NovelToon NovelToon
Sugar Teacher

Sugar Teacher

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Duda / Tamat
Popularitas:173.6k
Nilai: 5
Nama Author: Adisty Rere

follow Ig ku yuk. Adisty Rere buat tau kabar terupdate cerita ini.

Teen romance.


Bagaimana alur cerita ketika cinta monyet mendera seekor gorila gila?

Namanya Fiona Narensa Ardana dan Filio Narensa Ardana. Mereka kembar tidak identik yang memiliki perangai sama persis.

Jika murid lain berlomba masuk rangking, maka mereka berdua sering keluar BP. Sifat Fiona yang semena-mena dan sang abang yang sama gilanya membuat mereka dijuluki duo gorila di SMA Tri Dharma.

Namun, apa jadinya jika si biang kerok Fiona tergila-gila dengan guru baru yang berstatus duda? Apakah sang abang yang selalu solid mendukung akan membantunya lagi ketika mengetahui ada rahasia besar di balik sosok guru itu?

Juga, akankah gorila bisa berubah jadi angsa?

Fio, sapaan gadis itu. Berpostur kurus kecil bak model kurcaci. Memiliki mata belo dengan iris berwarna kecokelatan. Punya keistimewaan, bisa berubah warna ketika melihat uang dan sang pujaan.

"Fio, ini kenapa tugas yang saya kasih satu pun gak ada yang kamu isi?" tanya sang guru dengan nada menggeram.

"Maaf, Pak. Saya gak mampu ngisinya. Sebab, isi hati, isi kepala bahkan isi dengkul saya sudah penuh dengan nama Bapak. Jadi saya gak bisa maksain diri, Pak. Takutnya saya kejang. Bahaya Pak, sedangkan kertas undangan sudah siap menunggu diisi nama kita."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adisty Rere, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati ke Hati.

"Fi, buka pintunya. Tante mau ngomong!"

"Fi, ayolah, buka pintunya. Kita bicara!" lanjut Daisy yang terus saja menggedor pintu.

Fiona yang sedang merapikan baju ke lemari pun mau tak mau beranjak dari kasur, lalu membuka pintu dan berhadapan langsung dengan Daisy yang seharian ini dihindarinya.

Sebenarnya ingin sekali dia berontak keras jika mengingat kejadian tempo hari. Menyalahkan Daisy dan segala macam. Dia bahkan punya beberapa unek-unek yang rencananya akan diungkapkan pada Daisy jika wanita itu ngotot melarangnya menyukai Kris.

Nyatanya, dia kicep saat teringat dengan perkataan Lio, bahwa Daisy adalah pengganti kedua orang tua mereka yang sudah meninggal. Jadi harap dimaklumi jika Daisy bersikap begitu. Itu semua karena semata-mata ingin melindungi.

"Mau apa?" ketus Fiona sembari bersedekap.

"Tante mau ngomong."

"Apa?" lanjut Fio yang tetap mempertahankan gengsi. Sebenarnya dia sudah memaafkan Daisy. Hanya saja hati masih sedikit kesal. Beruntung Kris tidak ilfil dan mau melanjutkan kencan mereka yang hanya tinggal tiga kali lagi.

"Ini." Daisy menyodorkan amplop kecil ke tangan Fiona. "Buka, buat kamu."

"Buat aku?" Mata Fiona mendelik menyelisik. Dia yang awalnya sandaran di ambang pintu pun mengerjap heran. Daisy yang tidak sabar menarik tangannya dan meletakkan amplop putih itu.

"Ini buat kamu. Buka aja."

Meski kesal bercampur jengkel Fiona buka juga amplop itu dan betapa kagetnya dia setelah melihat isi amplop tersebut.

"Tante mau nyogok aku?" tanyanya dengan nada naik satu oktaf. Tadi dia yang ingin memaafkan jadi kembali berang. Sebab di dalam itu adalah uang yang jika Fio hitung sebesar lima ratus ribu.

"Tante pikir uang ini bisa gantikan perasaan aku?"

"Bukan, bukan begitu. kamu jangan ngegas dulu. Tenang, Fio."

"Lalu ini apa?" lanjut Fiona. Dia genggam uang dalam amplop. Hatinya juga sama seperti itu, bagai di remas.

"Itu uang yang Tante siapkan khusus buat kamu. Bukan sogokan. Itu Tante dapat bayaran les dan rencananya memang buat kamu. Sepatu kamu hampir rusak, 'kan?"

Fio terdiam, emosinya sedikit mereda dan cengkeraman di amplop juga sedikit mengendur.

"Maaf, Tante baru bisa kasih sekarang. Sebenarnya udah lama pengen kasih kamu, cuma pengeluaran kita terlaku banyak. Maafin Tante ya."

Lagi, Fio mati kata. Dia mematung, bingung mau jawab apa. Harusnya Daisy marah seperti biasa dan mereka beradu mulut. Tapi lihatlah, Daisy dengan baiknya memberi uang setelah apa yang telah dia lakukan.

Saat hati tengah berkecamuk bimbang begitu tiba-tiba Daisy menggenggam tangannya, lantas menatap lekat. Penuh ketulusan dan Fiona makin serba salah. Haruskah melanjutkan aksi marah-marah padanya?

"Pakai uangnya dengan baik, ya, Fi. Beli sepatu sama pakean dalam kamu. Tante liat ada beberapa yang udah melar. Masa anak perawan pake dalaman melar," canda Daisy yang tidak dibalas Fiona dengan tawa sama sekali.

Justru, sang ponakan terlihat berkaca-kaca matanya. Hampir menangis terharu. Apalagi ketika Daisy dengan pelan merengkuh tubuhnya dan memeluk dengan hangat. Daisy juga mengusap pucuk rambutnya beberapa kali, penuh kasih.

"Maafkan Tante. Tante lupa, selain cari uang buat makan Tante harusnya juga lebih perhatian," lanjut Daisy yang mulai merasakan matanya memanas.

"Tante ...." Air mata Fio sukses lirih. Sang Tante yang dia cap galak, yang selalu dia kutuk jadi perawan tua sampai mati, ternyata begitu peduli bahan ke hal terkecil pun.

"Maafin Tante yang gak becus jadi orang tua, Fi. Tante masih gak paham gimana caranya jadi orang tua yang baik."

Fiona menggeleng cepat, makin sesenggukan dia begitu juga Daisy. Keduanya saling mengeratkan dan menguatkan dalam pelukan.

"Tante jangan ngomong gitu. Tante orang hebat walaupun galak. Maafin aku juga, Tan. Aku kekanakan. Kalau bukan Tante entah jadi apa aku sama Bang Lio. Tante orang tua kami. Aku sayang kok sama Tante walau Tante galak."

"Galak?" Daisy tersenyum getir saat di cap galak. "Apa Tante galak sama kalian?"

Fiona mengiakan dengan gerakan kepala. "Tapi kami sayang Tante. Tolong jangan nyerah jadi orang tua kami."

Daisy mengusap pipi yang juga telah basah. Mendengar ucapan Fiona serasa ada kepedihan yang perlahan merayap naik ke dada dan itu menyesakkan. Daisy merasa gagal menjadi orang tua setelah kepergian Fiona beberapa hari yang lalu. Dia merasa menjadi orang tua egois padahal bukan itu niat sebenarnya.

"Tante juga mau minta maaf soal yang tempo hari. Tante salah. Tante gak seharusnya kasar. Kamu pasti benci banget sama Tante kan?"

Fiona menggelengkan kepala. Air matanya meluber ke mana-mana.

"Tapi percayalah. Tante hanya takut kamu salah jalan. Tapi sekarang Tante janji, Tante bakalan percaya kamu dan akan mendukung apa pun yang kami mau."

Fiona yang sudah berlinang air mata mengendurkan pelukan. Dia menatap lekat mata Daisy yang juga ikut basah.

"Maksud Tante apa?" tanyanya.

"Tante gak bakalan ngekang kamu lagi. Kamu mau suka sama siapa aja Tante gak akan ikut campur. Tapi meski begitu tolong jaga diri, ya. Jangan terjerumus ke hal yang bakalan kamu sesali nanti."

"Ih, Tante apa-apaan, sih? Gini-gini nilai fikih sama akidah akhlak aku tuh tinggi tau," sungutnya sembari menghapus air mata. Daisy yang gemas mengusap pucuk kepalanya.

"Iya, Tante percaya kamu."

"Beneran?" Mata Fiona berbinar seketika.

Daisy pun mengiakan dengan anggukan.

"Makasih, Tan. Makasih banyak." Fio kembali menghambur ke dalam pelukan Daisy. Semua sikap curiga dan kekesalan yang menggunung selama ini luntur seketika. Dia menyayangi Daisy, sangat.

Aku hanya berharap Kris menepati janjinya, batin Daisy. Dia usap lagi rambut lurus Fiona.

Maafin Tante, Fi. Ini semua demi kebaikan kamu. Kamu itu gak cocok buat dia terlepas dari masa lalu kami dan dan bagaimana ayah kalian meninggal karena nyoba nyelametin istrinya. Maafin Tante, dia gak cocok buat kamu. Dia gak pantes kamu sukai sebesar ini. Kamu punya masa depan yang lebih cerah. Tolong jangan benci Tante, ya. Tante sayang sama kamu. Lio juga.

1
Rike
nah msih skolah udh mkir pngganti ibu tiri🤣🤣🤣
DeeDE
merasakan pilunya hati Theo...
Anie Jung
👍👍👍👍👍👍
nisa
mksih kk ok critanya😘
nisa: sm" kk🤗
total 2 replies
Eka Chusnul Msi
kata2 kris langsung bikin ngakak 🤣🤣
Eka Chusnul Msi
anakku viona jangan kayak gini ya besok 😨😰😔
Eka Chusnul Msi
ya ampun, sampe kering gigiku 😁😁🤣🤣
Chandra Dollores
kesini setelah irwan-reka kawin lagi
Bundha Acha
ehm harus nya kris sama daisy thorrr,...dan fiona sama theo,....
Suzieqaisara Nazarudin
Lho kok udah END aja sih...hhuuuaaaa😭😭😭😭 aku gak rela di tamatin thor...
Suzieqaisara Nazarudin
Lho kok di skip sih thor acara MP nya...huuuaaaaa😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Hadeeehh ngakak aku..Bisa di coba nih caranya Krish bgi yg masih jomblo ya🤣🤣🤣🤣🤣🤣😜😜😜
Suzieqaisara Nazarudin
Nah apa aku bilang,benar kan Daisy masih blom move on dri Krish,kasian deh suami kamu Daisy...🙄🙄🤦🤦
Suzieqaisara Nazarudin
Daisy juga kelewatan banget,kamu itu juga udah punya suami lho,apa gak bisa move on juga dari Krish..jangan jadi kan alasannya Ayahnya Fiona lho...
Suzieqaisara Nazarudin
Aaahhhhh Akhirnya Krish jujur juga..👋👋👋 .itu juga karena dipaksa oleh Theo...Haaiiihh aku udah deg degan tdi...
Suzieqaisara Nazarudin
Nah yg ini aku sokong kamu Theo..kalau kamu egois masih ngenyel pengen Fio juga,aku akan tamatin baca ini novel hiar kamu yg kna marah dengan outhor nya...😂😂😂💪💪💪
Suzieqaisara Nazarudin
kalau lamaran nya utk Theo aku harap Fio nolaknya,Aku gak rela aja Fio sama Theo,yg ada ntar gak bahagia,lerasaan itu gak bisa dipaksa,sementara di hati Fio masih ada Krish...
Suzieqaisara Nazarudin
Ingat kamu Theo dari awal kamu juga yg maksa Fio buat pacaran ama kamu...
Harusnya Krish itu belajar dri Theo terus memperjuangkan,dan sedikit egois utk kebahagiaan sendiri gak papa...Haaiiss Krish mah bikin aku tambah kesel aja...🙇🙇🤦🤦🙄🙄
Suzieqaisara Nazarudin
Nah ketahuan boong nya🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Suzieqaisara Nazarudin
Alin bisa aja nolongin Krish,ajak ketemu Fio hicara 4 mata,,lurusin juga ke Fio tentang hubungan pura pura kamu dengan Krish, karena yg di pikiran Fio itu kalian itu pacaran...Sebagai sahabat kamu bisa nolongin Krish yg sok jual mahal itu,padahal hatinya terluka...🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!