NovelToon NovelToon
Love And Blood

Love And Blood

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Iblis / Vampir / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mitta pinnochio

Rumania negara eropa timur yang di selimuti banyak legenda dan mitos menarik. Mitos yang paling terkenal di semenanjung balkan adalah tentang mahluk penghisap darah legendaris Strigoi, Vampir dan Dracula.

Lumina bergetar hebat melihat temannya merintih kesakitan saat mahluk bermata hitam dengan tatapan tajam menghisap darah di lehernya dengan rakus.

• Sir Louis Alexander Abraham :

"Akan kupastikan kau akan mendesah hebat di bawah kungkungan ku."


• Lumina Cathleen :

"Demi tuhan aku tak kan pernah sudi menjadi budak iblis sepertimu."



Cerita pertamaku, pliss kritik dan sarannya yahh 🙏
Jika berkenan, kasi rating sebagai penyemangat ku 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mitta pinnochio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Louis beranjak ke beranda kamar, matanya menatap tajam gelap nya malam yang menyembunyikan sisi kelam daerah tersebut. Di bukanya nya telapak tangan mengeluarkan segel pengunci agar mahluk gelap tak dapat masuk ke dalam kamarnya.

Ia melompat kebawah berjalan ke arah hutan menembus gelapnya malam. Tepat di hilir sungai ia menghampiri William yang tengah menunggu kedatangannya.

"Segelnya telah terbuka" sergah william.

"Hmmm .... "

"Apa yang akan kau lakukan terhadap gadis itu?" tanya nya penuh selidik menatap lekat pria di depannya.

Louis menghela nafas panjang, "Entahlah ... yang pasti gadis itu akan tetap bersamaku. Peri hanyalah mahluk lemah yang bersembunyi di sekat hutan, mereka terlalu berani jika harus melawan kuasa ku."

William tersenyum menimpali ucapan tersebut.

"Kau terlalu meremehkan keberadaan mereka, hingga saat ini sihir penenung mereka masih menjadi sesuatu yang cukup mengancam."

"Sihir itu tak kan berlaku untukku."

"Kau sudah mencobanya?"

"Belum. Tapi akan segera ku pastikan" ucapnya tegas.

"Kau harus berhati hati Louis, seringkali keberadaan mereka membawa sesat bagi beberapa orang."

Louis hanya melirik sesaat sebelum meninggalkan tempat tersebut.

Pikirannya sedikit terusik akan ucapan william. Bahkan para orang tua dulu sering mempersembahkan anak laki-laki maupun perempuan mereka melintas di atas api. Suatu kegiatan Okultisme yang di anut katolik sesat demi mendapat sihir tenung mahluk tersebut.

Beberapa orang mempercayai sihir tenung para peri dapat merubah nasib bagi segelintir orang. Tapi tidak berlaku bagi Louis, sihir tenung yang di ciptakan mahluk tersebut hanya untuk mengelabui pikiran manusia yang terlalu kolot akan suatu hal.

Yang louis ketahui, peri memiliki keistimewaan darah penyembuh bagi mereka yang ia hendaki atas nasab nya.

Beberapa ahli nujum berpendapat bahwa peri hutan adalah wujud lain dari iblis jahat yang bersembunyi dalam rupa menawan.

...----------------🍃----------------...

Lumina terbangun, ia menyentuh pangkal pahanya yang terasa nyeri saat di gerakkan. Sekelibat bayangan akan pergulatan semalam melintas di benaknya. Ia merasa malu dan gugup, di dudukannya tubuhnya menyandar pada sisi ranjang.

Mata nya menatap sekitar dan mendapati pria yang telah mengambil keperawanannya tengah duduk bersilang dengan kaki panjangnya sambil menyesap kopi di beranda kamar.

Ia bangkit berdiri dan beranjak ke kamar mandi. Seketika ia mendesis, gerakannya sedikit banyak menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu di pusat tubuhnya.

Louis yang mendengar rintihan Lumina seketika berdiri. Ia beranjak menghampiri gadisnya.

"Kau tidak apa-apa?"

Lumina hanya menunduk mengangguk pelan atas pertanyaan tersebut. Ia tersipu malu saat berhadapan langsung dengan Louis. Rasa gugup serta tidak nyaman akan tatapan lekat yang mengarah padanya semakin membuatnya salah tingkah.

"Ingin ku antar ke kamar mandi?"

"Tidak perlu, aku bisa kesana sendiri."

Louis tak langsung mengiyakan perkataannya, baginya Lumina hanya tengah malu akibat pergulatan semalam. Dengan tiba-tiba ia memegang puunggung gadisnya dan menyelipkan tangannya di antara kaki tersebut.

Di taruhnya tubuh itu di sisi Bathup. Lumina semakin tersipu malu mendapat perlakuan tersebut.

"Buka sedikit kaki mu, aku akan membantu membersihkannya."

"Tidak ... aku bisa melakukannya sendiri, lagi pula aku ingin berkemih."

"Lakukan, aku akan menunggumu disini."

"Tidak bisa, aku tidak bisa melakukannya jika kau tetap berada disini" elaknya bermaksud menolak akan bantuan pria tersebut.

Louis terkekeh, "Kenapa ...? Kau malu? bahkan aku sudah melihat yang lebih dari ini. Lagi pula untuk apa kau malu, hewan berkemih begitupun dengan manusia."

Lumina mendengus tidak setuju dengan ucapan tersebut. Karena keinginan nya yang tengah mendesak, ia melakukannya tanpa menghiraukan keberadaan Louis.

Setelahnya ia membasuh **** *************, rasa perih yang cukup dominan ia rasakan. Louis mendekat kearahnya, dengan lembut ia membantu gadis nya melakukan hal itu.

"Kau harus membasuhnya dengan air hangat, rasa perih tidak akan terlalu menganggu jika kau melakukannya."

...----------------°•°•°---------------...

Di ruangan lain, Lucille tengah murka mengetahui perbuatan Louis terhadap Lumina. Penjelasan William yang mengatakan jika hal tersebut di lakukan demi membuka segel pada gadis itu, sama sekali tak meredam emosi nya.

Ia melempar semua barang-barang yang ada di ruangan itu dengan asal. Matanya berkilat tajam menunjukkan amarah yang tengah membuncah. William hanya diam tanpa ingin menghentikan.

"Aku harus membunuhnya" ucapnya dengan mata berkabut amarah kepada gadis itu, ia bergegas keluar menuju kamar Louis. Tapi sebelum itu William berdiri dan menghentikan langkahnya.

"Kau jangan ceroboh, kau hanya akan semakin memancing kemarahan Louis jika melakukan hal itu. Lagi pula aku tidak yakin kau bisa membunuhnya, Louis akan selalu berjaga di sekitar gadis itu."

Lucille terdiam, dada semakin sesak. Rasa frustasi menyerangnya hebat, ia membenarkan ucapan William.

"Tapi dia mengambil Louis ku, Gadis itu harus segera di lenyapkan William!" timpalnya dengan tangis yang mulai pecah.

"Aku tau, tenangkan dirimu Lucille. Kita akan melakukannya saat ada celah."

...----------------°•°•°----------------...

Di belakang istana, John yang tengah membersihkan Lumbung kuda sedikit heran tak mendapati keberadaan gadis yang menarik perhatiannya. Lumina tak berada di dapur saat ia mengambil beberapa potong buah untuk ia bawa. Ia juga tak bertanya pada rekannya kemana gadis itu berada, bermaksud tak ingin menimbulkan pertanyaan akan sikapnya tersebut.

Di dalam dapur, Nancy yang tengah di sibukkan beberapa pekerjaan tak begitu menghiraukan keberadaan Lumina. Ia sudah sangat paham kemana gadis itu pergi.

"Dimana Lumina?" tanya maria.

"Di sedang bersama tuan Louis."

"Benarkah ...? apa mereka ada hubungan khusus?" saut Lusi merasa tertarik akan topik tersebut.

"Jangan terlalu mencampuri urusan orang lain Lusi" Timpal Nancy.

"Aku hanya sedikit penasaran."

"Tapi rasa penasaranmu akan membawa hal yang tidak baik untukmu."

Lusi setengah berfikir tak begitu paham maksud dari perkataan Nancy. Baginya ia hanya bertanya hal yang wajar tentang gadis itu.

Di rasa semua masakan telah siap, mereka segera menghidangkan di meja makan.

Louis turun bersama Lumina, ia menarik kursi mempersilahkan gadisnya untuk duduk. Sedetiknya Lucille dan William datang menyusul mereka. Lucille dengan sengaja menarik kasar kursinya menarik perhatian pasang mata di ruangan tersebut.

Lumina sedikit tidak nyaman mendapat tatapan tajam yang di layangkan kepadanya. Ia hanya menunduk tanpa berani membalas tatapannya.

Aroma Lily serta grosberry menguar kuat dari tubuh gadis itu. William menatap tajam sedikit bernafsu merasakan bau nya.

William yang telah menandaskan sarapannya berlalu pergi tanpa mengatakan apapun. Sementara Lucille tetap duduk diam menunggu Louis.

"Louis aku ingin bicara."

"Katakan ..."

"Di tempat lain."

Louis menatap Lucille beberapa saat, "Ikut aku" Louis bangkit berdiri, sebelum pergi ia mengusap pelan pipi gadisnya.

Lucille yang melihat hal itu memalingkan wajah tak ingin tersulut emosi. Ia mengekor mengikuti langkah Louis. Sampai di ruangan nya, Lucille segera menodongnya dengan beberapa pertanyaan.

"Apa yang akan kau lakukan?"

"Apa maksudmu?"

"Gadis itu. Lumina keturunan seorang peri, kau sengaja melakukannya. Kau tak ingin membunuhnya karena asal usulnya bukan!"

"Jika iya, lalu apa masalahnya?"

"Louis, dia mengelabui mu. Dia pasti punya maksud tersendiri akan semua ini."

"Jangan terlalu berlebihan Lucille, dia bahkan tidak mengetahui sia dia sebenarnya."

"Kau jangan meremehkannya, sihir tenung mereka akan muncul begitu keberadaannya terancam" ucap Lucille mengingatkan.

"Kau tidak perlu khawatir, aku sudah siap akan hal itu" timpal Louis tak begitu menghiraukan perkataan nya.

...----------------🍃----------------...

To be continued ...

1
Ririn Santi
novel yg bagus
Ririn Santi
kapan up lg Thor?
Ririn Santi
akhirnya lumina mendengar rencana mrk
Ririn Santi
tentu bukan hal yg mudah dalam menulis novel ini ya thor
Ririn Santi
klu kesal kenapa bukan William dan lucu aja yg diusir dr kastil atuh
Ririn Santi
apa Louis tdk memahami kekuatan William yg memiliki mantra" tertentu?
Rahayu Irmayanti
iblis gila
Rahayu Irmayanti
serem tapi asik juga
Rahayu Irmayanti
Luar biasa
Ririn Santi
hais.... berani bgt sih kamu Lumina
Ririn Santi
bagus kisahnya
Widi Widurai
bego si jd bocah
Widi Widurai
inilah akibat kebodohan muuuuu...
Widi Widurai
ah bego. dah tau ga boleh buka jendela masih aja
Al Fatih
makasih banyak utk up nya ya Kaka....
tiramisu
akhirnya update juga 😂 semangat ditunggu
minsy
finally up juga,setelah sekian purnama😂
minsy: iya,,semoga setelah ini up nya lancar
total 2 replies
Al Fatih
masih menunggu kelanjutannya Kaka......,, sehat slalu yaaa
Al Fatih: makasih banyak yaa kaka
total 2 replies
Andrea Santoso
Alurnya keren banget dunia fantasinya juga kerasa
Mitt²🍒⃞⃟🦅: wahhh, terimakasih banyak kak.
seneng banget ada pembaca yg bener2 ngerti sama alur jalan ceritaku 🙏🤗
total 1 replies
Mom La - La
akhirnya selesai juga, semangat ngeUp bab terbarunya ya...
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Terimakasih banyak kak, atas dukungannya. 🙏
di usahakan segera up kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!