WARNING🌶️🌶️‼️
"Kau tahu kelainan ku hanya bereaksi padamu, mana mungkin aku melepasmu Hazel. Seluruh tubuh dan semua yang ada pada dirimu, itu milikku."
"Aku sudah menikah dan aku juga adik tirimu, lepaskan aku. Mike!."
Bermula dari Mike yang harus menikah untuk melindungi menggunakan wajah palsu, hal tak terduga terjadi saat wanita yang dinikahinya Hazel mampu membuat impoten nya hilang, hanya kepada wanita itu seorang..
Tak lama pernikahan dan identitas palsu itu harus berakhir saat Mike harus pergi meninggalkan Hazel tanpa menceraikannya.
Hingga seiring berjalannya waktu, Mike kembali bertemu dengan Hazel dengan status tak terduga. Wanitanya, istri yang belum ia ceraikan, kini telah menjadi adik tiri dari keluarga baru ayahnya. Dan tanpa Hazel ketahui bahwa wajah itulah, merupakan sosok suami yang selama ini ia cari.
Bagaimana kah kelanjutan hubungan keduanya?
.
.
SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 4
Tak terasa.. setelah pernikahan dadakan itu, satu minggu pun berlalu.
Di samping mengurus perjalanan bisnisnya yang akan segera berakhir, Mike sudah menjaga Hazel selama itu. Tanpa Hazel ketahui, selama satu minggu itulah Mike begitu tersiksa kesulitan karena setiap melihat dan berinteraksi dengannya, maka dorongan penuh hasrat itu amat begitu menguasai diri.
Karena hal itulah Mike memilih berinteraksi seperlunya saja, akan sangat meresahkan jika ia hilang kendali sedangkan pernikahan itu hanya kesepakatan belaka. Bahkan naasnya Hazel tidak tahu wajah asli suaminya bagaimana.
Mike akan selalu memantaunya dari kejauhan, terlebih Hazel sendiri ternyata seorang model, yang pekerjaan itu rupanya tak bisa Hazel tinggalkan.
Saat ini..
Setelah selesai mengurus pekerjaan dibeberapa perusahaan ternama Italia, Mike malam itu tak langsung pulang, ia mendatangi dokter spesialis urologi terpercaya. Tentu saja dengan identitas dan wajah palsu..
Mike begitu penasaran.
"Tuan, ini hasil tesnya." Ujar dokter itu menunjukkan. "Semua hasilnya normal. Tidak ada masalah hormon, pembuluh darah, atau saraf.."
Mike yang mendengar itu tampak jengah, setiap melakukan pengecekkan, dimana pun hasilnya tetap normal padahal Mike sendiri mengalami disfungsi ereksi.
"Lalu kenapa hanya kepada satu orang?.. Hanya kepada wanita itu ereksiku tak terkendali." Timpal Mike serius. Ia bahkan kesulitan fokus akhir-akhir ini hanya karena membayangkan satu nama.
Hazel..
"Kalau begitu kemungkinan besar penyebabnya bukan fisik, tuan." Jelas dokter
Mike mengerutkan keningnya."Lalu apa?.."
"Psikologis.. Banyak pria mengalami disfungsi ereksi karena faktor psikologis seperti stres, tekanan, trauma hubungan, atau bahkan ketidak-tertarikan emosional."
Mike tak merasakan apa yang dokter itu ucapkan, kecuali. "Ketidak-tertarikan emosional?" Ulangnya.
"Ya. Tubuh manusia sering kali bereaksi lebih jujur daripada pikiran kita. Jika tuan tidak benar-benar tertarik atau tidak merasa terhubung dengan seseorang, tubuh bisa saja tidak meresponsnya. Singkatnya begitu."
Mike terdiam sejenak saat menyadari sesuatu. Menurut dokter itu ia tak bereaksi pada wanita lain karena Mike tidak benar-benar menyukai mereka, tetapi pada Hazel itu berbeda. Apa ia menyukainya?.
Pertemuan mereka saja baru 1 minggu. Apa sudah bisa dikatakan bahwa Mike menyukai istri kontraknya, saat pandangan pertama?.
Sungguh aneh.. Mike menghela nafas berat saat mengingat jika ia memilih setuju menikah kemarin, itu karena miliknya yang menunjuk Hazel duluan. Ia hanya tidak ingin wanita yang mampu membuat miliknya berdiri, dinikahi pria lain.
"Jadi ini bukan penyakit?"
"Tidak selalu, bisa jadi ini hanya reaksi tubuh tuan terhadap seseorang yang memang berarti atau tuan jatuh hati tanpa menyadarinya." Jelas dokter itu.
Mike yang mendengar itu terdiam, seolah ada yang menggali sisi terdalamnya yang ia sendiri sulit memahami. "Hazel..."
Dokter itu tersenyum sekilas. "Sepertinya tubuh anda sudah memberikan jawabannya lebih dulu."
.
.
Dentuman musik terasa syahdu mengiringi acara gala dinner yang sedang berlangsung. Di sinilah malam ini Hazel berada, ia sebagai model sedang menghadiri acara event penting, yang berlangsung mewah penuh kilauan lampu yang bersentuhan.
Setelah melakukan sesi foto sebagai salah satu brand ambassador fashion ternama, Hazel kembali duduk pada kursi tamu yang sudah disediakan.
Ia bersulang dengan sahabat sesama modelnya, Sarah. Sarah juga sahabat yang ikut menyaksikan pernikahan rahasia itu. Keduanya nampak mengobrol menikmati acara.
Malam ini Hazel menjadi pusat perhatian, sudah tak aneh... Balutan dress putih dan kilauan permata pada tubuhnya, begitu indah. Hanya mengenakan pakaian sederhana saja ia begitu jelita memanjakan mata, apalagi sekarang?.. Nampak sempurna nyaris tidak ada kekurangan.
"Hazel.. Apa suamimu tahu kau sedang di sini?." Pelan Sarah memastikan.
Sudut bibir Hazel terangkat. "Apapun dan kemana pun.. dia akan tahu semuanya."
Bahkan saat ini, tanpa sepengetahuan siapapun anak buah Mike memang menjaganya tak melepaskan pantauan terhadap istri sang tuan.
Namun kali ini ada yang berbeda, bukan hanya anak buahnya, tetapi Mike sendiri ikut turun langsung.
Mata tajam yang terasa dalam itu memperhatikan nya di balik mobil metalik hitam.
Sementara itu di dalam..
"Sayang.." Lirih seorang pria dari belakang Hazel.
Wanita cantik itu pun menoleh.
Cup..
Punggung mulusnya yang terekspos itu diciumnya, ia duduk di samping Hazel. Dekat, amat sangat dekat.
Mike yang menyaksikan itu tersenyum sinis. "Cih.."
Hazel yang mendapati tubuhnya dicium mesra, nampak sedikit terkejut. "Carlos.."
Pria itu tersenyum saat beradu tatap dengan Hazel. Carlos sendiri seorang selebritis papan atas yang memiliki hubungan baik dengan Hazel. Tak sedikit rumor keduanya yang beredar, banyak media yang meliput karena kedekatannya.
Carlos sangat menyukai hal itu karena pada faktanya ia memang menginginkan Hazel, namun model cantik itu selalu menolaknya hanya mengijinkan untuk memiliki hubungan sebatas teman saja.
"Kau tak harus mencium ku, Carlos.." Ujar Hazel yang temannya itu memang selalu seperti itu.
"Aku tak bisa, orang-orang harus tahu." Balas Carlos.
Hazel hanya memutar mata malas, sementara Sarah mengejeknya karena mereka memang tidak memiliki hubungan. Sarah peka bahwa Carlos telah melampaui batas, yang ia takutkan Hazel malah semakin tak bebas, langkah nya terhalang akan sikap Carlos yang mendekatinya karena memang menginginkan wanita itu. Carlos hanya berkedok dibalik kata 'teman'.
Hingga acara pun selesai.
"Baiklah jika tak mau numpang, aku duluan. Hati-hati.." Ujar Sarah pada Hazel. Mobilnya melaju membelah jalanan raya.
"Iya."
Kini di sana hanya menyisakan Hazel dan Carlos dengan mobilnya.
"Apa yang kau tunggu? aku akan mengantarmu. Masuklah.." Ujar Carlos yang tetap kekeuh menawarkan.
Hazel yang menunggu anak buah Mike menjemput, tak mungkin pergi dengan Carlos. Anehnya bodyguard utusan Mike begitu sangat lambat kali ini.
"Aku sedang menunggu jemputan, kau duluan saja Carlos." Balas Hazel tetap menolak.
Carlos nampak mengerutkan kening. Jika itu mobil pesanan harusnya tak selama ini, siapa yang akan menjemputnya. "Apa ada yang akan menjemputmu tapi aku tidak tahu orangnya?.." Timpalnya penuh selidik.
Hazel menghela nafas berat, Carlos selalu seperti ini. "Iya, aku sedang menunggu orang itu, jadi kau pulanglah duluan tak perlu mengkhawatirkan ku." Balas Hazel sengaja, agar Carlos diam dan patuh.
Namun malah reaksi lain yang Hazel dapat.
Carlos tampak terkejut akan pengakuan itu, tangannya mengepal kuat, siapa yang akan menjemput Hazel? selama ini tak ada yang berani mendekati Hazel karena batasan yang Carlos buat sendiri.
Bukannya melaju, Carlos malah keluar dari dalam mobil. Seolah tak terima jika Hazel akan dibawa oleh pria lain, pria itu mengangkat tubuh Hazel, membawanya masuk secara paksa.
"Carlos!.." Hazel terkejut karena ini pertama kalinya ia melihat raut wajah Carlos semarah itu. "Berhenti!! buka pintunya! ada apa denganmu???."
"Tidak akan Hazel!... Selama ini aku sudah sabar dan begitu menanti mu.." Carlos menggenggam tangan itu dan mengikatnya dengan dasi. Sorot matanya telah berubah seolah hewan buas yang puas mendapatkan apa yang ia inginkan.
Mata indah Hazel melotot, ia seperti bukan melihat teman baiknya selama ini. "Kau!!! Carlos, lepaskan sial! Apa yang merasuki mu?.." Hazel berontak.
"Kau sendiri.. Aku gila karena mu."
Karena kedua tangannya terikat, Hazel berontak menggunakan kaki. Perasaannya panik tak karuan, menjadi takut yang terasa menyesakkan diri.
Rasanya ia ingin mencaci Mike habis-habisan karena jemputan nya tidak kunjung datang.
Kaki jenjang yang menendang penuh berontak itu, Carlos raih. Ia menggenggam erat dan menciumi nya dengan rasa marah sekaligus kemenangan yang tak ber nurani.
Mata Hazel berkaca-kaca mendapati itu, ia benar-benar dilecehkan. "Lepas sialan!! Carlos, aku akan sangat membencimu jika berani menyentuh!!.."
Hazel sangat ketakutan namun tak berhenti untuk berontak, sialnya berteriak minta tolong pun orang-orang sudah pada pergi.
"Cuih!.." Hazel meludahi nya saat Carlos bergerak untuk mencium dan menjamahnya.
Mendapati itu Carlos semakin menggila, ia menindih tubuh Hazel yang menatap penuh kebencian disela linang air mata. Hanya satu nama, ya hanya satu nama yang berulang memenuhi hati dan pikiran Hazel.. Ia berharap tiada henti..
"Tolong..
"Tolonglah datang.."
Bersamaan dengan itu..
BRAKKK!!
Prangg!!
"Khakk!!.." Rintih Carlos tersentak akan sesuatu yang terasa menikam begitu menghujam.
Mata Hazel yang sayu gemetar, seketika membeku saat sebuah tangan kekar bersarung hitam tiba-tiba menerobos masuk menghancurkan kaca mobil.
Tangan itu mencekik leher Carlos dari belakang, mencengkram kuat dengan kilauan pisau kerambit melingkar indah, mulai menggores.. meneteskan darah segar, yang membuat penerimanya terdiam kaku.
"Hei sialan..." Lirihnya dingin terasa menusuk.
"Punggungnya.. tangannya.. kaki.. dan semua yang ada pada wanita di hadapan mu itu, semua milikku. Aku yang lebih berhak menelanjanginya.."
"Benarkan, istriku?.."
ini membuat ku tak puas jika hanya sehari membaca satu bab saja🤭
gitu dong suami , gak tahan juga akhirnya😂
❤️❤️❤️❤️❤️
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
kancingnya jinjit kalo aku bilangnya sele genje 🤣l
mike sih pake acara nyamar segal sebagai leonard...
awas jangan sampai kepergok daddy adam ya kalian berdua🤣🤭tapi sah-sah aja sih mereka berdoa pasutri....