⚠DI LARANG PLAGIAT⚠
Arabella gadis cantik dan pintar
reinkarnasi dari masa depan ke jaman kaisar atau masa lampau.
Arabella di masa depan adalah seorang hecker komputer dan Penghipnotis yang handal. Arabella mati terbunuh dan menggantikan posisi permaisuri yang sedang terpojok, karena di campakan oleh sang kaisar.
Arabella yang berada di tubuh permaisuri harus menjalani kehidupan yang berliku liku di zaman kuno.
Tapi karena kemampuan dan kepintaran nya Arabella bisa menggendalikan nya.
Apakah arabella bisa menjalani kehidupan baru nya?.
Akankah arabella bisa menaklukan kembali hati sang kaisar?.
Apakah arabella akan Membalaskan Dendam nya kepada orang yang telah membuat nya menjadi seperti ini?.
Sedang tahap revisi, jadi mohon di maklumi jika ada kesalahan di dalam kepenulisan.
Karya ini di terbitkan atas izin NovelToon Radella Aurelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Radella Aurelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33.Episode 33
Suara suling pun terdengar sangat nyaring setelah arabella memainkan nya, Dan akhir nya arwah yang arabella panggil pun muncul.
"Astaga, Kau, Kau" Ucap arabella terkejut sambil ketakutan setelah dia tahu bahwa dia salah memanggil arwah
"Hahaha, Bukankah kau ini adalah kekasih kesayangan pangeran, Kenapa kau memanggil ku?, Apakah ada niatan jahat yang kau perintahkan untuk ku?" Tanya arwah jahat
"Tidak, Aku salah memanggil arwah, Maafkan aku karena sudah menggangu ketenanggan mu" Ucap arabella takut karena wajah arwah jahat sangat buruk rupa
"Kau cepatlah kembali" Pinta arabella mulai meniup kembali suling milik pangeran
Arwah jahat itu pun kembali ke dalam suling milik pangeran.
"Bagaimana caranya agar suara suling ini terdengar merdu seperti yang pangeran mainkan?" Tanya arabella
"Aku coba sekali lagi" Ucap arabella yang kembali meniup suling
Setelah arabella mencoba kembali meniup suling milik pangeran, Mulai terdengar suara merdu dari suling yang di mainkan oleh arabella.
"Bagus sekali, Kau sudah bisa memainkan suling itu dengan sangat bagus dan dengan jangka waktu yang cepat" Ucap arwah baik yang keluar dari suling setelah arabella memainkan nya
"Kau juga harus tahu peraturan memainkan suling ini" Ucap arwah baik
"Memang nya, Peraturan apa saja yang harus di laksanakan?" Tanya arabella dengan sangat penasaran
"Peraturan pertama, Jika kau memainkan suling ini dengan sangat merdu maka arwah baik yang akan keluar dari suling ini, Tetapi jika kau memainkan nya tidak merdu seperti barusan, Maka arwah jahat yang akan keluar dari suling ini" Ucap arwah baik
"Baiklah, Aku akan berhati hati memainkan suling ini, Apakah ada peraturan yang lain?" Tanya arabella
"Peraturan yang kedua, Kau harus berhati hati menjaga suling milik pangeran jangan sampai ada orang yang menggambil nya dari tangan mu, Dan peraturan yang terakhir, Kau harus memanggil arwah sesuai dengan niat mu, Jika kau berniat jahat maka panggil arwah jahat, Jika kau berniat baik maka panggil arwah baik" Ucap arwah baik
"Baiklah, Aku akan melaksanakan peraturan yang berlaku, Terima kasih karena sudah memberitahuku" Ucap arabella
"Kau boleh pergi" Ucap arabella yang mulai memainkan kembali suling milik pangeran
Arwah baik pun kembali ke dalam suling milik pangeran.
"Aku harus menjaga suling ini dengan sangat berhati hati, Jika ada orang jahat yang berniat menggambil suling ini, Maka semua rencana jahat nya akan terlaksanakan" Ucap arabella
"Aku harus menyimpan nya" Ucap arabella menyimpan suling milik pangeran
"Baiklah, Aku ingin tidur, Sudah tengah malam" Ucap arabella menguap sambil beranjak naik ke ranjang milik nya
Pagi hari.
"Hoam" Arabella terbangun dari tidur nya seraya menguap
"Tidak terasa, Pagi sudah tiba" Ucap arabella mulai duduk di ranjang besar milik nya
Tok...Tok...Tok
Suara ketukan pintu arabella pun berbunyi.
"Siapa?" Tanya arabella
"Hamba selir anna, Ingin menyampaikan hal penting kepada permaisuri" Ucap selir anna di balik pintu kamar arabella
"Baiklah, Kau boleh masuk" Ucap arabella
Selir anna pun membuka pintu kamar arabella dan masuk ke dalam kamar arabella.
"Kau ingin menyampaikan hal penting apa pagi pagi begini?" Tanya arabella dengan penuh penasaran
"Hamba telah mendengar, Bahwa ada perayaan antar kerajaan keluarga xian dan kerajaan keluarga kita, Dan perayaan itu akan di rayakan besok malam" Jawab selir anna
"Lalu?, Apa masalah nya" Tanya arabella mulai duduk di pinggir ranjang besar milik nya
"Setelah hamba mengetahui, Bahwa di perayaan itu akan adanya tarian, Dan tarian itu dibawakan oleh penari terkenal di desa sebelah, Penari itu tidak lain adalah gundik intan" Jawab selir anna
"Apa!!! Gundik tidak tahu diri itu menghadiri perayaan antar kerajaan?" Ucap arabella terkejut setelah mendengar perkataan selir anna
"Benar, Permaisuri" Ucap selir anna
"Tidak bisakah penari nya di ganti dengan penari yang lain, Kenapa harus gundik intan?" Tanya arabella
"Itu permintaan kerajaan xian, Tidak bisa mengganti penari yang lain, Kita tidak bisa mengganti nya dengan penari yang lain" Ucap selir anna
"Menyebalkan, Kenapa harus gundik tidak tahu diri itu yang harus menjadi penari, Yang menghadiri perayaan antar kerajaan?" Ucap arabella kesal
"Lalu?, Kita harus berbuat apa permaisuri?, Agar kita bisa mengganti penari yang lain?" Tanya selir anna
"Biar aku yang akan memikirkan nya terlebih dahulu" Ucap arabella
"Kau boleh kembali" Pinta arabella
"Baiklah, Hamba pamit permaisuri" Ucap selir anna menundukan kepala seraya pergi meninggalkan kamar arabella
"Aku harus menghipnotis raja, Agar mengganti penari yang lain, Tidak akan ku biarkan gundik tidak tahu diri itu kembali masuk ke dalam istana" Ucap arabella beranjak turun dari ranjang besar milik nya
Setelah arabella bersiap untuk mandi, Arabella memutuskan untuk pergi bertemu dengan raja.
Sesampainya di kamar raja.
"Justin" Ucap arabella yang langsung menerobos masuk ke dalam kamar raja
"Ada apa kau tergesa gesa seperti itu" Tanya justin seraya bangkit dari duduk nya
"Tataplah mata ku" Pinta arabella
"Tidak akan, Aku tahu, Kau mempunyai ilmu hipnotis, Aku tidak akan tertipu lagi oleh mu" Ucap justin
'Apa!!!, Bagaimana justin bisa tahu bahwa aku mempunyai ilmu hipnotis?' Tanya arabella dalam hati terkejut setelah dia tahu justin mengetahui bahwa dirinya mempunyai ilmu hipnotis
"Memang nya kau ingin berbuat apa?" Tanya justin
"Aku tidak mau jika penari yang hadir di acara perayaan antar kerajaan adalah gundik intan" Ucap arabella
"Memang nya kenapa?, Bukankah dia hanya di tugaskan?, Apakah kau mulai cemburu?, Jika aku bertemu dengan gundik intan?" Tanya justin
"Bu, Bukan begitu, Aku hanya" Ucap arabella terbata bata setelah mendengar pertanyaan justin
"Jujur saja, Aku akan mendengarkan nya" Ucap justin tersenyum manis dan mulai melangkahkan kaki nya semakin dekat dengan arabella
"Kenapa kau malah mendekat?" Tanya arabella melangkah mundur
"Aku hanya ingin melihat mata cantik mu dari dekat" Ucap justin menggoda arabella
"Cukup!!!, Menjauhlah dariku" Pinta arabella dengan nada suara tinggi
"Eitss, Jangan galak galak dong, Nanti cantik nya hilang, Baiklah aku akan menjauh" Ucap justin melangkah mundur
"Lalu?, Bagaimana?, Aku tidak mau sampai gundik intan kembali masuk ke dalam istana" Tanya arabella
"Aku juga tidak tahu, Aku tidak bisa mengganti penari yang lain karena itu permintaan kerajaan xian" Jawab justin
#Bersambung