Novel inner eye
Novel ini sebenarnya novel horor dan juga ada romansa yang di baluti scient fiction. Dimana seorang tokoh yang bernama Clara dia mempunyai suatu kemampuan yang orang biasa tidak miliki ,yaa di mempunyai mata batin
Pernah mendengar istilah mata batin?
Mata batin adalah bagian dari batin yang paling dalam atau biasa disebut perasaan dalam hati.
Umumnya, mata batin ini dikaitkan dengan kemampuan melihat suatu hal yang tidak bisa dijangkau oleh panca indra manusia.
Jadi, tak mengherankan bahwa mata batin dikaitkan dengan sesuatu hal yang gaib dan tak nampak. Clara mempunyai kemampuan itu sejak ia masih kecil karena ibunya juga mempunyai kemampuan yang sama hingga menurunkan kemampuan itu ke anaknya yaitu Clara .Clara anak pertama dari 2 saudara dan adiknya bernama Kevin ini juga sama dengan Clara mempunyai kemampuan spesial itu. Saat ia beranjak dewasa ia bertemu dengan seorang pria yang bersikap bad boy dan So cool itu.apa kalian penasaran dengan ceritanya yu baca novelnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siskas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30.keturunan
Setelah beberapa tahun menikah, Clara dan Darren diberkati dengan seorang anak laki-laki yang mereka beri nama nizar. Nizar lahir dengan mata yang indah, seperti ibunya, tetapi ada sesuatu yang berbeda dengan matanya. Ketika nizar mulai tumbuh dan berkembang, Clara dan Darren menyadari bahwa putra mereka memiliki kekuatan mata batin.
Nizar lahir dalam keluarga yang memiliki keturunan mata batin. Ayah dan ibunya yaitu darren dan Clara serta kakek dan neneknya adalah orang yang memiliki kemampuan untuk melihat hal-hal yang tak terlihat oleh mata biasa. Nizar sendiri lahir dengan kepekaan batin yang tinggi sejak masih bayi.
Ketika Nizar masih kecil, ia sering melihat makhluk-makhluk halus yang berkeliaran di sekitarnya. Pada awalnya, ia merasa takut dan cemas, namun keluarganya membantunya untuk mengatasi ketakutannya dan memahami kekuatan batin yang dimilikinya.
Ibu: Nizar, kenapa kamu terlihat ketakutan?
Nizar: Tadi malam,aku liat sesuatu di kamar bu.
Ibu: Apa yang kamu lihat?
Nizar: aku melihat makhluk tak kasat mata berbentuk seperti bayangan.
Ibu: Jangan takut, sayang. Banyak anak-anak yang melihat makhluk seperti itu. Itu bukanlah sesuatu yang berbahaya.
Nizar: Tapi aku takut, ibu.
Ibu: Kamu tahu, kadang-kadang bayangan bisa membuat kita takut. Apa kamu ingin ibu menyalakan lampu dan membaca buku cerita sampai kamu tertidur?
Nizar: Ya, tolong ibu. Aku ingin merasa aman.
Ibu: Baiklah, ibu akan menemani kamu. Setelah kamu tertidur, ibu akan memastikan bahwa semua pintu dan jendela sudah terkunci rapat, dan kamu akan merasa aman di kamarmu.
Nizar: Terima kasih, ibu. Aku merasa lebih tenang sekarang.
Ibu: Tidak usah khawatir, kamu selalu bisa berbicara dengan ibu tentang apa saja.Ibu akan selalu ada di sini untukmu.
Kemampuan Nizar semakin berkembang seiring bertambahnya usia. Ia mampu melihat hal-hal yang tak terlihat oleh mata biasa dengan lebih jelas dan mendalam. Ia dapat melihat aura dan energi yang dipancarkan oleh orang lain, serta dapat merasakan kehadiran makhluk halus dengan lebih kuat.
Pada suatu hari, ketika Nizar berusia tujuh tahun, ia melihat sebuah visi. Ia melihat seorang wanita tua yang meminta pertolongan padanya. Wanita itu mengatakan bahwa rumahnya sedang dihantui oleh makhluk halus yang tidak dapat diusir oleh orang biasa.
Nizar merasa tertantang untuk membantu wanita tua tersebut. Ia membicarakannya dengan keluarganya dan bersama-sama mereka melakukan ritual untuk mengusir makhluk halus tersebut dari rumah wanita tua itu.
Setelah beberapa waktu, wanita tua itu datang ke rumah Nizar dan keluarganya untuk berterima kasih. Ia mengatakan bahwa rumahnya sudah bersih dari penghuni yang tidak diinginkan.
Keberhasilan Nizar dalam mengusir makhluk halus dari rumah wanita tua tersebut membuatnya semakin percaya diri dalam menggunakan kekuatannya. Ia mulai berlatih dan belajar untuk mengembangkan kemampuan batinnya dengan lebih baik.
Keluarganya selalu mendukung dan membantunya dalam mengasah kemampuannya. Mereka juga memperkenalkan Nizar pada orang-orang yang memiliki kekuatan batin yang sama, sehingga ia dapat belajar dari mereka dan memperluas wawasannya tentang dunia yang tak terlihat.
Nizar tumbuh menjadi anak yang cerdas dan bijaksana. Ia mengambil keputusan-keputusan yang bijaksana dan selalu mempertimbangkan hal-hal yang tak terlihat oleh orang biasa. Ia memilih untuk hidup dengan penuh kesadaran dan kesadaran batin.
Kemampuan batin yang dimilikinya membuatnya lebih peka dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Ia merasa bahwa tanggung jawabnya tidak hanya terbatas pada dunia yang dapat dilihat oleh mata biasa, namun juga pada dunia yang tak terlihat oleh orang biasa.
***
Nizar mengingat hari-hari awalnya di sekolah dasar dengan penuh kegembiraan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Dia selalu bersemangat untuk belajar hal-hal baru setiap harinya, terutama ketika belajar tentang alam dan makhluk di sekitarnya.
Namun, Nizar bukanlah anak yang mudah bergaul. Dia cenderung pendiam dan sering merasa kesulitan untuk berbaur dengan teman sekelasnya. Ini membuatnya merasa terisolasi dan kesepian pada beberapa kesempatan.
Meskipun begitu, Nizar selalu berusaha untuk menjadi siswa yang rajin dan berprestasi. Dia senang belajar dan selalu mencoba untuk memecahkan setiap teka-teki dan masalah yang diberikan oleh guru. Namun, ketika tiba saatnya untuk presentasi di depan kelas, Nizar sering merasa grogi dan kehilangan kepercayaan diri.
Tapi dengan dukungan dari keluarganya dan guru-gurunya, Nizar mulai merasa lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum. Dia mempelajari cara-cara baru untuk berkomunikasi dengan orang lain dan mulai menemukan teman sekelas yang seirama dengan dirinya.
Perjalanan hidup Nizar di sekolah dasar tidaklah mudah, tetapi dengan tekad dan semangatnya yang kuat, dia berhasil melewati masa-masa sulit tersebut. Nizar belajar bahwa hidup tidak selalu mudah, tetapi jika kita terus berusaha dan tidak pernah menyerah, kita akan berhasil meraih impian kita.
***
Nizar sedang duduk di ruang kelas bersama teman-teman sekelasnya. Mereka sedang membahas topik tentang makhluk-makhluk halus seperti hantu dan setan.
"Tahukah kalian bahwa aku pernah melihat hantu?" tanya Nizar dengan suara berbisik.
Temannya, Denny, melirik Nizar dengan tidak percaya. "Serius, Niz? Kamu tidak bercanda, kan?" tanyanya.
Nizar mengangguk serius. "Aku serius. Beberapa tahun yang lalu, aku pernah melihat hantu di rumahku sendiri."
Mendengar itu, teman-teman sekelasnya langsung berkerumun di sekitar Nizar, ingin tahu lebih banyak tentang cerita yang menyeramkan tersebut.
"Ceritakan semuanya, Niz! Bagaimana hantunya terlihat?" tanya salah satu temannya.
Nizar mengambil napas dalam-dalam sebelum memulai ceritanya. Dia menggambarkan hantu yang dilihatnya sebagai makhluk putih berkabut yang melayang di udara.
"Malam itu, aku terbangun dan melihat hantu itu berdiri di ujung tempat tidurku. Aku berteriak dan ayahku datang ke kamarku dan menyalakan lampu. Tapi ketika dia menyalakan lampu, hantu itu sudah lenyap," jelas Nizar dengan mata membulat.
Nizar: Hei, lihatlah gambar yang aku buat.
Temannya: Wow, itu terlihat menyeramkan, Niz! Apa itu?
Nizar: Ini adalah gambar makhluk tak kasat mata yang aku lihat beberapa hari yang lalu.
Temannya: Serius? Kamu melihat makhluk tak kasat mata?
Nizar: Ya, aku melihatnya ketika aku masih kecil. Aku bangun di tengah malam dan melihat makhluk putih yang melayang di udara.
Temannya: Wah, itu terdengar menyeramkan sekali. Bagaimana rasanya melihat makhluk tak kasat mata?
Nizar: Awalnya aku sangat ketakutan, tapi kemudian aku merasa penasaran dan ingin mengetahui lebih banyak tentang makhluk tersebut.
Temannya: Tapi bagaimana bisa kamu menggambar makhluk yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang?
Nizar: Aku menggambar berdasarkan ingatan dan imajinasi. Aku mencoba menggambarkan makhluk itu seakurat mungkin.
Temannya: Oh, aku paham. Tapi, apakah kamu masih merasa takut ketika mengingat pengalaman itu?
Nizar: Tidak, sekarang aku merasa lebih tenang dan terbiasa dengan makhluk tak kasat mata. Aku belajar untuk tidak takut dan berani menghadapi segala hal yang menakutkan.
Temannya: Bagus sekali, Niz! Aku jadi merasa terinspirasi untuk menjadi lebih berani dan tidak takut menghadapi hal-hal yang menyeramkan.
Nizar: Ya, kita semua harus belajar untuk tidak takut dan berani menghadapi kehidupan. Tidak semua hal yang menyeramkan adalah hal yang buruk, kita harus belajar untuk memahami dan menghargainya.
Teman-temannya mendengarkan cerita tersebut dengan wajah ketakutan dan ngeri. Namun, Nizar merasa lega setelah bercerita tentang pengalamannya dengan hantu. Dia merasa senang bisa berbagi cerita dengan teman-temannya dan merasa lebih berani menghadapi ketakutan dan kegelisahan di masa depan.
"Aku harap kalian tidak pernah melihat hantu, tetapi jika kalian melihatnya, jangan takut. Beranilah dan berbicaralah dengan orang dewasa yang bisa membantu kalian," tutup Nizar dengan suara berani. Teman-temannya mengangguk setuju dan merasa terinspirasi oleh keberanian Nizar.
aku udh mampir nih thor😍