NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Sang Aktor

Istri Rahasia Sang Aktor

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Menikah Karena Anak / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Berbaikan / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: moon

Mengalami pelecehan bukan hal yang mudah untuk diterima, dunia Aya yang penuh semangat, seakan tiba tiba berhenti berputar.

"Aku akan memberi kompensasi untuk kejadian malam itu, berapa harga keperawanan mu, akan ku berikan berapapun yang kamu inginkan." Darren Alexander Geraldy.

"Jika aku menerima uangmu, sama halnya dengan aku menjual kehangatan tubuhku." Cahaya Dihyani.

Musibah datang silih berganti, menempa semangat hidup seorang Aya, yang akhirnya bersedia menerima takdir buruknya menjadi istri rahasia dari teman sekelas nya semasa SMU, demi menyelamatkan sang kakak dari jerat hutang rentenir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#31

#31

Mobil yang dikendarai pak Joko terus bergerak ke pusat kota, lampu lampu jalanan bersinar indah, selaras dengan bangunan perkantoran serta gedung apartemen mewah di ibukota Jakarta. 

Tapi semakin lama Aya semakin heran karena mobil tidak mengarah ke rumah kost nya, melainkan mendekati kearah club malam. 

"Pak… ini bukan arah kost an?" Tanya Aya panik. 

"Maaf non, tadi waktu non Aya siap siap, bapak dapat telepon dari mas Dion, mas Darren minta jemput di club biasa dia ngumpul sama teman temannya." Jawab pak Joko. 

"Ya harusnya tadi ke kost an dulu." Aya sedikit kesal pada pak Joko, karena tak mengantarnya lebih dulu, melainkan menjemput Darren yang sedang nongkrong bersama teman temannya. 

Mobil pun berhenti sempurna di tempat parkir. 

"Lho pak… kok diam saja?" Tanya Aya mulai hilang kesabaran, namun berusaha tetap tenang. 

"Bapak gak boleh masuk non, yang bisa masuk kesana hanya anggota club, jadiiiii… kita hanya bisa menunggu mas Darren, coba bapak telepon, barangkali diangkat." Jawab pak Joko serba tak enak pada majikan barunya. 

Benar saja tak berapa lama Darren keluar di papah seseorang, sepertinya salah satu teman nongkrong nya. 

Sreeett 

Pintu mobil di buka oleh pak Joko, Aya hanya diam saja, karena pak Joko sudah dibantu oleh teman Darren. 

"Lho… ini siapa?" Tanya Baldi pada pak Joko ketika ia melihat keberadaan Aya. 

"Eh… ini mbak Aya, asisten baru mas Dion," Pak Joko bernafas lega, karena bisa dengan cepat menemukan alasan, agar Baldi tak bertanya lebih lanjut. 

"Oh… asisten baru Darren? Hai… aku Baldi…" Lelaki itu langsung mengulurkan telapak tangannya, tapi Aya enggan menanggapi.

"Hai juga…" Aya hanya menjawab demikian. "Terima kasih sudah mengantar Darren ke mobil." 

Baldi mengusap tengkuk nya, "eh… kami biasa minum jika sedang nongkrong, dan Darren kelihatan kusut ketika datang sore tadi, karena itulah dia minum agak banyak." Baldi mencoba menjelaskan. 

"Baldi… berisik…!! Aku ngantuk… dah sana balik lagi." Usir Darren. 

"Iya… iya…" Jawab Baldi dengan senyum misterius kearah Aya, sebelum akhirnya ia menutup pintu mobil. 

Aya menatap wajah tampan suaminya, kusut sekali, entah berapa banyak alkohol yang melewati tenggorokannya, hingga mobil di penuhi aroma alkohol, untung saja Aya tak mual, ia hanya menutup hidungnya. 

"Pak buka jendela saja yah, aku gak suka bau alkohol ini." 

"Iya non…" Jawab pak Joko. 

Mobil berhenti di basement parkir yang dikhususkan untuk deretan mobil mewah Darren, Aya benar benar tak bisa membayangkan sekaya Apa seorang Darren, hingga mobil mewahnya saja ada lima buah, dengan berbagai model dan warna, pantas saja para tetangga heboh membicarakannya. 

"Pak kenapa gak antar saya dulu?" Tanya Aya lagi. 

"Ini bapak sedang antar non Aya, karena sekarang non Aya tinggal di apartemen mas Darren, tadi siang bapak dan mbak Nita yang mindahin barang barang non Aya dari kost an yang lama." 

Aya semakin meradang marah, bisa bisa nya Darren mengambil keputusan sendiri, padahal ia belum memberikan jawaban pasti perihal tempat tinggal. 

Pagi hari ketiga Aya tinggal di apartemen mewah milik Darren, dua hari pula Aya enggan bertegur sapa dengan pemiliknya, ia menjalani pagi hari nya sendiri, menyiapkan sarapan untuknya sendiri, sesudahnya ia hanya bertegur sapa dengan Dion yang masih menunggu Darren bersiap di kamarnya, kemudian melanjutkan harinya dengan belajar di kampus, setidaknya Aya bersyukur karena Nita memindahkan semua barang barang pribadi termasuk isi kulkasnya, jadi Aya bisa menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri. 

"Kamu masak apa?" Tanya Darren masih dengan wajah bantal nya. 

Aya hanya diam, malas menanggapi, tapi harus menjawab, jadi Aya membuka kulkas, melihat bahan bahan yang tersedia di sana, "entah…" Jawab Aya karena masih bingung dengan mood pagi nya. "Tapi bukankah kamu gak pernah sarapan selain dari catering?"

"Sudah ku hentikan, percuma saja, karena belakangan aku mual mencium bau masakan mereka." Darren menyalakan coffe maker kemudian memasukkan satu buah capsule kedalam robot pembuat kopi tersebut, aroma harum semerbak biji kopi seketika memenuhi ruangan berbarengan dengan cairan hitam pekat yang keluar dari dalamnya. "Terserah masak apa aja, aku lapar." Darren menginstruksikan pada sang istri, karena perutnya sudah tak bisa kompromi. 

Akhirnya Aya membuat masakan paling cepat, Sandwich sayuran dengan telur dan daging asap, sambil menunggu roti di panggang, Aya membuat susu hamil untuknya sendiri, beberapa hari ini Aya merasa kurang kenyang jika sarapan tanpa minum susu, si bumil benar benar sedang doyan makan. 

Beberapa saat kemudian, sarapan simpel dan cepat terhidang di hadapan Darren, tanpa banyak protes pria itu menyambar sarapannya. 

"Hari ini anterin makan siang ke studio, aku ada pemotretan untuk majalah fashion." Pinta Darren. 

"Nggak… lagian kenapa harus aku yang antar? Kan bisa diantar sama kurir." Bantah Aya sekaligus memberi solusi, malas sekali harus mengantar makan siang ke tempat kerja suami, seakan akan ini sebuah pernikahan sungguhan. 

"Aku tak mau makananku tercemar tangan orang lain," 

"Ya sudah suruh pak Joko yang ambil."

"Ribet… aku suruh pak Joko antar jemput kamu, biar aku pergi bareng mas Dion."

Darren sedang dalam mode tak ingin dibantah, karena dua hari ini ia merasa kesulitan, tak ada makanan yang benar benar bisa diterima oleh pencernaannya, karena itulah, hari ini ia menginginkan makanan fresh buatan istrinya, siapa tahu ia bisa makan dengan benar, jika Aya yang menyiapkan makanannya. 

"Kalau aku yang gak mau?" 

Darren membalas tatapan tajam penuh permusuhan dari kedua mata Aya, ia pun berdiri sembari menyelipkan kedua telapak tangannya di saku celana, "kamu bilang ingin membayar hutang kan?" Melihat gelagat Darren yang mulai menakutkan, secara reflek Aya bergerak mundur. 

"Salah satu caranya adalah dengan menjadi asistenku," Darren bergerak semakin maju dan Aya terus mundur hingga pinggangnya menyentuh meja bar, wajahnya mulai pias ketakutan, "mulai detik ini kamu yang menyiapkan makananku, dan aku tak terima alasan ataupun penolakan, harus kamu sendiri yang membawa makanan tersebut ke lokasi syuting, jika tidak sedang ada jadwal kuliah." 

"PAHAM KAN??!!!" 

Aya terpaksa mengangguk, lagi lagi tubuhnya gemetar, bahkan masih ketakutan jika Darren bersikap kasar serta mulai mengintimidasi dirinya, rasanya ingin marah dan berontak, tapi ia tak berdaya oleh keadaan, kini dirinya yang seharusnya diperlakukan sebagai korban, justru menjadi pihak yang harus menuruti semua permintaan pelaku. 

"Sebenarnya aku tak ingin memaksa," Darren menyingkirkan untaian helai rambut Aya yang menutupi dahinya, "tapi semakin aku bersabar, kamu semakin ngelunjak, jadi aku terpaksa melakukan ini, dan lagi ibumu sudah mempercayakan keselamatanmu padaku, jadi sebaiknya kamu menurut, atau ibumu kembali anfal karena ulahmu."

"Sebentar lagi mbak Nita datang membawa semua yang kamu butuhkan, sebaiknya datang tepat waktu, karena waktu istirahatku sangat berharga."

Aya menarik dan menghembuskan nafasnya tak beraturan sepeninggal Darren, air matanya tak bisa behenti mengalir, sesulit sulitnya kuliah sambil bekerja, rupanya masih lebih sulit tinggal di sangkar emas namun batin tersiksa. 

Tak ada pilihan selain menjalaninya. 

Demi sang ibu yang memang sangat membutuhkan ketenangan batin. 

Demi melunasi hutang hutangnya pada pria yang kini menjadi suaminya. 

Demi menyelesaikan pendidikannya tanpa ada masalah. 

Demi anak anak yang sedang berusaha tumbuh dan berkembang setiap harinya, semoga kelak Darren bisa memahami posisi nya yang serba sulit. 

Yang belum like? Plis tolong di like 😊

Komen? Bebas asal sopan, othor terbuka untuk kritik dan saran juga kok 🥰

Vote? Seikhlas dan ridho nya kalian 🤗

Terima kasih 🙏

💙

1
Alfandy Giofani mekka
baru baca thor 20juni2026...aya hamil kayanya..
Maria Christanti
wah lagi ramai2 nya sdh selesai. Tetap semangat dlm berkarya.💪👍
Nivia Olive
Sedih euy di bab ini
Little Yu
Poor 😔
Daifuku ❤️
Luar biasa
Nur Maidah
👍👍👍
Nur Maidah
syukurin lo Darren, sembunyikan Aya lebih lama Thor 👍👍👍
Nur Maidah
barengan si Darren
Nur Maidah
deg dengan thor
Sandisalbiah
lalu apa kabarnya Clara dan sepupunya itu..
Sandisalbiah
penyesalan Darren itu sia² krn keslahannya sampai mengantarkan Aya pada puncak rasa sakitnya, dan mirisnya itu terjadi krn dia mengetahui keburukan Clara, jika tdk pastinya sampai detik ini Darren akan tetap menyiksa batin Aya..
Sandisalbiah
ok Derren mungkin sudah menyesal.. lalu bagaimana dgn Aya.. kondisi psikisnya.. hatinya.. pasti hancur banget... beneran gak adil buat dia ini
Sandisalbiah
percuma dong penderitaan Aya selama ini kalau ujungnya dia tetap kehilangan janinnya.. gak adil banget buat dia, rasa sakitnya yg selama ini dia tahan tetap beruntung pd kematian janinnya
Suliyani
luar biasa
moon: terima kasih, atas apresiasinya, Kak 🌸🌸
total 1 replies
Sunny Kwok
Luar biasa
Sadiah Syarief 🐻😸
cerita Cyrus sama bee mana kak
Sadiah Syarief 🐻😸
bagus kk
tinggal giliran tmn nya daren yg belum tayang.yg suka sama Aya .kk
Gandhy Putri
masakan mantan gak tuh..... ahayyy😝😝😂😂😂😂😂
Gandhy Putri
meledak sudah air mataku thor😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Gandhy Putri
pasti yg bawa aya yg ada dalam bilik toilet, yg dengerin perdebatan aya dan clara bahkan sempat rekam perdebatan itu, tp siapa yaa, Luna liat sahabatmu disakiti kembaranmu. opa alex papa kevin , Daniel hajar aja daren biar sadar dia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!