NovelToon NovelToon
Istri Kecil Tuan Mafia

Istri Kecil Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Vhy7

Kisah ini tentang seorang gadis polos bernama Aluna George yang terjebak dalam pernikahan bersama seorang mafia berdarah dingin. Alexandre Graham seorang pria tampan yang tidak pernaheduli soal cinta, baginya wanita mainan.

Harta, tahta dan kekuasaan membuatnya mampu memilih wanita manapun yang ia inginkan. namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan gadis manis dari acara lelang.

Hubungan yang awalnya baik, akhirnya rusak karena sebuah kesalahan. kesalahan yang membuat keduanya harus terikat, kesalahan apakah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama bumil! 1

Pagi telah berlalu, matahari yang ada di langit mulai meninggi. Aluna duduk diam di dalam kamar, setelah sarapan tadi ia memutuskan untuk membaca novel.

Wanita itu memang sempat melirik rak buku yang ada di dalam kamar Alex, dan di sana ternyata terdapat banyak novel.

Cukup lama ia membaca, bahkan ia sampai tidak sadar jika jam sudah menunjukkan pukul sepuluh.

Sebenarnya Aluna bukan tipe orang yang suka membaca, tapi ia tidak bisa melakukan hal lain di rumah ini selain itu.

Dalam hatinya ia ingin menolong para pembantu mengerjakan pekerjaan rumah, tapi belum juga tangannya menyentuh sapu suara bibi dan pelayan lainnya akan terdengar untuk melarangnya.

Aluna menghela nafasnya, sekarang ia benar-benar bosan. Apalagi wanita itu di larang oleh sang suami untuk keluar dari rumah, meski tidak tau alasannya apa tapi Aluna harus tetap patuh pada kepala rumah tangganya.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Aluna pada dirinya sendiri.

Wanita hamil itu mengambil ponselnya lalu membuka aplikasi berwarna biru, sepertinya hanya ini satu-satunya yang bisa ia lakukan.

Tiga puluh menit membuat aplikasi biru itu, matanya menangkap seseorang yang meng-upload foto makanan. Rujak buah dengan ekstra jambu air itu membuat Aluna menelan ludahnya, tiba-tiba rasa ingin makan rujak timbul di dalam kepalanya.

"Pasti akan sangat enak," gumam Aluna sambil membayangkan bumbu kacang dan sambal yang biasanya selalu hadir di setiap rujak.

Wanita hamil itu langsung bangun dari duduknya, ia sudah memutuskan akan ke dapur untuk membuat rujak sendiri.

Saat tiba di tangga, tiba-tiba ia membayangkan bagaimana jika Alex sedang mengulek sambal. Pasti akan sangat menyenangkan melihat pria sejuta pesona itu sedang sibuk mengulek sambal, memikirkannya membuat Aluna terkikik sendiri.

Saat tiba di dapur ia melihat bibi yang sedang sibuk memasak makan siang, yah karena jam makan siang sebetar lagi tiba.

Setelah menyapa semua orang yang ada di dapur Aluna membuka kulkas, ia harap di sana ada buah-buahan.

"Cari apa nak?" tanya bibi saat Aluna menutup pintu kulkas dengan ekspresi kecewa.

"Aluna mau bikin rujak, tapi kayaknya buah-buahan yang ada di kulkas udah habis," jawab wanita itu dengan wajah murung.

"Buah-buahannya memang sudah habis dari kemarin, jadi baru hari ini mau di beli lagi," ucap bibi membuat Aluna menunduk, wanita itu sedang berperang dengan dirinya sendiri. Kenapa hanya karena hal itu ia jadi merasa ingin menangis?

"Tidak apa-apa bu, lain kali saja," kata Aluna dengan suara serak, membuat bibi jadi tidak tega.

Aluna melangkah dengan sangat malas ke atas kamar, dengan perasaan sedih wanita itu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Hormon ibu hamil membuatnya jadi ingin menangis saat ini, padahal tadi dia sangat ingin.

Di lantai bawah, bibi menyuruh seorang pelayan untuk segera ke mini market. Biasanya mereka membeli bahan makanan sore hari, tapi melihat Aluna tadi mereka akhirnya bergerak cepat.

"Sekalian beli bumbu rujak yah," kata bibi di akhir sebelum pelayan itu berangkatlah.

....

Di sisi lain, Alex yang sedang fokus dengan berkas di kejutkan dengan suara ponselnya yang berdering.

Pria itu awalnya mengabaikan, Karna ia ingin pekerjaannya cepat selesai sehingga ia bisa pulang cepat dan bertemu Aluna di rumah.

Yah berada di kantor membuatnya galau karena merindukan Aluna, dari tadi ia terus ingin pulang tapi tidak mungkin kan meninggalkan pekerjaannya begitu saja.

Meski tidak yakin, Alex merasa bahwa kebaikan Aluna sudah mampu menggetarkan hatinya. Nyatanya ia tidak memerlukan waktu untuk jatuh cinta dengan wanita berhati tulus itu, kalau memang yang ia rasakan saat ini adalah cinta.

Pria itu membuka layar kunci ponselnya lalu membaca nama orang yang menelfonnya, Alex tersenyum saat melihat nama Aluna yang ada di sana.

Dengan perasaan gembira Alex menggeser layar ponselnya ke gambar yang berwarna hijau.

"hallo?"

"hu... Alex tolong aku!"

Satu kalimat dari Aluna berhasil membuat pria itu segera beridiri dari duduknya, dari nada bicaranya wanita itu sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja.

"Kau baik-baik saja, apa yang terjadi?" Tanya Alex, membuat Bagas yang ada di ruangan itu segera menghampiri bosnya.

"Aku tidak tau, cepatlah pulang!" jawab Aluna semakin membuat Alex panik, apalagi wanita itu tiba-tiba mematikan ponselnya secara sepihak.

Dengan perintah dari matanya, ia meminta Bagas untuk membereskan meja kerjanya. Dan karena memang sudah terbiasa dengan hal itu Bagas segera melakukannya, tanpa banyak bertanya lagi.

Alex berjalan cepat menuju lobi perusahaan miliknya, pikirannya tidak berjalan begitu baik karena panik. Apalagi suara tangisan Aluna yang terdengar seperti di tahan, membuat ia jadi takut.

Dengan cepat pria itu langsung masuk ke mobilnya yang memang sudah terparkir di depan gedung, Bagas memang sudah lebih dahulu menyuruh satpam untuk memarkirnya di situ.

Alex melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, untungnya ia sudah ahli dalam hal ini. Meski begitu ia masih tetap berhati-hati, Karna bisa saja karena tidak fokus ia jadi membahayakan pengguna jalan lain.

Setelah tiba di depan rumahnya, kening Alex berkerut. Bagaimana tidak, di sana terlihat para penjaga yang terlihat santai.

Dengan ekspresi marah ia turun dari sana, bagaimana mereka bisa tetao santai sedangkan Aluna di dalam rumah sedang tidak baik-baik saja.

"Kenapa kalian bisa santai saja, aku meminta kalian menjaga Aluna dengan baik," kesal pria itu membuat para penjaga terkejut, mereka bahkan tidak mendengar keributan apapun dari dalam rumah.

Dan juga para pelayan masih dengan santai keluar masuk rumah sedari tadi, lalu bagaimana bisa si tuan Alex ini datang sambil marah-marah.

Melihat ekspresi bingung dari para pengawal rumahnya membuat Alex semakin kesal, dengan langkah cepat ia segera masuk ke dalam rumah.

Sesampainya di dalam, benar saja tidak ada hal mencurigakan apapun. Lalu kenapa Aluna menelfonnya sambil menangis?

Pria itu berjalan naik ke atas tangga, dengan cepat ia membuka pintu kamarnya dan mendapati wanitanya sedang menangis di atas tempat tidur.

"Hey... kau baik-baik saja?" tanya Alex lembut sambil mendekat ke arah wanita hamil itu.

Melihat Alex masuk ke dalam kamar dengan langkah cepat Aluna segera memeluknya sambil menangis, membuat Alex langsung membalas pelukannya.

"Ada apa? apa ada yang sakit?" pertanyaan Alex membuat Aluna menggeleng di dalam pelukannya.

"Lalu kenapa kau menangis?" tanya Alex membuat Aluna langsung mendongak dan menatapnya.

"Aku tidak tau kenapa, tapi saat tau bahwa buah-buahan yang ada di kulkas habis hatiku sangat sakit," ucap Aluna membuat mulut Alex menganga.

Jadi wanita ini membuatnya berlarian ke sana kemari, bahkan menyetir dengan kecepatan tinggi hanya karena buah-buahan di kulkas sudah habis.

Dengan perlahan tubuh Alex segera duduk di atas tempat tidur di kamar mereka, pria itu menatap Aluna yang masih berdiri di hadapannya.

"Aku mau makan rujak, tapi buah-buahannya habis tapi entah kenapa aku malah menangis," jelas Aluna sambil terus mengusap air matanya.

"Kau memanggilku pulang hanya karena ini?" tanya Alex membuat Aluna mengangguk tanpa dosa.

Pria itu langsung menghela nafasnya, sabar Alex wanita di hadapanmu sedang hamil.

TBC

1
Wani Ihwani
bukan kemauan kamu jadi seperti itu elena, jadi terima saja kalau Bagas masih cinta kamu
NBF
tidak bisa menolak utk TIDAK hadir.
Wani Ihwani
cepat Alex beri perintah ke karyawan mu jangan pakai baju ketat"
Wani Ihwani
lucu x orang bertiga ni, Bagas Alex aluna.
Wani Ihwani
aluna kan masih kecil belum paham x 😅😅
Wani Ihwani
wkwkwk 🤣🤣🤣🤣
Wani Ihwani
tor karya mu ini memang keren tapi ada tipo nya, tapi GK pp lah tor aku tetap berterimakasih karna di suguhi cerita yng menarik bibir ku ini. untuk tersenyum baca nya
Wani Ihwani
kursi ke besaran tor bukan lah bangku😅
Noor Zahidah
Luar biasa
Wani Ihwani
kasian juga jadi aluna
Wani Ihwani
Luna, kalau kamu hamil gimana kok gak mau di nikahin Alex??
Wani Ihwani
terpesona aku terpesona, hihihi
Wani Ihwani
nanti Alex di kasi minuman yang buat enak"🤣🤣
Wani Ihwani
kalok cerita nya menarik begini, gak rela aku rasa nya cepat tamat .
Wani Ihwani
alex modus dus
Wani Ihwani
padahal bagus Lo cerita nya kok ada yng komen bilang cerita nya muter2
Wani Ihwani
aku paham kok tor,, baru bab berapa ya wajar cerita masih sekitar itu itu aja yng komen aja sok hebat
Wani Ihwani
mampir aku tor, tapi kayak nya aku dah pernah baca cerita ini
david aditama
bagus
Aisyah Hasan
ku tunggu. k lanjutanya sampai tmt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!