Ini adalah novel kedua ku, novel ini terinspirasi dari banyaknya novel yang menceritakan tentang perpindahan dimensi atau Time travel. Jadi jika alurnya tidak jelas atau mungkin ada kesamaan cerita, tokoh maupun lainnya aku minta maaf, tapi ini benar-benar pemikiran ku sendiri.
Kiyara adalah seorang wanita berumur 23 tahun yang meninggal karena ulah sahabatnya sendiri, sahabat nya membunuhnya dengan alasan bahwa dia iri atas pencapaian Kiya. Bagaimana tidak iri, Kiya adalah seorang wanita pekerja keras yang sukses menjadi pengusaha terkaya ke 1 di dunia dan yang mengetahui itu hanya beberapa orang tapi ayahnya sendiri tidak mengetahui itu. Selain orang terkaya, Kiya juga merupakan seorang Queen mafia dan peracik obat juga racun dan dia memahami semua tentang pengobatan dari yang tradisional sampai modern.
Setelah kematian nya roh Kiya berpindah dimensi dan memasuki tubuh putri ke 4 Raja Tang yaitu putri Xie Su Zu yang dianggap sampah karena tidak bisa berkultivasi dan juga buruk rupa, putri Xie Su Zu meninggal karena persediaan airnya saat di pengasingan di racuni oleh suruhan dari selir agung.
jadwal up gak tentu, tapi jika satu hari terlewat akan digantikan dan jika hari ini banyak update berarti itu untuk beberapa hari kedepan karena mungkin ada kesibukan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepulangan
Dia bangun keesokan paginya, ya karena kemarin dia tidur siang hari. Dia mandi kemudian berpakaian setelah itu masak dan makan, kemudian duduk di gazebo seperti biasanya. Saat tengah asik duduk Nu Nu tiba-tiba muncul di hadapannya
"Sudah pulang" kata Su Zu
"Eummm sudah" kata Nu Nu kemudian duduk
"Bagaimana kabar markas" kata Su Zu
"Baik, 50 Anggota keluarga Fang ada disana untuk menjalankan misi dan juga mengajari anggota baru kita. Dan yah aku sudah kembali karena ke 2 Gege mu itu telah kembali dan sudah sampai di desa yang tidak terlalu jauh dari kerajaan, mungkin besok pagi atau agak siangan mereka akan sampai" kata Nu Nu
"Eummm baguslah, tapi tidak ada gangguan yang berarti bukan bagi mereka" kata Su Zu
"Bagaimana mungkin ada sedangkan Miss Kiya menyuruh anggota nya untuk mengawal mereka secara tersembunyi" kata Nu Nu
"Hehehe kok jiejie tahu" kata Su Zu cengengesan
"Karena aku merasakan aura anggota kita" kata Nu Nu kesal
"Kenapa jiejie kesal" kata Su Zu
"Kenapa kau harus melindungi mereka" kata Nu Nu
"Mereka keluarga ku jiejie meskipun yang menyayangi ku hanya Gege Lin tapi Gege Jin tetap Gege ku, eummm jadi jangan terlalu dipikirkan" kata Su Zu
"Baiklah" kata Nu Nu mengalah
Merekapun akhirnya memilih untuk mengobrol masalah anggota mereka, balai obat, rumah makan, dan beberapa hal lainnya. Saat sedang mengobrol datang seorang kasim menghampiri mereka
"Salam Putri" kata Kasim itu
"Iya paman ada apa" kata Su Zu
"Eumm maaf putri lebih baik tidak memanggil hamba dengan sebutan paman" kata kasim
"Eummm tak apa paman, ada apa paman kesini" kata Su Zu
"Begini putri yang mulia meminta Putri Untuk hadir menyambut para pangeran besok, karena pangeran mahkota dan pangeran kedua telah kembali dari perbatasan" kata Kasim
"Eummm baik paman besok aku akan datang" kata Su Zu
"Terimakasih putri, hamba undur diri" kata Kasim
"Baiklah paman terimakasih" kata Su Zu
Kasim pun pergi, dan Su Zu melanjutkan obrolan nya dengan Nu Nu
"Apa mei-mei akan datang" kata Nu Nu
"Heummm tentu saja" kata Su Zu
"Tapi akan berpenampilan seperti apa putri, apa putri akan menampilkan wajah Dewi mu ini" kata Nu Nu
"Tentunya tidak jiejie, aku akan menutupi ini sampai tunangan ku memutuskan pertunangan ku" kata Su Zu
"Maksud putri, pangeran mahkota kerajaan Wang akan memutuskan pertunangan nya dengan putri" kata Nu Nu
"Iya karena dia mencintai jiejie ku, putri Yu Lu begitupun sebaliknya" kata Su Zu
"Eummm tapi bukankah itu adalah sebuah aib jika pertunangan diputuskan" kata Nu Nu
"Apa peduliku, lagipula masih banyak laki-laki didunia ini. Dan aku tak membutuhkan seorang pangeran, jikapun itu rakyat biasa aku tetap akan memilihnya jika dia benar-benar mencintai ku dan bisa menerimaku apa adanya" kata Su Zu
"Terserah kau saja lah, takan menang aku bicara dengan mu" kata Nu Nu
"Sudahlah ini sudah siang aku lapar dan mengantuk, jadi bolehkah siapkan aku makanan jiejie" kata Su Zu beralasan
"Baiklah ayo masuk" kata Nu Nu kemudian masuk
Nu Nu sibuk memasak dan Su Zu menunggu diruang makan, setelah menunggu beberapa saat akhirnya mereka makan bersama dan setelah selesai Su Zu memilih untuk tidur karena mengantuk. Su Zu bangun saat waktunya makan malam, dia mandi kemudian makan malam setelah itu dia masuk ke dimensi untuk berjalan-jalan dan mengonsumsi pil untuk memperkuat pisik juga kekuatan nya. Setelah dirasa cukup dia keluar kemudian kembali tidur, dia bangun pagi karena harus menyambut Gege nya yang kembali dari perbatasan. Setelah selesai sarapan dan bersiap Su Zu dan Nu Nu datang ke gerbang untuk menyambut Gege nya, saat sampai dia melihat Raja Tang, kedua selir dan para putri sudah menunggu kedatang pangeran mahkota dan pangeran ke-dua.
Ketika melihat Su Zu hadir mereka semua memberikan tatapan sinis dan mencemooh pada Su Zu karena Su Zu berani hadir dan menggunakan cadar, mereka yakin bahwa muka Su Zu lebih buruk dari sebelumnya karena menggunakan cadar (Su Zu juga membuat ilusi agar wajahnya terlihat seperti jelek dan berjerawat). Setelah menunggu cukup lama akhirnya rombongan pangeran mahkota dan pangeran kedua sampai di gerbang kerajaan, Su Zu melihat kedatangan kedua Gege nya itu dengan tatapan biasa saja karena meskipun dia mempedulikan mereka tapi dia tak mau terlalu menunjukkan itu karena itu justru akan membuat Gege nya semakin membencinya.
berarti kami sama 😭😭😭😭
ahh... pala gue juga ikutan mumet 🤣🤣