Ranti seorang gadis cantik yang menikah dalam usia yang cukup muda, kehidupan bebas yang seharusnya dia nikmati di usianya di renggut oleh takdir yang mengikatkan dirinya dengan seorang pria berumur 30 tahun an.. bagaimana akhirnya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fenty andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
Ranti kini telah berada di sebuah rumah makan yang terlihat kecil . Sebelum menginjakkan kaki nya ke dalam Ranti sedikit bernostalgia tentang kenangan saat dulu sering pergi bertiga dengan kedua sahabatnya itu . segera dia masuk ke dalam dan
" tempat ini gak berubah " gumam Ranti sambil mengamati sekeliling ruangan .
pandangannya tertuju kepada tempat duduk yang sering mereka tempati dulu saat berkunjung . Di sana ada Bella yang sedang memainkan ponsel milik nya. Ranti segera menuju ke arah Bella dan duduk di hadapannya.
bella langsung menghentikan aktivitasnya dan melihat Ranti yang kini sudah di hadapannya .
" kau terlambat " seru Bella
" tidak , ini masih termasuk jam makan siang " jelas Ranti
" haish kau mau pesan apa?" kata Bella menawarkan.
" jus strawberry saja " jawab Ranti
" makanan nya ? " tanya Bella lagi
" tidak usah , itu saja " ujar Ranti segera Bella memanggil pelayan dan memesan makanan .
" sudah lama ya kita tidak seperti ini ?" kata Ranti sambil memandang ke arah jendela besar di sampingnya sambil menikmati pemandangan luar .
Bella hanya terdiam , makanan yang di pesannya pun datang dan Bella sedang menikmati makan siang nya sedangkan Ranti meminum jus yang dia pesan tadi .
"kenapa kamu ingin membicarakan tentang tunangan ku ? apa kau mengenalnya ?" tanya Ranti langsung .
Bella yang masih mengunyah makanan di mulutnya segera menelannya dan meminum jus .
" em aku tak begitu mengenalnya aku hanya tahu jika dia itu adik dari kakak ipar ku " pungkas Bella.
" kakak ipar ? " gumam Ranti
" iya aku adalah adik dari Doni , kau pasti sudah bertemu dengannya bukan" jelas Bella
" bukan nya kamu anak tunggal kenapa sekarang jadi adiknya kak Doni ?" tanya Ranti
" iya dia kakak tiri ku " jawab Bella singkat .
" lalu kenapa kau ingin membahas kak Arya ? memang ada apa dengannya ?" tanya Ranti penasaran.
" Ran , sebelumnya aku minta maaf atas sikap ku padamu , aku hanya tak ingin Rasya meninggalkan diriku " ucap Bella dengan rasa bersalah .
" sudahlah bel , semuanya sudah berlalu aku sudah tidak memikirkannya lagi " jelas Ranti dengan senyum manisnya yang menjelaskan tiada benci pada Bella .
tanpa disadari air mata Bella menetes di pipinya dengan segera Bella mengusapnya dia malu kepada Ranti jika dia terlihat lemah di hadapannya.
" sebenarnya aku ingin memberitahukan dirimu jika Arya dia " ucapan Bella terhenti sebenarnya niat Bella bertemu dengan Ranti adalah untuk memberitahu Ranti tentang hubungan Mia dan Arya karena dia ingin membalaskan rasa sakit hatinya karena di acuhkan Rasya agar Ranti juga merasakan sakit hati namun kini Bella menjadi ragu akan menceritakan hubungan Arya dengan Mia dia takut Ranti sakit hati dan dia juga takut jika Ranti kembali bersama dengan Rasya itu akan membuat peluang Bella bersama Rasya hilang .
" dia kenapa bel?" tanya Ranti yang membuat Bella kembali dari pemikirannya itu .
" ah dia itu orang yang baik kamu beruntung bisa bersamanya , tapi aku sarankan kamu harus mengawasi dia , kau tahu kan dia itu tampan pasti akan banyak wanita yang menyukainya dan kau tahu jika seorang wanita sudah terobsesi dia bisa melakukan segalanya agar mendapatkan pria yang dia sukai , jadi jagalah Arya dengan baik jangan sampai kau terlalu lengah, oh iya kadang meski pria itu mencintaimu tapi ada saatnya pria juga bisa tergoda , jadi jangan sampai membuat hal yang dulu terulang lagi , aku pergi dulu iya " kata Bella kemudian segera menuju kasir dan meninggalkan Ranti sendiri yang masih bingung tentang ucapan Bella .
" ada apa dengan dia ? kenapa dia menjadi sebaik itu ?" gumam Ranti yang merasa heran dengan sikap Bella.
Setelah bertemu dengan Bella , Ranti kini memutuskan untuk pergi kerumah Mia karena dia merasa khawatir dengan sahabat baiknya itu sebab sejak tadi malam Ranti tak mendapatkan balasan dari Mia . Ranti menuju ke tempat tinggal Mia dengan memesan taxi online ketika Ranti akan membuka pintu taxi itu Rasya datang dan menghampiri nya .
" mau kemana? " sapa Rasya .
" mau ke tempat Mia " sambil membuka pintu mobil itu namun segera di cegah oleh Rasya .
" bareng aku aja " ajak Rasya lalu Rasya menyuruh sopir itu pergi . Ranti kesal karena Rasya yang suka semaunya sendiri .
" bisa gak tanya dulu pendapat orang yang kamu ajak itu mau apa gak ! " seru Ranti kesal .
" udah lah ikut aku aja " sambil menarik tangan Ranti agar ikut dengannya .
" gak mau aku bisa cari kendaraan sendiri " tepis Ranti
" ran aku mohon kamu sekali ini aja yah biar aku anter kamu ini untuk yang terakhir , please ?" mohon Rasya .dengan wajah melasnya .
" oke lah sekali ini aja " jawab Ranti .
keduanya pun berangkat berdua menuju tempat tinggal Mia .
di tempat Mia , kini Arya yang telah rapi dia bersiap untuk pulang kerumahnya sedangkan Mia kini sedang memainkan ponsel miliknya .
" aku pulang dulu " pamit Arya
Mia menghentikan kegiatannya dan segera berdiri dan berhadapan dengan Arya .
cup
ciuman mendarat di pipi Arya namun Arya hanya diam dan dia segera pergi dari tempat itu.
" sampai kapan kamu akan terus mengabaikan ku Arya ? aku yakin suatu saat kamu pasti menyadari siapa yang lebih pantas untukmu , aku atau Ranti " batin Mia .
saat Arya keluar dari gedung itu tak sengaja Ranti dan Rasya juga telah tiba di tempat itu . Ranti dan Rasya melihat Arya pergi dari gedung itu . pikiran Ranti sedikit terganggu namun dia berusaha berfikir positif . Melihat ekspresi Ranti membuat Rasya merasa cemburu dengan sengaja Rasya menanyakan kepada satpam tentang Arya .
Ranti yang juga berada di situ juga ikut mendengar cerita satpam itu .
seakan tak percaya dengan cerita satpam itu Ranti segera pergi dan di susul Rasya .
" ran tunggu " teriak Rasya yang mencoba menyusul Ranti yang berlari .
setelah lelah berlari Ranti ternyata berada di sebuah pinggir jalan dan berniat menyebrang namun karena pikirannya kacau Ranti menjadi tidak fokus , dia nyebrang jalan tanpa melihat kendaraan yang melintas ke arahnya , hingga suara klakson mobil berbunyi membuat Ranti tersadar dan dengan sigap Rasya menarik Ranti ke tepi jalan .
" kamu gak papa kan " tanya Rasya cemas.
Ranti hanya menggeleng .
" kamu jangan berfikir buruk dulu tentang nya mungkin saja dia hanya menemui kerabat atau temannya saja , jangan percaya dengan omongan satpam itu sebelum kamu melihatnya sendiri " kata Rasya mencoba menenangkan Ranti .
" tapi jika itu benar bagaimana ?mungkinkah dia akan membatalkan pernikahan kami ? dan menikah dengan wanita itu ? apa aku akan di hianati lagi ? " tanya Ranti dengan nada sendu nya tersirat ketakutan dalam mata Ranti .
" tenanglah Ran, jika dia mencintai mu dia tak akan berbuat seperti itu jadi percayalah padanya " ucap Rasya .
" bukankah dulu kamu juga mencintaiku ? " tanya Ranti
" iya aku dulu mencintaimu begitu juga sekarang " jawab Rasya jujur
" lalu kenapa kamu menghianati ku ? " tanya Ranti lagi .
Rasya hanya terdiam .
Ranti hanya tersenyum kecut ke arah Rasya yang terdiam .
smoga author ksh laki² yg lebih dri segalanya dri Adrian biar Adrian nyesal sperti mantannya rianti