NovelToon NovelToon
Adzkiya

Adzkiya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Chicklit
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: arti_pen00

Adzkiya Zanna Myesha, putri dari Rasya Bramantio dan Tazkia Shafia. Adzkiya memiliki satu orang adik perempuan Zakia Afza Almahrya, jarak umur antara adik kakak ini hanya 2 tahun.

Adzkiya tumbuh dengan kasih sayang Nenek dan kedua orang tuanya, tetapi kasih sayang orang tuanya perlahan mulai memudar sejak suatu insiden yang menimpa keluarganya. Adzkiya harus menelan pahit pahit apa yang sudah menjadi takdirnya, ia dijauhi sang Bunda tercintanya.

Tetapi inilah Adzkiya yang selalu berusaha membahagiakan Ayah dan Bundanya,mengorbankan semua waktunya dimana saat semua anak seumurannya sibuk dengan dunianya tetapi tidak dengan Adzkiya, ia menjadi remaja yang pintar, cerdas, kuat, tangguh, cantik dan penuh prestasi.

Inilah kisah Adziya dari mula semua yang ada perlahan memudar dan ia harus bangkit menjadi dirinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arti_pen00, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

...****************...

Zakia melirik Adzkiya "Ada apa kak? mengapa ayah seperti itu?." tanya Zakia.

"Sudah biarkan, ayo kita kembali ke atas."

Zakia mengangguk, mereka berdua menaiki tangga menuju kamar Nenek Fatma.

Sesampainya nya di depan pintu kamar Adzkiya memutar knop pintu.

Ceklek.

Terlihat Nenek Fatma yang sudah tertidur pulas.

"Yah! Zakia Nenek sudah tidur."

"Ya sudah! kita kembali ke kamar saja."

Adzkiya mengangguk. Mereka berdua menuju kamar Adzkiya untuk istirahat. Zakia tidak beristirahat di kamar nya, ia masih merindukan kakak nya.

"Kakak bagaimana sekolah kakak yang sekarang?." tanya Zakia.

"Ya seperti itu." ucap Adzkiya yang sudah mengalungkan Handuk di lehernya bersiap untuk mandi.

"Hmm...." Zakia mangut mangut.

Sekitar 10 menit akhirnya Adzkiya Keluar dari kamar mandi.

"Kakak!."

Adzkiya menoleh ke arah Zakia yang sedang duduk di ranjang.

"Ada apa?." tanya Adzkiya.

"Kakak besok pagi Zakia dan Ayah akan kembali ke New York!."

Adzkiya menghembuskan nafas nya, baru saja ia merasa senang di kunjungi keluarga nya, ternyata tidak lama. "Hmm ... mau bagaimana lagi kakak harus menerima kalau kita akan berpisah lagi!."

"Kakak, kakak ikut Zakia ke New York ya." pinta Zakia yang menunduk sedu.

"Sepertinya itu tidak terjadi!."

"Tapi kak! pasti bisa." ucap Zakia yang kekeh agar Adzkiya mau pindah.

"Sutt! ... sekarang kita tidur! kakak sudah lelah." ucap Adzkiya yang merebahkan tubuhnya di ranjang. Adzkiya menarik selimut nya sampai menutupi kepalanya.

"Kakak!."

"Kakak." panggil Zakia yang terus menggoyang kan badan Adzkiya.

Zakia yang sudah putus asa akhirnya ia ikut merebahkan tubuhnya dan tertidur.

...****************...

Kriingg....

Zakia membuka matanya, ia menoleh ke sisi sampingnya yang sudah kosong. Zakia menoleh ia mendengar suara air keran di kamar mandi. "Aaa iya pasti kakak sholat malam!."

Zakia bangun dari ranjang nya dan berdiri di depan pintu kamar mandi, tak lama kemudian Adzkiya membuka pintu kamar mandi.

Ceklek.

"Astaghfirullah! Zakia kakak kira siapa! mau ngapain?." tanya Adzkiya.

"Mau ke kamar mandi." jawab Zakia yang melangkah masuk ke dalam kamar mandi.

Adzkiya menunggu Zakia yang sedang sholat malam.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Zakia yang sudah selesai sholat ia berdiri dan melipat kembali peralatan Sholat nya.

"Kak Adzkiya."

"Hmm." jawab Adzkiya ynag masih sibuk dengan ponsel nya.

"Kak, sekarang apa kabar kak Bilqish?."

"Alhamdulillah baik, 3 hari yang lalu kami saling Mengobrol dan bercerita lewat ponsel."

Zakia mengangguk "Hmm... kalau kak Aksa?."

"Kalau dia kakak tidak tau, setelah ia pindah sudah tidak ada kabar." jawab Adzkiya yang masih sibuk melihat ponselnya.

Zakia yang melihat jam yang menunjukkan pukul 04.05.

"Kak tidak sampai 3 jam, kita akan kembali berpisah."

"Iya, tidak apa apa! kan kakak masih bisa menelpon kamu."

Zakia tersenyum ia memeluk Adzkiya. "Kak, mungkin Zakia akan bertemu kakak setelah 3 bulan,atau 6 bulan, atau mungkin satu tahun."

"Lalu? tidak apa apa hanya berpisah sebentar."

"Apa? kakak bilang sebentar?."

Adzkiya mengacak rambut Adiknya "Sudah lah sekarang itu kamu harus berubah dan berkembang disana, banggakan kakak disini."

Zakia mengangguk, ia merebahkan kepala nya di kaki Adzkiya "Kak, kakak disini baik baik ya, agar Zakia bisa tenang."

...****************...

Di teras rumah Adzkiya dan Zakia saling tatap tatapan, wajah Zakia berubah menjadi pucat mata nya merah bahkan menangis.

"Kak, kakak baik baik disini ya." ucap nya yang menggenggam tangan Adzkiya.

Zakia tersenyum ia mengeluarkan benda kecil dari saku bajunya.

"Ini kenang kenangan dari kakak untuk pertemuan ini." ucap Adzkiya yang memberikan Pin kepada Zakia.

Zakia menatap pin di tangannya itu.

"Indah sekali kak, terimakasih akan Zakia simpan selalu Pin ini."

Zakia melirik Nenek nya.

"Nek, Zakia pamit ya." pamit Zakia kepada Nenek Fatma.

"Hati hati Zakia, Rasya." ucap Nenek Fatma yang menatap kedua orang itu.

Rasya berpamitan ia yang mencium kedua tangan ibu mertuanya itu. Rasya melirik Adzkiya yang berdiri di samping Nenek Fatma.

"Kami berangkat, disini jangan mengecewakan jadilah anak yang membanggakan." setelah berbicara seperti itu didepan Adzkiya ia masuk ke dalam mobil.

Zakia yang tidak mendengar ucapan Rasya, jadi ia biasa biasa saja.

"Nenek, Kakak, Pak Uzar kami berangkat Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam." setelah mobil Rasya melaju keluar pagar, Adzkiya berpamitan kepada Nenek Fatma.

"Nenek, Adzkiya pergi ke sekolah. Assalamu'alaikum."

"Waalaikumsalam."

Adzkiya masuk kedalam mobil, Pak Uzar melaju meninggalkan rumah Rasya menuju SMA Xendaria.

...****************...

Adzkiya yang sudah sampai di kelas, ia bersyukur pagi ini tidak bertemu tiga kakel yang selalu mencari masalah.

"Adzkiya!." panggil Dara yang baru saja datang.

Dara menghampiri Adzkiya yang disusul oleh dua perempuan di belakang nya.

Dara duduk di kursinya, ia melirik ke dua teman nya itu. Setelah itu Dara tersadar ternyata mereka belum saling kenalan.

"Oo... iya lupa belum kenalan ya. Adzkiya kenalin ini Aurel, yang satunya Qiara."

"Qiara, Aurel ini Adzkiya."

Mereka mengangguk, Qiara dan Aurel menerima Adzkiya dengan baik.

Teng... teng... teng....

Bel berbunyi, semua siswa masuk ke dalam kelas bersiap untuk mengikuti pembelajaran hari ini.

...****************...

Di kantin Adzkiya, Dara, Aurel, dan Qiara sedang menikmati jajanan di kantin langganan Adzkiya.

Adzkiya senang di kantin ini karena tidak berisik dan tidak terlalu ramai, ia tidak suka tempat ramai apalagi berisik karena itu mengganggu ketenangan nya.

Tiba lah saat suara berisik dari segerombolan laki laki yang masuk ke dalam kantin. Mereka berjumlah 7 orang duduk di sebrang meja Adzkiya.

"Weoo akhirnya Sultan kita kembali." ucap para anak laki laki yang bersorak sorak heboh.

Aurel yang melihat para kaum Adam itu pun menjadi heboh.

"Weoo gila ganteng banget!."

"Sumpah itu yang pake jam tangan ganteng banget!." ucap Qiara.

Laki laki yang sedang dibicarakan itu pun menoleh dan melempar senyum ke arah mereka.

Dara, Aurel, dan Qiara yang melihat laki laki itu tersenyum itu pun menjadi salting.

"What! dia senyum?." tanya Dara.

Qiara dan Aurel saling melirik, terlihat sekali mereka salting karena anak laki laki itu.

"Apaan si, cuma anak cowo!." ucap Adzkiya yang jengkel dengan teman temannya itu. Menurutnya itu berlebihan bahkan tergolong lebai. Adzkiya sama sekali tidak tertarik.

"Adzkiya ganteng banget!! kamu ga liat?." ketus Aurel.

"Engga biasa aja! , bahkan sahabat ku dulu ada yang lebih tampan dari cowo itu." ucap Adzkiya yang teringat akan Aksa.

"Iis sudah lah! kamu itu ga di ajak!." ucap Dara yang sedikit jengkel.

Adzkiya hanya diam ia melanjutkan mengunyah makanan nya, sedangkan teman teman nya sibuk memperhatikan Laki laki itu.

Seketika suasana kantin berubah menjadi ramai, dan berisik bahkan terlihat sumpek,yang di penuhi oleh para siswi perempuan.

"Aaa... tambah ganteng!."

"Aaa... ga nyangka."

"Oh May Good!."

"Akhirnya sultan SMA Xendaria sudah kembali." teriak siswi perempuan yang sangat menghebohkan.

Suara lantang dai meja di seberang Adzkiya.

"Nek, seperti biasa pesan salad buah!, kalian mau pesan apa?."

Adzkiya menoleh ke arah laki laki itu yang sedang berbicara.

...****************...

^^^10,Oktober 2022^^^

^^^Gaga^^^

1
Mei
Semangat terus
Fitri Yani
ceritanya ke potong potong
Mei
Mana lanjutan?
Mei
Tetap semangat.
Mei
Bunga untukmu
Mei
Tetap semangat
Mei
Lanjut
Haetsuki
bagus ceritanya
azkhiyaa
mengsad huhuhu🤧
Haetsuki
♥️♥️
Haetsuki
aku mampir ya kak
Mei
Semangat. 💪💪💪💪💪💪
azkhiyaa
ada typo wkkwwk
Gaga: iya nih, penuh typo😅
total 1 replies
ᥫ᭡ Punꫝ፝֟m࿐
akhirnya nyampek sini... maap kak butuh waktu 3 hari untuk Sampek sini, soal nya aku juga up novel jadi susah luangin waktu buat baca yang lain😶😶
Gaga: makasih banget udah ngeluangin waktunya🕊
total 1 replies
azkhiyaa
semangat karyamu keren!! aku sukak salam saling support🥰👍
azkhiyaa
yuk bisa saling support🥰
Rossemarry
"my lovely bodyguard" mampir😘
Semangat kak🥳
jangan ke lupa mampir juga🙈
Acha Fitri
ceritamu islami banget sis. Beda denganku yang tidak ke arah itu.
Gaga: Tetap semangat, setiap orang punya kilau yang berbeda beda😊
total 2 replies
Acha Fitri
aku mampir sis. semangat berkarya yah?
Gaga: semangat... makasih
total 1 replies
Mbu_zha
mampir nih thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!