Season pertama :
Berawal dari hukuman yang di berikan oleh Reyhand kepada kesya anggraini salah satu mahasiswi nya berujung timbul nya rasa suka terhadap kesya.
tetapi masa lalu nya yang menyakitkan membuat ia bimbang tentang perasaan nya.
Saat ia mulai yakin akan perasaan nya tiba- tiba alya, cinta lama nya datang kembali.
Akankah reyhand kembali mencintai alya atau ia tetap memilih kesya?
Season kedua
Meceritakan kisah lika liku perjalanan cinta Marcel yang merupakan putra tunggal Reyhand dan juga Kesya dengan Sovia anastasya yang merupakan tetangga baru nya.
Apa kah mereka akan memulai kisah yang sama?
baca ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WILDA A., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 31#
siang itu, semua telah berkumpul di meja makan. Beberapa hidangan makanan pun telah tersaji di atas nya. Kesya sejak tadi hanya diam membisu tak mengeluarkan sepatah kata pun, sedangkan mereka saling bertukar cerita dan tertawa.
kesya tak duduk bersebelahan dengan reyhand ia duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan nya. Kursi yang hendak ia duduki di sebelah reyhand telah di dahului oleh rara, terpaksa kesya harus mengalah meski sebenar nya ia sangat marah.
Sikap reyhand yang seolah acuh kepada kesya karena sejak tadi hanya sibuk ngobrol berdua dengan rara, membuat kesya tak lagi bisa menahan kesabaran nya.
Kesya beranjak dari kursi nya,
" loh nak kesya mau kemana? itu makanan nya belum di habisin loh.. " ujar anita
" apa kamu lagi gak enak badan? " sahut reyhand yang duduk berhadapan dengan nya.
" enggak kok kak, tante.. emm..aku mau ke kamar dulu ada yang mau di kerjakan " jawab kesya mencari alsan dengan memaksa kan bibir nya tersenyum.
" oh ya sudah kalau gitu.. pikir tante kamu gak suka sama makanan nya " jawab anita lagi
" enggak kok tan.. makanan nya enak banget, ya udah kesya duluan ya, permisi.. " pamit kesya kemudian ia berlalu pergi menaiki tangga menuju kamar nya.
Reyhand yang merasa ada keanehan pada kesya, berniat untuk menyusul nya ke kamar. Namun rara menghentikan reyhand,
" kakak mau kemana? " tanya rara memegang pergelangan tangan reyhand.
" kakak mau ke kamar sebentar.. kamu lanjutin aja makan nya " jawab reyhand berbohong
" ntar aja kenapa sih kak, temenin aku makan dulu. kita kan udah lama gak ketemu masa sekali ketemu kakak malah sibuk pacaran sih.. " sungut rara menahan reyhand agar ia tak pergi.
" oke.. oke.. adik ku tersayang, aku gak jadi pergi.. dasar gadis manja " ujar reyhand yang akhir nya mengurung kan niat nya untuk menyusul kesya.
" thank's kak.. " ucap rara senang
" rara.. kamu gak boleh begitu, maksa- maksa reyhand gak jelas " tegur rani melihat tingkah putri nya yang sangat manja terhadap reyhand.
" siapa yang maksa sih mah.. kak reyhand nya aja mau kok, ya kan kak ? " ujar rara melirik reyhand.
" gak papa kok tante.. mungkin rara masih kangen " ucap reyhand
" maaf banget ya nak rey.. sifat rara kan kamu tau sendiri suka maksa.. " ucap rani tersenyum saat melirik rara yang memanyun kan bibir nya.
Mereka pun melanjutkan makan siang mereka tanpa kehadiran kesya. Meski reyhand tetap berada di sana namun fikiran nya hanya tertuju pada kesya yang tiba- tiba pergi begitu saja.
sementara di kamar ...
kesya berbaring di atas tempat tidur nya memeluk guling nya dengan erat. Air mata yang sejak tadi di tahan oleh nya ia tumpah kan semua nya dengan menangis. Hingga bantal yang ia gunakan menjadi basah.
" bahkan dia gak nyusulin aku ke sini, hiks.. hiks.. gak peka banget sih jadi cowok .. hiks.. hiks.. tadi aja bilang nya cinta gak mau di tinggalin eh sekarang malah dia yang cueki aku.. " oceh kesya di sela sesenggukan nya.
Kesya merasa mata nya sangat mengantuk hingga ia tertidur. Pintu kamar nya di buka oleh reyhand yang ternyata tak di kunci.
Reyhand yang melihat kesya sudah tertidur pulas menghampiri nya, dengan perlahan ia merangkak menaiki kasur dan merebah kan tubuh nya di samping kesya. Wajah reyhand menghadap kesya namun ia terkejut melihat buliran bening di ujung mata kesya.
" sayang kamu nangis?? maaf harus nya tadi aku langsung nyusulin kamu " ucap reyhand mengusap lembut pipi kesya dengan perasaan bersalah.
" aku harus jelasin sama kesya agar dia gak berpikiran macem- macem mengenai kedekatan ku dengan rara .. " gumam reyhand
Tangan nya menyibakkan poni kesya yang menutupi matanya, ia mengecup lembut kening kesya.
Rasa kantuk yang sejak tadi ia tahan, reyhand ikut tertidur di samping kesya dengan tubuh kesya yang berada di dalam dekapan nya.
menarik
to jgn lupakan visualnya thor