Perjalanan kultivasi dan bela diri adalah jalan yang sepi dan sunyi yang begitu panjang. Di setiap kesempatan selalu ada kesulitan yang datang untuk menghampiri. Untuk mencapai puncak tertinggi, Yun Fei merangkak dari bawah untuk berdiri di puncak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiZESheall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menembus Berturut-turut
Yun Fei tidak memiliki pilihan lain, dia dengan pasrah hanya bisa melompat kebelakang kedalam jurang yang sangat dalam itu.
Antara permukaan dan kedalaman jurang itu, hampir dua ratus meter kedalaman, dan itu sangat menakutkan saat Yun Fei menjatuhkan dirinya dengan sengaja.
Namun Yun Fei tetap melakukannya, dia tidak bisa memilih antara mati oleh banteng merah api, atau mati karena melompat ke dalam jurang itu.
Saat jatuh dan pikiran Yun Fei pasrah, dia merasakan sesuatu, itu adalah banteng merah api yang ternyata ikut melompat!
Yun Fei menjadi panik, matanya berubah dan terkejut. "Apa!!! Kau bahkan tidak membiarkan ku untuk mati karena jurang ini!"
Melihat monster beast banteng merah api yang mengikutinya untuk jatuh kedalam jurang itu, Yun Fei menjadi marah dan matanya berubah merah.
Dia sangat marah, karena menjatuhkan diri kedalam jurang pun, banteng merah api itu tidak membiarkannya sedikit pun.
Karena tubuh banteng merah api itu yang sangat besar, saat jatuh kebawah itu seperti menambah kecepatannya. Karena besar dan beratnya, banteng merah api seperti terus mendekat pada Yun Fei saat jatuh.
Tiga puluh meter.
Dua puluh meter.
Sepuluh meter.
Jarak keduanya terus memendek, dan hampir sangat dekat.
Lalu dengan sudah seratus meter mereka jatuhnya, itu hanya menambah ketakutan Yun Fei.
Dia pasti akan mati karena jatuh dari ketinggian hampir dua ratus meter.
Meski tubuhnya mungkin akan cukup hancur karena jatuh setinggi itu, namun pasti tubuhnya lebih hancur dan tercerai-berai karena banteng merah api jatuh tepat diatasnya.
Dengan menggertakkan giginya dalam ketakutan, Yun Fei memejamkan matanya.
Dia seolah-olah bisa menggerakkan tubuhnya yang jatuh itu, perlahan-lahan mencoba mengubah arah jatuhnya.
Memutar tubuhnya berharap untuk bisa menghindari beban yang sangat besar dan berat itu menimpa tubuhnya.
Wosshhh!
Hanya sekitar dua puluh meter lagi sampai Yun Fei jatuh di tanah dan mati.
Tiba-tiba Yun Fei merasa ada sesuatu yang menahan tubuhnya.
Bang!
Suara dentuman yang sangat keras, dan suaranya terdengar keras dan tanah menjadi berguncang.
Banteng merah api, jatuh dengan beratnya ke tanah. Tanah di bawahnya menjadi lubang sedalam lima meter yang besar, tubuhnya hancur dan darah mengalir memenuhi lubang dimana dia jatuh.
Seketika itu, banteng merah api mati karena jatuh dari ketinggian.
Di samping itu, Yun Fei saat ini terjerat oleh akar-akar di jurang itu, ditebing akar-akar yang menangkapnya saat jatuh.
Hanya sekitar dua puluh meter dari tanah dengan akar-akar itu.
Tubuh Yun Fei terlilit oleh akar-akar itu. Mata Yun memerah, wajahnya tegang dan tubuhnya bergetar hebat.
"!!!" Yun Fei tidak mampu berkata-kata.
Melihat tanah di bawahnya, dan banteng merah api yang mati di bawah itu, Yun Fei menjadi sangat takut.
Dia juga harusnya mati karena jatuh seperti itu. Namun sebenarnya dia tertahan oleh akar-akar, secara kebetulan berada tepat dimana arah tubuh Yun Fei jatuh.
Hanya berjarak setengah meter antara akar-akar yang menahan Yun Fei dan jatuhnya banteng merah api itu.
Jika sedikit saja tubuh besar banteng merah api menyerempet akar-akar itu, akar-akar itu pasti tidak akan bisa menahan Yun Fei, dan akan bisa ikut menariknya jatuh juga.
Matanya melihat tanah dan tubuh banteng merah api yang hancur itu sangat negri. Yun Fei menahan dirinya dari berteriak.
Namun meski begitu, Yun Fei masih bisa bernafas lega, dia tidak hanya lari dari kematian oleh banteng itu, namun juga selamat dari jatuh ke jurang itu.
.
Setengah jam berlalu begitu saja, Yun Fei yang tersangkut di akar-akar di dinding jurang itu, dia berhasil melepaskan diri dan turun dari sana.
Menghadapi sesuatu seperti monster beast banteng merah api yang berada di tingkat ke 2 yang setara ranah Spiritual, masih terlalu berlebihan untuk seorang Yun Fei.
Yun Fei mampu selamat dari bencana itu berkat keberuntungannya yang begitu bagus. Meski sebelumnya dia cukup berani untuk bertindak untuk mati di jurang itu. Namun keberuntungan memainkan peran besar, dan nyawa Yun Fei selamat berkat dia yang tersangkut di akar-akar itu.
Terduduk di tanah, Yun Fei menghela nafas panjang, melemaskan tubuhnya.
"Hahh, dasar kaki empat sialan. Kau hampir saja membuatku terbunuh..." Yun Fei tersenyum kecut melihat ke tubuh banteng yang hancur itu didepannya
Yun Fei bangun dan berdiri, dia menghampiri banteng yang mati itu.
Untuk seekor monster beast di tingkat ke 2 seperti banteng merah api itu, itu juga adalah sebuah sumber daya kultivasi yang berharga.
"... Meski begitu, ini sebenarnya sumber daya kultivasi yang sangat baik. Darah dari monster beast tingkat ke 2, dan lagi inti monsternya..."
"Ini pasti akan membuatku naik tingkat!"
Wajah Yun Fei menjadi cerah ketika melihat hal itu didepannya. Darah dari monster beast tingkat ke 2 dan inti monsternya, dia menjadi bersemangat.
Yun Fei lalu mulai membongkar, dan mengambil inti monster dari mayat banteng merah api.
Inti monster yang seukuran kelereng yang lebih besar dari monster beast tingkat ke 2 didapatkan.
Yun Fei mencoba memperhatikan sekitarnya dan melihat situasi yang ada di dasar jurang itu.
Jurang itu sedikit gelap dan terlihat suram, namun Yun Fei sama sekali tidak merasakan bahaya apapun.
Dia menaruh inti monster itu didepannya, dan mencoba memejamkan matanya.
"Waktunya mulai..." Yun Fei perlahan tenggelam kedalam dirinya.
Dengan darah monster beast tingkat ke 2 dan juga inti monster didepannya, Yun Fei langsung mencoba menyerap kedua hal itu.
Dalam sesaat, energi kemerahan dari darah monster beast keluar dan mulai terserap, energi dari inti monster itu juga mulai terserap bersamaan.
Energi spiritual yang begitu murni terserap ke tubuh Yun Fei.
Dinding tipis yang menghalangi jalur spiritual yang selanjutnya, itu mulai retak dan langsung hancur tanpa berlama-lama.
Membuka jalur spiritual ke 14.
Namun itu belum selesai, darah monster beast itu masih sangat banyak dan inti monster itu hanya terserap sangat sedikit.
Wosshhh!
Gelombang aura berasal dari Yun Fei menyebar ke sekelilingnya.
Jalur spiritual ke 15, terbuka.
Dalam waktu yang cukup cepat, jalur spiritual yang ke 16 pun terbuka juga.
Hanya dalam waktu singkat dengan bahan kultivasi itu, Yun Fei telah membuka 16 jalur spiritual dan berada di puncak lapisan ke-4.
"Ini sudah yang ke 16, hanya sedikit lagi untuk menembus lapisan selanjutnya..." Benak Yun Fei menyadari keadaannya.
Aura Yun Fei terus melonjak dan Qi nya terus berputar dan menjadi semakin murni.
Boom!
Aura Yun Fei meledak.
Jalur spiritual ke 17 terbuka, menembus ke lapisan ke-5.
Menembus lapisan ke-5 ranah Pemurnian Qi. Yun Fei dalam waktu yang singkat telah menembus lapisan ke-5, dan membuka 4 jalur spiritual berturut-turut.
Namun Yun Fei masih belum selesai, kedua bahan itu, darah monster beast banteng merah api dan inti monsternya masih memiliki energi yang cukup banyak. Yang dimurnikan oleh Yun Fei pun itu tidak seberapa dan menghabiskan keduanya.
Yun Fei terus melanjutkan lagi tanpa niat berhenti sedikitpun. Dengan menjalankan seni asal yang murni, kemampuan Yun Fei untuk memurnikan energi spiritual menjadi sangat cepat.
Wosshhh!
Ke 18 terbuka...
Ke 19 terbuka...
Ke 20 terbuka...
Boomm!
Jalur spiritual yang ke 21 terbuka. Yun Fei, menembus ke lapisan ke-6, ranah Pemurnian Qi.