NovelToon NovelToon
My Secret Life

My Secret Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:186.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Asma Khan

Jatuh cinta adalah perasaan terindah, namun apa jadinya jika cinta memiliki syarat?


Asfa hanya jatuh cinta, cinta yang membutakan hatinya. Hingga syarat menghempaskannya pada hubungan asing tanpa rasa. Akankah pernikahannya menumbuhkan cinta yang baru? Atau kandas di tengah karam?

Kembalinya sang Papa dengan tamparan keras di pipi mulusnya, menghentikan cinta butanya. Hidupnya terlalu berharga untuk di permainkan! Kembalinya Seorang Asfa, mendadak membuat dunia menjadi panas dengan musuh-musuh yang berdatangan silih berganti, berdoa untuk kehancurannya. Ada pengkhianatan yang menusuknya dalam diam. Jatuh bangun kepercayaan orang-orang di sekelilingnya menjadi emosi tanpa batas menghantam jiwanya.

Akankah orang-orang dalam circle kehidupannya bertahan? Siapa yang akan menjadi pendukung setianya? Siapa musuh-musuh yang siap menikamnya?


Hanya takdir yang tahu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Cinta seorang ibu

Sebuah benda pipih yang terlihat menyorot kan sinar nya di dalam kegelapan menandakan ada seseorang yang menghubungi nya, dengan cepat di sambarnya benda pipih itu yang masih terisi baterai hanya sepuluh persen, dibukanya dengan satu geseran jemari nya.

[Temui aku di Club Diamond jika kau ingin balas dendam dengan musuhmu! ]

[Siapa kau? ]

[Partner mu. ]

[Aku tidak percaya! ]

[Datanglah dan buktikan sendiri! ]

Percakapan pesan singkat itu semakin membuat nya gelisah, hampir lupa kapan terakhir kali dirinya melihat dunia luar. Meskipun seluruh kebutuhan nya di cukupi tapi terkurung di tempat terpencil dengan banyak keterbatasan membuat nya frustasi, rasa nya rindu menikmati kehidupan nya seperti itu namun situasi dirinya yang kini menjadi buronan polisi membuat nya pasrah untuk bersembunyi.

Tring.. Tring... (Suara pintu terbuka membuat nya menghempaskan selimutnya dan menyambut kedatangan orang terkasih nya)

"Mom, kau sendiri? " tanya nya dengan mengambil beberapa paper bag yang di bawa wanita yang telah melahirkan nya.

"Sudahlah Nare, papa mu masih sibuk mengurusi urusan perusahaan yang bangkrut. Bersyukur kita masih memiliki simpanan di tempat lain karena itu kehidupan kita masih tetap bisa berjalan, bagaimana luka mu?" jawab wanita paruh baya itu dengan memeriksa tubuh anak nya.

"I am okay mom, don't worry.(Aku baik-baik saja ibu, jangan khawatir.)Bagaimana kabar Aqsa mom? Apa adikku tidak tahu keberadaan ku?" tanya Nare dengan sendu.

"Mom mengirim adikmu ke luar negri, biarkan adikmu melanjutkan pendidikannya tanpa memikul masalah keluarga. Awalnya sulit membujuk papa mu tapi syukurlah mom bisa membuat papa mu menyetujui semua keputusan mom." jawab mom Lia mengusap punggung putra nya yang terlihat bekas cambukan menghitam.

"Makasih mom sudah mencintai kami sebesar ini, maafkan aku yang mengecewakan keluarga kita." ucap Nare dengan tulus.

"Seorang ibu akan selalu mencintai dan melindungi anaknya, apa kamu siap untuk menyerahkan diri nak?" tanya mom Lia yang mulai melakukan pekerjaan dapur.

"Mom." gumam Nare.

"Ingatlah janji yang kau ucapkan nak, mungkin ini karma karena kita melakukan dosa terhadap gadis polos. Mom ingin suatu hari nanti keluarga kita berkumpul kembali dengan suka cita nak, mom hanya ingin kita sama-sama mendukung dan memperbaiki kehidupan keluarga kita." ucap mom Lia dengan mata berkaca-kaca mengingat keluarga nya menjadi berantakan setelah mengorbankan satu gadis pelayannya tanpa hati.

Terlihat putra nya hanya berjalan kembali ke kamar nya dengan wajah tidak senang, namun sebagai seorang ibu sudah tugasnya untuk mengingatkan dan menasehati anaknya itu. Mungkin beberapa waktu dirinya menyembunyikan putra nya dari para polisi tapi semua itu di lakukan nya hanya untuk membiarkan luka di tubuh putra nya sembuh terlebih dahulu, mungkin jika di penjara putra nya tidak akan mendapatkan pengobatan terbaik, yah begitulah yang ada di fikiran mom Lia.

*Ku harap kalian mengerti perasaan mom, maafkan aku Asfa, aku tidak bermaksud mengorbankan mu tapi senyuman di wajah putri ku adalah kebahagiaan ku. Aku berharap semoga kehidupan mu lebih baik di sana, maafkan kami.* batin mom Lia menitikkan air mata.

Kenangan demi kenangan membuat hati nya teriris dan tersentil, tanpa berfikir panjang keluarga nya mengorbankan gadis malang yang polos. Tidak sekalipun terlintas di dalam fikirannya bagaimana perasaan gadis itu atau bagaimana perasaan keluarga nya jika mengetahui ketidakadilan menimpa putri mereka. Hingga dosa itu terbalaskan dengan rasa yang lebih menyakitkan disaat dengan mata kepala nya sendiri melihat orang tercinta hampir kehilangan nyawa, rasanya seakan dunia tidak berpihak pada keluarga nya.

Berita yang telah menghancurkan perusahaan dan kehormatan menjadi terlihat kecil di bandingkan melihat nyawa terkasih meninggalkan raga nya, rasa syukur itu membuat hati nya terketuk dan menyadari setiap langkah bersalah keluarga nya.

**Flasback..

Ciiiitt.. Braaak.....

Bayangan yang melintas di depan sebuah mobil berhasil membuat sang pengemudinya menginjak rem dadakan, meskipun mengumpat tapi satu wanita di samping nya terlihat keluar dan mencoba memeriksa apa yang mereka tabrak.

"Aarrhhhh.. Naree, papa cepat keluar! Cepat selamat kan putra ku!" teriak wanita itu dengan bersimpuh menopang sebuah kepala.

"Ma.. " ucap pria yang baru keluar terhenti ketika melihat wajah tak asing bersimbah darah dengan mata terpejam.

Pacuan jantungnya seakan terhenti dengan apa yang di lihatnya, meskipun setelah berita kejahatan putra nya terungkap dan membuat perusahaan nya collab tapi tidak di pungkiri jika nafas dan darah nya juga mengalir di dalam tubuh putra nya itu. Semua kemarahan dan umpatan kasar yang terpendam kini berubah menjadi rasa khawatir untuk pertama kalinya, bukan hanya itu saja karena darah di tubuh terpejam itu terlihat sangat banyak membuat lututnya gemetaran.

"Papa!" bentak wanita itu untuk menyadarkan suaminya yang shock.

"Ayo kita bawa ke rumah sakit." ucap pria itu dan membopong tubuh putra nya yang memang tidak begitu berat dan kekar.

Mobil itu melaju hingga mendekati sebuah rumah sakit yang cukup terkenal tapi terlihat jelas beberapa anggota polisi seperti melakukan pemeriksaan di waktu yang sama membuat pria yang mengendalikan mobil mengalihkan putaran mobil nya meninggalkan rumah sakit.

"Ada pemeriksaan ma, lebih baik kita bawa Nare ke tempat aman dan sebelum itu kita mampir ke apotek untuk membeli perlengkapan pengobatan." ucap pria itu yang mendapatkan tatapan dari istrinya.

"Baik pa, bawa saja ke villa itu." jawab wanita itu dengan lirih.

Kedua tangannya masih mencoba menyadarkan putra nya yang sungguh kondisinya sangat buruk dan bersimbah darah, membuat perasaan takut kehilangan menyelimuti seluruh nadinya. Perjalan yang panjang dengan satu kali pemberhentian itu membuat pasangan itu melakukan pengobatan di tempat menyeramkan, yah dengan terpaksa mereka berhenti di sebuah pemakaman untuk memberikan pertolongan pertama sebelum terlambat.

Tidak ada perdebatan kecuali sebuah kerja sama untuk menyelamatkan nyawa anak mereka, setelah mendapatkan pertolongan pertama akhirnya perjalanan di lanjutkan dimana tujuan mereka adalah sebuah tempat terpencil dengan sedikit nya tetangga yang hampir setiap bangunan berjarak lima kilometer.

Setelah melakukan pemeriksaan dengan menculik seorang dokter, akhirnya keadaan anak mereka semakin membaik meskipun awalnya hampir saja kehilangan nyawa. Mungkin Tuhan memberikan kesempatan untuk putra nya itu memperbaiki kehidupan nya, sejak saat itulah mom Lia memutuskan untuk merubah jalan kehidupan keluarga nya.

Banyak sekali media, dan berbagai forum yang sengaja di ikuti nya untuk membimbing jalan nya melakukan keputusan nya. Awalnya sulit ketika suaminya tidak sepaham dengan nya namun cinta di hati nya dengan sebuah perumaan membuat suami nya luluh dengan keputusan nya, tapi tantangan terbesar adalah menyerahkan putra nya ke pihak yang berwajib.

Ibu dan anak itu telah membuat kesepakatan agar kehidupan keluarga mereka membaik tapi terlihat wajah putra nya masih belum siap untuk melakukan tanggung jawab nya, terlihat jelas sekali rasa tidak senang di wajah putra nya itu.

.....................

"Ikut**" tarik dua pria bertato dengan wajah sangat menyeret seorang pria dengan masker dan kacamata hitam di wajahnya.

1
Dahlia Anwar
terus bagai mana dengan kamu Safa,, kamu juga seorang istri ,, mana tanggung jawab kamu sebagai istri .. 😒😒
Dahlia Anwar
cerita nya bagus hanya saja karakter cewek terlalu kuat jadi karakter cowok tenggelam seolah olah dia engga berguna
Rita Tarigan
tetap semangat untuk berkarya
parah....
kalau memang ngak cinta seharusnya jujur dari awal.... jangan menjadikan oranglain tumbal atas kegoisan aqsa n keluarga.....
semangat ya asfa.....
Sulati Cus
pasti mempelai pria g tau wajah dr nona narendra
Sulati Cus
semoga suaminya tulus
dan ingat cinta bisa krn terbiasa
Sulati Cus
astaga butuh 3 x ulang agar nge
Nani Yunengsih
lucu 😂😂😂😅
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Assalamu'alaikum.

Selamat pagi, semuanya.
Buat semua reader's tercinta.
Terima kasih telah memberikan support dan membagikan semangat kalian agar othoor trus berkarya.

Sehat selalu, ya buat kalian. 🥰
Nani Yunengsih
Harus sabar dengan keluarga ini paman 😅
Nani Yunengsih
so sweet
Nani Yunengsih
visualnya macoo²kerennn
Nani Yunengsih
😆
Nani Yunengsih
bau² perbucinan nih 🙊😍
Nani Yunengsih
kak alvaro aja sepanik itu apalagi nanti daddynya
Nani Yunengsih
tuuh jodoh mu leo jgn ngejar² queen dia tuh udh berumah tangga
Nani Yunengsih
kerennn 👏
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: makasih, Ka
total 1 replies
Nani Yunengsih
leo pusingnya bukan 7keliling lagi tapi udah 10keliling
Nani Yunengsih
so sweeeetttt
Nona_Sulung
pengen tak tabok keluarganya 😑
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: pake ini ka 🥄
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!