Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.
Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.
Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.
Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.
Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.
Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?
Jangan lupa staytoon yah!
(Update 2 bab per hari)
ig @geelang11
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30 : Terbentuknya Aliansi
"Aku juga tidak tau, bahkan keberadaan guru sangat misterius, informasi mengenai guru juga tidak kita ketahui, cukup kita berharap agar guru dapat melewati semua ini," ucap Gong Xu.
"Huff baiklah, semoga guru baik baik saja," ucap Jin Xi.
Disisi lain...
Di desa Sun Chen berada.
"Master, berita telah kami sebarkan di seluruh desa, semua warga desa awalnya tidak percaya, namun setelah mereka keluar dan mengeceknya sendiri, ternyata benar yang master katakan, semua warga di desa merasa sangat senang karena hewan buas telah dibasmi habis dan tidak mengganggu desa kita lagi," ucap bawahan Sun Chen.
"Baiklah, dan bagaimana dengan undangannya? Apakah kalian sudah memberitahukan bahwa aku akan menikah dengan Yin'er hari ini?" tanya Sun Chen.
"Master, semuanya warga desa akan pergi, bahkan sudah ada yang menuju kesini berniat untuk membantu bantu untuk memperlancar pernikahan master," ucap bawahan tersebut melaporkan.
"Baiklah, bergabunglah dengan teman teman kalian disana, bantu untuk mendekorasi, walaupun pernikahan sederhana yang penting aku bisa menikah secara sah dan banyak saksi," ucap Sun Chen.
"Baik master, kami akan berusaha mendekor agar terlihat mewah," ucap bawahan itu dengan rasa hormat.
Mereka pun pergi membantu rekan rekannya yang lain dalam mengurus dekorasi, beberapa warga desa juga berdatangan ke lokasi itu ada yang datang untuk melihat lihat, ada yang datang sambil membantu.
"Hmm aku tidak mau pernikahanku diganggu terus oleh orang lain, lebih baik aku mengurusnya sebelum mereka mulai bergerak," gumam Sun Chen yang berlari menggunakan ilmu meringankan tubuhnya menuju ke sebuah tempat.
Tak lama kemudian, akhirnya Sun Chen sampai di kediaman rumah kepala desa yaitu keluarga Cu.
Sun Chen tidak menampakkan dirinya, dia berniat diam diam masuk ke kediaman kepala desa untuk mengetahui bagaimana rencana dari Cu Feng.
Sun Chen menggunakan ilmu menghilangkan keberadaan agar kehadirannya tidk diketahui.
Setelah beberapa menit mencari, akhirnya Sun Chen menemukan tempat perkumpulan Cu Feng dan beberapa bawahannya.
"Ayah tolong bantu aku untuk menyingkirkan Sun Chen itu! Tolong ayah minta bantuan kepada pemburu hutan agar membunuh Sun Chen itu!" ucap Cu Feng memohon merengek kepada ayahnya bernama Cu Lien.
"Tenang saja nak! Ayah tidak akan membiarkan kamu dilukai seperti ini! Bahlan beberapa bawahanmu juga ikut terluka parah, tapi... Kenapa hanya sebagian yang datang kesini?" tanya Cu Lien heran melihat jumlah bawahan Cu Feng yang jumlahnya berkurang.
"Itu semua karena si Sun Chen itu, dia mempengaruhi bawahanku dan menjadikannya bawahannya! Liat saja tadi aku melihat mereka baik baik saja entah apa yang telah dilakukan oleh Sun Chen menyembuhkannya," ucap Cu Feng dengan nada kesal.
"Apa?! Mereka sembuh?! Tapi dari perkataan bawahanmu mereka semua terluka parah? Ada yang aneh! Pasti mereka berkolusi dengan Sun Chen dari awal mereka tidak ingin bekerja di keluarga Cu!" ucap Cu Lien.
"Iya ayah, tolong bantu aku menghancurkan bocah itu!"
"Tenang saja nak, ayo sekarang kita pergi ke markas pemburu hutan, meminta bantuannya, dan kita akan mengacaukan pernikahannya dengan wanita kesukaanmu," ucap Cu Lien dengan nada amarah.
Mereka semua pun beranjak pergi ke markas pemburu hutan untuk meminta bantuan.
"Hm? Pemburu hutan? Cih kita lihat saja siapa yang rencananya yang akan duluan dihancurkan!" bathin Sun Chen mengikuti kelompok Cu Lien.
Sun Chen tidak ingin bertindak dulu, dia menunggu untuk berkumpulnya musuh di satu tempat lalu menghabisinya dalam satu waktu itu juga.
Disisi lain...
Di kediaman keluarga Qin.
"Lin'er bagaimana? Kenapa kamu sangat lama? Bahkan membawa banyak barang barang, kamu terlihat seperti tidak ingin kembali lagi ke rumah.." ucap Qin Zong melihat anaknya anaknya membawa semua barangnya.
"Iss kakek, aku ingin tinggal di desa bersama kakak Chen, maka dari itu ayo cepat kita berangkat," ucap Qin Lin.
"Huff padahal yang daritadi ditunggu itu adalah kamu loh," ucap Qin Zong menepuk jidatnya melihat tingkat cucunya.
"Ohh iya, Yun Qinxi kamu ikut di mobil bersamaku saja, tidak perlu bersama mobil pengawal," ucap Qin Lin.
"Tapi nona.."
"Tidak ada tapi tapian, ayo kita naik."
"Ba..baik nona," mereka pun naik ke mobil bersama.
Disisi lain, terdapat seorang mata mata yang mengawasi kediaman Qin dari jarak jauh melihatt Qin Zong dan Qin Lin berangkat menuju ke suatu tempat.
"Hey apakah menurutmu mereka pergi ke suatu tempat yang penting?" ucap teman mata mata itu.
"Sepertinya benar, karena aku melihat Qin Lin banyak membawa barang bawaan, sepertinya mereka ingin pergi perjalanan jauh.."
"Tapi apakah kau melihat Sun Chen?"
"Tidak, aku tidak pernah melihatnya."
"Jangan jangan..." mereka tiba tiba berpikir dan mengambil kesimpulan.
"Benar! Mereka pasti pergi ke tempat Sun Chen berada! Cepat laporkan ini kepada pemimpin perguruan!" ucap mata mata itu yang tak lain adalah murid yang diutus untuk memata matai keberadaan Sun Chen.
Disisi lain..
Di perguruan Melati.
"Semuanya, aku sebagai pemimpin perguruan Melati sangat berterima kasih atas kehadiran dari beberapa pihak yang sangat menjunjung tinggi keadilan. Mulai dari keluarga Zhen, Liu, pihak statius televisi, dari perguruan bela diri kecil, serta berbagai pihak yang sukarela ingin membantu kami. Terutama kami perguruan Melati yang kehilangan seluruh murid inti kami, keluarga Zhen kehilangan anaknya, keluarga Liu juga begitu kehilangan anaknya bahkan keluarga Liu sangat menurun drastis. Mulai saat ini seluruh orang di kota Yunan melihat bahwa kami yang mengalami kerugian hanya karena satu orang, dia bernama Sun Chen!.
"Benar!"
"Ayo hancurkan Sun Chen!"
"Ayo kita bantai Sun Chen itu!"
Semua orang berseru lantang, pihak stasiun berita televisi juga membantu menyiarkan siaran langsung itu.
"Mulai hari ini, pembentukan Aliansi telah resmi dibentuk, dan tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan Sun Chen itu!"
"Yaaah! Aliansi resmi dibentuk!"
"Hahah akhirnya aliansi kita resmi terbentuk!"
Semuanya berseru bersorak hanya demi satu orang yaitu Sun Chen yang harus dihancurkan.
Semua masyarakat kota Yunan ada yang menonton siaran langsung itu, ada yang peduli, ada yang tidak peduli, dan ada yang bergegas mau ikut bergabung ke aliansi itu.
Di toko obat, Gong Xu dan Jin Xi menonton siaran langsung itu dan terkejut melihat ratusan ribu orang berkumpul di video itu, banyak berbagai organisasi yang ikut bergabung di aliansi itu, terdapat juga pembumuh bayaran dan banyak lagi berkumpul hanya untuk membantu perguruan Melati yang menjadi korban, padahal perguruan Melati sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat kota Yunan.
Bahkan orang tua yang terkena korban kematian tragis anaknya juga ikut berkumpul demi membalaskan dendam anaknya yang terbunuh.
"Tuan Gong, apa yang harus kita lakukan? Itu lautan orang sangat banyak hanya untuk berurusan dengan satu orang?!" ucap Jin Xi khawatir dengan gurunya.
"Huff, bahkan aku sendiri tidak tau apa yang harus kita lakukan, ini sama seperti seekor lalat ingin menyerang sarang semut," ucap Gong Xu melihat bahwa Sun Chen hanya seorang diri ingin melawan lautan orang yang sangat banyak.