~Adult Romance
~Tidak cocok untuk yang masih unyu-unyu, akan berefek samping dewasa sebelum waktunya
Bagaimana rasanya setelah empat tahun berpacaran, tanpa sepengetahuanmu kekasihmu berselingkuh dengan sahabatmu sendiri, lalu meninggalkanmu dan menikahi sahabatmu? Sakit? Marah? Kecewa? Pasti! Itulah yang dirasakan Aster.
Namun, ketika Aster sudah dijodohkan oleh orang tuanya. Tiba-tiba mantannya hadir kembali sebagai pelamar kerja di perusahaannya. Akankah cinta lama bersemi kembali atau Aster memilih dengan lelaki pilihan orang tuanya? Bagaimana Aster menghadapi mantannya diperusahaannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah sakit
Aster berlari mengelilingi stadion dimalam hari, keringatnya bercucuran, pikiran dan hati Aster masih fokus akan kejadian setelah wisuda. Gaishan menghilang dan tidak memberikannya kabar.
Sebuah bayangan nampak terlihat dibawah cahaya remang-remang seorang lelaki memperhatikannya, Aster langsung berhenti dari larinya, dan melangkah mendekati lelaki tersebut.
"Kamu jahat Gaishan! kamu tidak datang ke wisudaku!" teriak Aster sambil memukul dada bidang lelaki dihadapannya.
Gaishan terdiam dengan sikap Aster, membiarkan gadis itu meluapkan amarahnya. Aster mendongkak menatap netra hitam Gaishan. Hatinya sakit mengingat saat hari wisuda, bahwa Gaishan berselingkuh! tapi dia tidak ingin kehilangan Gaishan, membiarkan kejadian waktu itu tidak pernah dia lihat. Aster bertekad akan membuat Gaishan tetap bersamanya dan meninggalkan Peony.
"Kamu juga kenapa menghilang!" tatap Aster sendu.
Gaishan masih diam seribu bahasa tidak mengubris semua pertanyaan yang diajukan oleh Aster. Gaishan menghembuskan nafas beratnya, kemudian memberanikan diri mengatakan sesuatu.
"Aster maaf kita harus putus!" ujar Gaishan menatap datar Aster dihadapannya.
Terasa sesak hatinya mendengar Gaishan mengatakan putus dengannya. Aster mengelengkan kepalanya dengan butiran air mata membasahi pipinya.
"Tidak Gaishan! Tidak Gaishan! Aku tidak mau kita putus! Aku mohon jangan!" ujar Aster meremas kemeja Gaishan.
"Aku akan menikah!" ujar Gaishan tidak memperdulikan ucapan Aster melepaskan tangannya.
"Kenapa Gaishan! apa maksud kamu?" Aster masih berurai air mata.
"Aku tidak mau terus berbohong, aku tidak mencintaimu! Maaf!" ujar Gaishan sambil menyodorkan kartu undangan.
"Gaishan kumohon jangan seperti ini!" ujar Aster.
Gaishan lalu pergi meninggalkan Aster yang masih menanggis, dipinggir lapangan stadion.
Bau desinfektan menyeruak masuk kehidung seorang wanita yang terbaring di kasur t4, selang infus menancap ditangannya. Alam bawah sadarnya menarik dia bangun dari kilasan masa lalunya.
Matanya perlahan mengerjap, ruangan serba putih menjadi pemandangan pertamanya. Badannya terasa sakit untuk digerakan. Aster tertegun menatap dirinya.
"Aku dimana? apa aku sudah mati?" tanyanya seorang diri.
"Iya kamu sudah mati! dan sekarang kamu sedang bersama malaikat pencabut nyawa!" suara bass terdengar jelas ditelinganya membuatnya menoleh ke samping.
"Erhaaan!"pekik Aster melihat lelaki disampingnya yang sedang menyender disofa sambil melipat tangan didada dengan kaki menyilang.
"Kenapa?" tanya Erhan dingin.
"Tidak! hmm... Kenapa kakiku tidak bisa digerakan?" tanya Aster sambil mencoba mengerakan kakinya.
"Kakimu sudah diamputasi!" ujar Erhan datar.
"Benarkah?" tanya Aster sudah berkaca-kaca yang disambut anggukan oleh Erhan.
"Bahkan otakmu yang dipenuhi pikiran buruk, akan dicuci! ah juga hatimu yang kotor dan pemarah itu juga akan diangkat!" jelas Erhan dengan serius.
Aster yang sudah hampir menangis terdiam, lalu menatap curiga Erhan yang duduk disofa dengan tenang.
"Kau berbohong!" ujar Aster menatap sinis pada Erhan.
Aster langsung menyibak selimutnya dan melihat kedua kakinya masih menyatu dengan tubuhnya, hanya saja kakinya digips. Aster tidak mengingat bagaimana ia dapat luka dikakinya itu.
"Itu kaki palsu!" ujar Erhan tenang menatap Aster yang sudah kesal padanya.
"Kau bohong!" Aster mendengus kesal memalingkan wajahnya dari Erhan.
Erhan bangkit dari duduknya hendak meninggalkan Aster yang terbaring dikasur rumah sakit. Saat melihat Erhan nampak akan membuka knop pintu. Aster langsung terperangah.
"Kamu mau kemana?" tanya Aster Membuat Erhan membalikan badan.
"Mau pulang! aku sudah menelpon orangtua mu! mereka sedang dijalan!" ujar Erhan dengan santai.
Aster yang penakut sendirian, apalagi dia sering mendengar cerita seram tentang rumah sakit. Bulu romanya langsung berdiri.
"Kamu jangan dulu pulang sampai orang tuaku datang!" ujar Aster memberanikan diri.
"Kenapa?" tanya Erhan sambil mengangkat satu alisnya.
"Kalau aku kenapa-kenapa tidak ada yang bisa aku minta tolong," alasan Aster menatap Erhan mencoba menyakinkannya.
"Aster ini rumah sakit mewah! kau lihat disana ada tombol, kalau butuh apa-apa kau bisa minta bantuan lewat tombol itu!" tunjuk Erhan membuat Aster kesal tidak bisa merayu Erhan untuk tetap tinggal.
"Aku ada banyak hal yang harus diurus!" ujar Erhan sambil membuka gagang pintu.
"Tunggu Erhan!" cegah Aster membuat Erhan berhenti melangkah keluar.
"Kenapa lagi?" Erhan memutar kepalanya kesal.
"Aku takut sendirian," ujar Aster pelan sambil menunduk.
"Bukannya kau tinggal sendirian di apartemen sudah biasa?" ujar Erhan.
"Iya itu apartemen! tapi ini rumah sakit!" bela Aster.
"Kau bahkan tertidur sendirian seminggu disini!" tegas Erhan yang langsung berjalan keluar.
"Erhan! Please temani aku!" teriak Aster namun tidak digubrik Erhan.
Aster hanya bisa mendengus kesal, karena ditinggal sendiri dikamar rumah sakit. Aster merasa bosan selama 15 menit tidak ada orang yang bisa diajak mengobrol.
Kreeet...
Deg
Terdengar suara ranjang berderit melewati ruangannya. Seketika bulu romanya berdiri.
Ya ampun Aster! batin Aster sambil meremas selimut dan menutupkannya sampai ke wajah.
Ceklek
Kreeet
_
_
_
_
Bersambung....
wkwkwk...🤣😆
jdi please ya jngan gampang dipinterin sama model2 yg begituan
itu cwok mng gak tahu diri bgd yak...udah penghianat,pengecut,pecundang...wes lah hempaskan ke laut aja tuh mereka berdua😡
🤣
mgkin setelah ini km baru mkir gimana sakitnya aster wktu dlu kalian khianatin😁