NovelToon NovelToon
MASUK KE DUNIA NOVEL

MASUK KE DUNIA NOVEL

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi Wanita / Masuk ke dalam novel
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Karin seorang wanita karir, dia mendoktrin dirinya sendiri agar harus berkerja keras, tidak perlu memikirkan yang namanya pernikahan.

Dan ya, di umurnya yang sudah 30 tahun, dia masih jomblo alias belum menikah. Sedangkan teman-temannya yang seumuran sudah memiliki anak dua.

Karin merasa, menikah dan punya anak akan mengganggu pekerjaannya. Sehingga dihari cutinya, dia hanya tinggal di dalam kamar membaca novel.

"Ck. Makanya jangan menikah jika belum siap mengurus anak!" tegur Karin sambil melempar Tabnya ke atas kasur.

Dia sedang membaca novel online, yang berjudul ( Pembalasan Tiga Penjahat )

Karin tertidur setelah mambaca novel itu sampai tamat. Tapi saat membuka mata, dia sudah berada di tempat yang berbeda.

"Sial!"

Penasaran kan? Ayo ikuti perjalanan Karin yang menjelajahi dunia yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Salah Paham

Nan Wei memutuskan ikut ke ladang, dia ingin melihat-lihat, siapa tahu dia mendapat sesuatu yang bisa dijadikan bisnis.

Zhao Xu dan kedua adiknya menatap Nan Wei dengan pandangan tak percaya. Mereka makin yakin, jika ada yang tidak beres dengan sikap sang ibu.

"Kenapa kalian melihatku seperti itu?" tanya Nan Wei.

"Ibu di ladang banyak nyamuk. Ibu di rumah saja. Biarkan aku dan Kakak yang membantu Nenek dan Kakek!" kata Zhao Yu.

"Benar! Ibu di rumah saja!" timpal Zhao Xu. Dia tidak ingin Nan Wei ke ladang dan malah membuat masalah.

"Yuyu memang sangat perhatian. Sini Ibu peluk!" kata Nan Wei dengan haru mendapat perhatian kecil dari anaknya.

Zhao Yu sangat senang mendengarnya, entah sejak kapan terakhir kali dia merasakan pelukan hangat ibunya.

Saat dia ingin mendekat, kedua Kakak menahannya. Mereka tidak percaya dengan ucapan Nan Wei.

Nan Wei paling tidak suka jika mereka dekat-dekat dengannya, apalagi jika sampai menyentuh tubuhnya.

"Kakak, aku ingin dipeluk ibu!" Kata Nan Wei dengan sedih sambil menatap kedua Kakaknya.

Zhao Xu mengepal tangannya dengan erat, dia juga sangat sedih melihat tatapan adiknya yang penuh harapan. Tapi dia tidak ingin Yuyu kecewa karena Nan Wei membohonginya.

Zhao Xi menatap Nan Wei dengan datar lalu berkata. "Aku tidak akan menganggapmu Ibu lagi, jika kamu memukul Yuyu!"

Nan Wei merasakan nyeri di hatinya, dia tahu jika rasa sakit itu dirasakan oleh pemilik tubuh. Dia pasti tidak menduga, jika kebencian Anak keduanya sudah ditahap itu.

Nan Wei mengabaikannya, dia merentangkan tangan sambil tersenyum, dan meminta Zhao Yu untuk mendekat.

Zhao Xu melepas genggamannya, dia juga menaruh harapan terakhirnya, jika sang ibu memukul Yuyu, maka dia tidak akan tinggal diam.

Zhao Yu juga tersenyum, dia meminta kedua Kakaknya untuk tidak khawatir. Dia segera berjalan mendekat dengan perasaan gugup.

Nan Wei menarik kedalam dekapannya, dia mengusap kepala Zhao Yu dengan lembut. Tubuh anak kecil itu sangat kurus, tidak sesuai dengan umurnya.

"Hmm anak baik.!" kata Nan Wei. Baru dua hari bertemu dengan mereka, tapi hatinya sudah terpikat, tapi dia masih kaku dengan status Barunya.

"Terima kasih Ibu.!" ucap Zhao Yu dengan mata berkaca-kaca.

Sedangkan Zhao Xu menatap Ibunya dengan sedikit harapan. Dia berharap perubahan sikap Nan Wei tidak memiliki niat jahat.

Sedangkan Zhao Xi hanya diam, tapi ada getaran di dalam hatinya saat melihat Nan Wei mengusap kepala Zhao Yu.

"Ya baiklah.. Sekarang kita ke rumah Nenek. Mereka pasti sudah menunggu kita.!" ajak Nan Wei setelah melepas pelukannya.

***

Rumah orang tua Nan Wei berada di seberang jalan, tapi karena jalan yang luas maka terlihat sedikit jauh.

Selama perjalanan, Nan Wei terus menggenggam tangan Zhao Yu, mereka bergandengan tangan kayaknya Ibu dan anak.

Sedangkan Zhao Xu dan Zhao Xi hanya bisa melihat dari belakang. Mereka ikut senang melihat sang adik tersenyum bahagia, tidak seperti sebelumnya, yang ada hanya wajah sedih dan murung.

"Setelah jatuh terpeleset, sikap Ibu tiba-tiba berubah baik seperti seperti dua tahun yang lalu," kata Zhao Xu dengan pelan.

Zhao Xi terdiam, karena kenangan itu sudah mulai menghilang. Karena saat itu umurnya masih 6 tahun. Tapi dia mengingat dengan jelas, jika sikap Ibunya mulai berubah, saat Ayahnya tiba-tiba kembali yang sudah dinyatakan gugur.

"Hmm!"

Zhao Xu tak mengatakan apapun lagi, dia mengerti sikap Zhao Xi yang sangat dingin. Dan yang paling Zhao Xi benci adalah sang Ayah.

***

Tiba di rumah orang tua Nan Wei, terlihat Nenek Xia beserta keluarganya sudah menunggu mereka di halaman depan.

Dan mereka semua sangat terkejut melihat kedatangan Nan Wei, pada akhirnya mereka harus percaya dengan omongan Nenek Xia yang mangatakan jika Nan Wei sudah bangun di pagi buta.

Tapi tidak ada yang menyambut Nan Wei, mereka semua berpura-pura tidak melihatnya. Mereka menyesal tidak pergi lebih awal, karena kedatangan Nan Wei pasti datang untuk meminta uang lagi.

"Nak kamu datang!" Nenek Xia tetap nyambut Anaknya dengan senyum, meski Nan Wei sering memakinya.

"Ya. Aku ingin ikut pergi ke ladang!" kata Nan Wei dengan kaku.

Seketika suasana jadi senyap, mereka memandang Nan Wei dengan alis yang mengerut.

"Kamu tidak perlu ikut! Biarkan Ayah dan Kakakmu yang membantu memanen!" kata Nenek Xia.

"Adik ipar, apa yang ingin kamu lakukan di ladang?" tanya Kakak ipar pertama dengan wajah muram.

"Aku ingin lihat-lihat saja, aku bosan di rumah!"

"Bukannya kamu ke kota jika sedang bosan. Oh atau kamu datang untuk minta uang kepada Ibu lagi? Aku beritahu, uang kami sudah habis!" ucanya dengan tegas.

Kakak pertama meminta istrinya untuk diam, tapi kali ini istrinya sudah tidak sanggup lagi harus sering megalah dan diam jika Nan Wei membuat masalah.

"Diamlah..!"

"Kamu yang diam! Apa kamu tidak kasihan dengan ibu? Atau dengan anak-anakmu.? Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan keluarga malah dihabisi dengan membeli makanan di kota untuk dirinya sendiri!"

Kakak pertama terdiam, dia tidak tahu harus berkata apa. Karena saat terakhir kali Nan Wei datang dia mengambil semua tabungan keluarga.

Dan mereka mendapat kabar jika Nan Wei ke kota untuk makan di restoran. Sedangkan mereka hanya bisa makan Ubi kukus.

Nenek Xia juga tidak bisa berkata apa-apa, semua yang mereka berikan kepada Nan Wei karena mereka memiliki utang budi. Bukan tidak ikhlas, tapi mereka juga sedang dalam kesusahan.

"Nak, Ibu sudah tidak punya uang lagi. Jika kamu ingin uang, tunggu sampai penen selesai. Ibu akan menjualnya untukmu!" kata Nenek Xia.

"Ibu, kamu tidak boleh menjual milik kami! Jual miliknya saja, dia harus bersyukur karena kami sudah membantu menanam dan memanen untuknya." sela Kakak ipar pertama.

"Nak pulang lah dulu! Kami akan akan memanen milikmu terlebih dahulu. Karena saat ini, kami benar-benar tidak punya uang lagi.!" kali ini pak tua Xia membuka mulut.

"Aku hanya ingin ikut ke ladang!" ucap Nan Wei setelah lama terdiam.

Dia tidak menyangka, kedatangannya membuat orang-orang salah paham. Tapi itu sangat wajar, karena pemilik tubuh asli berubah total sejak dua tahun terakhir.

"Kamu yakin?" tanya Nenek Xia.

"Ya. Aku tidak ingin minta uang atau pergi ke kota. Aku hanya ingin ikut ke ladang!" balas Nan Wei tanpa emosi.

"Nenek, biarkan Ibu ikut. Yuyu akan menjaga Ibu dari nyamuk!" sela Zhao Yu yang masih menggenggam tangan Ibunya.

Dan mereka sangat syok, saat menyadari hal itu, sejak kapan Nan Wei ingin disentuh oleh anaknya? Bukankah Nan Wei sangat menjaga jarak terhadap mereka bertiga? Nan Wei bahkan mengatakan, jika anak-anaknya adalah pembawa sial.

"Zhao Yu kamu...??"

Sejak kapan gadis kecil itu sangat dekat ibunya.? Dan dia terlihat sangat bahagia.

.

.

.

.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat berkarya ya 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat 💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor yg bnyak😍😍😍💪💪💪💪
Fii
Kalau ada typo komen yaa..🙏
Chen Nadari
Buat )
Chen Nadari
semangat up thora
Chen Nadari
mampir thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!