Vey, gadis berusia 18 tahun. Hidupnya menderita semenjak Ayahnya, Gan, menikahi wanita bernama Lam dan memiliki anak permpuan bernama Jel. Ibu dan saudara tiri Vey selalu menyiksa Vey ketika Ayahnya tidak ada. Namun kehidupan Vey berubah setelah bertemu dengan seorang vampir tampan bernama Tae.
Bagaimana kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virlia Nada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
Setelah cahaya itu sedikit meredup, tiba-tiba jasad Vey terbang dan mengeluarkan sayap. Wujud Vey pun berubah dari manusia menjadi vampir. Vey pun membuka matanya dan ia kembali hidup.
"Apakah.... apakah... apakah kau kembali, Vey?" Tae terus menatap tubuh Vey yang terbang dan berharap keajaiban akan muncul.
Tae sangat senang karena ada keajaiban yang benar-benar terjadi. Dan Vey pun kembali ke wujud aslinya. Kemudian Vey pun turun dan memeluk Tae.
"Tae... Aku kembali... Key mu yang dulu telah hidup kembali" ucap Key lalu memeluk Tae.
"Key, benarkah ini kau? Oh Key! Aku senang akhirnya kamu kembali. Aku takut akan kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya. Namun aku senang sekali ada keajaiban yang membuatmu bisa hidup kembali dan pada wujudmu yang dulu. Maafkan aku karena aku dulu tak bisa menjagamu. Kali ini aku berjanji akan menjagamu dengan jiwa dan ragaku," ucap Tae panjang lebar dan membalas pelukan Key.
"Sudahlah cukup. Aku senang karena kita bisa bertemu lagi. Lalu bagaimana kerajaan kita? Aku ingin sekali membalas semua yang menyakitiku," sambung Key lalu melepaskan pelukannya.
"Kerajaan kita sekarang berada dibawah naungan Tam. Joy dulu yang menjebakmu pun telah dihabisi oleh Tam karena Joy membunuhmu. Dan adik manusiamu baru saja aku singkirkan karena telah membunuhmu."
"Lalu bagaimana jika kita merebut kerajaan kita kembali?"
"Lusa adalah waktu dimana kita akan memulai peperangan. Kita pasti akan merebut kerajaan kita kembali."
"Sebaiknya tak perlu ada perang. Aku akan mencoba bicara baik-baik dengan Tam. Jika ia tidak menyerah kita ambil jalur perang saja."
Key pun pergi menemui Tam. Tae sebenarnya ingin ikut namun Key tidak mengizinkan nya. Key menghampiri Tam ke rumahnya. Kemudian Tam mengajak Key berbicara di ruang rahasianya agar tak terdengar orang lain. Key pun memulai pembicaraan.
Ia mengatakan pada bahwa ingatannya telah pulih dan ia telah menjadi dirinya yang dimasa lalu yaitu Key dan ia meminta Tam untuk mengembalikan kerajaan vampir kepada kaumnya. Tam sebenarnya senang bisa bertemu Key kembali namun ia juga merasa mungkin mereka akan bermusuhan.
Tam pun menolak untuk memberikan kekuasaan kerajaan vampir kembali karena tuntutan nya sebagai seorang pemimpin kaum. Key pun memintanya untuk memikirkan permintaannya itu. Namun Tam tetap menolak.
"Kalau begitu, tidak ada jalan lain! Sampai bertemu di medan perang!" ucap Key dengan lantang lalu meninggalkan Tam.
"Aku akan menunggu hari itu," balas Tam dengan tersenyum.
Tam merasa sedikit kecewa namun ia sudah menduga hal ini akan terjadi dan ia akan mencoba untuk berperang secara fair.
Setelah itu, Key pergi ke rumah Mon untuk berpamitan dan berterima kasih karena Mon telah menjaganya selama menjadi manusia. Sesampainya dirumah Mon, Key dan Mon pun berbincang-bincang. Key menceritakan semua yang telah terjadi di masa lalu dan masa kini. Mon yang seperti tidak percaya pun mencoba untuk menerimanya.
"Jadi, terimakasih untuk semuanya ,Mon. Kamu adalah sahabat terbaikku. Mungkin suatu saat nanti kita bisa bertemu kembali. Hari ini adalah hari terakhir ku disini. Besok aku akan kembali ke negeriku."
"Santai aja kita kan friend. Oh gua masih ga percaya loh kalo ternyata elo tuh vampir. Elo ga akan gigit gua kan?"
"Ya enggak lah. Yaudah gitu aja ya aku mau pulang dulu prepare buat besok. Doakan saja semoga semua urusan di negeriku bisa lancar dan aku bisa kembali kesini bersamamu. Oh iya Go juga akan pergi. Dia sudah memberitahumu kan siapa dia?"
"Yah sudah. Semoga kalian semua berhasil. Hati-hati ya."
Key pun kembali ke rumah Tae. Mereka pun bersiap-siap untuk kembali ke negri mereka beserta para pasukan. Tae juga sudah memerintahkan Go untuk bersiap besok dan menyiapkan pasukan untuk berperang.
Setelah itu, Tae yang begitu merindukan Key mengajak nya pergi berkencan layaknya manusia sebelum mereka berperang karena Tae takut bahwa ia tidak akan punya kesempatan untuk hidup bersama orang yang dicintainya. Mereka pun pergi ke luar untuk berkencan.
--to be continued--
#entahlah😅😂