NovelToon NovelToon
Mengubah Takdir

Mengubah Takdir

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Chicklit / Tamat
Popularitas:91.2k
Nilai: 5
Nama Author: Irin

Azura seorang gadis cantik yang hidup dalam sangkaan buruk semua keluarganya kurang lebih 13tahun. Ia di sangka telah membunuh mamanya rasa sakit yang ia alami kerap membuat nya salah dalam mengambil tindakan.

Semua rasa sakit dan kekecewaan hampir semuanya ia alami, namun di sisi itu dia di temani oleh seorang pria yang senantiasa bersabar dalam memberikannya arahan.

Cinta pertamanya yang entah akan berakhir seperti apa kisah mereka, akankah hidup Azura berakhir dengan bahagia dan berdamai dengan keluarganya? Atau justru malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Mawar merah

Makan pun berakhir dengan beberapa pembicaraan, semuanya beristirahat di kamar masing-masing kecuali Anver, Enver dan Rayyen yang sedang bermain game.

Azura menutup pintu kamar lalu menguncinya, Azura bersandar ke pintu lalu berluruh ke bawah dengan air mata yang mengenang di pelupuk matanya. Azura menenggelamkan wajahnya di kedua lututnya.

"Sampai kapan aku akan seperti ini? Kapan aku menemukan kebahagiaanku sesungguhnya? Azura cape pura-pura ceria di depan banyak orang!" ucap Azura dengan pilu sambil menangis.

"Azura ingin nyerah aja, Azura cape ya tuhan. Azura udah bohong sama semua orang, hiks kenapa Azura yang ngalamin semua ini? Kenapa? Kenapa bukan orang lain" ucap Azura pelan sambil memukul-mukul dadanya yang sesak.

Malam ini menjadi saksi bisu bahwa matahari yang senantiasa memberikan cahayanya kepada orang lain, memperlihatkan sisi redupnya.

Hujan rintik-rintik membasahi bumi, seakan ia tahu bahwa ada mahluk kuat yang sedang mengeluarkan sisi lemahnya dengan menangis secara diam-diam.

Seakan-akan tidak ingin ada orang yang tau atas kesedihan yang di alaminya walaupun hanya satu ekor semut sekalipun.

Azura berjalan ke arah jendela lalu membukanya, melihat ke arah langit yang di penuhi oleh kabut hitam. Angin malam membuat Azura tampak sangat menyedihkan dari sebelumnya.

Azura memetik mawar merah yang berada di depannya, setelah itu mencium baunya yang sangat memikat kaum pelangi yang tak tau kekejaman malam hari.

"Secantik apapun kamu jika sudah layu, maka hanya satu jawabannya yaitu di tinggalkan" ucap Azura sambil membuang bunga mawar yang di petiknya tadi.

"Kamu memang pernah memberikan keindahan walau hanya sesaat, tetapi apakah kamu yakin? Tidak akan ada yang lebih indah lagi darimu setelahnya?" ucap Azura sambil mengusap air matanya yang keluar.

Azura memasuki kamarnya, setelah menutup jendela. Azura berbaring di ranjang dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.

Tidak ada yang tau bahwa Azura menyembunyikan air matanya dari semesta yang bisa di percaya dapat menjaga rahasia sampai akhir hayatnya.

Keesokan harinya Azura sudah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah dengan senyuman yang tak pernah luntur dari wajahnya.

"Dady, momy Azura berangkat" ucap Azura sedikit berteriak sambil berjalan ke arah garasi untuk mengambil motor sport lainnya.

Azura menjalankan motornya dengan kecepatan sedang, pas belokan Azura tak sengaja melihat seseorang yang terduduk di jalan sambil memegang siku lengannya dengan sebuah motor yang tampak tertidur di jalan.

Azura mendekati seseorang itu yang tak lain adalah seorang remaja laki-laki yang berpakaian seperti anak nakal.

"Biar Azura bantu" ucap Azura langsung membantu remaja tersebut tanpa meminta persetujuannya.

Remaja itu hanya diam, membiarkan Azura mengobatinya sampai selesai.

"Kenapa membantuku?" Tanya remaja tersebut yang melihat Azura sudah berdiri.

"Karena kamu sama denganku, sama-sama manusia yang artinya harus saling tolong menolong" jawab Azura.

"Mobil hitam itu jemputtan mu?" Tanya Azura saat melihat sebuah mobil hitam yang mendekat ke arahnya. Remaja itu mengangguk.

"Lain kali jangan sampai terluka lagi karena semesta tidak menginginkannya" ucap Azura sambil berjalan ke arah motornya.

"Semesta memang tidak menginginkannya tapi orang lain sangat menginginkannya Bahkan melakukan berbagai cara agar keinginan tersebut terlaksanakan" ucap remaja itu, yang membuat Azura menghentikan langkahnya.

"Itu sebabnya kita harus kuat" ucap Azura setelah menaiki motornya, Azura menjalankan motornya menuju sekolah.

Di sekolah Azura langsung ke kelas dan mengikuti semua pelajaran dengan pikirannya yang berkeliaran kemana-mana.

"Azura mau ke kantin bareng?" Tanya Arsi.

"Nga kamu aja, Azura mau jalan-jalan dulu" ucap Azura sambil berdiri dari kursinya.

Azura berjalan menuju taman belakang sekolah, untuk menenangkan dirinya. Tapi di jalan Azura tidak sengaja berpas-pasan dengan seorang murid yang sedang berjualan.

"Azura?" Tanya murid itu.

"Kamu siapa?" Tanya Azura.

"Aku Rani" jawab Rani dengan tersenyum manis.

"Kamu jualan?" Tanya Azura.

"Iya tapi masih banyak" ucap Rani dengan sedikit sedih.

"Iyalah masih banyak, orang jualannya aja nga di tawarin sama murid-murid lain, cuma di bawa-bawa aja, orang lain mana tau kamu jualan apa" ucap Azura.

Rani tersenyum canggung.

"Sini Azura liattin cara jualan yang bikin laris" ucap Azura sambil membawa keranjang Rani.

"Eh,tap-"

"Ayo ikut aja" ucap Azura sambil menarik tangan Rani, walaupun Azura tidak mengenalnya Azura sangat tau bahwa Rani ini memiliki semangat yang tinggi untuk mendapatkan uang haha.

"Dalem nya ada apa aja?" Tanya Azura.

"Kue, sama beberapa makanan ringan pedes" jawab Rani dengan semangat, Rani sangat mengagumi sosok Azura yang sangat cantik dan baik menurutnya.

"Enak ga nih makanannya?" Tanya Azura.

"Jelas, di jamin enak" jawab Rani dengan tersenyum manis.

"Bagus kalau gitu" ucap Azura.

Azura melihat ke arah beberapa siswa yang sedang berkumpul, sambil mengobrol ringan.

"Misiii kaka, lagi pada ngapain nih?" Tanya Azura kepada kumpulan siswa tadi.

"Biasa ngobrol ringan" jawab salah satu siswa yang ada di sana dengan tersenyum.

"Wahh, asik banget yah" ucap Azura dengan tersenyum manis.

"Iya asik banget" timpal salah satu siswa yang ada di sana dengan tersenyum tipis.

"Tapi kurang asik kalo nga ada makanannya" ucap Azura yang membuat para siswa itu menatap ke arah Azura.

"Jadi gini, aku lagi jualan. Berhubung aku lewat sini dan kaka-kaka tampan ini sedang berkumpul makanya aku mampir sekalian nawarin" ucap Azura dengan semangat.

"Emang jualan apa aja?" Tanya siswa yang ada di sana.

"Ini ada beberapa kue dengan jenis dan varian rasa yang berbeda, terus ada juga beberapa makanan ringan pedes, harganya juga cuma sepuluh ribuan per pcs" jawab Azura dengan tersenyum manis.

"Wahh, mau donk kue nya" ucap siswa yang ada di sana shi penyuka makanan manis.

"Boleh, ayo di pilih sesuai selera kaka" ucap Azura dengan tersenyum manis.

Siswa itu membelinya dan langsung memakannya, siswa itu melihat ke arah teman-teman sambil mengangguk.

"Aku mau makanan pedes" ucap salah satu siswa.

"Aku juga mau yang pedes, tapi nga pedes banget"

"Aku juga"

"Aku mau kue tapi yang nga terlalu manis"

"Aku mau kue yang sama kaya dia"

"Mau kue coklat nya tiga"

"Aku mau beli lagi, kue nya sama kaya yang tadi"

1
Madun Haikal
Luar biasa
nacho
lupa namanya siapa
Siti 127
Sedih ) kenapa pisahnya harus sama cinta pertamanya?
Rnd. Julia: 😅 iyaa
total 1 replies
Siti 127
asik banget
Siti 127
Udah beres aja thor, ga kerasa saking serunya
Jajuk
mantab
saltsanddanmoothies
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
Ig @ siska.myi
Unik
Ig @ siska.myi
Novel, perasaan sudah ikut dipromosikan. Tapi kok segitu-gitu aja ya rin? 😅
Rnd. Julia: Masa 😜
total 2 replies
SugaryHeaven
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Rnd. Julia: Si paling peka, tau aja 😗
total 1 replies
champagnefabulous
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
Nur Illiyyan
ada yang kebakar tapi bukan singkongnya huahahahahhaahahah emeng enak tuxh para saudara laknat
Prasetya Wibowo
Lihat aku disini, pembaca yang selalu setia menanti~~
Rnd. Julia: Hehe, 😅
total 1 replies
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
ruby sunn
Benar-benar deh karya ini bikin jatuh cinta :) I love you 3000 thor!
Nur Illiyyan
rasain lo anver
mintandrose
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
Mata Diam
Akhirnya dongggg update~ Makasih Thor! Kamulah makhluk Tuhan paling debest :*
Nur Illiyyan
lanjut lagi dong thor
WillofWashington
alurnya jelas ceritanya menarik.. semangat buatmu thoor.. 5 star n like buatmu!!!! 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!