NovelToon NovelToon
Cinta Seorang Bos Mafia

Cinta Seorang Bos Mafia

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Liska Oktaviani

Rivaldo Xendrick yang mengalami cacat fisik akibat terkena siraman air keras dari selingkuhan kekasihnya yang bernama Lucas Anderson.

Kecacatan fisik itu, membuat hidupnya menderita dan dicampakkan oleh semua orang. Banyak orang yang menjauh darinya karena menganggap bahwa Rivaldo sebagai monster yang menakutkan. Hidup menggelandang tanpa siapapun yang peduli akan hidupnya, sampailah suatu hari, ada seorang wanita yang suka rela merawat dirinya dengan tulus.

Bagaimana kehidupan Rivaldo setelah itu? Akankah ia bisa bangkit kembali dari keterpurukannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liska Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Seorang Bos Mafia : Episode 29

Rivaldo meninggalkan rumah kontrakan itu dengan suasana hati yang tidak bahagia. Meski hatinya terasa sakit dan nyeri. Ia harus tetap pergi meninggalkan kisah cintanya saat ini. Dirinya merasa adalah orang yang paling beruntung di Dunia ini, karena menemukan sosok malaikat tanpa sayap, seperti Denisa.

Mereka telah mengikat janji untuk saling setia, apapun yang terjadi kedepannya. Rivaldo mengambil keputusan untuk merubah hidupnya, agar kelak ia bisa bangkit kembali dan membalaskan dendamnya kepada Raynand—adiknya sendiri.

Laki-laki itu percaya, bahwa wanita itu bisa menjaga dirinya saat nanti ia kembali lagi. Tidak akan lama, secepatnya ketika ia telah bangkit. Ia akan membawa Denisa bersamanya.

Mentari pagi yang cerah, membuatnya semakin bersemangat untuk memulai kehidupannya yang baru. Ia tidak lagi berlarut dalam kesedihan, memikirkan masalah Viona—mantan kekasihnya dahulu. Karena sekarang, ia telah menemukan sosok Denisa, berhati malaikat.

Tentu pria itu merasa paling beruntung, mendapatkan sosok wanita yang mencintainya tanpa memandang fisik, bahkan materi sekalipun. Denisa mampu menerima dan menyayanginya setulusnya hati, tanpa memandang apapun. Ia salut akan hal itu, benar-benar wanita baik hati.

Rivaldo berjalan melintasi beberapa lorong sepi. Namun hal itu, tidak membuatnya merasa takut. Ia tahu bahwa ini adalah lorong paling berbahaya, ia tidak akan pernah takut untuk hal itu, selagi sama-sama makan nasi, pikir Rivaldo.

Saat beberapa pria bertubuh kekar melewatinya, ia masih memasang wajah datarnya tanpa minat. Ia tahu bahwa beberapa pria ini mungkin ingin mengusiknya. Ia pun tidak ingin mencari masalah. Untuk apa mencari masalah? Tidak ada gunanya.

“Hei, mau apa kau kemari?!” tanya seorang pria bertubuh kekar, ototnya menonjol di lengannya, dengan tato di wajahnya, tidak membuat Rivaldo mundur.

“Aku tidak mau apa-apa, aku hanya ingin melintasi lorong ini, untuk sampai di perkotaan,” jawab Rivaldo menatap dengan dalam beberapa pria di hadapannya.

“Kau tahu? Tidak ada yang boleh melewati lorong ini! Dan kau, melintasi lorong ini tanpa izin dari kami?!” ujarnya dengan nada tinggi, membuat Rivaldo mengeraskan rahangnya.

“Hei, ini jalan umum. Bukan jalan punya Bapakmu!” pekik Rivaldo keras, kedua tangannya mengepal, ia sudah sangat emosi, melihat beberapa pria di hadapannya ini, bagaikan Preman pasar.

Beberapa pria itu segera memukuli Rivaldo. Pria itu tentu tidak diam, ia ikut melawan beberapa pria yang kini tengah baku hantam bersama dengannya.

Saat tangan pria itu hendak memukuli wajahnya, ia menghindar. Luka itu sudah hampir sembuh, ia tidak boleh membuat luka itu semakin parah nantinya.

Namun, saat ia sudah tak bisa lagi melawan, kedua kakinya diinjak dengan keras oleh pria yang bertato itu. Pria itu tampak melayangkan tangannya ke wajah Rivaldo, sehingga darah segar mengalir di lukanya itu. Ia menahan pedih, namun sebisanya ia tetap memberontak dari pria itu.

***

Setelah beberapa waktu menempuh jarak, akhirnya pesawat pribadi Morgan telah mendarat melalui jalur VIP yang telah disediakan untuknya. Apapun bisa ia lakukan, karena ia adalah orang yang berpengaruh.

Ketiga pria itu masuk ke dalam mobil pribadi Morgan yang disediakan di sebuah gudang di jalur VIP miliknya.

Max mengendari mobil dengan kecepatan tinggi, beberapa pria berpencar mencari di mana keberadaan Rivaldo. Nathan telah memberikan mereka foto Rivaldo. Foto-foto milik pria itu dibagikan kepada anak buah Morgan, agar salah satu dari mereka cepat menemukan Rivaldo.

“Nathan, jika hari ini kita tidak dapat menemukannya, aku harap, kita akan mencari pada hari esok. Kita mencari pria itu harus dengan teliti. Tidak boleh gegabah,” ujar Morgan seraya menatap pria yang ada di sampingnya dengan serius.

“Baiklah, tapi aku harap, kita benar-benar bisa menemukan Rivaldo, Morgan.” Lirih Nathan sambil menatap jalan raya.

***

Beberapa pria itu pergi meninggalkan Rivaldo yang kini telah tak bertenaga, luka di wajahnya semakin mengeluarkan banyak darah, ia mencoba untuk bangkit dan segera pergi dari sana, sebelum beberapa pria itu datang lagi.

Ia takut jika luka di wajahnya akan semakin membusuk. Ia harus menjaga amanah dari wanita itu agar merawat lukanya ini.

Rivaldo bangkit dan berjalan keluar dari lorong itu. Sesudah melewati lorong tersebut. Rivaldo memilih untuk mencari tempat persinggahan di arah seberang sana, terdapat sebuah taman di tepian sungai.

Pria itu mendudukan dirinya di atas kursi dan kembali memikirkan langkah apa yang harus diambil untuk sekarang. Kini pria itu menarik nafas panjang lalu mengembuskannya perlahan.

Ditatapnya sungai yang sedikit berwarna hijau—kebiruan itu. Rasanya sangat berat menjalani kehidupan yang tiada arti ini. Apakah sekarang, Nathan telah melupakan dirinya?

Ia kembali berpikir tentang sekretaris, serta sahabatnya itu. Akankah Nathan telah melupakannya? Dan hidup bahagia dengan bergelimang harta tanpa memikirkan nasibnya? Pria itu hidup menjadi sekretarisnya Raynand? Akankah begitu? Pikirnya bertanya-tanya.

Jika memang begitu, sungguh miris sekali hidupnya.

Dikhianati kekasih, dicampakkan oleh keluarga, dan dilupakan oleh sahabat dekatnya. Sungguh miris dan sakit. Begitu kejamkah kehidupan ini?

Fisik menjadi penentuan sebagai ahli waris. Sungguh menyedihkan.

Betul kata orang, kalau semua manusia itu memandang segi fisik.

Namun, kehadiran Denisa membuatnya menjadi tidak memikirkan soal fisik. Wanita itu sangat mampu menerima apa adanya, disaat fisiknya telah hancur atau cacat.

Ia memilih untuk beristirahat terlebih dahulu, sebelum melanjutkan perjalanannya untuk mencari pekerjaan.

Beberapa pria telah berpencar di berbagai daerah Jakarta. Mereka memegangi sebuah foto kecil yang diberikan oleh Nathan tadinya. Pria itu sengaja memberikan foto itu, agar salah satu dari mereka bisa menemukan keberadaan Rivaldo Xendrick.

Nathan dan Morgan memilih untuk memarkirkan mobil pribadinya di sebuah taman di pinggiran sungai. Mereka hendak mencari dengan berjalan kaki saja. Mumpung masih pagi, mereka harus bergerak dengan cepat.

Saat keluar dari dalam mobil, kedua bola mata Nathan melihat seorang pria yang sangat mirip dengan Rivaldo dari arah belakang. Akankah itu Boss-nya?

“Morgan, itu seperti Rivaldo, aku sangat yakin,” ujar Nathan tiba-tiba sambil menunjuk seorang pria yang tengah terduduk di kursi pinggiran sungai.

“Apakah kau yakin jika itu Rivaldo?” tanya Morgan balik, ia tidak pernah melihat wajah asli Rivaldo. Karena pada waktu 15 tahun lalu, saat ayahnya bekerja di sana. Ia sama sekali tidak dapat melihat wajah ahli waris keluarga Xendrick.

“Ya, aku sangat yakin kalau dia adalah Rivaldo, aku telah bersama dengannya sangat lama. Bukan dalam waktu singkat, aku mengenali Rivaldo.” kata Nathan dengan dengan serius.

Nathan yakin kalau pria itu adalah Rivaldo—Boss-nya. Ia yakin, karena selama bertahun-tahun ia telah bersama dengan pria itu. Kedua laki-laki itu berjalan mendekat ke arah pria yang tengah duduk di atas kursi tersebut.

Kedua bola mata masih menangkap jika itu adalah sosok Rivaldo. Karena pria itu, memiliki sebuah tato ular di leher belakangnya.

Saat sudah sedikit dekat, Nathan melihat tanda ular itu. Dugaan Nathan benar, jika pria itu benar-benar Rivaldo.

1
Sarifah Nur Ain Nabila
Luar biasa
linda dwi
sabar ya Nathan. semoga kamu segera dipertemukan jodohmu
Alexander Aditya
buka kaa
Alexander Aditya
tolong buka
Ermakusmini
endingnya nggak seru
Arik Kristinawati
lebay nisanya....hrus tya dulu...sdh dksih tau sblumnya klo prnah dkianatin wnita...cerita ksini2 kok mcem ikan terbang yg brltar belakang indonesia mles...hrusnya judulnya "bos mafia katrok"
Arik Kristinawati
mafia apaan gak canggih....mosok hri gini msih prcya ae sma org walo trdekat....pke alat canggih kah dah zaman digital modern...hrusnya kyak 007 tu dr bju...jam...bolpoin mobil smua dsh cggih
Arik Kristinawati
iya ni walo dkjar bab akan hbis...tpi msuk akal dikitlah....2...3...hari btmu lgsung jtuh cinta....5 jam operasi dg kondisi luka dlm n parah....lgsung smbuh bisa merkit bom lgi....hdeh2...hrusnya bilang be2rp mggu kmudian gitu loo
Arik Kristinawati
la lucu g tau mo kmna....harta uang smua g ada...trus gmna mo sukses..hrusnya cari kja dulu jdi apa kek apa....ini ni org lihat sja su fa suka...kcuali pya tbungan....atm...bisalah mrintis heii aduh2...crita2 walo kayal tpi yg msuk akal dikitlah
Arik Kristinawati
iya ni hrusnya tetap pggil ya nona....tuan...kan g saling...nama bule semua...tiba2 k indonesia fasih bhsanya...denisa kyle...kan bule...nyasar kali ya...kalo orng bule hrusnya critanya jga kbarat2an lah...walo nti tggalnya d desa..
Arik Kristinawati
hrusnya d obatin k luar negeri bilang kya rsya kn g mustahil tggal opersi trus....u smntara biar bilang klo rival ada utusan mndadk yg urgen gitu knpa...ato jgn2 bukn ank kndung nih....lgisn u makn minum n sgla kmewahan rival yg kja krras kou ortunya adik tggal nikmatin sja hadeehh2 ...🤔
Arik Kristinawati
iya g msuk skal fisik ank sdiri kn bisa diketshui...dr suara...rambt...tlpon to ke nathan...cek gobloknya ortunya jga tjorrnya...cari cerita yg msuk akal dikitlah...
Arik Kristinawati
thorr jga bingung kayaknya buat crita spya nyambung....soalnya hya sdkit sja yg conec dr bab ke bab...lainnya aammburraaduuull
Arik Kristinawati
kpan brtemu trus mnolong trus jtuh hati...bertele2 kalo g bisa crita mafia stoplah thorr bikin puyeng yg bca
Arik Kristinawati
kok nathan baru antar denisa trus krumah rival....sbnarnya ini ni hidup dmna sih crita kom sak suka2 sdiri asal nuliskn sesuai dg pikirannya tpi g nyambung
Arik Kristinawati
mafia kok goblok...hrusnya rivaldo sllu psang mata2 ini ni...dkadalin sma lcur gmpang...gak da bengis2nya....
Atik Sunarti
gk jelas aja...seharusnya terungkap dulu kejadiannya bukn langsung dor mati. capek2 baca ujung2nya hemmm jdi kecewa
Kamsiyah
loh,,,knpa kenzo mati gak seru,,,seharus nya helen tau ape pnyebab org tua nya di bnuh dn knpa dia hrus tgl bersama ayah angkat nya,,kewa sdri awal crits nya bgus wlau gk prnah komen kita tpi d ahir kcwa
Racan Ok
lanjut thort
Widia Aja
Author,
Kala bener Rivaldo seorang Mafia, dia akan menugaskan anak buah nya utk membuntuti dan melaporkan setiap gerak gerik nya Viona, melaporkan segala rencana buruknya...
Tapi Rivaldo bukan Mafia, cuma pedagang senjata aja...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!