NovelToon NovelToon
Welcome Back Cecil

Welcome Back Cecil

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Bullying di Tempat Kerja / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:348.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mizzly

Cecil si wanita lemah ditemukan meninggal di sebuah gudang yang terbakar. Ternyata sebelum gudang dibakar, Cecil sudah diperkosa oleh seorang pemuda tak dikenal. Siapa sangka, Cecil malah terlahir kembali. Cecil memiliki semua ingatan di masa depan dan tubuhnya jauh lebih kuat dari sebelumnya. Cecil pun merencanakan membalas semua teman-teman yang membullynya sampai membuatnya harus meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mizzly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa Yang Lucy Sembunyikan?

Cecil

Lucy menatapku dengan tatapan heran. "Bahaya? Apa maksud ucapanmu?"

Aku bingung menjelaskannya dengan Lucy. Jujur saja, aku juga sangat terkejut dan tak menyangka hal ini bisa terjadi. Aku tak percaya kalau tanda itu bisa berpindah ke lengan Lucy. Oh My God, apakah Lucy yang pada akhirnya menggantikan posisiku?

Mataku kembali tertuju pada tanda reinkarnasi yang ada di lengan Lucy, tanda yang beberapa hari lalu masih ada di lenganku dan kini ternyata sudah berpindah ke tangan Lucy. Apa yang sudah terjadi? Apa yang Lucy tahu? Aku harus mendesaknya untuk berbicara sebelum semuanya terlambat.

"Sil, jawab aku, kenapa kamu katakan kalau aku dalam bahaya? Apa yang kamu tahu?" Lucy mendesakku.

Aku makin bingung untuk menjawabnya. Tak mungkin aku mengatakan kalau aku sudah melakukan reinkarnasi dari masa depan dan akhirnya aku berhasil mengubah takdirku. Tak mungkin juga aku katakan kalau takdir burukku akan berpindah pada Lucy. Semua ini sangat tidak masuk akal dan Lucy pasti tak akan pernah percaya ucapanku.

"Hmm ... aku hanya menebak saja. Benar ada sesuatu denganmu?"

"Jangan bohong kamu! Aku yakin kamu bukan hanya sekedar menebak saja. Kamu pasti tahu sesuatu! Apa itu?" Lucy kembali mendesakku untuk berbicara.

"Sebenarnya ... menurut cerita nenekku dulu, kalau ada tanda di lengan seperti yang kamu miliki punya arti yang buruk." Aku putuskan untuk mengarang cerita yang tiba-tiba melintas di otakku.

"Maksudnya?" Lucy menatapku sambil mengernyitkan keningnya.

Terlanjur berbohong, aku lanjutkan saja kebohonganku agar Lucy makin percaya. "Jadi begini, Nenekku bilang, kalau tangan kita yang semula tidak ada luka tapi tiba-tiba di lengan ada semacam tanda yang entah datang dari mana berwarna biru keunguan, itu seperti sebuah pertanda kalau kita itu sedang dalam bahaya. Tuh contohnya tangan kamu. Ada tanda seperti yang diceritakan oleh nenekku. " Lancar sekali aku berbohong, tak apa deh sekali-kali aku berbohong demi menyelamatkan nyawa orang lain.

"Ish ... apa sih, kamu enggak jelas tau! Hari gini kamu masih percaya dengan perkataan Nenekmu yang hanya berdasarkan mitos saja? Kamu hanya buang-buang waktuku saja. Aku pikir kamu tahu sesuatu eh ternyata kamu hanya percaya mitos. Sudah sana, kembali lagi ke tempatmu! Jangan ganggu aku!" Lucy kembali bersikap ketus padaku. Mau tak mau aku mengikuti perkataannya.

Aku jadi tidak tenang. Aku penasaran apa yang terjadi pada Lucy. Apa yang dilakukannya sampai tanda itu bisa berubah? Kalau Lucy tidak mau menjawab, aku akan mencoba untuk mengurutkan semua kejadiannya satu persatu.

Kalau tidak salah, aku kehilangan tandaku setelah menolong Anita. Waktu itu aku mengantar Mamanya Anita ke rumah sakit dan kalau dihubungkan dengan jalan-jalanku dengan Black ke masa depan, Papa Anita seharusnya meminjam uang kepada Pak Anggada. Aku sudah merusak alur yang seharusnya. Berkat pertolonganku, Papanya Anita tidak jadi meminjam uang pada Pak Anggada sehingga Anita aman. Bisa dibilang Anita adalah diriku di masa lalu, jika Anita berada dalam posisi yang bahaya, aku juga mungkin akan berada di posisi yang sama.

Sedikit demi sedikit aku mulai paham alur reinkarnasi ini. Lalu apa hubungannya dengan Lucy? Kenapa ia sampai memiliki tanda itu? Apa yang Lucy lakukan kemarin?

"Kenapa sih liatin aku terus!" kata Lucy dengan ketus padaku. Lucy memakai cardigan miliknya lalu memasukkan semua barang-barangnya ke dalam tas. Ia sudah bersiap untuk pulang.

Aku melirik ke kiri dan kanan. Kelas sudah sepi, hanya tersisa kami berdua saja. Sepertinya Lucy menunggu semua orang pulang. "Aku khawatir denganmu," kataku pelan.

"Cecil ... Cecil. Hanya karena takhayul, kamu sampai pulang telat. Kamu tuh aneh. Sudah, jangan sok perhatian padaku!" kata Lucy dengan ketus. Entah mengapa aku jadi terbiasa dengan ucapan ketusnya. Tak lagi sakit hati seperti dulu.

"Aku perhatian sama kamu karena kamu temanku. Aku tak mau kamu kenapa-kenapa," kataku dengan jujur.

Lucy menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan dengan kata-kata. Perpaduan antara tatapan sedih, khawatir, terharu dan takut. Semua berkumpul jadi satu.

"Aku tak apa-apa. Pulanglah. Sudah sore, nanti orang tuamu khawatir." Lucy melembutkan suaranya tak lagi berkata ketus seperti sebelumnya. "Mau aku antar?"

Aku mengangguk cepat. "Mau." Akan kusuruh supirku putar balik. Aku harus mengorek keterangan dari Lucy. Harus. Kalau tidak, aku pasti tak akan bisa tidur memikirkan semua teka-teki ini.

"Ayo!"

Aku menggandeng lengan Lucy yang menatapku dengan tatapan sebal sampai ke gerbang sekolah. Walau menggerutu, Lucy tetap mau aku gandeng.

Di depan gerbang sudah ada supir Lucy yang menunggunya. Aku duduk di samping Lucy dan terus mengoceh. Lucy hanya diam mendengarku berbicara tak jelas. Wajahnya nampak sebal namun ia menjaga ucapan ketusnya karena menghargaiku.

Dering ponsel Lucy berbunyi, Lucy membuka tas miliknya dan mengeluarkan ponselnya. "Mamaku telepon. Aku angkat dulu ya!"

Saat Lucy berbicara di telepon, mataku tertuju pada gantungan kunci milik Lisa yang ada di dalam tas milik Lucy. Kenapa gantungan kunci itu masih di tangan Lucy? Bukankah beberapa hari lalu Lucy menawarkan diri untuk mengantarkan ke rumah Lisa?

"Kenapa?" tanya Lucy setelah mengakhiri panggilan teleponnya.

"Itu ... di dalam tasmu. Bukankah itu gantungan kunci milik Lisa?"

Mendengar pertanyaanku, Lucy nampak agak gelagapan. "Oh ... itu ... iya, memang punya Lisa."

"Tidak jadi kamu kembalikan?" tanyaku lagi.

"Iya, tidak jadi. Supirku ... maksudnya mobilku mau dipakai Mama pergi. Aku ... tak jadi kembalikan," jawab Lucy dengan gelagapan.

Aneh sekali. Bukankah saat gantungan kunci milik Lisa tertinggal, Lucy dengan semangat akan mengantarkannya langsung ke rumah Lisa? Kenapa kini Lucy beralasan mobilnya mau dipakai Mamanya pergi?

Aku merasa ada yang disembunyikan oleh Lucy. Aku yakin sekali. "Bagaimana kalau aku saja yang kembalikan?" tawarku sekalian menguji kejujuran Lucy.

"Tak usah. Besok langsung aku taruh saja di lacinya," tolak Lucy.

Aku menatap Lucy dengan lekat. "Kamu tahu, aku makin yakin dengan ucapan Nenek-ku. Aku merasa ada yang kamu sembunyikan dariku. Kenapa kamu tak mau mengatakannya padaku? Kamu tak percaya padaku?"

Lucy melirik ke arah supir yang sedang mengemudikan mobilnya. "Sebenarnya ... memang ada yang kusembunyikan. Kamu tak perlu tahu. Cukup aku saja. Aku juga akan mengubur rapat apa yang kusembunyikan. Berjanjilah padaku, kamu tak akan mengungkitnya lagi di depan siapapun, bahkan Lisa sekalipun."

****

1
bakpao
/Good//Good/
🍒⃞⃟🦅𝐂𝐇𝐋𝐎𝐄
kerenn
Putri Dhamayanti
semprulll 🤣🤣🤣🤣🤣
Putri Dhamayanti
apa si Egi jg balik ke masa lalu keq Cecil??
DG s
ceritanya bagus👍👍
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
the end nih cerita nya 🤭
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
andai kan bisa kembali ke masa lalu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ternyata black gak pergi tapi kehilangan kekuatan nyaa
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kasian sekali Cecil masih koma
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
tau dari mana ya kalau Leon mau membunuh egii
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
makasih black udh nyelamatin Cecil,,tapi egiii ......
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
bahaya bngtt km cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pngn sekali aku tabok si Leon jahatt bnr ikhhh
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pntsn aja si lucky gampang terpancing ternyata begituuu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
akhirnya Cecil minta bantuan jugaa smaa papah
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
semoga aja rencana Leon gagal
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
udh gila tuh si leon
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ko aku yg deg²n pdhl kan si Egi yg ketahuan
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kan keceplosan knp harus ceroboh sih cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pinter banget km cil,,mngkn gara² si black yaa 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!