NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Risnawati

Lyra Ayudia adalah seorang gadis yatim piatu, ayah dan ibunya meninggal dunia karena kecelakaan tunggal, sehingga membuat dia hidup sebatang kara.

Lyra mencoba untuk merantau ke kota besar untuk merubah kehidupannya, karena dia tidak ingin merepotkan Pamannya yaitu adik dari ayahnya.

Namun dia dihadapkan oleh kenyataan yang begitu pahit, berawal dari perkenalan tidak disengaja dengan seorang dokter, sehingga membuat dia lupa diri.

Dan pada akhirnya ada benih cinta satu malam tumbuh dirahimnya, yang sangat memilukan adalah disaat Dokter tampan itu tak mau bertanggung jawab atas kehamilan Lyra.


Akankah Lyra menanggung aib itu sendiri dan bagaimanakah tanggapan dari Paman satu2nya itu?



Yuk baca alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Risnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menerima lamaran mas Arman

Kini mobil yang dikendarai oleh supir mas Arman telah meninggalkan pekarangan Bandara internasional Minangkabau.

"Pak, kita ke pabrik sebentar ya. ada beberapa berkas yang akan saya tanda tangani." ucap mas Arman kepada sang supir.

"Baik Tuan."

'Jadi mas Arman mempunyai pabrik? ternyata selain menjadi polisi dia juga seorang pengusaha. pantas saja dia bisa memiliki semuanya.' gumamku dalam hati

Disepanjang perjalanan aku hanya diam sambil menatap keluar, mobil yang aku tumpangi ini masih menyusuri jalanan kota Padang. tiba-tiba aku menatap pemandangan yang begitu indah, ternyata pabrik yang akan di kunjungi mas Arman melewati pinggiran pantai, yaitu pantai air manis.

Rasanya sudah lama sekali aku tidak berkunjung ke pantai ini. terakhir saat aku Lulus SMA, bersama rombongan murid dan para guru. aku tersenyum menatap indahnya pemandangan laut lepas dan deburan ombak di pantai itu. ah rasanya waktu begitu cepat berlalu, masa-masa sekolah dulu memang sangat indah, belum ada beban yang aku pikirkan dan tidak ada yang namanya patah hati karena aku belum mengenal cinta.hidupku terasa sangat ringan tanpa beban.

"Pak, kita berhenti di sana sebentar ya." tiba-tiba mas Arman meminta supirnya untuk berhenti di pinggir pantai tepat di pondok lesehan orang jual air kelapa muda. aku tercengang menatap pria baik ini, dia selalu mengerti dengan apa yang ada dalam pikiranku.padahal tadi aku memang ingin sekali berhenti untuk menikmati pemandangan laut lepas dan menghirup udara segar dan menyegarkan pikiranku yang terasa sangat penuh dengan segala masalah.

"Ayo turun, kamu tidak suka laut?" tanyanya kepadaku.

"Suka mas. suka banget!" jawabku spontan dengan senyum mengembang, aku sangat bahagia sekali bisa mampir di pantai ini lagi. aku segera keluar dan berlari menuju pinggiran pantai. karena hari masih jam sepuluh pagi maka matahari sudah mulai naik namun cuaca tidak terlalu terik.

Aku berdiri merentangkan kedua tanganku menghadap laut luas yang terbentang di hadapanku saat ini.kupejamkan mata dan aku berdo'a dalam hati. Ya Allah berikanlah aku kebahagiaan. angin bawalah rasa yang kini masih tersimpan di hatiku untuk pergi jauh, hapus semua kenangan tentang dirinya.

"Ada aku nggak di Do'a kamu?" tanya mas Arman. kubuka mataku dan kutatap wajah tampan yang ada di hadapanku.

"Do'a apa yang harus aku minta tentang mas Arman?" jawabku sambil menatap mata indah itu.

"Mintalah kepada Allah agar kamu bisa membuka hati untukku." jawabnya dengan pandangan lurus kedepan.

"Mas, boleh aku tanyakan sesuatu?"

"Ya tentu saja!"

"Bukankah semula niat mas ingin menikah denganku hanya untuk membantu aku agar tidak dipandang hina oleh orang lain? dan ternyata orangtua mas Arman tidak merestuinya. jadi menurutku mas tidak perlu memaksakan diri lagi. mas, aku mohon jangan biarkan aku untuk selalu merasa berhutang Budi dengan semua kebaikan mas Arman kepadaku."

Ucapku kepadanya. aku ingin memastikan perasaan mas Arman yang sebenarnya. karena aku tidak ingin salah mengartikan kebaikannya selama ini. karena aku juga belum bisa untuk menerimanya seutuhnya. jika dia benar mencintai aku maka aku akan mencoba untuk membuka hatiku dengan perlahan.

"Lyra, aku juga ingin mengatakan sesuatu kepadamu. kebetulan kamu menanyakan tentang hal ini. sebenarnya dari pertama kita bertemu aku sudah jatuh cinta kepadamu. jika aku pernah mengatakan alasanku menikahimu hanya karena ingin membantumu. itu karena aku masih melihat cinta yang begitu besar dimatamu untuk Dokter itu. aku takut kamu tidak menerimaku." lirih mas Arman.

Aku merasa tidak percaya dengan semua pengakuannya. apakah ini saatnya aku untuk mencoba menerima mas Arman dalam hidupku dan mengubur semua perasaanku untuk Dr dingin itu. mungkin benar kata orang,cinta akan datang dengan seiring berjalannya waktu. tapi bagaimana dengan orangtua mas Arman yang tidak menerimaku?

"Kita lanjutkan bicara disana ya. nanti kaki kamu keram jika terlalu lama berdiri." ucap mas Arman sambil menunjuk sebuah Karolin di pinggir pantai itu.

"Hmm.." aku mengangguk tanda mengiyakan. dan tiba2 mas Arman kembali menggendong tubuhku menuju Karolin itu.

"Ya ampun mas! turunkan aku. aku bisa berjalan sendiri!" kesal ku kepada pria ini.

"Enggak! terserah kamu mau marah kepadaku, aku tidak akan menurunkan mu." jawabnya begitu enteng

"Iya, tapi malu mas dilihatin orang. kenapa mas Arman selalu memanjakan aku begini? bagaimana jika nanti mas pergi meninggalkan aku sementara aku sudah ketergantungan dengan semua perhatian yang mas berikan."omel ku kepadanya yang selalu memanjakan aku bahkan untuk berjalan lebih jauh sedikit saja aku tidak di perbolehkan.

Tiba-tiba langkahnya terhenti. dia menatapku dengan penuh arti. "Apakah jika aku pergi, kamu akan melupakan aku?"

"Pertanyaan seperti apa itu mas? aku tidak akan pernah melupakan mas Arman." jawabku yang masih ada dalam gendongannya.

"Benarkah?"

"Hmm." aku kembali mengangguk dan dia tersenyum lalu membawakuu duduk di pinggir pantai itu.

"Lyra, apakah kamu mau menikah denganku?" tanya mas Arman

"Aku mau mas, tapi bagaimana dengan orangtua mas Arman? aku benar-benar takut, bagaimana jika mereka tahu bahwa aku hamil bukan anak kamu mas. aku tidak bisa membayangkan jika semua itu terjadi. aku tidak ingin membuat mereka kecewa."

"Lyra, aku sudah tidak peduli dengan semua itu. aku ingin bahagia bersamamu,aku ingin menghabiskan waktuku hanya bersamamu.aku tidak memikirkan larangan mereka. terserah jika mereka tidak menganggapku sebagai anak lagi."

"Kenapa seperti ini mas? aku tidak menginginkan hal seperti ini. bagaimana mungkin kita menikah sementara hubungan mas dan orangtua tidak membaik. bagaimana jika mereka benar-benar tidak menganggapmu sebagai anak lagi." jawabku masih berusaha menjelaskan kepada mas Arman.

"Karena aku memang bukan anak mereka." jawab mas Arman. sontak membuat aku tercengang menatapnya

"Apa maksud mas Arman?" tanyaku aku penasaran

"Aku dan kamu itu sama. yaitu sama-sama yatim piatu. saat aku berumur sepuluh tahun kedua orangtuaku meninggal karena terjadi perampokan di kediaman kami. kedua orangtuaku meninggal karena dibunuh oleh para perampok itu, sehingga membuatku menjadi yatim piatu. saat itu tak ada saudara yang mau menampungku sehingga mereka sepakat untuk meninggalkan aku di sebuah panti asuhan.

Tapi aku berusaha untuk tetap tegar karena aku seorang lelaki tidak boleh lemah. sehingga aku bertekad untuk menjadi orang sukses dan bercita-cita ingin menjadi polisi untuk memberikan keadilan bagi rakyat kecil yang tertindas karena tidak mempunyai uang sehingga keadilan tidak mereka dapatkan. itulah yang aku rasakan saat itu. perampok yang membunuh kedua orangtuaku hanya mendapatkan kurungan yang tidak setimpal dengan perbuatannya yang telah merenggut nyawa kedua orangtuaku.

"Aku di angkat oleh keluarga ningrat. dan mereka menyekolahkan aku sehingga aku mencapai cita-citaku menjadi seorang penyidik.dan aku di tugaskan di kota ini. dalam menjalankan tugas aku membuka usaha kecil-kecilan dengan gajiku seorang polisi. dan Alhamdulillah usahaku semakin berkembang pesat sehingga aku bisa membangun sebuah pabrik karet, yang mengolah karet mentah menjadi karet SIR. dan kini aku juga sudah mempunyai beberapa anak cabang pabrik karet ku di kota ini.

"Jika mereka tidak bisa menerimamu maka aku tidak peduli. karena aku ber hak menentukan kebahagiaanku. jika mereka tidak menganggap ku anak lagi maka aku juga tidak peduli. andai mereka menuntut semua biaya yang telah mereka keluarkan untuk menyekolahkan aku, maka aku akan menggantinya."

Aku terenyuh mendengar semua kisah dan perjalanan hidup mas Arman. dia benar-benar pria yang baik. aku sangat bersyukur bisa bertemu dengannya. rasanya tidak ada alasan lagi untuk aku menolak keinginannya untuk menikah denganku.

"Lyra, aku mohon menikahlah denganku!" dia kembali mengutarakan keinginannya. dia menggenggam tanganku dan menatapku penuh harap.

"Ya, aku mau menikah denganmu mas. tetapi aku mohon setelah kita menikah tolong berikan aku waktu mas. biarkan perasaan ini tumbuh dengan sendirinya." ucapku kepadanya agar dia mengerti dan aku juga berusaha untuk membuka hatiku untuknya.

"Terimakasih sayang. mas janji tidak akan pernah memaksakan perasaan kamu.mas akan selalu setia menunggu cinta darimu, yang terpenting kita menikah dan hidup bersama." jawab mas Arman dengan senyum bahagia di bibirnya. dan membawaku kedalam pelukannya.

Dengan bismillah aku memutuskan untuk menjalani pernikahan bersama pria yang telah menjaga dan memberiku kasih sayang begitu tulus. aku kubur semua perasaanku disini, di laut ini. Ya Allah aku mohon tumbuhkan rasa cinta si hatiku untuk mas Arman. biarkan aku bahagia di dalam dekapan pria ini.

Bersambung...

jangan lupa komentar dan dukungannya agar Author semangat Update, terimakasih 🙏🥰

1
Katherina Ajawaila
maka nya Yandra, jgn jual duluan jd Fat borong deh semuanya. mmg enak senep kan🤭
Katherina Ajawaila
keren lah. Outhour, perasan Yandra mmg rada gesrek, suka" dia aja apa ngk punya hati ya itu org, main tikung aja seperti ngk punya hati 🤭
Katherina Ajawaila
trus air susu keluar nya gimana thour, 🤭
Katherina Ajawaila
bukan nya ngk bagus ya kalau lg hamil tapi msh nyusuin yg di luar kan itu sdh jd darah lg 🤭
Katherina Ajawaila
kena para dokter pada gesrek ya otak nya kebanyakkan hadapin pasien gawat bermasalah ya jd otak lurus aja giliran jatuh cinta, lupa sm yg lain 🤭
Katherina Ajawaila
sabar Fat, pasti kamu nanti yg jd unggulan nya 🤭
Katherina Ajawaila
outhour kasihan amat, ampun lah sedih banget 😭
Katherina Ajawaila
seru banget outhour, serem " gimana lah baru habis Partus, skrng isi pula 🤭
Katherina Ajawaila
keren Outhour,sedih mmg liat org sakit cancer stadium akhir proses nya 😭😭
Katherina Ajawaila
lyra, rasa nya ya ndra gimana perasaan nya anak yg di gendong nya anak mereka berdua tapi do'ain PP ya, yg gendong malah ayah nya langsung, /Sob/
Katherina Ajawaila
sedih amat outhour, aku jd ingat adeku juga pernah di posisi seperti ini, /Sob//Sob//Sob/
Katherina Ajawaila
Yandra, sebenarnya tutup in groginya, karna ada lyra di situ sm Rsndra
Katherina Ajawaila
kasihan Yandra, mesti nya Rendra ada ade nya jgn kiss" an ke, bathin loh biar bagaimana kan lalki" normal 🤭
Katherina Ajawaila
terharu kebahagian yg tak terduga. outhour bisa an aja bikin yg baca kebawa, /Sob/
Katherina Ajawaila
nanti pasti penelitian PP Malik jd obat penawar buat Rendra ya, semoga ya thour🤭
Katherina Ajawaila
outhour ceritanya keren lah, pokoknya TOP
Katherina Ajawaila
liat tandanya donk mm anggi, semoga mmg benar🤣
Katherina Ajawaila
kasihan amat ya Thour, setres banget, 🙃
Katherina Ajawaila
lyra kamu malah ngk tau yg OP kamu bantu lahiran mantan kamu PP nya anak mu, belum di kbrin sm suami nya pasti Arman Posesif😆
Katherina Ajawaila
Arman tes drive dengan telolet 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!