NovelToon NovelToon
Keberuntungan Dicintai

Keberuntungan Dicintai

Status: tamat
Genre:Romantis / Anak Genius / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: YWulandari

Mocca Yola, suatu malam yang tragis telah merenggut kesuciannya. Pulang ke rumah dalam keadaan hancur malah dikejutkan dengan sebuah peti mati dengan foto sang ayah tercinta di dekatnya.

Tidak hanya itu, ternyata semua sudah direncanakan oleh dua orang wanita bermuka dua yang berpura menangis tersedu di samping peti jenazah. Semua mereka lakukan tak lain demi mendapatkan harta keluarga Yola.

Setelah itu mereka mengusir Mocca dari rumah, mengirimnya ke tempat yang sangat jauh. 7 tahun kemudian dia kembali dengan si kembar Genius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YWulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana paman Danial

Kediaman besar keluarga Domino, sebelumnya Leon telah menghubungi Georgio untuk membantunya mengurus perihal tes DNA antara dia dan kedua anaknya. Beberapa saat kemudian Gergio datang.

Leon memberikan beberapa helai rambutnya dan juga si kembar pada Georgio untuk dia tes "Aku percayakan padamu."

"Jangan khawatir. Untuk hasilnya aku akan kirimkan besok."

"Terima kasih, biar asistenku yang mengantarmu kembali ke rumah sakit."

"Tidak perlu." Georgio menolak "Nyonya besar Domino, karna tidak ada urusan lagi ijinkan aku pamit undur diri." penuh sopan santun sembari membungkukan badan.

"Nak Georgio jangan terlalu sungkan, maaf sudah merepotkanmu karna masalah ini."

"Ini tidak merepotkan, kalau begitu aku pergi dulu."

Paman Danial mengepalkan tangan "Kau dan Georgio cukup dekat, sebuah tipuan seperti pemalsuan surat DNA itu hal yang mudah Georgio lakukan. Keponakan kau terlalu meremehkan paman mu ini."

Paman kemudian mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan pada seseorang "Aku akan berikan sampel-nya segera." isi pesan yang dia kirim

Dia tidak mempercayai Leon, kedekatannya dengan Georgio dia curiga adanya manipulasi. Diapun menghubungi orang kepercayaannya untuk melakukan tes DNA juga, dengan diam - diam mendapatkan sampel mereka.

"Nenek, apa begini sudah baik?" tanya Leon.

Nenek mengangguk pelan "Cucuku, apa kau tidak ingin memberitahukan sesuatu yang lain pada nenek?"

Leon dan Mocca saling melempar tatapan, sekarang apa lagi?

"Nenek dengar, ada yang baru saja menjadi juara. Siapakah itu?"

"Tentu saja anakku. Jean, Candy, sana beritahu nenek kalau kalian baru saja MENJADI JUARA." ia menegaskan ucapannya menyindir paman Danial.

Si kembar menghampiri nenek, dengan bersemangat mereka memberitahu nenek bahwa mereka menjadi juara dalam sebuah lomba Anak Genius antar sekolah. Mereka juga menunjukan piala yang tadinya asisten Shun pegang dan medali yang melingkar di leher Candy.

Tak lama Bibi Summer pamit untuk pulang, dia mungkin bosan melihat pertunjukan yang biasa - biasa saja. Sebenarnya dia tidaklah jahat, hanya sedikit judes dan cuek.

Kemudian di susul oleh paman Jack, dia mengatakan akan pergi menjemput istrinya di kantor. Sementara paman Danial, dia dan istrinya beberapa hari ini memang tinggal di kediaman besar. Dia mengatakan ingin istrinya melahirkan disana.

"Cucuku, pergilah beristirahat. Malam ini menginap saja."

Leon beranjak dan duduk di dekat nenek. "Nenek maafkan aku, tapi ada sesuatu yang harus aku lakukan dan tidak bisa menginap, begitu juga dengan mereka. Besok kami akan datang berkunjung sembari menunjukan hasil tes DNA."

"Baiklah, tapi janji nanti menginap. Nenek mau bermain bersama Jean dan Candy." mengelus rambut si kembar.

"Nenek buyut, nanti saat menginap aku akan bawa Max, dia anjing putih yang sangat lucu. Boleh 'kan?" memasang wajah memelas.

Nenek tersenyum "Tentu saja boleh."

"Terima kasih, nenek buyut."

Setelah itu merekapun pamit. Sebenarnya tidak ada urusan yang membuat mereka tidak bisa menginap, hanya saja Leon sangat malas berurusan dengan paman Danial. Entah apa yang akan dia lakukan jika mereka tinggal satu atap walau hanya semalam saja.

Di dalam mobil, si kembar yang sudah kelelahan akhirnya tertidur.

"Itu.. Kapan Akuisisi itu dilakukan?"

Leon menatap Mocca "Sabarlah, jangan terburu - buru. Kau juga pasti ingin membuat mereka lebih menderita sedikit demi sedikit. Tapi jika kau bersikeras, secepatnya akan aku lakukan. Tapi dengan satu syarat."

Firasat buruk Mocca rasakan mendengar perkataan Leon tersebut, tapi dia merasa penasaran "Syarat apa?"

Benar saja, senyum menyeringai menandakan bahwa ada udang dibalik batu. Ada maksud terselubung dibalik kebaikan Leon.

"Beri aku satu anak lagi."

"Tidak mau!" di tolak mentah - mentah saat itu juga.

Mocca cemberut, merasa kesal. Tak lama Leon menggenggam tangannya "Aku.. Sudah melewatkan banyak hal tentang kalian, terutama anak - anakku. Aku tidak tahu kapan dan bagaimana mereka lahir, tapi kau pasti sudah melakukan yang terbaik, terima kasih."

Suasana macam apa ini? Kenapa tiba - tiba melow, sampai dirasa ingin menitikan air mata. Jangan ingatkan tentang masa pahit itu.

"Kau pasti kerepotan, memegang dua pasang tangan saat mengajari mereka berjalan. Menyuapi mereka makan sampai diri sendiri lupa makan, memandikan mereka bergiliran sampai diri sendiri lupa mandi. Mocca, apa kau.. Bersedia memaafkanku?"

"Jika bisa, aku ingin mengulang hari itu. Semua yang aku punya, harta Domino, pangkat dan nama baik akan aku lepaskan. Asalkan bisa kembali ke malam itu, maka aku tidak akan membiarkanmu pergi."

Air mata Mocca mulai menetes, semakin banyak dan semakin deras. Kemudian Leon menarik bahunya dan menyandarkan Mocca di pelukannya.

"Meski begitu, mulai saat dimana aku menemukanmu, aku berkata pada diriku sendiri wanita ini tidak akan aku lepaskan lagi, begitu."

Sesenggukan Mocca menangis pilu, terharu dengan ucapan Leon.

Hari itu, dimana dia akan melahirkan. Ketakutan yang sangat besar dia alami, tanpa dukungan dan berjuang sendiri.

Hari itu, tanpa kekuatan apapun dia nekat pergi membawa si kembar bahkan dia sendiri tidak tahu dimana dan kemana akan membawa mereka pergi. Dan bagaimana akan menghidupi mereka.

Itu masa yang sangat sulit untuknya.

"Sekarang tidak lagi, aku ada disini. Kapanpun kau mau, aku ingin kau berbagi banyak hal denganku. Mulai sekarang jadilah kuat, kau istri Leonard Domino, ingat itu baik - baik."

"Eh?"

Tampak Mocca tidak merespon, tubuhnya pun semakin berat "Tidur kah? Sangat tidak berperasaan. Padahal ada yang ingin aku beritahukan, sesuatu tentang 7 tahun lalu."

Dia mengangkat tangannya dan mendaratkannya di pipi Mocca, kemudian mengelusnya sangat lembut "Malam 7 tahun lalu, jika aku boleh jujur..."

Tak lama mendekatkan bibirnya ke telinga Mocca untuk membisikkan sesuatu "Malam itu, desahanmu merdu se-ka-li."

Hening.

Jeduk! Mocca tiba - tiba bangun dan dengan sengaja membenturkan kepalanya ke dagu Leon "MER! DU! PALA! MUUUU! LEON BRENGSEK!"

Kesal sekali mendengarnya, tidak pernah serius sekali saja. Mocca memukul, meninjau dan menyubit Leon sampai dia menggelinjang. Terjadi keributan di dalam mobil yang membuat mobil bergoyang - goyang.

"Aaaaaaarrghh, ampun!" sekarang baru tahu rasa.

"Aaaaaah gempaaaaaa." si kembar terbangun karna hal itu, dia malah mengira sedang terjadi gempa dan ikut - ikutan heboh.

...**...

Di kediaman besar, di kamar miliknya, paman Danial menunggu istrinya yang sedang pergi menemui nenek kembali. Tak lama dia datang.

"Istriku, bagaimana?" ia bersemangat dan menghampiri istri buntingnya.

"Aku sudah mendapatkannya, ini rambut kedua anak itu. Lihat, satunya pendek satunya lagi panjang."

Beberapa saat sebelumnya, paman Danial menyuruh istrinya menemui nenek untuk menemaninya berbincang. Dengan maksud lain untuk mendapatkan helai rambut si kembar yang menempel di pakaian nenek. Sementara rambut Leon dia dapat di kamar milik Leon.

"Bagus, kau memang istriku yang sangat berguna." memuji.

"Tapi suamiku, bukankah mereka sudah meminta seorang dokter untuk masalah tes DNA itu? Kenapa repot - repot melakukan hal yang sama?"

Tiba - tiba dia menggenggam pergelangan tangan istrinya lalu menariknya ke ranjang tidur. Paman duduk lebih dulu, dia menarik lembut istrinya dan mendudukannya di pangkuan.

"Kau tidak tahu seberapa licik bocah itu. Dokter ~ah tidak, maksudku profesor Georgio berteman dekat dengan Leon. Dia sangat patuh, Leon pasti memintanya untuk memanipulasi tas itu. Untuk itu aku akan melakukan hal yang sama dan membongkar kedoknya."

"Ternyata begitu." mengangguk paham.

"Baiklah, sebaiknya kau beristirahat sekarang. Aku akan pergi menemui temanku, segera menyerahkan rambut ini agar besok datang bersamaan."

Ia beranjak, setelah mencium kening istrinya diapun pergi meninggalkan kamar.

"Keponakanku sayang, lihat bagaimana aku akan mempermalukanmu besok. Kau akan merasa malu sampai ingin memasukkan kepalamu ke lubang tanah." tersenyum licik.

...** * **...

1
Princess Ren
pantesan bingung,, kok anak kandungnya mau dinikahkan SM ponakannya... ternyata ohh ternyata...
Princess Ren
akal bulus yang mantap 🤣🤣🤣🤣
Ulau Gabirel
Luar biasa
Dewi Anggita
sumpah Leon bikin ngakak tingkah nya
Dewi Anggita
ampun dah Leon gak percaya apa istrinya bisa masak🤭🤭🤭
Violet
Org biasa aja sring di incer jd target entah diculik, dilecehkan bahkan dibunuh apalg org kaya n terkenal macem kluarga Leon pastinya byk musuh tak terlihat makanya ada perlindungan biar ga knapa2, lalu knapa Mocca ga pinter2 sihh hrusnya bljar dr kjdian kakaknya yg hampir celaka n mawas diri stdknya tdk bikin khawatir Leon n si kembar
🔵❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
ini gmna kelanjutan kisah henry- Ruri.. pnsran bngt tor. .
Nadja 🎀
benar- benar deh author bikin prank 🤣
Aku Ya Aku. 😂😂
ya ampun sekali sembur langsung jadi.. level 1 lho padahal. belum naik level udah jadi aja..
Nur Ain
hahaha mkn nasi lah bang
Nur Ain
kekasih Mocca kah
Cheng xiao
semuanya bodoh🤣
zhafira
cerita yang menarik untuk dibaca
Lili Adelia
rumit ceritanya
Lili Adelia
heran yah erlan ngajak tp gk bsa ngejagain
Lili Adelia
males peran utama Mocca
Lili Adelia
makax Mocca tuh trlalu sok,klw di bilanhin sok baik padahal goblok,kecelakaan bru tau dia
Lili Adelia
Emank Vello tuh goblok
Lili Adelia
ceritanya berbelit2
Lili Adelia
Mocca tuh keras kepala
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!