NovelToon NovelToon
Pernikahan Anak SMA

Pernikahan Anak SMA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Asni J Kasim

Nina Verra Gandi, akibat cinta monyetnya–dia berulang kali hampir di lecehkan. Hingga kedua orang tuanya memutuskan untuk menikahkan Nina dengan sahabatnya sendiri, Rifki Yohanes, namanya. Seiring berjalannya waktu, Nina jatuh cinta pada sahabatnya itu. Saat cinta itu mulai tumbuh di masa SMK, Nina diduga mengidap penyakit kanker otak. Saat pengobatannya telah berhasil, musibah lain menimpa Nina hingga membuat Rifki menjadi pendiam dan hemat bicara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asni J Kasim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

Jam sekolah telah usai, Rifki dan Nina pulang ke warkop. Begitu juga dengan Gio. Gio sudah tahu hubungan Nina dan Iki. Begitu juga dengan Nina dan Iki, mereka sudah tahu bahwasanya rahasia mereka telah diketahui oleh Gio.

"Jaga rahasia kami,"

Itulah permintaan Iki saat Gio bertanya tentang hubungannya dengan Nina. Mengiyakan, Gio berjanji akan menjaga rahasia sahabatnya itu. Dan berhubung pemasukan dalam sebulan mencapai 60 juta, gaji Gio dinaikan–dari ratusan ribu jadi jutaan. Berhubung banyak pelanggan dan mereka menerima pesanan antar jemput, mereka pun menambah karyawan dan Sinta adalah karyawan itu.

Nina beristirahat di kamar karena wanita itu sedang tidak baik-baik saja. Kepalanya sakit bahkan dia muntah muntah. Mendengar Nina muntah, Gio menatap Iki yang sementara menyiapkan minuman untuk pelanggan.

"Yakin kalian belum melakukannya?" tanya Gio menaruh curiga.

"Daripada kamu bertanya terus, lebih baik kamu antarkan minuman ini di meja 8. Aku temui Nina dulu," ujar Iki. Lalu ke lantai dua.

Sinta yang sudah selesai menghubungkan wifi di ponsel pelanggan segera menghampiri Gio. Ingin bertanya namun dia takut dugaannya salah. "Nina sakit apa? Kenapa dia nggak pulang saja."

"Kepalanya sakit. Kamu tahu sendiri kan bagaimana Nina, dia keras kepala sekali. Mana mau dia jauh-jauh sama Iki, yang ada dia nangis tujuh hari tujuh malam," balas Gio.

"Gio, aku rasa Nina dan Iki punya hubungan spesial deh. Aku lihat Iki kok kek gimana ya ... aku bingung mau jelasinnya–tapi yang pasti, aku pernah lihat mereka," Sinta mendekati Gio. "Berpelukan di kamar," sambungnya berbisik.

Degh!! Gio terdiam. Dia sudah berjanji, dia tidak akan memberitahu siapa siapa. Tanpa Gio ketahui, Sinta juga mulai curiga sejak pertama kali mereka membersihkan Warkop Niki. Cincin yang dijadikan liontin oleh Nina dan cincin yang ada di jari manis Iki, itu bukan cincin biasa. Cincin itu menghadirkan tanya dalam benak Sinta. Dan pertanyaan itu terjawab setelah melihat Nina selalu bermalam di Warkop bersama Iki.

"Kamu sembunyikan sesuatu dari aku kan? Ayo ngaku!" tuding Sinta terus mendekati Gio.

"Sekalipun Sinta pacar aku, aku harus memegang teguh janjiku pada Iki dan Nina. Aku nggak boleh beritahu siapapun tentang status Nina dan Iki," batin Gio.

Terkekeh, Gio menyentil jidat Sinta hingga wanita itu meringis. "Kamu ini suka sekali curiga sama orang! Sana belajar," Gio memelototi Sinta.

Cemberut, namun menurut. Itulah Sinta, dia mengeluarkan bukunya lalu belajar. Dia dan Gio telah membuat rencana, mereka berdua akan ke Bandung setelah ujian semester nanti.

Sementara di kamar, Iki memijat bahu Nina. Nina yang dipijit hanya diam diam saja. "Nina, bagaimana, apa masih sakit?" tanya Iki.

"Iya, Iki. Kepalaku masih sakit. Ki, kita pulang ke rumah yuk," balas Nina nampak lesu.

"Ya sudah, kamu tunggu di sini, aku cari taxi dulu," ujar Iki segera beranjak keluar dari kamar. Setelah menghentikan taxi, Iki kembali ke dalam warkop–menarik langka ke lantai dua, dia menggendong Nina turun dari kamar.

Dugaan Sinta semakin fiks, dia membantu membuka pintu mobil. "Iki, Nina mau dibawa ke mana?" tanya Sinta.

"Ke rumah. Sinta, Gio, aku percayakan usaha kita ini pada kalian berdua. Tutup jam 6 sore nanti, kuncinya kalian pegang, besok baru aku ambil," ujar Iki. Lalu masuk ke dalam mobil.

Setibanya di depan rumah, Iki segera keluar membuka pintu pagar. Melihat Mama Sarah, Iki segera meminta bantuan Mama mertuanya itu.

"Iki, Nina kenapa, Nak?" tanya Mama Sarah.

"Aku juga nggak tahu, Ma. Katanya kepalanya sakit, dia juga muntah muntah terus," jawab Iki menjelaskan.

Degh! Mama Sarah terdiam hingga panggilan Iki menyadarkan Mama Sarah. "Ah iya," Mama Sarah segera membuka pintu mobil.

Rifki kembali menggendong Nina masuk ke dalam rumah. Tanpa mengenal lelah, dia membawa Nina ke kamarnya yang terletak di lantai dua. Setelah membaringkan Nina, Iki mulai merasakan pegal pegal.

"Iki, apa Nina ___" Mama Sarah menatap serius menantunya itu.

"Aku berani bersumpah, Ma,–kami belum melakukannya," ungkap Iki.

Degh! Mama Sarah kembali terdiam. "Apa waktu itu Nina membohongi kami? Apa pria itu berhasil menodai Nina?" gumam Mama Sarah dalam hatinya.

1
Sumiati Aja
cerita nya g msuk nni kn udah sembuh kok menninggal aja
mama Al: karena kanker tidak bisa di tebak kak.
banyak di dunia nyata yang di nyatakan sembuh oleh dokter malah meninggal dunia.
total 1 replies
Zana aripin
Aduh kenapa ceritanya begitu. Nina meninggal... semoga itu hanya mimpi iki ya thor
aris Widiatmoko
kok Nina meninggal kasihan Riki
Aji Sangpengembara
bagus banget
Asni J Kasim: Masya Allah, terima kasih banyak KK 🥰
total 1 replies
Rina Halawa
the best
Asni J Kasim: Terima Kasih untuk bintang 5nya Kak 😊🥰
total 1 replies
Zana aripin
Fuh ramai juga yg jadi pelakor ni. Novi dan vindian pelakor
Asni J Kasim: Vindian main belakangan 🤣
total 1 replies
Razana Razlan
cerita yg sgt best
Asni J Kasim: Terima kasih 🥰
total 1 replies
Razana Razlan
cerita yg best..byk pengajaran yg blh diambil.nilai kasih sayang yg hebat..maruah diri yg tinggi
Asni J Kasim: Terima kasih untuk bintangnya, Kak. Walau hanya bintang 4 udah senang, apalagi 5 🤣🤣🤣
total 1 replies
Queen
Hai kak, Mampir di novelku yaa
Mbah Gatot
lanjut bro ceritanya keren
Mbah Gatot
emosi cokkk Nina kek perempuan arggggggg tol anjayy


tpi keren ceritanya tingkat kan
Asni J Kasim: Tingkatkan kesabaran 🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!