NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Mafia Karatan

Gadis Penakluk Mafia Karatan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Obsesi / Trauma masa lalu / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:26.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ulfa

Verania adalah gadis berusia 20 tahun,dia kuliah di salah satu universitas ternama di kota nya,sifat nya ceria lembut dan pantang menyerah

Hidupnya sekarang sangat bahagia meski dia hanya di asuh oleh sang Daddy,tapi kasih sayang selalu dia dapatkan

Tapi, kebahagiaan Vera tidak terus berlanjut,karna dia yang mengira bahwa kekasih nya mengkhianati nya
Dan untuk melindungi nya dia pun di nikah kan dengan seorang bos mafia yang sama sekali belum pernah dia temui,bahkan mereka baru kenal setelah akad nikah selesai

Hidup Vera berubah saat dia harus menjalani rumah tangga dengan seorang MAFIA yang sifat nya tertutup

Sedangkan Davvien Wilmar dia adalah seorang pewaris tunggal keluarga WILMAR,dia juga seorang bos mafia yang sangat di takuti oleh seluruh dunia

Davvien sangat membenci yang nama nya wanita,dia benar benar tidak mau berurusan dengan seorang wanita,dia telah membuat komitmen bahwa dia tidak akan menjalin hubungan lagi dengan seorang wanita manapun

Tetapi komitmen nya harus di ubah,karna sang ayah menikahkan nya dengan orang yang belum ia kenali

Sifat dan karakter nya tegas dan tertutup

Karna sebuah kejadian yang sangat menghancurkan perasaan nya Davvien berubah menjadi orang yang tertutup sifat nya dingin,bahkan hati nya serasa berkarat,karna telah terlalu lama hatinya tidak pernah lagi berdetak untuk seorang perempuan

Dia hanya di temenin oleh rasa sakit dan penghianatan

Mereka serasa senasib karna sama sama di khianati oleh kekasih nya

Akan kah rumah tangga mereka berjalan layak nya sepasang suami istri,mampu kah Vera mencairkan hati suami nya yang telah berkarat itu

Apa kah Davvien akan membuka hatinya lagi untuk mencoba menerima kenyataan nya sekarang

Yok langsung saja simak cerita nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah

Malam yang panjang kini berganti dengan datang nya pagi,tepat puku 5:00 pagi,Vera terbangun

Vera terduduk di lantai yang hanya beralaskan bad cover, dia memutar mutar badan nya ke kanan dan ke kiri mengangkat tangan nya ke atas,ke samping dan ke depan, merenggangkan badan nya,setelah itu Vera kembali terduduk diam,dia melihat ke adaan nya sekarang.

Dia menikah dengan seorang yang paling kaya, dan orang yang terhormat, tapi di sini dirinya tidur di atas lantai yang cuma beralaskan bad cover saja, rasa sedih terserat di hati nya,saat bersama dengan Daddy nya Vera selalu di manja kan.

Sekejap pun Vera bangun,dia tidak mau terus terus bersedih atas ke adaan nya saat ini

Vera melangkah ke dalam kamar mandi,dia hanya menggosok gigi lalu Vera berwudhu

Vera keluar setelah semua nya selesai,dia pun memakai mukena nya langsung saja menunaikan kewajiban nya solat subuh

Setelah solat Vera pun berdoa"YA ALLAH,jika memang ini yang harus hamba hadapi tolong kuat kan lah hamba,tetap kan kesabaran dalam hati hamba,dan ikhlas kan hati hamba menerima pernikahan dan semua keadaan ini"air mata Vera keluar dari sudut mata nya saat memanjat kan doa,bagi Vera hanya pada saat solat dia menunjukkan kelemahan nya

Davvien terbangun,tepat pada saat Vera selesai solat,dia melihat remang remang ke arah Vera,Davvien pun mengucek matanya melihat lebih jelas apa yang di hadapan nya

Sedikit tidak nya Davvien tersentuh melihat Vera berdoa,apa lagi Davvien melihat ari mata di sudut mata Vera,dia berfikir apa karna sikap nya wanita itu menangis atau karna perlakuan Davvien yang menyuruh nya tidur di lantai

Hati kecil Davvien merasa kasian melihat bak cover yang terlentang di atas lantai,tapi pikiran nya tidak mau kalau sampai dia kasian terhadap Vera,dia pun menepis semua nya

Selesai berdoa Vera bersholawat sambil membereskan mukena dan sajadah nya

Davvien dapat mendengar suara merdu Vera saat bersholawat,dia kembali menutup mata pura pura tertidur

Setelah membereskan perlengkapan solat,Vera melangkah ke arah balkon,melihat matahari yang mau terbit

Dihirupnya udara pagi "Heummmmmmm awali pagi dengan senyuman 😁" kata kata itu yang selalu dia ucap kan pada pagi hari.

Davvien tidak luput sedikit pun tentang gerak gerik Vera "Wanita itu tadi menangis waktu solat,sekarang malah tersenyum sendiri,benar benar gila" ucap Davvien di dalam hati

Saat melihat Vera membalikkan badan nya lagi,Davvien kembali menutup mata nya

Vera berjalan ke arah pintu lalu keluar,dia melangkahkan kaki nya ke dapur,sudah ada bi Inem di sana,Vera akan membantu Bi Inem memasak

...----------------...

Sedangkan di kamar,Davvien sudah tidak mengantuk lagi,dia pun bangun,lalu berjalan ke arah balkon,dihirupnya udara yang sejuk dan segar itu,Davvien berdiri menatap ke depan melihat surya yang sedikit sedikit memperlihat kan sinar nya

Cukup lama dia berdiri di sana,saat di rasa cukup,Davvien masuk lalu kaki nya langsung melangkah ke dalam kamar mandi

Hanya sekitar 20 menit Davvien hendak keluar dari kamar mandi,dia tidak membawa pakaian nya ke dalam kamar mandi, hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya,terlihat sangat menonjol dada bidang nya yang tegap, perut ber kotak apa lagi di tambah rambut nya yang acak acakan yang masih basah,menambah kesan ketampanan seorang Davvien

Saat Davvien keluar,bersamaan Vera yang masuk,Davvien melihat ke arah pintu masuk begitupun sebalik nya dan"Aaaaaaaaaaaaa"Teriak Vera menutup mata nya dengan kedua tangan nya,sungguh Vera sangat kaget melihat pemandangan di depan mata nya

Davvien hanya acuh,dia berjalan ke arah ruang ganti,dia memakai pakaian nya

Setelah selesai Davvien berjalan mendekati Vera yang masih menutup mata nya"Hei gadis gila,mau sampai kapan menutup mata mu,seharusnya kau bersyukur bisa melihat tubuh ku yang indah ini"Ucap Davvien yang berkacak pinggang di depan Vera

Vera membuka mata nya,dia melotot ke arah Davvien mendengar perkataan Davvien

"Bukan nya kita impas sekarang,malam kemaren aku melihat tubuh mu yang sangat tidak menarik itu,dan pagi ini kau melihat tubuh ku yang indah ini"lanjut nya lagi Vera semakin melebarkan mata mendengar ucapan Davvien

"Heyyyyy pria sombong,apa katamu,aku tidak menarik,dan kau bilang tubuh mu yang indah,heuh bahkan aku harus mencuci mata karna telah melihat tubuh mu yang tidak berbentuk ini,mata ku jadi tidak suci lagi"Vera menimpali ucapan Davvien dengan penuh emosi,dia pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan Davvien yang masih mencerna perkataan Vera

"What,dia bilang tubuh **** ku ini tidak berbentuk"Davvien melihat ke arah tubuh nya

"Berani berani nya kau menghina tubuh **** ku ini gadis gila,awas kau"lanjut nya lagi melihat pada pintu kamar mandi yang sudah tertutup,ahirnya dia pun keluar dari kamar lalu melangkah menuruni anak tangga

...----------------...

Sedangkan di dalam kamar mandi"Kenapa aku kesini,padahal aku ke kamar tadi untuk memanggil pria mematikan itu untuk sarapan"Ucap Vera bingung melihat dirinya di dalam kamar mandi

"Ini semua gara gara lelaki mematikan itu,bikin emosi ku saja,dia bilang tidak tertarik,bahkan aku tidak pernah berfikir untuk membuat nya tertarik pada ku"lanjut gerutu Vera

"Aku harus mencuci mata ku karna telah melihat pemandangan yang sangat tidak bagus,aku harus membersihkan mata ku"Vera berjalan ke wastafel lalu mencuci muka nya,bahkan Vera memasukan air ke dalam mata hingga terasa pedih,bahkan mata nya sudah terlihat merah

Vera keluar dari kamar mandi,dia langsung keluar kamar menuruni tangga

Sekarang semua sudah ada di meja makan tidak terkecuali Fero,dia datang untuk menjemput Davvien dan Vera

Vera sampai dan duduk di dekat Davvien dengan perasaan emosi

Nyonya Andin melihat mata Vera yang merah langsung panik"Nak,kenapa mata mu bisa merah"tanya nyonya Andin,semua orang menatap Vera

"Eh tidak mommy,tadi Vera mencuci mata karna melihat sesuatu yang sangat buruk biar mata Vera bersih lagi"ucap nya melirik ke arah Davvien

"D**ia bilang badan ku buruk,dan dia sampai mencuci mata nya karna melihat tubuh ku tadi,benar benar keterlaluan"Davvien benar benar sudah emosi terhadap Vera,ingin rasanya dia menembak tepat di kepala Vera

"Kenapa selalu terjadi hal aneh saat kamu kembali dari kamar Davvien,kemaren dahi mu yang merah,sekarang mata mu ikut merah"Nyonya Andin bingung apa yang terjadi kepada menantunya itu

"Vera,kalau seseorang melakukan hal buruk terhadap mu kamu bilang saja sama kakek,biar kakak hajar orang itu"Ucap kakek yang menyindir Davvien

"Iya nak,kamu jangan takut kami semua nya berpihak pada mu"sambung Tuan Andre juga ikut memojokkan Davvien, mereka yakin apa yang terjadi pada Vera ada sangkut pautnya dengan Davvien

"Iya daddy kakek,kalian tenang saja Vera tidak akan membiarkan orang menindas Vera"sahut Vera lagi lagi melirik ke arah Davvien

Davvien yang di pojok hanya diam,sambil terus makan,seolah olah dia tidak tau apa apa tentang yang terjadi pada Vera

...----------------...

Makan pun selesai,kini Nyonya Andin,Tuan Andre,kakek Farhan,Fero, Davvien dan Vera sudah berdiri di depan pintu utama

Davvien dan Vera berpamitan pada mereka,karna hari ini Davvien dan Vera akan pindah

"Nak,kamu hati hati ya"Ucap nyonya Andin sambil memeluk menantu kesayangan nya itu"Jaga Davvien,meski pun sikap nya begitu pendiam,tapi dia baik"lanjut nya lagi

"Iya mommy,Vera pergi ya"Ucap Vera kini menyalami Nyonya Andin Tuan Andre dan berpindah pada kakek Farhan

"Kek Vera pergi ya"

"Iya nak,jangan lupa buatkan segera cicit yang banyak buat kakek"Bisik kakek Farhan pada Vera

Vera melebarkan mata nya mendengar perkataan kakek nya,pipi Vera langsung berubah merah karna malu dengan apa yang di bicarakan kakek

"Davvien pulang dulu mom"kini Davvien berpamitan pada mommy nya

"Iya Vien,ingat jaga Vera jangan sakiti dia"nyonya Andin memperingati Davvien

Davvien tidak menjawab hanya mengangguk,dia pun berpamitan pada Daddy dan kakek nya

"Ingat Vien buat kan segera Daddy cucu"goda Tuan Andre

Davvien tidak menanggapi ucapan Daddy nya

"Tadi kakek sudah meminta istrimu membuatkan cicit untuk kakek,kamu harus membantunya" ucap kakek saat berpelukan dengan Davvien

Davvien ikut melebarkan mata nya mendengar apa yang di ucapkan Kakek nya

"Kenapa dengan keluarga ku,yang benar saja wanita ini akan mengandung anak ku,heuh"gerutu Davvien dalam hati

Mereka pun masuk ke dalam mobil dan berangkat meninggalkan halaman rumah membelah jalan raya

~Bersambung

Maaf jika tidak sesuai dengan keinginan kalian😁😁

Like

Komen

Vote

1
Rosmah Asrul
puas hati saya baca novel ini
terimah kasih sama penulis novel ini
Rosmah Asrul
Kecewa
Rosmah Asrul
Buruk
Rika Hari
kk dan mama nya masih hidup kah🤔
Rika Hari
nama nya aja bos sinting 😏😏😏
Rika Hari
bbg ichang ku ada d sini😘😘😘
Rika Hari
alfatihah aja hendri🤣
Rika Hari
percaya diri sekali c lisa mengucapkan kata kata cinta.cinta nya berbagi samo selingkuhan nya 😏😏😏
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
vera memanggil ayahnya dengan sebutan Daddy sedangkan Frans memanggilnya pap..nymbung banget sama panggilan untuk seorang ibu yaitu mama.

Daddy sama mama...nyambungnya dimana? berasa kek si Vera dan Frans itu saudara tiri beda ibu atau ayah alias salah satunya orang tua sambung Vera. bisa juga mereka satu" dibawa orang tua. Frans bawa Vera dari istri dulunya atau Frans dibawa mmany dari suami dulunya .
Isayanti Hernanur
good ceritanya terbaik
an
menarik
Linda Wati
🌹🌹🌹♥️♥️♥️
Linda Wati
🌹🌹🌹
Hariaini Har
Luar biasa
Linda Wati
🌹🌹🌹♥️♥️♥️
Linda Wati
Waduh si Al cari penyakit 🤣🤣🌹🌹
Linda Wati
balas dendam 😂😂🌹🌹🌹
Linda Wati
🌹🌹🌹🌹♥️♥️♥️
Nona QueenRa
sampe ngakak bacanya
Linda Wati
🌹🌹🌹🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!