novel baru lagi ,semoga pada suka ya....
Di dunia ini ,banyak yang bilang wajah kita ada yang mirip di beberapa negara dan saat ini hal itu terjadi.
Aulia harus menjadi pengganti untuk menikahi seorang pria yang buta, dia harus menjadi wanita lain dengan paksaan karena wanita itu tak ingin terkurung di dalam sangkar emas bersama pria cacat.
Walaupun Aulia menolak nya, tapi Delia mencari cara untuk menjebak nya sehingga Aulia hanya bisa menerima nya karena keperawanan dan kehidupan dia di negara itu sudah di genggam oleh Delia.
Tapi apa jadi nya kalau akhirnya pria kaya raya itu tidak benar benar buta ? Apa dia akan menjadikan Aulia istri nya selama nya? Atau hanya pengganti saja ?
Yuk.....mulai baca novel ku ,semoga pada suka ya. Makasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rega-Pingkan (menikmati kerang )
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Rega tersenyum lembut pada Pingkan, dia masih menatap kerang milik Pingkan yang berwarna pink. Terlihat sedikit gemoy dengan bulu halus di sekitar nya ,dia yakin Pingkan selalu merawat nya.
Melihat Rega yang hanya menatap ke arah daerah sensitif milik nya, kini dia pun menutupi nya dengan kedua tangan nya. Dia malu ,benar benar malu karena harus di perhatikan seperti itu.
"Kok di tutupi ?" tanya Rega yang menarik tangan Pingkan, dia pun mendekatkan wajah nya dan menghirup aroma lembut di sekitar kerang pink milik Pingkan sambil tersenyum .
"Wangi sayang....aku suka " ucap Rega dan langsung mendekatkan bibir nya, menjilati daging kecil yang berada di tengah membuat tubuh Pingkan menegang dan jantung nya berdebar tak menentu .
Pingkan juga sempat menahan nafas nya karena sentuhan lidah milik Rega di bawah sana ,dia tak sanggup lagi mengatakan apa pun hingga Rega mulai membuka kerang itu dan mulai menjilati nya lagi . Memberikan kenikmatan yang tak dapat di tahan oleh Pingkan sehingga Pingkan terus men de sah dan mengerang ,kedua tangan nya meremas rambut Rega dengan erat .
Hisapan ,jillatan dan kecupan terasa begitu nyata . Pingkan tak bisa lagi menahan suara nya, nafas yang tersengal bercampur dengan suara de sa han membuat Rega tersenyum puas. Apalagi salah satu jari nya berniat memasuki liang surgawi milik Pingkan tapi hanya di depan nya saja,dia tak berani melakukan lebih dari itu
"Ma....masukin Ga ssshhhh" ucap Pingkan, dia merasakan kenikmatan saat jari Rega bermain di pinggiran liang nya tapi Rega menggelengkan kepala nya sambil tersenyum
"Belum waktu nya sayang , malam pertama kita akan melakukan nya sampai puas. Aku ngak akan biarkan sedetik pun kau lepas begitu saja hhhmmm " jawab Rega membuat tubuh Pingkan menegang tapi terasa begitu nikmat mendengar nya ,dia pun tersenyum sambil mengangguk
Rega benar benar membuat Pingkan puas ,sudah tiga kali Pingkan mendapatkan pelepasan dan tersenyum puas seperti saat ini . Dia memejamkan mata nya dan tersenyum, rasa nya seperti mimpi tapi dia benar benar merasa sangat puas.
Rega tersenyum melihat wajah Pingkan yang tenang karena sudah puas dengan dirinya yang sudah mencapai puncak nya berkali kali ,kini dia berbaring di samping Pingkan sambil menyentuh batangan milik nya yang sudah mengences tapi belum keluar seluruh nya.
Pingkan bisa melihat batangan milik Rega yang masih berdiri tegak ,dia pun bangkit dari tidur nya. Menggenggam batangan milik Rega dan menggerakkan nya perlahan, membuat Rega melenguh dan men de sah lembut .
"Pingkan ....jangan ,nanti kamu muntah " ucap Rega saat Pingkan berniat mendekatkan wajah nya dan menjilati batangan milik nya ,dia ngak mau Pingkan melakukan hal itu Tapi Pingkan tak perduli dan mulai menjilati nya dengan perlahan hingga memasukan batangan milik Rega kedalam mulut nya.
Pingkan berusaha menahan dirinya, agar tak merasa muntah karena memang milik Rega besar dan membuat mulut nya penuh juga sesak . Dia terus membuat Rega ikut menikmati nya ,seperti yang di lakukan Rega pada nya hingga cairan kental pun muncrat ke wajah nya karena Rega yang sudah merasakan ingin keluar dan karena terlalu menikmati nya hingga dengan cepat dia mengeluarkan milik nya agar benih nya tak menyebar di dalam mulut Pingkan.
Bersambung.
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘