NovelToon NovelToon
Dikejar Cinta Pak Guru (Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati Season 2)

Dikejar Cinta Pak Guru (Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati Season 2)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Fantasi / Iblis / Tamat
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Vince adalah seorang guru sekaligus pemilik saham terbesar di SMA Taruna. Awalnya ia mau untuk menjadi kepala sekolah, namun setelah kedatangan murid dengan paras yang begitu mirip dengan cinta pertamanya.
Vince mengurungkan niatnya untuk menjadi kepala sekolah.
Ternyata muridnya itu adalah anak kandung dari cinta pertamanya yang bernama Naura, Naura di paksa menikah dengan vampir.
Murid Vince yang menjadi cinta pertamanya adalah Maura, Maura tidak tahu jika dia bukanlah anak kandung dari Stela.
Maura adalah anak dari raja vampir Liam, Lian dan juga Naura.
Lian maupun Liam dulu sangat mencintai Naura, namun Naura meninggal dunia setelah beberapa hari melahirkan bayi Maura.
Naura meninggal dengan cara mengenaskan dengan menjadi tawanan raja vampir.
Lian sendiri menikah dengan Stela, namun detik detik meninggalnya Naura. Lian mengatakan hal yang menyakitkan Stela, membuat Stela menaruh dendam kesumat bahkan kebencian pada Maura, apalagi wajah Maura itu sama persis dengan ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31.

Alan berdiri mematung, ia merasa sangat sulit untuk menggerakkan tubuhnya saat ini. Kala dirinya tidak sengaja melihat aurat yang di tunjukkan oleh anak angkat majikannya.

Mendengar bentakan yang keluar dari bibir ibu kandungnya, Alan pun buru buru membuyarkan lamunannya, lalu menjawab perkataan ibunya.

"Iya Mak," sahut Alan.

Alan turun dari lantai dua sembari memegang dadanya, ntah kenapa ia merasakan hawa panas di tubuhnya? Setelah melihat anak angkat baru saja selesai melepas bajunya.

Namun yang membuat Alan terheran, anak angkat majikannya itu terlihat begitu cuek saat melihat dirinya yang tak sengaja mengintip saat ganti baju.

"Tapi kenapa sikap gadis itu sangatlah aneh, harusnya dia itu berteriak atau pun marah saat aku tidak sengaja melihatnya ganti baju. Tapi kenapa dia bersikap biasa saja?" Beberapa pertanyaan agaknya muncul di dalam benak Alan.

"Apa jangan jangan gadis itu punya kelainan?"

Tanpa sadar, langkah kakinya menuntunnya sampai ke depan pintu teras rumah majikannya.

Alan buru buru mengambil beberapa koper yang masih berada di teras itu lalu menariknya dan membawanya masuk ke dalam rumah.

Namun, Alan berjalan sembari melamun, karena lagi lagi pikirannya di penuh oleh tubuh anak angkat majikannya yang polos itu, di tambah lagi otaknya juga di penuhi dengan wajah anak angkat majikannya yang terlihat cuek dan galak itu.

"Kenapa wajahnya terus terngiang ngiang di dalam otak ku. Astaga, Alan. Fokuslah pada sekolah dan jadi orang sukses biar bisa membanggakan Emak. Jangan malah memikirkan hal-hal seperti ini," gumam Alan dalam hatinya, berusaha mengusir bayang-bayang wajah anak majikannya yang menurutnya sangat cantik dan unik.

Sambil melakukan pekerjaannya, pikiran Alan tak bisa lepas dari sosok anak majikannya. Setelah dua kali bolak-balik antar lantai, tiba-tiba Alan mendengar suara jatuh di kolam renang. Ia menoleh dan melihat anak angkat majikannya terjatuh ke dalam kolam.

Awalnya, Alan yakin gadis itu bisa berenang, mengingat perintah majikannya agar kolam selalu dalam keadaan bersih, karena gadis tersebut sangat menyukai tempat itu.

Namun, melihat situasinya saat ini, rasa khawatir mulai menyelinap. "Kamu harus bisa mengendalikan perasaan, Alan. Jangan sampai timbul niat ingin mendekati anak majikannya. Mungkin dia hanya ingin berenang secara tiba-tiba, meskipun tanpa baju renang," gumam Alan dalam hati, berusaha keras menahan keinginannya untuk datang ke kolam renang dan menyelamatkan gadis tersebut.

Akan tetapi, pertarungan antara pikiran dan hati tak bisa Alan menangkan begitu saja. Mau tak mau, Alan harus membuat keputusan apakah akan melawan rasa cinta dan tanggung jawab sebagai pembantu, atau mengikuti naluri untuk menolong.

Akhirnya Alan memilih untuk melanjutkan kegiatannya membawa koper koper dari teras ke dalam kamar anak angkat majikannya.

Namun, setelah naik turun tangga untuk yang ke tiga kalinya, Alan merasa  feeling-nya itu buruk. Ia memilih untuk mengintip gadis itu dari jendela lantai atas, namun yang di dapatinya, gadis itu tak kunjung muncul ke permukaan. Panik, Alan pun buru buru melempar koper yang dipegangnya ke sembarang arah.

Alan terus melangkahkan langkah kakinya dengan cepat untuk menuruni tangga rumah mewah majikannya, setelah sampai ke kolam renang. Ia langsung melompat ke dalam kolam untuk menyelamatkan gadis itu.

Air kolam yang dingin sontak membuat Alan merinding apalagi di tambah dengan hujan yang semakin deras mengguyur, namun ia benar benar tak peduli. Ia menyelam mencari gadis itu yang tenggelam di dasar kolam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!