NovelToon NovelToon
Dimana Waktuku?

Dimana Waktuku?

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Wanita
Popularitas:50
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.

buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

"astaga,,,,,,,,,,

" seharus nya aku tidak mengajukan diri,,,,, ucap Elerik lemah, ia terbaring di lantai Arena dengan beberapa tulang rusuk yang patah.

pemuda itu lupa mengaktifkan sihir nya saat melawan Arthur dan berakhir tumbang.

"kenapa aku di lahirkan sebagai manusia pelupa sih!!!??? geram nya dengan suara pelan.

beberapa orang lalu datang dan membawa tubuh Elerik turun dari Arena.

Estevan memijit pelipis nya pelan, benar-benar pemikiran yang buruk jika berpikir Elerik akan serius dan memenangkan pertarungan.

sekarang mereka tertinggal 3 poin.

Arthur berjalan kembali turun dari arena dan duduk di bangku nya.

"bukan kah kekuatan mu naik dengan signifikan? tanya Damien.

" aku tidak bisa bilang"

"orang yang menjadi lawan ku tadi sama sekali tidak menggunakan sihir nya,, dia menyerang ku dengan tangan kosong" ucap Arthur menyugar rambut nya ke belakang dengan kesal.

"yah,,, itu keslahan nya, kau pantas menang" Damien tersenyum tipis.

"apa giliran ku akhirnya tiba? Ian berdiri dan menaiki Arena.

" jangan kalah loh,,,,jika kau kalah kita sudah tidak punya harapan lagi" ucap Estevan saat pemuda itu berjalan pergi.

"aku mengerti"

"maaf,,,, ucap Ian menakupkan tangan dengan bergelimang darah, ia tidak menyangka akan kalah dari Zender.

" huffftttt!!! Estevan menarik nafas panjang sambil memijit pelipis gusar, kenapa orang orang dari keluarga nya tidak ada yang waras sih?!!

sekarang dia adalah petarung terakhir dari Solon, setidak nya ia harus memenangkan pertarungan ini agar nama baik Solon tidak terlalu rusak.

pria itu lalu bangkit dari duduk nya dan berjalan menaiki arena dengan langkah lantang.

"biar aku yang menyelesaikan ini" Damien bangkit dari duduk nya namun sebuah tangan menahan diri nya.

"kak"

"bukan kah 6 tahun lalu kau dan ayah yang memenangkan Festival ini? tanya Athena menatap Damien dengan tatapan horor.

" be-benar"

"kali ini biarkan adik mu yang mendapatkan panggung! kau mundur lah,,,! di rumah nanti aku akan memberi mu permen!? gadis itu lalu berjalan mendahului Damien yang tercengang.

setidaknya sebelum dewasa ia harus menguji kemampuan nya di panggung sebesar Festival ujung tongkat dan bilah pedang.

"kau terlihat menyedihkan kak" Arsene menutup mulut nya menahan tawa.

wajah Damien memerah, namun pemuda itu tetap mencoba bersabar, ia kembali duduk di bangku nya dan memperhatikan Athena dengan tenang.

"apa putri mu itu mampu mengalahkan Estevan?

perez melirik orang di sebelah nya.

" kita bertemu lagi" pria itu tersenyum pada perez dan menawarkan segelas minuman pada pria datar itu.

"tidak terimakasih" Perez menolak dengan dingin yang membuat pria itu kecewa.

"huffttt"

"bagaimana bisa orang seperti mu memiliki 6 orang anak? gumam pria itu meletakkan gelas yang ia bawa.

" aku menantikan pertarungan putri mu yang di juluki jenius 2000 tahun itu" ucap nya menyenderkan punggung dan menumpu dagu.

"kenapa kau yang maju?

" ke mana kakak mu? tanya Estevan menaikkan satu alis nya.

"kakak ku berada di belakang ku" ucap gadis itu tenang.

"ya,, terserah"

"kau mau melawan ku dengan apa?

Athena diam, namun gadis itu membuka sebuah pelindung raksasa yang kuat dan kokoh.

Estevan memperhatikan pelindung yang mengitari nya.

untuk ukuran anak berusia 12 tahun ini terlalu hebat.

Athena menarik pedang cahaya milik nya, dengan tatapan datar gadis itu melesat ke arah Estevan.

"prang!

" prang!

"prang!

" Vesper benar-benar tidak memiliki ampun!

"bahkan gadis kecil seperti mu memiliki niat membunuh yang sangat kuat!

Estevan mengayunkan pedang nya menebas Athena, namun gadis itu berhasil menghindar.

" Srekh!

"wushh!

" spring!

"prang!

" prang!

"prang!

Athena terus memberikan serangan beruntun pada Estevan.

" boom!

"boom! gadis itu juga menambah kan sedikit bumbu sihir di serangan nya.

tubuh Estevan perlahan-lahan terdorong ke belakang, pria itu sedikit kesulitan menahan pedang cahaya milik Athena.

pertarungan mereka sangat cepat hingga beberapa mata penonton tidak bisa mengikuti.

Galiand menjadi tertarik, pria itu menegakkan punggung nya dan menonton pertarungan Athena dan Estevan dengan mata berbinar.

"ini adalah pertarungan yang kutunggu tunggu!

" bukan kah kemarin kau juga bilang ini adalah pertarungan yang ku tunggu-tunggu?

"jika kau punya mulut untuk berbicara maka seharusnya kau juga bisa menutup mulut mu!

" prang!

"prang!

" prang!

pedang kedua nya terus saling beradu dengan kecepatan di atas rata-rata.

dengan tatapan datar Athena terus menyerang Estevan dengan mengincar titik vital pria itu.

"prang!

" prang!

"jangan mengalihkan pandangan mu dari musuh saat bertarung" ucap Estevan menebas Athena.

"srekh!! gadis itu mendapatkan goresan di perut nya.

ia menghentikan langkah, Athena memegangi perut nya dan menyembuhkan luka itu dengan sihir karena darah terus menerus mengalir.

" benar-benar kemapuan yang menguntungkan " ucap Estevan menyugar rambut nya kebelakang.

sorak sorai penonton memenuhi Stadium, teriakan mereka benar-benar keras hingga mampu membuat Arena bergetar.

jika yang bertarung di atas sini adalah seorang pemula mereka pasti sudah pingsan.

"kehendak dewi yang diambil alih, pedang kebenaran! warna pedang Estevan berubah dari yang awal nya hitam pekat mejadi merah.

pria itu lalu melesat ke arah Athena dan menyerang lebih dulu.

" prang!

"prang!

gadis itu menangkis serangan Estevan, namun pria itu berhasil menusuk perut nya.

" jleb!

"ugh,,,,

Athena memegangi pedang Estevan erat, ia lalu mengaktifkan sihir nya menciptakan sebuah medan berlumpur.

dengan cepat gadis itu menjauh sambil memegangi perut nya.

" ughh!!

Estevan berusaha menjaga keseimbangan nya agar tidak tersedot ke dalam lumpur, pria itu menatap Athena dengan wajah yang sedikit memerah.

"Ck! ia menggigit bibir nya hingga mengeluarkan darah.

gadis itu mengubah medan lumpur menjadi beton yang sangat keras, ia mengunci Estevan agar tidak bergerak dan tetap di sana.

tubuh gadis itu perlahan-lahan terangkat ke udara, area sekitar berubah menjadi biru cerah dengan kilatan petir.

perhatian semua orang tertuju pada Athena, mereka penasaran serangan apa yang akan gadis itu layang kan.

"Elektrik"

" Breakh" gumam gadis itu.

"Ctass!

" boommm!!

ledakan petir menyambar tubuh Estevan membuat nya tidak berkutik.

pandangan penonton terhadap Arena terhalangi oleh cahaya dan kekuatan yang Athena keluarkan, pandangan mereka benar-benar terkunci untuk melihat ke dalam

"Argggghhhh!!!!! erang Estevan kesakitan dari dalam ledakan petir itu.

pria itu menggunakan Aura untuk terbebas dari kekangan kekuatan Athena.

" uhuk! uhuk!

"ugh,,,,

pria itu memuntahkan darah segar yang merah merona, ia memegangi Perut nya yang terus mengeluarkan darah.

ia berhasil keluar dari lingkup sihir Athena berkat aura yang ia miliki.

" Ck!

" ugh,,,

pria itu berusaha bangkit namun seperti nya kaki kanan nya lumpuh, dengan tangan yang bergetar Estevan berusaha menyembuhkan kaki nya.

"jangan bergerak atau kau mati" ucap Athena dingin.

ratusan helai benang tajam mengitari tubuh Estevan membuat pria itu tidak bisa bergerak.

dengan nafas terengah-engah Athena menatap tajam Estevan.

pria itu tersenyum tipis, ia lalu mengangkat kedua tangan nya tanda menyerah,, melanjutkan pertarungan hanya akan merugikan nya jadi lebih baik berhenti.

toh mendapat juara dua juga tidak terlalu buruk.

"kau menang gadis kecil" ucap Estevan dengan tatapan sendu memandangi lantai Arena.

semua hening, bahkan Damien dan yang lain nya tidak sempat bereaksi cepat.

"kemenangan di pegang oleh Vesper!!!!!!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!