NovelToon NovelToon
Terikat Tanpa Pilihan

Terikat Tanpa Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: ludiantie

Tessa hanyalah gadis biasa yang hidupnya digerakkan oleh takdir dan kesalahan orang lain. Pernikahan mendadak dengan Nickolas Adhitama, pria kaya dan dingin, bukanlah pilihannya, tapi kenyataan yang harus dihadapinya.

Nick, yang terbiasa menguasai segalanya, kini berhadapan dengan Tessa, wanita lembut, teguh, tapi menantang yang membuatnya kehilangan kendali.

Sementara Tessa berjuang menjaga harga diri dan kemandirian, Nick harus belajar bahwa hati manusia tak bisa diatur dengan kekuasaan atau uang.

Di dunia di mana satu keputusan bisa menjadi perang psikologis, akankah cinta tumbuh di antara ketegangan dan luka masa lalu, ataukah mereka hanya menjadi tawanan takdir yang kejam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludiantie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

Waktu berjalan lebih cepat dari yang Nick sadari.

Satu laporan selesai, lalu berganti ke laporan lain.

Beberapa email ia balas singkat sebelum akhirnya menutup laptopnya.

Lampu meja masih menyala terang ketika ia melirik jam di pergelangan tangannya.

02.07.

Nick menghela napas pelan.

Rumah itu sudah benar-benar sunyi sekarang.

Ia berdiri dari kursinya dan merapikan beberapa dokumen di meja sebelum akhirnya keluar dari ruang kerja.

Koridor lantai atas gelap, hanya diterangi lampu kecil di dinding.

Langkahnya tenang ketika berjalan menuju kamar.

Ia membuka pintu perlahan.

Lampu tidur di dalam kamar masih menyala redup.

Tessa sudah tertidur di tempat tidur.

Selimutnya sedikit bergeser, dan rambutnya terurai di atas bantal.

Nick menutup pintu dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara.

Ia berjalan masuk.

Beberapa langkah dari tempat tidur, ia berhenti.

Tatapannya jatuh pada Tessa, Ia terlihat benar-benar lelap.

Ekspresinya tenang.

Sangat berbeda dengan wajahnya yang sering terlihat serius ketika terjaga.

Nick berdiri di sana beberapa detik, lalu ia berjalan mendekat.

Selimut di bahu Tessa sedikit bergeser.

Nick menariknya perlahan hingga menutupi bahunya kembali.

Gerakannya ringan.

Hampir seperti kebiasaan yang muncul tanpa ia sadari.

Tessa bergerak sedikit dalam tidurnya.

Ia bergumam pelan.

Nick langsung berhenti, namun Tessa tidak bangun.

Ia hanya berbalik sedikit ke samping, masih tertidur.

Nick menatapnya beberapa detik lagi sebelum akhirnya berjalan ke sisi tempat tidur yang lain.

Ia mematikan lampu kamar yang tersisa, menyisakan cahaya lembut dari lampu tidur.

Lalu ia berbaring.

Kasur besar itu tenggelam sedikit ketika tubuhnya menyentuhnya.

Namun bahkan setelah berbaring, Nick tidak langsung menutup mata.

Tatapannya justru tertuju pada Tessa yang sekarang berada hanya beberapa puluh sentimeter darinya.

Beberapa helai rambut menutupi sebagian wajahnya.

Nick mengangkat tangannya, Ia sempat ragu sepersekian detik.

Namun akhirnya ia menyingkirkan helai rambut itu dengan gerakan pelan.

Tessa menghela napas lembut dalam tidurnya.

Nick segera menarik tangannya kembali.

Beberapa detik ia hanya menatap langit-langit kamar.

Lalu akhirnya menutup matanya.

Tubuhnya terasa lebih rileks setelah akhirnya berbaring.

Ruangan itu kembali sunyi.

Hanya suara napas pelan dari Tessa yang terdengar di sisi lain tempat tidur.

Beberapa menit berlalu.

Nick hampir tertidur.

Namun tiba-tiba kasur di sampingnya bergerak sedikit.

Ia membuka matanya.

Tessa bergerak dalam tidurnya.

Awalnya hanya sedikit.

Namun perlahan tubuhnya bergeser mendekat, seolah mencari posisi yang lebih nyaman.

Nick tidak bergerak.

Ia hanya menatap langit-langit kamar.

Namun beberapa detik kemudian, Tessa kembali bergerak.

Kali ini lebih dekat.

Jarak di antara mereka yang tadi masih cukup jauh kini hampir tidak ada lagi.

Satu tangan Tessa tanpa sadar menyentuh lengan Nick.

Lalu kepalanya bergeser sedikit… hingga hampir menyentuh bahunya.

Nick menoleh perlahan.

Tessa masih tertidur.

Ekspresinya tenang.

Ia bahkan terlihat seperti tidak menyadari bahwa sekarang ia hampir menempel padanya.

Nick menatapnya beberapa detik.

Biasanya ia akan langsung menjauh.

Atau menggeser tubuhnya.

Namun entah kenapa malam itu, ia hanya diam.

Tessa kembali bergerak kecil dalam tidurnya.

Kali ini benar-benar mendekat.

Tubuhnya bergeser perlahan hingga wajahnya bersandar di bahu Nick, seolah secara naluriah mencari kehangatan.

Nick menoleh sedikit.

Tessa masih tertidur.

Ekspresinya tenang, bahkan terlihat semakin nyaman setelah menemukan posisi itu.

Beberapa detik Nick hanya diam.

Biasanya ia akan langsung menjauh.

Namun entah kenapa malam itu ia tidak melakukannya.

Sebaliknya, Nick justru mengangkat satu lengannya perlahan.

Gerakannya tenang, hampir ragu.

Namun akhirnya ia menarik tubuh Tessa sedikit lebih dekat.

Sekarang Tessa benar-benar berada dalam pelukannya.

Tubuhnya bersandar di dada Nick dengan nyaman, sementara kepalanya tetap bertumpu di bahu pria itu.

Tessa menghela napas lembut dalam tidurnya.

Tanpa sadar wajahnya bergeser sedikit, hingga bersandar di lekuk leher Nick.

Seolah itu tempat yang paling nyaman baginya.

Nick menegang sesaat.

Napas hangat Tessa menyentuh lehernya setiap kali wanita itu bernapas pelan.

Sensasi kecil itu terasa aneh, sangat jelas.

Nick menghela napas pelan.

Ia tidak tahu sejak kapan ia mulai menyadari hal-hal sekecil ini.

Jantungnya berdetak lebih berat dari biasanya.

Tangannya masih berada di punggung Tessa.

Dan untuk beberapa detik ia tidak bergerak sama sekali.

Seolah sedang mempertimbangkan apakah ia harus melepaskannya.

Namun akhirnya… ia tidak melakukannya.

Sebaliknya, tangannya justru tetap berada di sana.

Menahan tubuh Tessa dalam pelukannya.

Sementara Tessa hanya semakin tenggelam dalam tidurnya.

Seolah pelukan itu memang tempat yang ia cari sejak tadi.

Nick menatap langit-langit kamar sekali lagi.

Ekspresinya tetap tenang seperti biasa.

Namun kali ini ada sesuatu yang berbeda.

Pelukan itu tidak terasa mengganggunya.

Justru anehnya… ruangan yang biasanya terasa terlalu sunyi malam itu terasa lebih hangat.

Beberapa saat kemudian Nick akhirnya memejamkan matanya.

Sementara Tessa…

bahkan tidak menyadari apa yang baru saja terjadi.

1
Nur Halida
gimana dg kondisi kantor??apa semua sudah baik2 saja?
Nur Halida
mau yg kayak nick🥰🥰🥰.tapi aku udah punya suami😁
Nur Halida
aku padamu nick🥰🥰🥰
Nur Halida
ya .. untuk orang yg kita cintai kita rela melakukan apapun demi melihat dia bahagia meski menyakiti hati sendiri .😊😊😊
itsmecancer: dalem banget say☺️❤️
total 1 replies
Nur Halida
seperti biasa nick emang the best kalo soal mengendalikan perusahaan ..
Ririn Susanti
setiap hari selalu aku tunggu cerita mu...krn sangat bagus ceritanya, karakter tokohnya chemistry Nick dan Tessa seakan hidup ketika aku membaca
itsmecancer: wah makasih banyak...ditunggu kelanjutannya yang gak kalah seru ❤️☺️
total 1 replies
Nur Halida
bagus nick kamu harus memperjuangkan tessa👍👍
itsmecancer: mode bucin akut lagi ON 🤫
total 1 replies
meli pbc
keren Nick 💪💪
itsmecancer: Nick be like, "Aku tahu," 🤭❤️
total 1 replies
Nur Halida
spanjang baca chapter ini aku deg2an😊
bersihkan nama tessa nick dan kamu harus menyelidiki elena karena aku yakin pasti dia dalang semua ini
Nur Halida
nick pasti bisa mengatadi masalah ini kan thor??😔
itsmecancer: kita lihat nanti, ya☺️
total 1 replies
Nur Halida
ahhh nick tessa kalian emang harus saling menguatkan dan jalani dg lebih bahagia lagi ..
itsmecancer: semoga ya🤭❤️
total 1 replies
Nur Halida
terimalah kehamilan tessa dg suka cita nick..
Nur Halida
nick.. jangan bilang kamu meragukan tessa ..
awas kamu nick kalo kamu menyakiti tessa🤬
itsmecancer: engga kok, dia kan lagi kena virus bucin akut☺️😅
total 1 replies
Nur Halida
nah kan.. .. semoga nick bisa menerima kehamilan tessa dan lebih menjaga dan menyayangi tessa
Zahraputri Putri
smg aja hamil
Zahraputri Putri: iya biar nick gk kaku kyk kanebo kering😁
total 2 replies
Nur Halida
gak sabar nunggu kelanjutannya...
tessa kenapa??
hamilkah ???
atau karena tertekan dg berita itu sampe shock dan pingsan??tapi keknya tessa gak selemah itu deh
Nur Halida
pasti elena yg nyebarin .. gak mungkin orion kan.?
Nur Halida
bener kata dilan ya nick kalo rindu itu berat kamu gak akan kuat😅
itsmecancer: rindu pas lagi bucin-bucinnya itu berat 😅☺️
total 1 replies
Nur Halida
sweet banhet sih mereka🫠🫠
Henik Irawati
manis sekali😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!