Karena sebuah Fitnahan yang di lontarkan oleh adik tirinya. Denna harus mengalami sebuah kepahitan hidup.
Di usir oleh ayahnya lantaran dia di diagnosa oleh dokter sedang mengandung. Padahal dia belum mempunyai suami.
Bahkan tunangannya pun sampai membatalkan pernikahaan mereka lantaran merasa tidak pernah berhubungan dengannya.
Seiring berjalannya waktu, Denna akhirnya berhasil melahirkan dengan selamat, tetapi muncul satu kejadian yang tak terduga karena ternyata dia melahirkan bayi Kembar 7.
Dan ketika dia melahirkan, adik tirinya kembali berbuat jahat padanya dengan menjual ke 7 bayinya ke tempat yang berbeda.
Mampukah Denna berhasil mendapatkan ke 7 bayinya kembali? Ataukah dia harus mengikhlaskannya??? Yuk ikuti kisahnya yuk.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28 Bodyguard
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
Mendapatkan laporan dari Larry tentang kemarahan Veldora atas pengiriman dokter pria tadi. Tentu saja Direktur rumah sakit yang tadinya sedang menikmati tidurnya seketika langsunh bangun dan buru - buru mencari dokter wanita sesuai permintaan dari bosnya itu.
Sejak pagi, memang dia sudah tahu jika bosnya itu ada di pulau ini, Namun dia tidak menyangka jika Veldora membutuhkan seorang dokter.
***
Sesampainya mereka di rumah sakit, dengan perasaannya yang penuh dengan rasa takut, direktur itu yang sedang bersama dengan seorang dokter wanita menarik nafas mereka dalam - dalam lalu menghelanya dengan panjang, mereka masih mengumpulkan keberanian mereka untuk berhadapan dengan sang President.
Tokkk,,tokkk, suara ketukan pintu terdengar, dan itu seketika membuat mereka kembali menegang.
Mereka menunggu sampai pintu terbuka, dan syukurnya Larry yang membukkan pintu. “Tuan Larry, saya sudah membawakan dokter wanita seperti apa yang Tuan President inginkan.” Ucapnya, menunjuk ke arah dokter wanita yang ada di sebelahnya.
Larry menganggukan kepalanya, lalu membuka pintu lebar - lebar untuk mempersilahkan mereka berdua masuk.
Di saat pintu terbuka, Sang Direktur langsung melihat Veldora yang sedang duduk di sofa bersama dengan seorang wanita. “Kenapa masih berdiri? Cepat masuk!” Sentak Larry, ketika ke dua orang itu hanya berdiri saja di pintu dan tak kunjung masuk ke dalam.
“Eh, iya Tuan, Maaf.” Ucap Sang Direktur, lalu mulai masuk ke dalam dan bertemu dengan Veldora.
Dia menundukan kepalanya hormat, “Tuan, ini adalah dokter wanita yang Anda inginkan Tuan.” Ucapnya sekali lagi menunjuk dokter wanita yang dia bawa.
Veldora yang mendengar itu, langsung mengangkat pandanganya menatap ke dua orang itu dari ujung kepala hingga ujung kaki. “Apakah kamu yakin dia wanita? Bukan seorang pria yang menyamar jadi wanita?” Tanyanya dengan tatapan sinis.
“Eh, bukan Tuan, dia adalah dokter asli wanita.” Jawab sang Direktur dengan cepat. Dari wajahnya sudah terlihat jika dia mengeluarkan keringat dingin.
Veldora menganggukan kepalanya pelan. “Lalu untuk apa masih berdiri di sini?! Cepat periksa Denna!” Perintahnya, membuat dokter wanita itu langsung glabakan.
“Mari Nyonya Denna, saya priksa dulu.” Ajal dokter wanita itu, yang mengajak Denna untuk masuk ke dalam kamar.
Karena mereka saat ini sedang berada di ruang tamu, dan jarak ke kamar itu cukup lebar dan mempunyai skat.
Sembari menunggu Denna di periksa di dalam, Veldora kembali menikmati tea yang tadi di buatkan oleh Denna.
Entah kenapa dia merasa tea ini terasa lebih manis dan nikmat. Apakah karena yang membuatnya adalah wanita cantik, atau karena dia memiliki rasa pada Denna?
Tapi entahlah, yang jelas dia merasa tea ini sangatlah nikmat, apa lagi suhu di pulau itu mulai menurun, maka meminum tea panas sangatlah cocok.
***
20 menit pemeriksaan yang mereka di lakukkan di dalam, dan saat ini dokter wanita itu sudah keluar. “Bagaimana hasil pemeriksaannya?” Tanya Veldora, menunggu dengan harap - harap cemas.
“Nyonya Denna tidak apa - apa Tuan President, hanya ada beberapa luka luar memar saja di luar, dan akan cepat sembuh jika di berikan salep.” Jawab dokter wanita itu.
“Kalau begitu, cepat berikan salepnya dan kalian sudah boleh pergi!” Balasnya lagi, mengusir Dokter wanita itu dan juga sang Direktur.
Karena merasa suasana sudah mulai mengcengkram, mereka tidak mau berlama - lama ada di ruangan itu, mereka merasa sulit bernafas jika terus berada di dalam satu ruangan dengan president mereka.
Dokter itu buru - buru meletakan salep yang di minta ke atas meja, dan lalu mereka buru - buru untuk pamit pergi.
“Loh, kenapa kamu menyuruh dokter itu pulang?” Tanya Denna, di saat dia baru saja keluar, dan melihat dokter wanita itu sudah tidak ada.
Veldora menoleh dengan menyeritkan keningnya. “Tugasnya sudah selesai, lalu untuk apa lagi mereka di sini?” Tanya Veldora balik.
“Kalau dokter wanita itu pulang, lalu siapa yang mengoleskan salepnya nanti? Apa lagi banyak luka luar di daerah punggungku!” Denna kesal, karena Veldora akhir - akhir ini bertindak seenaknya.
“Ya kan ada aku, bukan hantu aku di sini,” balasnya dengan cetus.
Walaupun dokter itu wanita, entah kenapa dia juga merasa dokter itu tidak boleh melihat tubuh Denna. Cukup sekali dokter itu melihatnya barusan, dan dia tidak memperbolehkannya lagi.
Sedangkan Denna langsung menggaruk keningnya yang tidak gatal. Bisakah pria di hadapannya ini waras sedikit?
Dia tidak memperbolehkan dokter laki - laki menyentuhnya, dia juga tidak mau dokter wanita melihat tubuhya, lalu pria ini siapa? Mengapa dia merasa kalau dirinya yang paling berhak menyentuh dan melihat tubuhnya?
Tak jauh beda dengan Larry, yang memilih langsung keluar untuk melihat laporan dari anak buahnya atas masalah yang tadi.
Dia tidak mau terus berada di dalam situ, jika harus di pertontokan adegan bosnya yang mulai memperlihatkan sikap bucinnya pada Nyonya Denna.
To Be Continue. *
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******🙏🏻🙏🏻**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********😘😘*** ****
*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******😭😭😭*
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
tetap semangat berkarya
up lg lkak... crazy up ya