Febian memiliki tetangga baru seorang wanita, awalnya Febian tidak tertarik sedikitpun kepada wanita itu hingga akhirnya semuanya pun berubah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32
Setelah menerima amplop itu, Fabian tidak langsung membuangnya.
Fabian mengamati satu persatu foto yang ada didalamnya.
Semakin lama diperhatikan, semakin Fabian menyadari sesuatu.
Foto-foto itu bukan diambil secara kebetulan.
Ada foto saat Nadila dan Teguh sedang berada di cafe.
Ada foto saat mereka keluar dari rumah sakit.
Bahkan ada foto saat Teguh mengantar Nadila pulang.
Itu artinya seseorang sudah mengawasi Nadila sejak lama.
Kemudian Fabian teringat foto yang dikirim kepada Nadila malam tadi.
" Jangan-jangan orang itu orang yang sama yang ngirim foto ke Nadila "
Untuk pertama kalinya Fabian merasa ini bukan lagi sekedar masalah cemburu.
" Tapi siapa ? "
....
Disisi lain, Teguh memikirkan cerita Nadila semalam.
Ia merasa ada yang janggal.
Jika benar Fabian ingin meninggalkan Nadila, tidak mungkin Fabian berjuang sejauh itu
Saat sedang berpikir, Teguh teringat satu hal.
Berapa Minggu lalu ia pernah melihat seseorang memotret dirinya yang kala itu sedang bersama dengan Nadila.
Awalnya Teguh berpikir jika orang itu hanya pengunjung biasa, tapi kini Teguh mulai merasa jika ada yang tidak beres.
" Ada yang sengaja buat hancurin hubungan Alya sama Fabian, tapi siapa ? " ucap Teguh sambil berpikir.
...
Sementara itu Nia pun semakin merasa bersalah dengan semua yang terjadi.
Ia terus memikirkan Nadila.
Orang yang selalu baik kepada dirinya, bahkan Nadila sudah menganggap dirinya sebagai keluarga.
Ia tau bahwa apa yang Ernest dan Mamahnya Nadila lakukan sudah terlalu jauh.
Ernest kembali menghubungi Nia untuk meminta bantuan lagi, Nia pun menolak karena rasanya ini sudah terlalu jauh.
Hal itu pun membuat Ernest marah besar
Ernest pun tak segan-segan untuk mengancam Nia, tentu Nia pun takut dengan ancaman itu.
Hingga akhirnya Nia pun kembali mempertimbangkan untuk mengatakan semuanya kepada Nadila.
...
Malam hari Fabian pergi menemui Teguh, mereka bertemu ditempat tinggal Teguh.
Saat ini mereka menghindari tempat umum, karena mereka tau jika saat ini semuanya sedang tidak baik-baik saja.
Awalnya Teguh mengira kedatangan Fabian malam ini untuk memarahi dirinya.
Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Fabian menunjukkan foto-foto yang ada didalam amplop.
Teguh langsung terkejut.
" Ini Foto kapan diambil ? "
" Ini bukan masalah kapan diambil Guh, tapi kita lagi diawasin sama seseorang. Kita, lo gue dan Nadila " jelas Fabian
" Gue ngerasa ada orang yang emang mau kalian putus, siapa orang yang lo curigain Bi ? "
" Ada dua, Mamah Nadila dan Ernest mantannya Nadila "
" Masuk akal, tapi saat foto ini diambil waktu itu emang ada orang yang lagi foto-foto sih. Ya awalnya dia itu emang lagi iseng atau apa, tapi ternyata dia itu lagi kumpulin foto gue sama Nadila "
" Feeling gue orang yang ambil foto-foto ini itu orang yang sama, dan feeling gue pasti kalau ga Ernest atau Mamahnya Nadila "
" Mamahnya Nadila itu ga setuju gue sama Nadila, jadi gue punya alasan kuat untuk itu. Dan Ernest , dia masih terobsesi buat balikan sama Nadila "
" Sebenarnya gue masih bingung juga sih Guh, kenapa Ernest segitu pengennya balikan sama Nadila ? Ada maksud apa ? "
" Kita harus kerjasama Bi, karena kalau kita lengan sedikit Nadila yang akan jadi korbannya "
Untuk pertama kalinya Fabian dan Teguh memiliki tujuan dan pihak yang sama.
Mereka mulai menyusun kepingan kepingan puzzle masalah ini semua, semua kejadian yang mereka alami
...
Saat Nadila sedang sendirian di apartemen miliknya, ponsel Nadila kembali mendapatkan pesan masuk.
kembali nomor yang ia tak kenal, dan nomor itu adalah nomor yang sama mengirim foto kepada dirinya.
Namun kali ini bukan foto yang Nadila terima, melainkan sebuah pesan singkat :
" Kalau kamu mau tau siapa Fabian sebenarnya, datang besok jam 3 sore ke alamat ini. Datang sendiri dan jangan beritahu siapapun"
Dibawah pesan itu terdapat sebuah alamat
Nadila membeku
Karena Alamat itu adalah..
Apartemen milik Ernest ..
lanjut ya thor👍😄