seperti hantu, tiba-tiba kau sudah ada di dekatku!"

Mike menyeringai. Ia tidak menjawab dan melangkah meninggalkan Reggie menuju dapur.

"Amy meneleponku. Meminta untuk makan malam di sana," ucap Reggie sambil melompat berdiri dari sofa, setengah berlari mengejar Mike yang dilihatnya membuka pintu kulkas dan mengambil botol air.

Reggie segera mengambil gelas dan menyodorkannya pada Mike. Laki-laki itu menyambut gelasnya dan menuangkan air yang langsung ia minum sampai habis.

"Kau akan pergi juga bukan?" Pertanyaan yang di haturkan dengan memberengut itu membuat Mike menyadari Reggie kembali membersihkan dapurnya hingga mengkilat. Gadis itu mengambil botol air yang mengembun yang ia taruh di atas meja dan mengembalikannya ke dalam kulkas.

"Ya. Aku akan datang." Jawaban Mike membuat Reggie tersenyum senang.

"Kalau begitu, bisakah kita berangkat lebih awal? Aku ingin menanyakan perihal pernikahan dan pesta seperti apa yang Nonaku inginkan." Gadis itu memberikan senyum senang pada Mike.

Mike ingin menguji sebuah dugaan yang melintas di kepalanya

"Derek dan Amy juga mengundang orang lain selain kita untuk makan malam," ungkap Mike.

"Siapa?" tanya Reggie penasaran, masih dengan tersenyum.

"Lucius Sanchez."

Nama yang disebutkan oleh Mike membuat senyum Reggie menghilang, gadis itu terlihat diam, kaku dan menjadi sedikit pucat.

Mike menjadi khawatir dan menarik Reggie, lalu memeluknya di dadanya. Dugaan sementaranya benar. Perubahan pada Reggie ketika mendengar nama Sanchez memberitahunya ada sesuatu yang mengganggu gadis itu menyangkut keluarga Sanchez.

"Sampai kapan kau akan menyimpan semua rahasiamu sendirian, Regina? Apakah tidak ada setitik pun kepercayaanmu pada kami? Bahwa kami akan menjagamu apapun yang terjadi."

Suara lembut Mike yang memeluknya membuat Reggie tidak mampu menahan sebak yang bergulung di dadanya. Ia menangis terisak di dada Mike, mengeluarkan rasa lelah menahan kegelisahan yang dirasa tak berujung di pikirannya.

"Stttt ... jangan menangis, Regina. Aku tidak akan memaksamu, aku akan menunggu kau siap untuk menceritakannya."

Mike memeluk erat tubuh Reggie, lalu mencium puncak kepala gadis itu. Membuat isakan Reggie makin menjadi. Reggie membalas pelukan Mike, teringat pada Mother Greta dan Tuan Arthur, orang tua Amy yang selalu memeluknya ketika ia dilanda gelisah bila teringat masa lalunya.

Dulu ia juga selalu bermimpi ketika ibunya memutuskan mereka tidak boleh terlihat bersama sebagai ibu dan anak. Ketakutan ibunya membuat Reggie harus berpura-pura bahwa mereka tidak saling mengenal. Ibu Reggie memutuskan tidak mau sekedar menumpang di rumah Greta, teman masa kecilnya semasa di panti asuhan. Ia berkeras bekerja menjadi koki, keputusan yang membuat Greta sangat marah.

Marinna ibu Reggie juga menyuruh Greta membuat seolah Reggie diadopsi dari sebuah panti. Greta mengasuh Reggie kecil dengan sepenuh hati, membuat gadis kecil itu merasakan kasih sayang yang sama seperti kasih sayangnya pada Amy yang kala itu masih seorang bayi.

Mike menarik napas panjang ketika tangis Reggie tidak kunjung reda. Ia segera menggendong Reggie dan membawanya ke sofa di ruang tengah. Ia duduk dengan Reggie di pangkuannya.

Mike membiarkan gadis itu menangis. Hanya memeluk dan mengelus rambut panjang gadis itu berulang-ulang. Menunggu sampai isakan Reggie reda dan mengulurkan tisu untuk menghapus lelehan air mata di pipi gadis itu.

"Apa yang menghantui mimpimu setiap malam, Regina?" Pertanyaan Mike membuat mata hitam itu mendongak memandangnya.

"Aku mendengar kau merintih, menangis bahkan berteriak dalam tidurmu," lanjut Mike lagi.

"Maafkan aku ... kau pasti terganggu." Ucapan Reggie membuat Mike mendengus. Bukan itu yang ingin ia dengar.

"Mulai malam ini, jangan kau kunci pintu kamarmu! Sudah cukup, Regina! Kau tidak dapat menahanku lagi dengan pintu itu! Aku akan mendobraknya jika kau menguncinya lagi!"

Ancaman Mike hanya disambut keheningan. Gadis itu hanya diam tidak menjawab.

"Aku akan memberitahu Lucius Sanchez jika kau tidak menuruti ucapanku barusan. Bahwa ada seorang gadis bernama Regina yang pernah berhubungan dengan Greta sky ...."

Ancamannya kali ini mendapat reaksi, Reggie terlihat membelalakkan mata kearahnya.

"Lucius meminta untuk menyelidiki semua orang yang datang dan pernah berhubungan dengan Greta Sky. Baik saat Greta masih menggunakan nama Margaretha Langton, sebagai anak angkat keluarga Langton atau saat ia sudah berganti nama menjadi Greta Sky."

"Kalian mengizinkannya?" Reggie bertanya dari bibirnya yang tiba-tiba terasa kering.

"Derek hanya memenuhi janjinya. Ia akan membebaskan Lucius untuk mencari dan menanyai orang-orang yang ingin ia temui."

Jawaban Mike membuat Reggie menjadi lemas. Ia menyandarkan pipinya pada dada Mike, berusaha mengatur napas mengumpulkan kekuatannya.

"Dengarkan aku, Woman! Aku tidak dapat membantumu jika kau tidak menceritakan segalanya!" Mike mendongakkan wajah pucat Reggie dan mendapati wajah lelah dengan mata yang bengkak, hingga ia tidak tega melanjutkan ancamannya. Ia menarik napas panjang.

"Beristirahatlah malam ini, Regina. Aku akan pergi ke sana sendiri. Aku akan mengatakan pada Amy bahwa kau tidak bisa datang karena tidak enak badan."

Reggie mengangguk dan bersandar ke dada Mike sambil memejamkan mata, Mike memeluk gadis itu, mengecup puncak kepalanya dan membiarkan Reggie bersandar padanya, berharap gadis itu menjadi tenang.

"Dan ingat kata-kataku tadi, Regina. Aku tidak mau menemui pintu kamar yang kembali terkunci ketika aku kembali dari sana. Malam ini dan seterusnya!"

Mike merasakan kepala berambut hitam itu mengangguk pelan di dadanya. Jika Reggie masih terus menutup mulutnya, mungkin ia harus sedikit mengorek informasi dari Sanchez ? Tentu saja harus dilakukan tanpa sengaja, misalnya dengan dalih membantu pria itu mencari wanita yang ia buru.

Mike memikirkan cara untuk mendekati Lucius Sanchez dan Reggie tengah memikirkan cara untuk pergi dari kehidupan Amy dan meninggalkan Mike. Keduanya mengisi keheningan ruangan itu dengan pikiran masing-masing yang memenuhi otak mereka yang tengah berpikir keras.

**********

1
Trituwani
emhh dateng dulu ke ortunya kali lance ahh... buru"pengen jd vicking jg ya 😄
Trituwani
babang rico belum nemuin pawangnya
Trituwani
😂😂😂
Trituwani
iya nih rico rumah ally ad penyusup, penyusup tampan 😄
Trituwani
menang banyak nih lucius 😂
Trituwani
😂😂mau jawaban jujur apa nggak nih mr costra 😄
Trituwani
udah ketebak blm lance
Trituwani
😂😂luciusss tau aj
Trituwani
cinta cecil buat lance luc
Trituwani
bahagianya 😘
Trituwani
padahal mike udah ambil ancang"buat lariin reggie 😂
Trituwani
sayang lucius banyak banyak
Trituwani
😢😢
Trituwani
😂
Trituwani
udah sering baca ka aq bolak balik jg.. tp nemunya pas udah selesei ini...tp klo kangen ttp balek ksini lg apa lg ad mike n lucius n semuanya bagus ka ceritanya
Trituwani
mike instingnya tajem 😎
Trituwani
😔😔
Trituwani
masih ngeri klo baca bab ini bikin mewek jg krna lucius
Trituwani
baca lg ka naz derrek amy mike reggie yg lain menyusul
Eylna Fadli
Amazing nihh huffft
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!