NovelToon NovelToon
Menggoda Calon Ipar

Menggoda Calon Ipar

Status: tamat
Genre:Romansa / Balas Dendam / Sugar daddy / Tamat
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Jangan lupa follow Ig noer_azzura16 for visualnya ya.

Diandra menjadi sugar baby seorang pria dingin selama tiga tahun lebih ketika dia berada di luar negeri. Selain nama dan nomor ponselnya, Diandra sama sekali tidak tahu apapun tentang pria itu.

Namun, tiba-tiba ayahnya menyuruhnya kembali, setelah mengasingkannya selama 7 tahun, ketika adik tirinya akan bertunangan.

Diandra yang memang punya dendam pada ayahnya dan keluarga baru ayahnya itu. Memutuskan kembali, ada dendam yang harus dia tuntaskan.

Namun, siapa sangka. Jika tunangan sang adik tiri, ternyata adalah seseorang yang mengenal Diandra luar dan dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30- MCI 30

Prangg

"Agkkhhhh!"

Genelia masih tidak bisa menerima pertunangan yang batal. Apalagi mendengar kalau Diandra hamil anak Raez.

"Agkhhhhh!"

Brakk

Pintu kamar itu terbuka dengan cepat. Romi dan Kamila yang mendengar suara teriakan Genelia menjadi sangat khawatir.

"Genelia, sayang..."

Genelia menarik selimut dari tempat tidur dan membuangnya ke lantai.

"Genelia!" Romi bahkan berusaha menenangkan Genelia.

"Agkkhhhh!"

"Agkhhhhh!"

Genelia sungguh terlihat seperti orang yang sangat frustasi. Air matanya tak berhenti sejak dia kelakar dari hotel itu. Amarah bercampur dengan rasa kecewa yang sangat besar, membuatnya tak lagi berusaha tampak baik di depan siapapun.

"Genelia!"

Kamila yang merasa begitu sedih melihat anaknya, berusaha untuk memeluk Genelia yang terus mengamuk dan merusak semua yang ada di kamarnya.

"Genelia, sayang... tenang, sayang tenang!"

Tapi saat Kamila mau memeluk dirinya. Genelia malah mendorong ibunya.

Brukk

Kamila terhuyung, untung saja di belakangnya ada Romi yang menahan tubuh Kamila.

Mata Kamila langsung berkaca-kaca, dia tidak pernah melihat anaknya seperti itu.

"Mas, Genelia..." lirihnya merasa sangat sedih.

Romi juga melihatnya, Genelia sangat tidak terkendali saat ini. Dia benar-benar melampiaskan semua amarah dan emosinya pada semua benda yang ada di dekatnya. Tas mahal yang biasanya sangat dia jaga dengan hati-hati. Dia lemparkan begitu kencang ke lantai. Parfum yang untuk mendapatkannya, Genelia harus menunggu selama 3 bulan. Doa banting begitu hancur di samping meja rias.

Selimut dan bantal sudah berhamburan berantakan di lantai di bawah tempat tidur. Sementara kaca meja rias juga sudah pecah. Kaca lemari disampingnya juga sudah retak. Bahkan tirai kamarnya juga tak lolos dari amukan kemarahan Genelia.

Romi berusaha mendekati putrinya, tapi Genelia masih tidak bisa mengendalikan dirinya. Dia benar-benar marah, dia emosi, dia geram dengan apa yang terjadi. Dia sudah menjadi wanita baik selama ini di depan semua orang demi malam ini. Demi langkahnya maju menjadi nyonya Dave Mahendra. Tapi semua berantakan, usahanya selama bertahun-tahun hancur dalam satu malam.

Genelia tentu saja merasa begitu emosional.

"Genelia, sudah nak..."

Bahu Genelia naik turun dengan cepat. Sepertinya dia juga mulai kelelahan. Tangannya bergerak menarik kursi yang ada di sebelahnya. Tapi sudah tidak kuat, dia terduduk lemas di lantai. Dimana semua barang-barang mewahnya ada di belakangnya.

Wajah dan penampilannya sudah sangat kacau. Benar-benar kacau, rambutnya bahkan sudah sangat berantakan. Dia tidak pernah seperti itu sebelumnya. Genelia adalah seseorang yang sangat memperhatikan penampilannya.

Brukk

Begitu Genelia terduduk lemas, Kamila segera menghampirinya. Duduk di depan anaknya itu dan memeluknya.

"Genelia..."

"Semuanya sudah berakhir, Bu! semuanya hancur! aku berusaha selalu menjadi wanita yang paling baik dan rendah hati di kota ini. Aku melakukan banyak hal, aku melakukan semua arahan ibu. Sampai teman pun aku tidak punya selain orang-orang yang ibu pilih untuk aku jadikan teman. Tapi apa yang terjadi pada akhirnya, Bu?" tangisnya kembali pecah.

"Sayang, tenang dulu ya... semua ini belum berakhir! kita masih punya kesempatan...!"

"Kesempatan apa Bu? kak Dave pergi dengan perempuan itu, dia meninggalkan aku dan acara pertunangan. Bahkan ketika ibunya pingsan dia sama sekali tidak perduli! Diandra sudah menghancurkan semuanya, Bu! dia menjual dirinya pada kak Dave. Aku kehilangan semuanya, Bu!"

Kamila memeluk erat anaknya yang terdengar seperti putus asa. Matanya menatap ke arah Romi.

"Lihat mas! lihat apa yang dilakukan anak baikmu itu? kenapa kamu harus panggil dia kembali, sudah aku katakan lebih baik mengatakan pada keluarga Mahendra kalau dia tidak mau kembali, atau katakan dia sudah matii..."

"Kamila!" sela Romi memekik.

"Lalu aku harus bagaimana? lihat putri kita mas. Genelia berusaha bertahun-tahun untuk semua ini. Kenapa Diandra menghancurkannya dalam waktu singkat! dia bahkan berbohong kalau dia hamil. Kalaupun benar dia hamil, itu pasti bukan anak nak Dave. Lantas kenapa kamu masih diam dan melihat Genelia hancur seperti ini?"

Romi diam. Dia merasa Diandra memang keterlaluan. Jelas-jelas Dave adalah calon tunangan Genelia. Kenapa dia harus membuat drama seperti itu?

"Aku akan cari Diandra...!"

"Mencarinya kemana? memangnya kamu tahu Dave membawanya kemana? lapor saja pada polisi, anakmu itu sudah membuat keributan dan mencemarkan nama baik keluarga. Aku yakin nyonya Siska juga akan setuju!" ujar Kamila masih sambil memeluk Genelia yang sudah mulai lemas.

Namun, saran dari Kamila itu membuat Romi terdiam di tempatnya.

"Melaporkan Diandra...?"

"Kenapa? kamu tidak tega? mas pikirkan nasib Genelia! bagaimana kalau dia jadi stress karena hal ini. Diandra sudah pasti berbohong!"

Romi masih diam. Dia memang tidak terlalu memperhatikan Diandra. Tapi kalau lapor polisi? dia juga tidak ingin melakukan itu.

"Nanti dulu Kamila, aku akan cari dia dulu. Aku akan suruh dia minta maaf dan melakukan klarifikasi!"

Romi langsung pergi. Kamila yang mendengar itu menjadi kesal.

"Harusnya aku habisi saja dia seperti ibu, kakek dan neneknya" geram Kamila.

Kamila kembali melihat putrinya yang nyaris tak sadarkan diri.

"Genelia..." lirihnya sedih.

**

Sementara itu di rumah sakit, Amalia yang mengurus ibunya seorang diri juga merasa sangat shock.

Ibunya sudah lewat masa kritis. Tapi kenyataan kalau Diandra punya hubungan dengan Raez. Juga membuatnya sangat terkejut. Dia tidak bisa membayangkan, bagaimana kalau Max mendengar masalah ini.

Amalia tahu sekali, kalau Max sangat menyukai Diandra. Dia jadi merasa bingung saat ini.

Dan ketika Amalia masih bingung mau memberi kabar bagaimana pada anak dan suaminya. Ponselnya sudah lebih dulu berdering. Itu adalah telepon dari suaminya.

"Halo, yah!"

[Bu, aku dengar ibu masuk rumah sakit? kenapa? bukannya malam ini pertunangan Raez dan Genelia?]

"I... iya, yah. Ibu, ibu..."

[Ada apa? sebenarnya apa yang terjadi. Raez mana? sejak tadi aku hubungi dia tapi nomornya tidak aktif?]

Amalia makin bingung harus bilang apa.

"Raez, dia..."

[Pertunangan itu berlangsung lancar kan?]

"Ayah, sebenarnya Raez tidak jadi bertunangan dengan Genelia. Ketika mereka akan bertunangan, Diandra datang dan mengatakan kalau..."

[Diandra? Mengatakan apa?]

"Diandra bilang, dia... dia hamil anak Raez..."

[Apaaa?]

***

Bersambung...

1
Dewi Habibah
bagus ceritanya
Noer: terima kasih
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
ya ampun cepat nya tamat🤧
Noer: ho'oh kenapa ya 🤧
total 1 replies
D_wiwied
akhirnya si nenek tau kebusukan duo uler teh ijo 😆 smg kedepannya hubungan dg Di mjd semakin baik
Noer: Aamiin
total 1 replies
Ria Adek
🎶Wahai manusia jangan engkau tertipu daya
Oleh dunia yang fana sebagai tempat ujian bagi kita
Dunia sementara akhirat selama lamanya

Orang kaya mati
Orang miskin mati
Raja raja mati
Rakyat biasa mati
Semua pergi menghapap Illahi
Dunia yang dicari
Tak ada yang berarti.. 🎶🎤

Genelia mati..
Kamila mati..
Romi gila..
Diandra bahagia..
Terimakasih Kak Noer untuk updatenya.. ❤❤❤❤❤
Noer: kak Ria, terima kasih banyak ❤️
total 1 replies
Yensi Juniarti
lah tamat ..
cepat sekali sudah tamat...
aku kira masih ada cerita selanjutnya...
GK taunya udah endingnya 😭😭😭
Yensi Juniarti: saranghae 🥰🥰
total 2 replies
D_wiwied
tamat, the end.. happy ending 🥰😍
Noer: gomawo ❤️
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
cepet bangett tamatnya thorr
Noer: iya kak, kasihan Diandra kalau di kasih cobaan lagi. Gumawo dukungannya kak, saranghae ❤️
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akhir penjahatnya mengenaskan 🤣
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhir yang bahagia 🥰
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Tamatlah sudah alkisah kami 🎶🎶🎶
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
😱😱😱 terpanggang dong Genelia
Noer: gosong dia
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
penjarain aja yang lama🤭
Noer: lama lah, novel tamat dia belum bebas
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cubit aja tu Max Amalia anakmu memang bener² minta dicubitin🤭
Noer: eaaaa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya bisa , namanya juga dah nenek 🤭
Noer: iya kan ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Yo mesti, mosok Raez bohong 🤭
Noer: 🤣🤣🤭😭😭
total 1 replies
Ria Adek
Selain pola asuh yg berbeda antara Genelia & Max, mereka berdua juga punya rasa yg berbeda terhadap orang yang mereka cintai, jika Genelia cinta nya penuh nafsu dan ambisi.. Maka Max cinta nya tulus, jadi walaupun yg tulus lebih sering tersakiti, namun dia bahagia melihat orang yg di cintai nya bahagia dgn pilihan hatinya.. Begitu.. 😁
Noer: saranghae kak Ria ❤️
total 5 replies
yula
💪💪💪💪💪 thor
Noer: semangat
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Max cerita sama Raez lah kalau semalam kamu didatangi tukang hasut 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kayak kamu berguna aja Genelia 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pelakornya gak tau diri lagi 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: terus apa namanya 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!