NovelToon NovelToon
Aisyah Aqila

Aisyah Aqila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:198k
Nilai: 4.9
Nama Author: Auriel zeta

Pernikahan adalah pengikatan janji sakral yang dilaksanakan oleh dua orang yang saling mencintai. Tapi tidak dengan Aqila.

Aisyah Aqila adalah seorang gadis yang cantik, baik, pintar dan manja. Tetapi juga berani. Berumur 18 tahun dan baru lulus sma.

Aqila adalah salah satu murid terpintar dan bintang sekolah di sma nya dulu. Karena kepadaiannya, ia ingin sekali melanjutkan kuliah, tapi keadaan yang membuat nya mundur.

Hingga nasib buruk menimpanya.
Aqila harus menikah dengan orang yang tidak dia kenal dan bahkan orang yang ditakuti dikota itu.
umurnya pun jauh berbeda 10 tahun lebih tua darinya.
Hanya karena ayahnya tidak bisa membayar hutangnya yang bunganya sangat besar.

"Saya akan membebaskan hutang-hutang kamu Hendra, tapi dengan satu syarat," ucap Edwin menggantungkan kata-katanya yang terakhir.

"Kamu nikahan saya dengan gadis bodoh ini?" sambil menunjuk Aqila.

Aqila bingung, di satu sisi ia tidak ingin menikah dengan orang itu, tapi disisi lain keadaan yang membuatnya harus bilang iya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auriel zeta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 32 Cemburu

Ceklek

Edwin membuka pintu kamar.

Aqila yang lagi sibuk main handpone bingung dengan kedatangan Edwin.

Ia menyembunyikannya dibawah bantal.

"Ini makanan kamu." ucap Edwin meletakan makanan Aqila disamping meja.

"Loh kok cuma 1, om nggak makan?" tanya Aqila.

"Saya tidak lapar." jawab Edwin.

"Ya udah, Aqila juga nggak mau makan." ucapnya cemberut. "Kalo om nggak mau makan, Aqila juga nggak makan,"

"Kamu harus makan. Setelah itu, kamu minum obat." perintah Edwin.

"Enggak! Aqila nggak mau makan kalo om juga nggak makan, biarin Qila kelaparan. Biar om nanti dimarahin sama mama,"

"Huft, dasar bawel." gerutu Edwin. "Ya. Saya akan makan." Edwin pun menuruti keinginan Aqila.

"Ye... gitu dong om, kita makan bareng ya..."

Akhirnya mereka berdua makan bareng di kamar.

Setelah makan, Aqila minum obat yang kemarin malam dibeli oleh Riko.

Suasana dikamar Edwin hening. Aqila yang lagi sibuk main handpone sedangkan Edwin masih kepikiran dengan Rehan.

Dia tidak bisa lagi menahan rasa ingin tahunya kepada Rehan, akhirnya Edwin bertanya kepada Aqila.

"Apa hubungan kamu dengan bocah ingusan itu?" tanya Edwin yang memecahkan suasana hening.

"Duh, om kok nanya itu sih, aku jawab apa dong?" tanyanya dalam hati.

"Bocah ingusan siapa yang om maksud?" Aqila pura-pura tidak tahu kalo yang dimaksud Edwin adalah Rehan.

"Yang ngantar kamu kemarin."

"Ooo... yang om hampir tabrak itu kan? Dia temen Qila om, temen sma. Emang kenapa om?"

"Apa kamu yakin dia cuma teman kamu?" tanya Edwin masih curiga.

"Om cemburu ya? Cie... om cemburu," goda Aqila.

"Saya tidak cemburu. Saya cuma nggak mau orang lihat istri saya keluar dengan laki-laki lain. Meskipun saya tidak mencintai kamu."

Wajah Aqila berubah menjadi sedih. Entah kenapa hati Aqila terasa sakit saat Edwin bilang dia tidak mencintainya.

"Kenapa hatiku sakit banget ya... pas om ngomong kalo dia nggak cinta sama Qila," batinnya.

"Maaf kan saya Qila, saya terpaksa berbicara seperti itu. Karena saya malu mengakui kepada kamu, kalo saya sebenarnya cinta sama kamu." guman Edwin dalam hati.

"Om tenang aja, Aqila masih tau diri kok. Om masih belom bisa ngelupain tante jahat itu ya?" tanya Aqila.

"Dia punya nama."

"Iya iya. Maksud Qila tante Clariska, om masih cinta?"

"Iya. Saya masih cinta sama dia. Saya ninggalin dia karena saya harus menikahi kamu." jawab Edwin.

Aqila ingin sekali menangis. Tapi dia harus menahan air matanya.

"Oo gitu... kenapa om nggak balikan aja sama dia?" Aqila terpaksa bertanya seperti itu. Padahal dia sakit hati saat Edwin berbicara seperti itu.

"Saya sudah menikah sama kamu. Saya bukan tipe laki-laki yang tidak cukup dengan satu wanita." jawab Edwin.

Aqila tersenyum mendengar jawaban dari Edwin.

"Makasih om," ucap Aqila berlari ke arah Edwin dan memeluknya.

Edwin membalas pelukan Aqila.

"Makasih ya om,"

"Iya."

Tring...

Suara handphone Edwin membuyarkan suasana harmonis Aqila dan Edwin.

"Sial! Ganggu aja." umpat Edwin dalam hati.

Ternyata yang menelfon adalah Riko.

"Halo."

"Halo Win, lo nggak ngantor?" tanya Riko dari seberang sana.

"Enggak. Gue nggak tega ninggalin Aqila sendiri saat keadaan sakit." jawab Edwin.

"Tumben lo perhatian banget, jangan-jangan lo mulai suka sama dia?" tanya Riko.

"Berisik lo. Ada ap lo nelfon gue?" umpat Edwin yang tidak suka basa basi.

"Heheh, sorry-sorry. Ada berkas yang harus lo tanda tangani sekarang. Dan ini penting banget," jawab Riko.

"Oke. Gue kesana sebentar lagi." Edwin langsung mematikan telfonnya.

"Kebiasan banget nih anak, belom selesai ngomong udah di matiin. Untung lo temen gue," ucap Riko yang kesal dengan kelakuan Edwin.

"Siapa om?" tanya Aqila yang masih duduk disebelah Edwin.

"Riko."

"Oh, om ganteng itu. Ada apa om?"

"Stop kamu panggil dia om ganteng. Dia Riko bukan om ganteng, lagian masih gantengan saya daripada dia." Edwib cemburu.

"Hahaha, om cemburu ya..."

"Tidak."

"Om belom jawab pertanyaan Qila. Ada apa om Riko tadi nelfon?"

"Ada berkas yang harus saya tanda tangani sekarang. Jadi saya harus ke kantor."

Aqila cemberut.

"Aqila ikut ya om... Aqila bosen dirumah," ucap Aqila memelas agar Edwin memberikan izin.

"Kamu dirumah. Kamu masih belom sembuh."

"Aqila udah sembuh kok, kan Aqila baru minum obat," bantah Aqila.

"Saya cuma sebentar. Selesai urusan saya, saya langsung pulang."

"Om janji ya... jangan lama-lama dan langsung pulang," Aqila merengek.

"Iya."

Edwin bersiap-siap untuk pergi ke kantor.

Saat Edwin ingin membuka pintu kamarnya dan hendak keluar, Aqila memanggilnya.

"Om tunggu..."

Aqila berlari dan memeluk Edwin dari belakang. Entah kenapa akhir-akhir ini Aqila tidak bisa jauh dari Edwin.

Edwin tersenyum.

"Om janji ya jangan lama-lama..."

"Iya."

Aqila melepaskan pelukannya. Dan merelakan Edwin pergi ke kantor.

Edwin pun langsung pergi ke kantor.

Setelah Edwin pergi, kini hanya Aqila sendiri di kamarnya.

Ia bingung mau ngapain. Menyalakan televisi, tidak ada film yang dia suka. Lalu ia memainkan handponenya.

Aqila sedang asyik chatingan dengan Dinda dan Rehan.

Tiba-tiba Aqila kepikiran dengan Edwin.

Lalu dia video call dengan Edwin.

Edwin pun langsung mengangkatnya.

"Om masih sibuk ya... Aqila nggak ganggu kan?"

"Saya sebentar lagi pulang." jawab Edwin.

"Om ganteng banget sih kalo lagi kerja," ucap Aqila yang tidak sadar.

"Kamu baru tahu kalo saya ganteng," goda Edwin.

"Ih, pd banget sih om," Aqila sangat malu.

"Aqila nitip es krim ya om, heheheh,"

"Minta berapa kamu?"

"Hilih, orang kaya mah bebas ya... Aqila minta 2 om,"

"Oke. Nanti saya belikan. Udah dulu, saya habis ini masih ada meeting."

"Ya udah om, bye om... semangat kerjanya... jangan mikirin Aqila terus hehehhe,"

"Dasar gadis bodoh,"

Aqila lalu mematikan video callnya.

Selesai melepas rindunya dengan Edwin, Alisya sayang ke kamar Aqila.

Tok...Tok...

"Kak Aqila..." panggil Alisya.

"Iya Lisya, bentar ya..."

Aqila segera membukakan pintu untuk Alisya.

"Kakak sibuk nggak heheh, Alisya nggak ganggu kan?"

Sebenarnya Aqila risih saat dia panggil kak oleh orang yang seumuran dengan dia. Tapi mau gimana lagi, Aqila hanya menurut.

"Enggak kok, sini-sini masuk." Aqila mengajak Alisya masuk.

"Kok sepi kak, kak Edwin kemana?"

"Tadi ada meeting sebentar heheh, kamu ada apa? Tumben banget ke kamar aku,"

"Hehehhe, Alisya mau curhat kak,"

"Em Lisya, boleh nggak kalo nggak ada om Edwin kamu manggil aku Qila aja hehehe. Soalnya gimana gitu dengernya kalo kamu manggil aku kak, kan kita masih seumuran hehehhe,"

"Iya Qila, aku sebenarnya juga risih manggil kamu kak. Kita sebenarnya pantes nya jadi sahabat heheh bukan kakak dan adik ipar,"

1
Rahma Inayah
wajr aja di julukin edwin bodoh mmg bodoh gk peka dia ns cemburu tp dia gk bs liat edwin cemburu..gak peka
Lizaz
Aku mampir thor

mampir juga di karya aku
mari saling mendukung 🤗
R_armylove ❤❤❤❤
like disini
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi
R_armylove ❤❤❤❤
semangat buat kamu
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ka
Agustina RS
ceritanya bagus, sudah saya kasih bom like👍
semangat terus Thor,mampir juga di karyaku

Ustadz Idolaku

terimakasih 🙏
kicauan.merdu
kok nggak dilanjutkan sih Thor? author lagi Hiatus ya?
R_armylove ❤❤❤❤
semangat buat nulisnya
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ya
P.Aisyah
mampir dengan 5 like😁
salam manis dari " PERJUANGAN DALAM PERNIKAHAN "
Intan Komalasari
lanjuttttt
R_armylove ❤❤❤❤
like
R_armylove ❤❤❤❤
bawa 3 like ya
R_armylove ❤❤❤❤
ka...aku blik lagi
coco
like mendarat .
jangan lupa mampir
Ulfa
3 like mendarat kak tetap smangat
silviaanugrah
hai thor, aku datang bawa 15like.
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya 😉✨
unknown
Like mendarat kakak, semangat berkarya ya... Salam dari My Husband, King Of Trouble 😘🤗❤
By_Ana
Next thor...ceritanya seru😄

salam dari _Pesona Pocong Cantik_🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!