Kisah cinta seorang Dokter dengan Tuan muda yang cacat.Valencia Putri Dokter spesialis Bedah umum yang ahli dalam bidangnya dipertemukan dengan Max Alexsander yang mengalami cacat akibat kecelakaan,sejak mengobati pasien nya membuat Valen memiliki rasa suka setelah dua bulan tugas nya selesai ada rasa tak rela dihatinya dan perasaan pun di pendamnya sendiri tapi begitu juga sebaliknya.
Mengalami kerinduan yang sama tapi mereka menepisnya hingga pada akhirnya perasaan itu terbalaskan lantaran pengusaha nomor dua menyukai Dokter Valen.
Aku cemburu melihatmu dengan laki laki lain karena aku mencintaimu...?
Namun,ada banyak konfilk yang menguji cinta mereka mulai dari mantan tunangan Max yang tak terima dan mencoba melakukan pembunuhan yang salah sasaran dan seorang Pria yang terobsesi kepada Valen sekaligus rival Max yang akan menjadikan Valen miliknya.
Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya...?
Yuk mampir kenovel aku gaes jangan lupa like,like,koment tinggalkan jejak dan mohon dukungannya.
Follow ig.yutriatel
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutriaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan tak sengaja
Hallo gaes jangan lupa mampir... Like...like...like...dan koment,tinggal kan jejak...Mohon dukungannya.
follow ig.yutriatel
Hari hari berikutnya seperti biasa nya semua kembali keaktivitas masing masing.Hari ini Max menyuruh Dokter Valen untuk datang keperusahaan dan itu harus tidak boleh dibantah meskipun sekarang mereka sudah mulai akrab tapi tidak dengan mereka yang masih memendam rasa,bahkan asisten Dimas yang jadi sasaran tidak boleh menikah sebelum bossnya nikah dulu,yaelah boss kapan nikahnya itu si Dimas mau cari doi juga nggak mau jomblo terus menerus,udah jomblo dari lahir jangan sampai dia jomblo karatan.
Valen bangun dari tidurnya karena hari ini dia agak masuk siang dikit sesuai jadwal mereka sudah berada di meja makan dan siap untuk makan bersama tapi terjadi insiden kecil dipagi hari dimana ibu Lina kesenandung di meja makan yang melibatkan dasternya sobek lalu sang ayah berkata
"Oh no...Oh no...Oh...no...no...no...nouw" sama seperti ditiktok yang sering dia nonton bareng istrinya.
Ibu Lina pun berdecak kesal atas perkataan suaminya bukannya iba malah diketawain di nyanyiin pula kenapa nggak langsung dimasukkan ditiktok saja pasti akan banyak yang like.
"Aduh daster baruku padahal baru tiga minggu nih kupakai" keluh ibu Lina melihat dasternya yang sobek sambil mengerutu.
"Yaelah buk kalau yang baru pasti pakainya cuman satu hari kalau nggal dua hari ini udah tiga minggu,itu sudah lama kali" kata ayah sewot.
Valen hanya cekikan" udah kan daster ibu masih banyak atuh" kata Valen.
"Iya Buk,kasih lap kaki saja tuh daster yang sobek" jawab sang ayah.
"Enak saja ini daster keluaran terbaru mahal pula,bahannya dingin adem bangat,tapi kenapa cepat kali sobek apa palsu ya ini barang?" ucap ibu Lina.
Setelah insiden daster sobek Valen berangkat menuju rumah sakit begitu pula dengan ayahnya pergi kerja tak lupa mereka mencium pipi ibu Lina yang siap siap mau ke tukang jahit di samping rumah untuk jahit dasternya yang sobek karena sayang kalau dijadikan lap kaki.
•••
Orich yang jadi buronan polisi kebetulan dia juga keluar dengan menyamar seperti biasa supaya tidak ada yang mengenal dia bahkan identitasnya dia ubah, hari ini dia akan bertemu dengan seseorang Orich memakai topi tak lupa masker dan kecemata.Dia pun keluar dari apartemennya dan segera pergi menuju mobil.
Valen yang berada dalam mobil tak sengaja dari arah berlawan melihat sebuah mobil yang hendak melintas alhasil mobil mereka beraduk bunyi ban mobil berdecik kuat di aspal untung saja jalanan masih sepi Valen pun segera turun dan segera menuju mobil ya berwarna hitam yang tak lain adalah mobil Orich.
"Tuan apakah anda tidak apa apa" tanya Valen sopan sambil mengetuk pintu kaca mobil.
Orich yang melihat perempuan mengetuk pintu mobilnya membuka dan mengesernya kebawah dan entah mengapa dia jadi tertarik dengan wajah cantik alami Dokter Valen dia pun terpana dan terdiam melihat Valen.
"Tuan,hello apakah anda tidak apa apa,maaf saja tidak sengaja" ucap Valen lagi.
Orich pun tersadar"Tidak apa apa Nona" ucapnya dengan suara bas yang membuat Valen bergidik ngeri udah orangnya tertutup semua ditambah lagi suaranya yang bikin merinding.Batin Valen dalam hati.
"Baiklah saya permisi" kata Valen cepat cepat pergi karena dia sudah hampir terlambat.
Sedangkan Orich hanya terdiam dan memandang kepergian Valen dengan tatapan yang sulit diartikan.
🌸🌸🌸🌸
Rmah Sakit Internasional
Valen segera turun dan memarkirkan mobilnya hari ini dia ada jadwal operasi dan seminar para Dokter sejawat,dia pun segera masuk kedalam ruanganya, tak lama Perawat Yucan datang dan mengatakan operasi akan segera dimulai dan semuanya sudah siap alat alatnya,Valen pun mengangguk dan segera menuju ruang operasi dimana seorang wanita mengalami kecelakaan hebat dan harus segera dioperasi,setelah berjam jam melakukan tugasnya pasien dinyatakan Kritis.
Valen segera menuju ruangannya dan duduk dikursinya sambil melihat tentang diagonasa pasien yang diberikan oleh Perawat Yucan,beberapa menit kemudian saatnya seminar para Dokter dia pun mengikutinya meskipun hanya melalui via zoom.Setelah melakukan seminar ternyata jam sudah menunjukkan jam satu lewat diapun segera bangkit berdiri pergi kekantin rumah sakit bersamaan dengan sahabatnya.
•••
Alexsander Group
Sedangkan diperusahaan, Max uring uringan menunggu kedatangan Valen lantaran sekarang sudah lewat makan siang sedangkan yang ditunggu sudah lupa dan sedang asik bercanda dengan sahabatnya apalagi sebentar lagi Dokter Sarah akan mengambil cuti dan fokus untuk kehamilannya.
Max sudah berapa kali menelpon Valen dan memberi via chat tapi tidak dibalas sama sekali selain handpone Valen tersailentkan dan terakhir dilihat pukul tujuh lewat.
Setelah jam makan siang selesai Valen pun kembali keruangannya dan memeriksa ponselnya dia pun tepok jidat lupa bahwa hari ini dia akan datang keperusahaan Max,dia melihat ada banyak chat masuk dan telpon dari Max.Dia pun meminta maaf dan tak bisa datang karena jam makan siang sudah habis
Max yang membaca pesan dari Valen kesal dan memasak Valen untuk segera datang kalau nggak dia akan datang kerumah sakit,mau tak mau Valen pun pergi keperusahaan Max karena Max mengancam Valen akan menutup rumah sakit jika Valen tidak datang kekantornya,Valen hanya mengerutu sepanjang perjalanan.
GBU
da part slnjutnya gknthorrr crita bru ank mreka ...