NovelToon NovelToon
System King Invest

System King Invest

Status: tamat
Genre:Sistem / Kaya Raya / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:94.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Muhammad Anshari Abrar

Raizor adalah seorang remaja yang tidak memiliki keluarga. meskipun begitu dia masih tetap semangat hidup karena ada pacar dan sahabatnya yang terus memberikan semangat.

namun suatu ketika, dia mempergoki pacarnya yang sedang selingkuh. dan akhirnya, Raizor pun memutuskan hubungan mereka.

setelah kejadian itu handphonenya kembali mati dan hidup, serta menampilkan sebuah iklan dari website asing.

karena merasa sedih, Raizor pun menerima tawaran dari website asing itu untuk membantunya.

setelah kejadian, Raizor pun akhirnya mendapatkan sebuah system yang akan membantunya mewujudkan keinginan dengan sedikit usaha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Anshari Abrar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Yang Panjang

Sambil menunggu di jemput, Raizor melihat status miliknya.

Nama: Raizor

Umur: 17 tahun

Pekerjaan: siswa SMA

Kesehatan: C

Fisik: C+

Kecerdasan: C

Uang: 2,000,000,000 RP

PS[Point System]: 285

Skil: [ Jenius LVL 1 ]

[ Boxing LVL 10 ]

[ Insting LVL 6 ]

Invest: 3,000,000,000 RP

Jumlah Misi yang telah selesai: 33

Token Sewa LVL 4

[ KEMAMPUAN KHUSUS ]

Penglihatan Tembus Pandang LVL 1: bisa di aktifkan kembali setelah 1 tahun

[Shop] [Invest] [Program] [Misi]

"System, apakah point ku sekarang cukup untuk memprogram fitur Point Emosi?" Tanya Raizor.

[Cukup tuan. Apakah anda ingin melakukan pemrograman fitur Point Emosi]

"Lakukan." Jawab Raizor singkat.

[Proses akan selesai dalam waktu 15 menit, harap bersabar]

Saat menunggu di jemput, Raizor terpikirkan sesuatu. Dia kemudian pergi ke WC sekolah, di dalam sana Raizor membeli sebuah pistol Sig Sauer P320 sama dengan miliknya sebelumnya, serta beberapa butir peluru karet.

Kemudian dia membongkar dan memasang pistol itu sebanyak dua kali, lalu membongkarnya lagi dan menghamburkan bagian-bagiannya di dalam tas agar tidak ada yang curiga.

Setelah itu di keluar dari WC dan berjalan keluar gerbang, karena melihat Agung yang sudah menunggunya.

"Di mana kalian menyekap orang itu, gung?" Tanya Raizor.

"Di kebun karet, bos. Jaka yang menyarakan tempat itu karena jauh dari pemukiman." Jawab Agung.

"Apakah ada yang terluka diantara kalian?" Tanya Raizor lagi.

"Ada 12 orang luka ringan bos, hanya mereka saja." Jawab Agung.

[Pemrograman fitur Point Emosi telah selesai]

[Dengan ini, tuan bisa menukarkan 10 point emosi menjadi 1 point system]

[Sisa point system anda adalah 35, Dan sisa Uang Anda 1,993,900,000 Rp]

Selama di perjalanan, Raizor terus berbicara dengan Agung, hingga akhirnya mereka sampai didepan sebuah rumah tua, di tenang hutan karet.

"Kau bisa masuk duluan. Ada sesuatu yang ingin kulakukan sebentar." Ucap Raizor sambil membuka tas ranselnya.

Agung masuk lebih dulu, sementara Raizor sedang merakit kembali pistol yang dia beli di system tadi dan mengisinya dengan peluru karet.

Ketika dia masuk, terlihat dua orang laki laki, salah satunya tidak sadarkan diri, dan seorang lagi, tengah duduk di atas tong kayu dengan tangan dan kaki yang terikat.

Mata orang yang di tangkap Jaka terbelalak. Terkejut ketika melihat, orang yang mereka targetkan untuk mati beberapa hari yang lalu ternyata masih hidup.

"Selamat datang bos, apa yang ingin bos lakukan pada orang ini?" Tanya Jaka, yang dengan sengaja memanggil Raizor sebagai bos.

Orang yang di tangkap itu benar benar terkejut ketika mendengar kata Bos, keluar dari mulut Jaka, dan di tujukan pada anak SMA yang dulu ingin dia bunuh.

"Tuan maafkan saya tuan, tolong maafkan saya tuan." Pria yang di tangkap Jaka itu adalah Xavin, dia meringis ketika tahu remaja yang berseragam SMA di depannya inilah Bos kelompok Jaka.

Dia terus meminta tolong dan meminta ampun pada Raizor, karena dia tahu kalau dirinya tidak akan selamat melawan 300 orang anak buah Raizor sendiri ataupun berdua dengan temannya.

Raizor kemudian berjalan mendekatinya "Mati, atau masuk penjara?" Tanya Raizor.

"Masuk penjara." Ucap Xavin spontan, karena takut.

"Pilihan yang bagus." Ucap Raizor, kemudian mengeluarkan ponselnya yang kemudian di serahkan pada Jaka, dan mulai merekam proses introgasi.

"Siapa yang menyuruhmu melakukan itu?" Tanya Raizor dengan suara tenang

"Bos Edwin." Jawabnya gugup.

"Siapa itu Edwin?" Tanya Raizor lagi.

"Bos gang kelelawar." Jawabnya lagi dengan gugup.

"Kenapa dia melakukan itu?" Tanya Raizor lagi.

Beberapa pertanyaan semacam itu di lontarkan Raizor pada pria yang di tangkap nya, dengan suara yang tenang, hingga membuat orang yang di tangkapnya ketakutan.

Setelah itu, Raizor meminta salah satu dari anak buahnya untuk mencarikan mobil pickup untuk mengantar Xavin introgasi tadi ke kantor polisi.

Lalu dia meminta 40 orang berbaris sambil merentangkan tangan, untuk menjadi pengukur jarak.

"System berapa jarak ku dengan pria itu, sekarang?" Tanya Raizor.

[37 meter tuan]

"Gunakan token sewa level empat itu, dengan skill menembak." Ucapnya sambil menggenggam erat pistol di tangannya.

Dor! Dor!

Dua peluru di tembakan keluar dari pistol, dan melesat cepat melewati bagian samping tubuh Xavin, dan tidak melukai fisiknya.

"Aku memang tidak melukai fisiknya, tapi mentalnya akan ku pastikan hancur." Gumam Raizor.

Lalu dia melepaskan 22 peluru lainnya, untuk menyerang mental pria itu, dan sekarang tersisa 1 peluru di pistolnya.

Raizor kemudian menembakan peluru terakhir itu, dan membuat luka memar di bagian pahanya.

Setelah itu, Raizor meminta Jaka untuk membantu rencana berikutnya di kantor polisi.

Mereka kemudian menaikan Xavin dan temannya ke dalam pickup, Xavin serta temannya sengaja di suruh untuk duduk di tengah pickup agar tidak bisa kabur.

Setengah jam kemudian....

Mereka akhirnya sampai di kantor polisi, lalu Raizor menyerahkan sebuah kertas yang tadi dia siapkan pada Jaka.

Setelah itu mereka masuk kedalam, sambil membawa Pria itu.

Kemudian Jaka melapor ke pihak polisi, kalau orang yang di bawanya ini, merusak kebun karet bersama beberapa temannya, dan teman temannya berhasil lolos dari tangkapan mereka, dan hanya dia yang berhasil mereka tangkap.

"Selain melakukan kerusakan, mereka juga menyerang adik saya pak." Ucap Jaka menunjuk Raizor.

"Jadi saya harap bapak bisa membantu kami menangkap para pelaku dengan mengintrogasi orang ini." Ucap Jaka.

"Baik Saudara Jaka, kami akan segera mengurus nya." Ucap polisi.

"Ini pak, tolong di terima uangnya. Ini sedikit bantuan finansial dari Bos kami, pemilik kebun karet itu." Ucap Jaka menyerahkan selembar kertas cek bertuliskan angka 1 miliar Rp.

[Sisa uang anda 993,900,000 Rp]

Setelah itu, Jaka meminta nomor telepon pak polisi yang mengurus keluhannya. Mereka kemudian keluar dari kantor polisi.

"Tolong nanti kamu urus Itu ya, Jaka." Ucap Raizor.

"Baik bos." Sahut Jaka.

"Bos, kenapa kita tidak menyerang kelompok mereka saja, dari pada meminta bantuan kepolisian." Tanya Haris yang duduk di samping Raizor.

"Meskipun kalian sudah berjumlah 300 orang, kalian hanya akan mendapatkan kerugian besar, jika menghadapi orang seperti mereka sekarang, karena kurangnya kemampuan kalian." Ujar Raizor.

"Lebih baik kita serahkan ke pihak berwajib saja, itu lebih aman, dan tidak mengotori pakaian kalian." Ucap Raizor lagi.

"Nanti aku akan mencarikan kalian pelatih untuk kalian. Setelah kalian lulus dari pelatihan itu, aku akan membuka perusahaan keamanan yang menyediakan jasa bodyguard, security, dan sebagainya." Ujar Raizor.

"Sekarang kita kemana bos?" Tanya Jaka.

"Toko elektronik, aku ingin membeli beberapa barang di sana, setelah kesana kita pergi ke pasar untuk membeli persediaan makanan selama 1 bulan." Ucap Raizor.

"Baik bos."

Dua jam Berlalu dengan cepat, dan sekarang mereka sudah sampai di rumah kos Raizor, untuk membantu Bos mereka mengangkat beberapa barang elektronik seperti kulkas, mesin cuci, Dan sebagainya.

Setelah itu selesai, Raizor memberikan masing masing pengawalnya yang membantu dengan uang sebesar 500,000 Rp.

[Sisa uang anda 843,900,000 Rp]

Kemudian Raizor langsung pergi tidur karena merasa lelah.

.....

Menjelang malam, Raizor terbangun dari tidurnya karena perutnya keroncongan minta di isi.

"Hmmm," Raizor perlahan membuka matanya.

"Eh, udah menjelang malam ya?" Gumam Raizor melihat ke jendela.

"Duh, perut ku sudah lapar banget nih." Ucap Raizor mengusap perutnya.

Kemudian dia segera bangkit, dan menutup semua jendela serta pintu, lalu memakai jaket, untuk menutupi seragam sekolah yang belum dia ganti.

Raizor mengunci pintu, lalu berlari menuju minimarket terdekat, dan dalam waktu singkat, dia sampai di sana.

"Mbak, rotinya tiga ya." Ucap Raizor Langsung mengambil 3 roti di minimarket yang harganya 15 ribu, dan meletakkan uang 50 Ribu di atas meja kasir.

Raizor memakan roti itu dengan lahap di area makan minimarket. Sambil memakan roti yang di belinya, Raizor melihat lihat, misi dari system, kalau saja ada misi yang terjadi di sekitarnya.

Setelah beberapa menit melihat lihat, Raizor sedikit terkejut, karena ada misi untuk menghajar beberapa berandalan yang akan merusuh di minimarket.

Setelah mengambil misi itu, dia memprogram Token sewa LVL 10, dan langsung menggunakannya untuk mempelajari beladiri Silat.

Raizor kemudian masuk kembali ke dalam minimarket dan mengambil air mineral untuk menggenapkan uang 50 ribu nya tadi.

Ketika dia ingin pergi keluar untuk minum di area makan tadi, seseorang pria berwajah sangar menyenggol tubuhnya. Sementara empat temannya menunggu di luar.

Raizor pergi ke area makan lagi, dan duduk di kursi untuk meminum air mineralnya.

Sementara di dalam minimarket, pria sangar meletakkan 4 botol wine, dan 5 bungkus rokok.

"Aku berapa semuanya?" Tanya pria itu.

"Tolong perlihatkan kartu identitasnya." Ucap kasir pria.

"Apa! Apa kamu tidak mempercayai ku?!"

"Ini adalah aturan negara, jika kau tidak mau memperlihatkannya, tidak usah membeli." Ucap kasir pria dengan wajah datar.

Dengan kesal pria itu, melemparkan kartu identitas, kepada kasir minimarket tadi. Kartu itu hampir saja mengenai wajah kasir wanita.

Untung saja, kasir pria bertindak cepat dan menangkapnya, dan melemparkannya kembali.

"Pergi sana, kami tidak menerima pelanggan seperti mu." Ucapnya kasar, pada pria sangar.

"Hei, ayolah aku hanya bercanda tadi, jadi tolong hitunglah barang barang ini, kau tahu kan kalau pembeli itu adalah raja." Ucap pria itu sambil memperlihatkan kartu identitasnya.

"CK, dasar keras kepala, wajah di kartu identitas mu itu berbeda jauh." Ucapnya kasir Pria itu, kemudian mengambil kembali 5 bungkus rokok, dan meletakkannya pada tempatnya.

Brak!

"Kau benar benar menguji kesabaranku! Aku paling tidak suka di tentang seperti ini!" Teriak pria itu.

Pria itu kemudian menarik kerah baju kasir, dan melayangkan pukulannya, namun kasir itu juga sigap menangkapnya, lalu menariknya ke sisinya, hingga pria itu tersungkur di lantai.

"Kau, cepat telpon pihak berwajib." Ucapnya pada kasir wanita.

Kemudian dia mengunci kedua tangan pria itu kebelakang supaya tidak bergerak.

Teman teman pria sangar itu, masuk kedalam minimarket untuk membantunya, dan mereka berempat langsung mengeroyok pria penjaga kasir.

Melihat kejadian di dalam, Raizor langsung mengambil kursi besi di yang tadi dia duduki, lalu masuk ke dalam tepat ketika 5 pria itu ingin keluar membawa uang dan beberapa barang minimarket.

"Tidak ada yang akan keluar dari sini dengan selamat." Ucap Raizor, sambil menduduki kursi yang dia bawa, di depan pintu minimarket.

"CK, hanya seorang diri, beraninya melawan kami." Ucap salah satu pria, kemudian dia melepaskan tinju ke arah Raizor.

Dengan tenang Raizor menangkap tinju itu lalu menarik tangan, ketika tubuhnya juga berjalan mendekat, Raizor langsung menendang pria dada pria itu hingga terhuyung mundur kebelakang, dan menabrak lemari pendingin hingga tidak sadarkan diri.

Melihat salah satu temannya di pukul mundur, empat orang lainnya berisiap memberikan serangan. Begitu pun dengan Raizor, dia juga sudah berdiri dan mempersiapkan diri untuk menangkis serangan mereka.

Whoossh!

Pukulan tinju melesat dari sis kanan, dan Raizor berhasil menghindarinya dengan ducking yang cepat.

Lalu serangan kedua pun di lepaskan dari arah jam 1, dan s kali ini Raizor menangkisnya dengan kursi besi, karena tidak sempat menghindar.

Arrggh!

Pria itu memegang tangannya yang sakit karena menghantam kursi.

"Huft... Sepertinya menggunakan kursi akan lebih cepat," gumam Raizor.

Dengan cepat, Raizor mengayunkan kursi di tangannya ke arah pria yang kesakitan itu.

Bugh!

Kursi itu menghantam tepat ke perutnya karena pria itu tidak waspada, hingga membuat pria itu langsung pingsan.

Melihat itu, 3 orang lainnya yang langsung menjaga jarak mereka dari Raizor. Dan Raizor sekarang terlihat menyeringai, karena 3 orang lainnya mundur.

Dia kemudian berlari sambil mengayunkan kursi itu layaknya tongkat baseball, dengan cepat dia mengejar setiap pria itu dan memukulinya hingga pingsan.

[Selamat tuan menyelesaikan misi mengalahkan 5 berandalan, tuan mendapatkan 15 Point]

[Total point system anda sekarang, adalah 36 PS]

Tepat setelah kejadian itu, dua buah sedan hitam serta mobil polisi datang untuk memeriksa tempat itu.

Dari dalam sedan hitam itu, keluar sepasang suami istri, serta 10 orang pria berpakaian jas hitam dengan kacamata hitam.

Sepasang suami istri itu langsung menghampiri putra mereka yang bekerja sebagai kasir di minimarket itu.

Sementara Raizor langsung mengangkat tangannya, dan mendekat ke arah polisi, dia kemudian meminta polisi untuk langsung mengecek cctv di minimarket itu.

Setelah memeriksa cctv-nya, polisi membiarkan Raizor pergi.

"Hei nak, siapa namamu?" Tanya ayah dari kasir pria itu.

"Raizor." Ucapnya singkat lalu pergi

"Ibu, kenapa ibu disini? Apa yang terjadi?" Tanya kasir pria yang baru sadar.

Sang ibu menceritakan kejadiannya dan memperlihatkan rekaman cctv.

****

Sementara itu Raizor sudah sampai di rumah kosnya, dia segera mengganti pakaian, dan membuka HP-nya.

"System, tolong investasikan 500 juta uang ku."

[Menginvestasikan 500 juta pada system]

Kemudian Raizor membuka grub chat kelas, ternyata di sana wali kelasnya mengumumkan, bahwa besok sekolah di liburkan.

1
adi ambara
apa guna system invest klu pinjam duit kat org..klu mcm tu system invest ni menyusahkan org..baik buang je system sampah mcm tu..
Bahar Tompo
Satu lagi cerita sistem SAMPAH.. ga jelas banget ceritanya.. SKKIIIPPP
Bahar Tompo
Uang boleh pinjam dari sistem ajha dihamburkan .. sok pake traktir segala .. aku curiga cerita ini menggambarkan karakter Author yg sok pamer.. cuman barang pinjaman tapi diakui sebagai milik sendiri lalu barang nya dipinjam kan lagi ke orang lain tapi klo rusak ga bertanggung jawab..kwkwkwkwkwk..
M Iqbal
semangat bar🔥
M Iqbal
semangat Abrar 🔥
Diah Susanti
4.800.000 - 75.000 = 4.725.000 thor
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
Eida Nuban
awal baca.semoga menyenangkan.semangat outhor nya
Bima Sakti
Luar biasa
Aisyah Suyuti
menarik
Ar Yooo
Luar biasa
Protocetus
up
banteng mino
50jt berat ?? emang pecahan receh, pecahan 100an masukin kresek aja bisa klo cm 50jt. ngakak 🤣🤣🤣
Yudha Rock
jadi malas baca nya,raizor kok jadi tmbh bodoh..😐😐
Amrii Bang Kiting
Luar biasa
Bahagiaraden
jangan menampilkan adegan tolol di tabrak mobil segala
Inyoman Raka
banyak skill tapi mampaatnya dikit2
Inyoman Raka
banyaknya misi tapi dikit uangnya jadi lambat kaya
Dedi Aja
penulis nya pelit sama sistem juga. masa dapat hadiah dari sistem cuma 100 RB pelit matv
Aldo Marvel: kalo langsung sejuta kan ke op an bosan juga liat novel tetiba langsung op 🗿
total 2 replies
Azril Parmen
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!