NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30.

" Aku tidak menyangka akan melihatnya memiliki seorang istri " ucap pelan gibran.

" aku juga terkejut pada awalnya, kalo Adel adalah istri temen kamu " ucap kaisha.

" Adel? " ulang gibran, Ia menoleh ke arah kaisha.

" iya " jawab kaisha.

" jadi namanya Adel " gumam gibran, tiba-tiba senyum tipis terukir di wajahnya.

***

* Di sisi lain Lucas menggendong Adel sampai apartemen, meski adek terus memberontak Lucas tetap sabar.

Lucas hendak menurunkan Adel ke atas ranjang, tapi tiba-tiba Adel mengeratkan tangannya di leher Lucas, hingga wajahnya terbenam sempurna di leher Lucas.

" jangan pergi " gumam Adel, kali ini suaranya terdengar parau.

Lucas terdiam untuk sesaat.

Lalu Ia berusaha untuk melepaskan tangan Adel yang memeluknya.

" devan " gumam Adel hampir seperti bisikan, air matanya jatuh begitu saja tanpa sadar.

Tubuh Lucas langsung menegang, tangannya yang semula ingin melepaskan pelukan Adel, berhenti di udara.

" ... Devan " gumam Adel sekali lagi.

Nama itu terdengar seperti bisikan, tapi cukup untuk membuat Lucas mendengarnya, Ia menghela nafas panjang.

Tatapan Lucas mulai menggelap, Ia menunduk menatap Adel yang wajahnya masih terbenam di lehernya, bahu Lucas sedikit bergetar.

Air mata itu jatuh hangat di kulitnya, Lucas terdiam untuk beberapa detik, cukup lama untuk seseorang sepertinya.

" kamu salah orang " ucap Lucas pelan, suaranya merendah, tidak marah dan tidak sedingin biasanya.

namun Adel mengeratkan pelukannya.

" jangan " gumamnya lagi, kini suaranya terdengar lemah dan rapuh.

Lucas menarik nafas pelan, Ia tidak langsung melepaskannya, satu tangannya menopang tuh Adel , dan yang lain menopang kepala Adel.

dengan gerakan hati-hati Ia menurunkan Adel ke atas ranjang.

meski tubuh Adel sudah menyentuh kasur, tangannya masih tidak mau lepas.

Lucas menatapnya datar.

Ia berdiri dia samping ranjang, menatap wajah Adel yang kini basah oleh air mata.

" Aku bukan Devan " ucap Lucas dengan wajah datar tanpa ekpresi, menatap Adel yang tak sadarkan diri dengan tatapan yang sulit di artikan.

Entah kenapa Lucas merasa aneh di dadanya, yang tidak Ia sadari, wajahnya mungkin tidak bisa berekspresi tapi hatinya berkata lain.

beberapa detik berlalu diam, Lucas menarik selimut , menutupi tubuh Adel dengan rapi, gerakannya kaku tapi tidak kasar.

Lucas keluar dari kamar, Ia mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang.

Setelah menghubungi orang itu, Lucas duduk di sofa ruang tamu, pandangannya kosong Ia teringat gumaman Adel yang merintih memanggil nama adiknya.

" Tunggulah sebentar lagi, aku akan membiarkanmu memilih dia " gumam Lucas.

Setelah menunggu 30 menit, bunyi bell terdengar, Lucas bangkit dari sofa, perlahan Ia melangkah membukakan pintu untuk orang yang dia panggil.

" Malam tuan " sapa rena ramah, dengan senyum canggungnya.

"mm.... " gumam Lucas, Ia membiarkan rena masuk.

" Ada perlu apa tuan memanggil saya? " tanya rena, Ia menatap Lucas dengan mata yang penuh tanda tanya.

" tolong gantikan pakaian dia dan hapus make-up nya, agar dia bisa tidur dengan nyenyak " ucap Lucas pelan datar dan dingin.

Rena memiringkan kepalanya bingung, siapa yang di maksud tuanya.

" Adel, bantu dia " ucap Lucas.

untuk beberapa detik rena terdiam, lalu dengan cepat mengangguk pelan.

" oh... baik tuan. " jawab cepat rena.

Rena segera masuk ke kamar, Ia mulai membantu Adel yang terkapar di ranjang.

Rena mulai bekerja dengan hati-hati, melepas anting, membuka sepatu, lalu menganti pakaian Adel dengan gerakan pelan agar tidak membangunkannya.

Setelah mengganti pakaian rena mengambil kapas dan cairan pembersih wajah, Ia menghapus sisa make-up dengan lembut, satu per satu.

kini wajahnya terlihat polos, lebih muda dan lebih rapuh.

" nona sangat cantik meski tidak make-up " gumam rena, memuji kecantikan Adel yang natural.

Rena berdiri, lalu keluar dari kamar.

* Di ruang tamu, Lucas masih duduk di sofa masih dengan posisi duduk yang sama.

" permisi tuan " ucap rena sopan.

Lucas menoleh, menatap rena.

" apa dia tidur? " tanya Lucas dengan suara berat.

" iya tuan, nona sudah tidur " jawab rena.

Lucas memalingkan wajahnya.

" kau boleh pulang " ucapnya dingin.

" baik tuan, selamat malam " ucap rena sebelum dia benar-benar pulang.

Akhirnya Lucas benar-benar sendiri, malam ini dia pun tidur di luar, Ia tidak ingin mengganggu Adel, atau lebih tepatnya Ia tidak ingin mendengar rintihan Adel yang menangis memanggil nama Devan.

***

Keesokan paginya suara air mengalir terdengar di balik pintu kamar mandi.

Mengusik Adel yang masih tertidur, Ia bangun dengan kepala yang pusing dan tubuhnya terasa berat, masih dengan berbaring, mata Adel tertuju pada pintu kamar mandi yang tertutup.

Perlahan Ia bangun dan duduk, masih belum sepenuhnya sadar, Adel meregangkan otot-ototnya, lalu pandangannya turun perlahan ke bawah.

Pantas saja dia merasa aneh, ternyata pakaiannya sudah di ganti oleh kaos putih dan celana panjang berwarna hitam.

Sesaat Adel terdiam.

Lalu matanya membuat besar, Ia melihat di balik selimut, bahkan Ia sudah memakai celana.

Adel membeku beberapa detik, otaknya seperti berhenti bekerja.

" apa!!... " gumamnya pelan, suaranya serak khas bangun tidur.

Tangannya langsung bergerak cepat, memastikan pakaiannya benar-benar sudah di ganti dengan rapi, kaos longgar dan celana panjang itu jelas bukan yang Ia kenakkan tadi malam.

Wajahnya perlahan memucat.

" ASTAGA!!.... "

Adel langsung menarik selimut sampai menutupi dirinya sendiri, seolah itu bisa menghapus kenyataan barusan.

" Hahaha....palingan cuma mimpi " ucap Adel, dengan tawa hambar, Ia memastikan sekali lagi.

" ... si... siapa yang?.. "

Pintu kamar mandi terbuka, terlihat Lucas keluar dengan langkah tenang, rambutnya masih sedikit basah, Ia mengenakan pakaian rumah yang rapi seperti biasa.

Tatapan mereka bertemu untuk sesaat.

Sunyi....untuk beberapa detik.

" KAU!!! "tunjuk Adel dengan wajah merah, campur antara malu dan panik.

Lucas menatapnya datar.

" Apa? "

" kenapa pakaianku sudah di ganti! " tanya Adel cepat dengan suara tinggi.

" Tidak... tidak mungkin kan!! "

" kita semalam.... "

" TIDAK....IYA KAN? " tanya Adel dengan panik, Ia menutupi dadanya dengan kedua tangan dengan dramatis.

" Apa yang kau pikirkan? " tanya Lucas, Ia mengernyit tipis.

" Kamu.... aku?? "

" Aku bukan pria murahan, yang mengambil kesempatan dari wanita mabuk " ucap Lucas datar.

Adel terdiam seketika, wajah Adel masih merah , tapi kali ini bukan karena panik, karena malu.

Tangan Adel perlahan turun dari dada, meski masih memeluk selimut.

" Tapi kan bisa saja... kamu kan pria dewasa!! " celetuk Adel.

" Kamu pikir aku seperti itu? " tanya Lucas dingin dengan wajah datar.

" iya,... bisa aja kan "

" kamu saja bisa tidur dengan karina... atau... jangan-jangan kamu suka sama sesama jenis? "

Lucas menatap Adel tanpa berkedip, sunyi untuk beberapa detik.

" apa yang baru saja kau katakan? " tanya Lucas dengan nada suara yang rendah, dingin dan berbahaya.

****

Hallo untuk para pembaca.

Kalo ada typo dan kalimat yang kurang menyenangkan tolong kasih tau author ya, biar author revisi ulang 😊☺

SELAMAT MEMBACA 🤭

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!